Garis besar topik

    • Pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism/CBT) adalah pendekatan pengembangan pariwisata yang melibatkan masyarakat setempat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga lingkungan, dan melestarikan budaya. 

       

      Pariwisata berbasis masyarakat

      Prinsip

      Partisipasi masyarakat, pemberdayaan masyarakat, dan pengelolaan yang transparan

      Manfaat

      Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melestarikan budaya, dan mengembangkan pariwisata berkelanjutan

      Aspek penting

      Mengembangkan sumber daya manusia, konservasi lingkungan, dan menghargai tradisi budaya lokal

      Cara kerja

      Diperencanaan, dikembangkan, dan dikelola oleh masyarakat untuk masyarakat

      Peran masyarakat

      Aktif dalam pengelolaan pariwisata, termasuk perencanaan, pendampingan, dan pembagian keuntungan

      Kerja sama

      Dengan berbagai pihak terkait, seperti pemerintah, swasta, media, akademisi, dan komunitas

      Pariwisata berbasis masyarakat merupakan salah satu konsep pariwisata alternatif yang lebih berkelanjutan dibandingkan pariwisata masal konvensional. 

      ASEAN (2015) menyebutkan beberapa prinsip pembangunan pariwisata berbasis komunitas, di antaranya: Membangun kerja sama dengan berbagai pihak terkait, Meningkatkan kesejahteraan sosial dan martabat manusia, Menghargai tradisi dan budaya lokal. 

      Pariwisata berbasis masyarakat (Community-Based Tourism / CBT) adalah bentuk pengembangan pariwisata yang dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat lokal, di mana masyarakat menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat ekonomi, sosial, dan budaya dari aktivitas pariwisata.

      Pariwisata berbasis masyarakat adalah pendekatan pariwisata yang menempatkan masyarakat lokal sebagai pusat kegiatan, dengan tujuan:

      • Meningkatkan kesejahteraan masyarakat,
      • Melestarikan budaya dan lingkungan lokal,
      • Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam merancang, mengelola, dan menikmati hasil dari kegiatan pariwisata.

      Pariwisata Berbasis Masyarakat: Definisi Konsep dan Kriteria

      🧭 Ciri-Ciri Pariwisata Berbasis Masyarakat:

      1. Partisipatif ΓÇô masyarakat ikut terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
      2. Berbasis potensi lokal ΓÇô memanfaatkan sumber daya alam, budaya, dan tradisi setempat.
      3. Keuntungan kembali ke masyarakat ΓÇô hasil ekonomi dinikmati langsung oleh warga lokal.
      4. Berwawasan lingkungan ΓÇô memperhatikan keberlanjutan alam dan budaya.
      5. Skala kecil-menengah ΓÇô biasanya tidak massal, lebih personal dan ramah lingkungan.

      🎯 Tujuan Utama Pariwisata Berbasis Masyarakat:

      • Memberdayakan masyarakat lokal secara ekonomi dan sosial
      • Menjaga kearifan lokal dan warisan budaya
      • Mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan dan adil

      Pengelolaan Desa Wisata Berbasis Masyarakat | Atourin Blog

      CONTOH PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT

      1. Desa Wisata Nglanggeran ΓÇô Gunungkidul, Yogyakarta

      • Terkenal dengan Gunung Api Purba Nglanggeran, air terjun, dan embung.
      • Dikelola oleh masyarakat desa, termasuk penginapan (homestay), pemandu wisata, dan produk UMKM seperti cokelat dan kerajinan tangan.
      • Mendapat banyak penghargaan sebagai desa wisata berkelanjutan.

      2. Desa Wisata Penglipuran ΓÇô Bangli, Bali

      • Desa yang mempertahankan struktur adat dan tata ruang tradisional Bali.
      • Masyarakat membuka rumah untuk wisatawan, menyajikan makanan khas, dan mempertahankan nilai-nilai budaya.
      • Pengelolaan wisata dilakukan secara kolektif oleh warga.

      3. Kampung Bena ΓÇô Bajawa, Nusa Tenggara Timur

      • Merupakan desa adat suku Ngada yang mempertahankan arsitektur rumah adat dan tradisi megalitikum.
      • Wisatawan dapat belajar budaya lokal, membeli tenun ikat khas, dan ikut dalam upacara adat.
      • Pendapatan masuk ke kas desa untuk pembangunan dan pelestarian budaya.

      4. Taman Nasional Tangkahan ΓÇô Langkat, Sumatera Utara

      • Menggabungkan ekowisata dan konservasi gajah, dikelola bersama masyarakat dan LSM.
      • Kegiatan: mandi gajah, river tubing, tracking hutan.
      • Masyarakat mendapat pelatihan dan bekerja sebagai pemandu, penjaga hutan, dan pengelola penginapan.

      5. Desa Wae Rebo ΓÇô Manggarai, Flores

      • Terkenal dengan rumah adat berbentuk kerucut (Mbaru Niang).
      • Akses ke desa hanya bisa ditempuh dengan tracking, memberi pengalaman otentik.
      • Wisatawan menginap di rumah adat dan hidup bersama masyarakat lokal.

      7 Desa Wisata yang Mengusung Konsep Sustainable Tourism

      6.      Desa Wisata Pentingsari (Yogyakarta):

      Desa wisata ini berhasil menerapkan CBT dengan melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan wisata dan penyediaan akomodasi homestay, sehingga masyarakat merasakan manfaat ekonomi langsung dari kunjungan wisatawan. 

      7      Desa Nglanggeran (Yogyakarta):

      Desa wisata ini juga berhasil menerapkan CBT dengan melibatkan masyarakat dalam pengembangan dan pengelolaan pariwisata, dengan fokus pada potensi lokal dan kearifan lokal. 

      8     Kampung Saungkuriang (Jawa Barat):

      Kampung ini mengelola wisata dengan pendekatan CBT, yang fokus pada masyarakat dan budaya lokal, serta kearifan lokal. 

      9     Desa Wisata Tangkahan (Sumatera Utara):

      Desa ini menjadi contoh pariwisata berbasis masyarakat yang berhasil memanfaatkan cagar budaya dan wisata tradisional, dengan melibatkan masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan wisata. 

      10  Hutan Mangrove Pancer Cengkrong (Trenggalek):

      Hutan ini dikelola oleh masyarakat setempat dengan pendekatan CBT, yang mengedepankan partisipasi aktif masyarakat dan memberikan kesejahteraan bagi mereka. 

      Pariwisata Berbasis Komunitas di Desa Wisata: Meningkatkan Ekonomi Lokal  dengan Menggabungkan Budaya dan Keindahan Alam ΓÇô Desa Bhuana Jaya | Kab.  Kutai Kartanegara

      Peran Komunitas dalam Pemberdayaan Pariwisata Pedesaan Berbasis Masyarakat  Lokal - Panda

      Paket Ekowisata Berbasis Masyarakat Diuji Coba di Wakatobi

      Pariwisata Berbasis Masyarakat di Desa Wisata Kubu Gadang - Pigiblog

      Peran Komunitas dalam Pemberdayaan Pariwisata Pedesaan Berbasis Masyarakat  Lokal - Panda

      Paket Ekowisata Berbasis Masyarakat Diuji Coba di Wakatobi

      Pariwisata Berbasis Masyarakat di Desa Wisata Kubu Gadang - Pigiblog