Garis besar topik
-
-
ICO (Initial Coin Offering) adalah suatu sarana dalam mengumpulkan dana melalui penawaran suatu jenis koin baru atau layanan cryptocurrency baru. Koin yang dimaksud ini adalah mata uang cryptocurrency.
Namun pada intinya, kegiatan tersebut dilakukan untuk menambah dana melalui penjualan crypto yang memiliki kegunaan terkait perusahaannya. Saat berpartisipasi dalam penjualan koin atau token di fase awal tersebut, umumnya investor ingin memiliki beberapa informasi sebelum membeli.
Informasi tersebut digunakan untuk memutuskan apakah proyek crypto tersebut layak untuk diinvestasikan atau tidak. Oleh karena itu, pemilik proyek umumnya memberikan informasi tersebut melalui jurnal publikasi atau yang sering disebut sebagai whitepaper. Tapi sebelumnya investor harus mengetahui apa itu whitepaper dan cara memahami serta membuatnya.
Know Your Customer atau KYC adalah suatu kebijakan yang diterapkan oleh instansi jasa keuangan atau bank untuk mengetahui identitas dan mengawasi aktivitas transaksi nasabah mereka.
Diterapkannya KYC adalah berperan penting dalam pendaftaran nasabah sebuah bank guna memastikan bahwa informasi yang ada di rekening mereka adalah benar dan asli. Seluruh proses pendaftaran nasabah di bank menggunakan teknologi keuangan KYC. Oleh karena itu, fungsi diterapkannya KYC adalah sebagai salah satu langkah dalam menghindari adanya korupsi, pencucian uang, dan aksi kejahatan lainnya serta menjaga keamanan rekening nasabah.
Jika suatu produk atau jasa teknologi keuangan tidak memanfaatkan fasilitas KYC, maka kemungkinan besar akan terjadi kerugian bagi nasabahnya. Hal itu dikarenakan terdapat oknum-oknum tidak bertanggungjawab yang akan mengganggu keamanan transaksi mereka.
-
Dokumen pemerintah umum yang memberikan informasi dan perincian tentang undang-undang yang tertunda, seperti yang didefinisikan oleh kamus Cambridge, adalah apa yang kami maksud dengan white paper.
Meskipun serupa, white paper dirancang untuk memberikan informasi latar belakang kepada calon investor tentang proyek fintech (biasanya dalam bentuk investasi crypto saat melakukan ICO) dengan menguraikan aspek teknis proyek, seperti aliran transaksi dan produk yang disertakan. Investor mempertimbangkan ini saat membuat pertimbangan investasi.
Dalam kebanyakan kasus, white paper akan menjelaskan tiga topik penting, seperti ini:- Masalah apa yang akan diselesaikan
- Bagaimana bisnis yang dijalankan bisa jadi solusi dari masalah tersebut
- Bagaimana potensi perkembangan bisnis di masa depan
Fungsi White Paper Crypto
Dokumen white paper ini mungkin memiliki banyak fungsi tergantung dari sudut mana kita melihatnya, perusahaan dari proyek ICO atau investor.
Fungsi dari Sisi Perusahaan
White paper dapat digunakan sebagai bahan promosi atau untuk menekankan manfaat dari solusi, produk, atau layanan yang saat ini ditawarkan atau akan di masa depan.
Jika diproduksi dengan tepat, dokumen ini dapat menjadi nilai tambah di mata calon investor, sehingga mereka tertarik untuk membelanjakan uangnya untuk berpartisipasi di perusahaan tersebut.
Sebagai perusahaan crypto, cobalah untuk memberikan detail yang merupakan keuntungan dari perusahaan. Seperti produk atau layanan yang ada, jenis teknologi apa yang digunakan dan metodologi apa yang digunakan.
Informasi ini perlu disampaikan dalam bahasa ilmiah, karena white paper ini tidak bersifat promosional seperti brosur, poster, dll.
Namun dengan memberikan fakta yang meyakinkan dan akurat maka akan tercipta citra yang baik terhadap suatu produk dari perusahaan tersebut, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan investor.
Fungsi dari Sisi Investor
Masuk akal bahwa seseorang akan berhati-hati dalam membelanjakan uangnya. Terutama dalam hal investasi, investor akan mengkaji beberapa faktor agar uang yang dikeluarkannya tidak sia-sia. White paper dapat menjadi acuan yang digunakan oleh investor untuk menentukan aktivitasnya.
Informasi yang diberikan dalam dokumen tersebut sangat bermanfaat bagi mereka untuk mengkaji apakah suatu perusahaan memiliki potensi dan kompetensi untuk dipercayakan dengan sejumlah uang tertentu.
Investor dapat memperoleh pengetahuan tentang keyakinan dan tujuan perusahaan, serta kualitas teknologi dan metodologi perusahaan.
Cara Menulis White Paper Crypto
Seperti disebutkan sebelumnya, white paper biasanya ditulis sebagai publikasi penjualan dan pemasaran untuk meyakinkan calon konsumen agar mempelajari lebih lanjut atau bahkan memperoleh produk, layanan, teknologi, atau metodologi tertentu.
Saat memproduksi white paper, gunakan kesan bahwa dokumen tersebut harus digunakan sebagai alat pemasaran sebelum penjualan terjadi, bukan sebagai panduan pengguna atau buku pegangan yang dibuat untuk menawarkan petunjuk penggunaan produk setelah produk diperoleh.
Pemasaran bisnis-ke-bisnis, seperti antara produsen dan grosir atau grosir dan pengecer, terkadang mengharuskan penggunaan white paper.
Untuk penggunaan dalam bisnis Business to business (B2B), ada 3 jenis white paper yang sering digunakan karena tujuan yang berbeda, yaitu:
- Backgrounders, Jenis ini berfungsi menjelaskan fitur suatu produk secara teknis.
- Numbered list, meng-highlight tips dan poin-poin penting terkait produk yang ditawarkan.
- Problem/Solve, penawaran produk sebagai solusi dari permasalahan suatu bisnis.
Namun perlu disebutkan, white paper ini berbeda dengan produk pemasaran lainnya, seperti brosur. Jika brosur dan alat pemasaran lainnya sengaja dibuat mencolok dan menonjolkan promosi penjualan yang mencolok.
Tujuan dari white paper adalah untuk menunjukkan kepada klien potensial bahwa produk atau layanan yang ditawarkan adalah solusi untuk masalah mereka.
Secara umum, white paper umumnya memiliki panjang setidaknya 2.500 kata dan ditulis dengan cara yang lebih ilmiah dan teknis.
http:// -
Bisnis Model
Business model adalah sebuah model dasar yang menjelaskan bagaimana sebuah bisnis dapat menghasilkan keuntungan. Melalui komponen ini, bisnis tidak akan berjalan tanpa arah.
Tujuan dan pentingnya membangun model bisnis adalah membantu perusahaan dalam mengembangkan rencana usaha, menetapkan, dan memvalidasi poin-poin penting dari lini usaha, yang meliputi kegiatan, sumber daya, hubungan pelanggan, pendapatan, dan pengeluaran.
Valuasi
Valuasi adalah suatu proses yang dilakukan untuk menentukan nilai. Secara bahasa, valuasi berasal dari kata bahasa Inggris "value" yang artinya nilai. Nilai didefinisikan sebagai seseorang dalam memaknai objek pada waktu dan tempat tertentu.
Tujuan nilai valuasi adalah agar perusahaan dapat melakukan penilaian internal. Penilaian ini dapat dilakukan dengan evaluasi untuk mengetahui bagaimana jalannya bisnis. Nilai valuasi akan memberikan gambaran tentang nilai jual perusahaan dan strategi perencanaan bisnis di masa depan.
-
-
Topic: Perkuliahan Fintech 1BDP2 Dr. Faurani
Time: Dec 21, 2022 08:30 AM Jakarta
Join Zoom Meeting
https://csueb.zoom.us/j/8148554787?pwd=LI7sU3kowSlTe64eKnFCrXNxMqpSb2.1
Meeting ID: 814 855 4787
Passcode: HMM22
-