Garis besar topik

    • Standar Akuntansi Keuangan (SAK) 

      adalah seperangkat pedoman, prinsip, dan aturan yang digunakan untuk menyusun dan menyajikan laporan keuangan agar konsisten, transparan, dan akurat. SAK di Indonesia terdiri dari beberapa jenis, seperti SAK umum (berbasis IFRS), SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP), SAK Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (EMKM), SAK Entitas Privat (EP), SAK Syariah, dan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). Tujuannya adalah untuk memudahkan pengguna laporan keuangan (investor, kreditor, dll.) dalam memahami dan membandingkan informasi keuangan antar perusahaan. 

      Jenis-jenis Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di Indonesia

      ┬╖         Standar Akuntansi Keuangan (SAK): Standar umum yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) yang kini mengadopsi penuh International Financial Reporting              Standards (IFRS). 

      ┬╖         SAK Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP): Pedoman untuk entitas yang tidak memiliki akuntabilitas publik. 

      ┬╖         SAK Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM): Dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan entitas mikro, kecil, dan menengah di Indonesia. 

      ┬╖         SAK Entitas Privat (SAK EP): Standar akuntansi untuk entitas privat yang tidak memiliki akuntabilitas publik. 

      ┬╖         SAK Syariah (SAS): Standar akuntansi untuk entitas yang menjalankan kegiatan syariah. 

      ┬╖         Standar Akuntansi Pemerintah (SAP): Standar yang berlaku untuk entitas pemerintah. 

      Tujuan dan fungsi SAK

      ┬╖         Menyediakan kerangka kerja yang jelas dan komprehensif untuk penyusunan laporan keuangan. 

      ┬╖         Memastikan keseragaman, konsistensi, dan transparansi dalam penyajian laporan keuangan. 

      ┬╖         Membantu pengguna laporan keuangan memahami dan membandingkan informasi keuangan antar entitas. 

      ┬╖         Memberikan informasi yang relevan mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas. 

      Penerbitan dan perkembangan SAK

      ┬╖         SAK di Indonesia diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) yang dibentuk oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). 

      ┬╖         SAK terus berkembang mengikuti perubahan regulasi, praktik bisnis, dan perkembangan ekonomi, baik secara global maupun lokal. 

      ┬╖         Sejak 1 Januari 2015, SAK Indonesia resmi mengadopsi penuh IFRS. 


    • silahkan di pelajari, materi ini berkaitan dengan perkembangan PSAK di indonesia

    •