Garis besar topik
-
-
Perusahaan mengklasifikasikan piutang usaha sebagai aset keuangan. Karakteristik utama yang menyebabkan piutang usaha termasuk aset keuangan adalah …
A. Memiliki bentuk fisik
B. Dapat digunakan untuk operasi
C. Memberikan hak kontraktual atas arus kas
D. Digunakan dalam jangka panjang
E. Tidak memiliki risiko gagal bayar
ANSWER:
Jika perusahaan tidak membentuk cadangan kerugian piutang padahal terdapat risiko gagal bayar signifikan, dampak terhadap laporan keuangan adalah …
A. Aset dan laba terlalu kecil
B. Aset terlalu kecil dan laba terlalu besar
C. Aset dan laba terlalu besar
D. Beban dan laba terlalu kecil
E. Tidak berdampak signifikan
ANSWER:
Piutang dicatat sebesar nilai nominal tanpa memperhitungkan diskonto, padahal memiliki jangka waktu panjang. Kesalahan ini melanggar prinsip …
A. Konsistensi
B. Going concern
C. Nilai wajar
D. Akrual
E. Kehati-hatian
ANSWER:
Perusahaan menjual piutang kepada pihak ketiga tanpa pengalihan risiko secara substansial. Perlakuan akuntansi yang tepat adalah …
A. Menghapus piutang
B. Mengakui pendapatan
C. Tetap mengakui piutang
D. Mengakui kerugian
E. Mengakui investasi
ANSWER:
Piutang usaha dijaminkan untuk pinjaman bank. Dalam laporan keuangan, informasi ini seharusnya …
A. Tidak diungkapkan
B. Mengurangi nilai piutang
C. Disajikan sebagai kas
D. Diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
E. Dipindahkan ke aset tidak lancar
ANSWER:
Metode penurunan nilai piutang berbasis expected credit loss menekankan pada …
A. Kerugian aktual
B. Bukti gagal bayar
C. Estimasi risiko masa depan
D. Penjualan kredit
E. Arus kas historis
ANSWER:
Jika estimasi kerugian piutang terlalu konservatif, maka laporan keuangan akan menunjukkan …
A. Laba terlalu besar
B. Aset terlalu besar
C. Beban terlalu besar
D. Ekuitas terlalu besar
E. Kas terlalu kecil
ANSWER:
Pendapatan bunga atas piutang wesel belum dicatat sampai akhir periode. Dampak kesalahan ini adalah …
A. Pendapatan dan aset terlalu kecil
B. Pendapatan terlalu besar
C. Beban terlalu kecil
D. Utang terlalu kecil
E. Kas terlalu besar
ANSWER:
Perusahaan melakukan penghapusan piutang secara langsung (direct write-off). Kelemahan utama metode ini adalah …
A. Sulit diterapkan
B. Tidak mencerminkan nilai wajar piutang
C. Memerlukan estimasi kompleks
D. Mengurangi kas
E. Melanggar konsistensi
ANSWER:
Jika piutang jangka panjang tidak didiskontokan, maka nilai aset akan …
A. Terlalu kecil
B. Terlalu besar
C. Tidak berubah
D. Menjadi beban
E. Menjadi pendapatan
ANSWER:
Diskon penjualan yang tidak diambil pelanggan berdampak pada …
A. Penurunan pendapatan
B. Penurunan kas
C. Peningkatan laba
D. Peningkatan beban
E. Penurunan piutang
ANSWER:
Pengakuan kerugian piutang bertujuan utama untuk …
A. Menurunkan pajak
B. Mengurangi risiko usaha
C. Menyajikan piutang pada nilai realisasi bersih
D. Menyesuaikan kas
E. Mengurangi pendapatan
ANSWER:
Jika piutang diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar, alasan yang paling tepat adalah …
A. Nilainya besar
B. Tidak dapat ditagih
C. Jangka waktu realisasi lebih dari satu tahun
D. Menghasilkan bunga
E. Dijaminkan
ANSWER:
Perusahaan menerima wesel dari pelanggan sebagai pengganti piutang usaha. Perlakuan yang tepat adalah …
A. Menghapus piutang
B. Menambah pendapatan
C. Mengganti klasifikasi aset
D. Mencatat beban
E. Mengurangi kas
ANSWER:
Jika piutang telah dihapus tetapi kemudian tertagih kembali, maka pencatatan yang tepat adalah …
A. Debit Kas ΓÇô Kredit Pendapatan
B. Debit Piutang ΓÇô Kredit Kas
C. Debit Kas ΓÇô Kredit Piutang
D. Debit Beban ΓÇô Kredit Kas
E. Debit Kas ΓÇô Kredit Cadangan
ANSWER:
Penilaian piutang dengan pendekatan nilai wajar relevan terutama ketika …
A. Piutang jangka pendek
B. Piutang tanpa bunga
C. Piutang jangka panjang
D. Piutang kecil
E. Piutang kas
ANSWER:
Jika estimasi kerugian piutang dinaikkan, maka dampak langsungnya adalah …
A. Aset naik
B. Laba naik
C. Beban naik
D. Kas naik
E. Pendapatan naik
ANSWER:
Tujuan utama pengungkapan kebijakan piutang dalam laporan keuangan adalah …
A. Menunjukkan laba
B. Transparansi risiko kredit
C. Mematuhi pajak
D. Menarik investor
E. Menentukan harga saham
ANSWER:
Piutang yang berasal dari transaksi non-operasional sebaiknya disajikan sebagai …
A. Kas
B. Pendapatan
C. Aset lancar lain
D. Beban
E. Ekuitas
ANSWER:
Jika perusahaan mengklasifikasikan piutang bermasalah sebagai piutang lancar, maka laporan keuangan akan …
A. Lebih konservatif
B. Lebih relevan
C. Menyesatkan pengguna
D. Tidak berdampak
E. Lebih andal
ANSWER:
Piutang usaha dinilai pada nilai realisasi bersih. Artinya piutang disajikan …
A. Sebesar nilai nominal
B. Setelah dikurangi cadangan kerugian
C. Setelah dikurangi bunga
D. Setelah dikurangi pajak
E. Setelah dikurangi utang
ANSWER:
Pendekatan expected credit loss paling mencerminkan prinsip …
A. Konsistensi
B. Materialitas
C. Kehati-hatian
D. Objektivitas
E. Entitas ekonomi
ANSWER:
Jika cadangan kerugian piutang tidak disesuaikan setiap periode, maka prinsip yang dilanggar adalah …
A. Going concern
B. Periodisitas
C. Matching
D. Realisasi
E. Konsistensi
ANSWER:
Piutang yang dijaminkan tetapi tetap dikendalikan perusahaan harus …
A. Dihapus
B. Dipindahkan ke utang
C. Tetap diakui sebagai aset
D. Diklasifikasikan sebagai kas
E. Diakui sebagai investasi
ANSWER:
Tujuan utama pengujian penurunan nilai piutang adalah …
A. Menentukan pendapatan
B. Menentukan laba fiskal
C. Menyajikan nilai aset yang andal
D. Menekan biaya
E. Menghindari audit
ANSWER:
Perusahaan mencatat biaya angkut pembelian sebagai beban administrasi. Dampak kesalahan tersebut terhadap laporan keuangan adalah …
A. Persediaan terlalu besar dan laba terlalu besar
B. Persediaan terlalu kecil dan laba terlalu kecil
C. Persediaan terlalu kecil dan laba terlalu besar
D. Persediaan terlalu besar dan laba terlalu kecil
E. Tidak berdampak
ANSWER:
Jika persediaan akhir tidak disesuaikan dengan hasil perhitungan fisik yang lebih rendah, maka …
A. HPP terlalu besar dan laba terlalu kecil
B. HPP terlalu kecil dan laba terlalu besar
C. Persediaan dan laba terlalu kecil
D. Persediaan terlalu kecil dan HPP terlalu besar
E. Tidak berdampak
ANSWER:
Metode FIFO digunakan saat harga barang cenderung naik. Dampak yang paling tepat adalah …
A. HPP tinggi dan laba rendah
B. HPP rendah dan laba tinggi
C. Persediaan akhir rendah
D. Beban meningkat
E. Laba menurun
ANSWER:
Barang dalam perjalanan dengan syarat FOB Shipping Point seharusnya diakui sebagai …
A. Persediaan penjual
B. Beban pengiriman
C. Persediaan pembeli
D. Piutang usaha
E. Pendapatan
ANSWER:
Jika perusahaan menggunakan metode periodik, maka harga pokok penjualan ditentukan pada saat …
A. Setiap terjadi penjualan
B. Terjadi pembelian
C. Akhir periode
D. Awal periode
E. Saat pembayaran
ANSWER:
Persediaan yang rusak dan tidak dapat dijual harus …
A. Tetap dicatat pada harga perolehan
B. Dinilai pada nilai realisasi bersih
C. Dicatat sebagai aset tetap
D. Dipindahkan ke beban administrasi
E. Dihapus tanpa jurnal
ANSWER:
Jika persediaan akhir terlalu besar akibat kesalahan pencatatan, maka dampak langsungnya adalah …
A. HPP terlalu besar
B. Laba terlalu kecil
C. Laba terlalu besar
D. Beban meningkat
E. Kas berkurang
ANSWER:
Biaya berikut yang tidak termasuk harga perolehan persediaan adalah …
A. Harga beli
B. Bea masuk
C. Biaya angkut pembelian
D. Diskon pembelian
E. Biaya konversi
ANSWER:
Persediaan dinilai menggunakan metode nilai terendah antara biaya dan nilai realisasi bersih untuk menerapkan prinsip …
A. Akrual
B. Konsistensi
C. Matching
D. Kehati-hatian
E. Periodisitas
ANSWER:
Jika penurunan nilai persediaan tidak diakui, maka laporan keuangan akan …
A. Lebih konservatif
B. Menyajikan laba terlalu kecil
C. Menyajikan aset terlalu besar
D. Tidak relevan
E. Tidak andal
ANSWER:
Perbedaan utama antara sistem periodik dan perpetual terletak pada …
A. Metode penilaian
B. Waktu pengakuan HPP
C. Jenis persediaan
D. Pengakuan pendapatan
E. Pencatatan utang
ANSWER:
Jika perusahaan menggunakan metode rata-rata tertimbang, maka …
A. Harga persediaan mengikuti harga terakhir
B. Harga persediaan mencerminkan rata-rata biaya
C. HPP selalu paling tinggi
D. Laba selalu paling kecil
E. Nilai persediaan fluktuatif ekstrem
ANSWER:
Barang konsinyasi yang masih berada di gudang konsinyi seharusnya …
A. Diakui sebagai persediaan konsinyi
B. Diakui sebagai pendapatan
C. Tetap diakui sebagai persediaan konsinyor
D. Dicatat sebagai beban
E. Tidak diungkapkan
ANSWER:
Jika persediaan dicatat melebihi nilai realisasi bersih, maka …
A. Laba terlalu kecil
B. Beban terlalu besar
C. Aset terlalu besar
D. Utang terlalu kecil
E. Kas terlalu kecil
ANSWER:
Penggunaan metode FIFO atau rata-rata harus diterapkan secara konsisten karena berkaitan dengan prinsip …
A. Akrual
B. Konsistensi
C. Materialitas
D. Objektivitas
E. Kehati-hatian
ANSWER:
Biaya penyimpanan persediaan yang tidak normal seharusnya …
A. Dikapitalisasi ke persediaan
B. Dibebankan pada periode berjalan
C. Dicatat sebagai aset tetap
D. Ditangguhkan
E. Dikurangkan dari HPP
ANSWER:
Jika perusahaan tidak mencatat retur pembelian, maka dampaknya adalah …
A. Persediaan dan utang terlalu kecil
B. Persediaan dan utang terlalu besar
C. HPP terlalu besar
D. Laba terlalu kecil
E. Kas terlalu kecil
ANSWER:
Persediaan barang dalam proses pada perusahaan manufaktur mencerminkan …
A. Beban periode
B. Aset lancar
C. Pendapatan
D. Aset tetap
E. Ekuitas
ANSWER:
Jika persediaan akhir hilang tetapi tidak dicatat, maka …
A. Laba terlalu kecil
B. HPP terlalu kecil
C. Aset terlalu besar
D. Kas terlalu kecil
E. Utang terlalu besar
ANSWER:
Biaya produksi abnormal seharusnya …
A. Dikapitalisasi ke persediaan
B. Dibebankan pada periode berjalan
C. Ditangguhkan
D. Dialokasikan ke aset tetap
E. Dikurangkan dari pendapatan
ANSWER:
Tujuan utama pengungkapan kebijakan persediaan adalah …
A. Menentukan laba
B. Transparansi metode penilaian
C. Mengurangi pajak
D. Menaikkan nilai aset
E. Menghindari audit
ANSWER:
Jika persediaan dicatat menggunakan metode yang berbeda antar periode tanpa alasan, maka prinsip yang dilanggar adalah …
A. Matching
B. Akrual
C. Konsistensi
D. Periodisitas
E. Going concern
ANSWER:
Persediaan yang dimiliki untuk dijual kembali diklasifikasikan sebagai …
A. Aset tetap
B. Aset lancar
C. Beban
D. Pendapatan
E. Investasi
ANSWER:
Jika perusahaan tidak mengakui penurunan nilai persediaan yang signifikan, maka laporan keuangan akan …
A. Lebih relevan
B. Lebih konservatif
C. Menyesatkan pengguna
D. Tidak berpengaruh
E. Lebih objektif
ANSWER:
Penilaian persediaan pada nilai realisasi bersih mencerminkan tujuan laporan keuangan untuk …
A. Menyajikan laba maksimum
B. Menyajikan nilai historis
C. Menyajikan nilai aset yang dapat direalisasi
D. Menekan biaya
E. Menghindari pajak
ANSWER:
Perusahaan membeli mesin dengan harga beli Rp500.000.000, biaya angkut Rp20.000.000, dan biaya uji coba Rp10.000.000. Harga perolehan mesin yang benar adalah …
A. Rp500.000.000
B. Rp510.000.000
C. Rp520.000.000
D. Rp530.000.000
E. Rp540.000.000
ANSWER:
Jika perusahaan membeli aset tetap secara kredit jangka panjang tanpa bunga, maka aset dicatat sebesar …
A. Nilai nominal utang
B. Harga pasar aset
C. Nilai kini pembayaran
D. Jumlah cicilan
E. Nilai buku penjual
ANSWER:
Biaya berikut tidak termasuk dalam harga perolehan aset tetap adalah …
A. Biaya instalasi
B. Biaya pengiriman
C. Biaya pelatihan karyawan
D. Bea impor
E. Biaya uji coba
ANSWER:
Jika perbaikan aset meningkatkan kapasitas dan umur manfaat, maka biaya tersebut seharusnya …
A. Dibebankan
B. Dikapitalisasi
C. Dicatat sebagai kerugian
D. Dikurangkan dari akumulasi penyusutan
E. Dicatat sebagai pendapatan
ANSWER:
Tanah dan bangunan dibeli satu paket. Tanah tidak disusutkan karena …
A. Tidak digunakan
B. Nilainya kecil
C. Umurnya tidak terbatas
D. Tidak menghasilkan pendapatan
E. Sulit diukur
ANSWER:
Jika aset tetap ditukar dengan aset sejenis dan tidak memiliki substansi komersial, maka aset baru dicatat sebesar …
A. Nilai wajar aset lama
B. Nilai pasar aset baru
C. Nilai buku aset lama
D. Harga jual aset lama
E. Nilai nominal
ANSWER:
Penghentian pengakuan aset tetap dilakukan ketika …
A. Disusutkan penuh
B. Tidak lagi digunakan
C. Dijual atau tidak memberi manfaat ekonomi
D. Umur manfaat berakhir
E. Nilainya nol
ANSWER:
Jika aset dijual di atas nilai bukunya, maka selisihnya diakui sebagai …
A. Pendapatan usaha
B. Pendapatan lain-lain
C. Laba pelepasan aset
D. Modal
E. Penyesuaian aset
ANSWER:
Jika aset tetap dijual di bawah nilai buku, maka dampaknya terhadap laporan laba rugi adalah …
A. Laba meningkat
B. Beban berkurang
C. Kerugian diakui
D. Pendapatan bertambah
E. Tidak berpengaruh
ANSWER:
Revisi estimasi umur manfaat aset tetap berdampak pada …
A. Koreksi retrospektif
B. Penyesuaian ekuitas
C. Perubahan beban penyusutan ke depan
D. Penghapusan aset
E. Penilaian ulang nilai wajar
ANSWER:
Perusahaan mengubah metode penyusutan dari garis lurus ke saldo menurun. Perubahan ini diperlakukan sebagai …
A. Kesalahan periode lalu
B. Perubahan kebijakan akuntansi
C. Perubahan estimasi
D. Perubahan metode penilaian
E. Penyesuaian pajak
ANSWER:
Aset tetap yang sementara tidak digunakan tetapi masih memiliki manfaat ekonomi tetap …
A. Dihentikan penyusutannya
B. Disusutkan seperti biasa
C. Dihapus
D. Diklasifikasikan sebagai persediaan
E. Dicatat sebagai beban
ANSWER:
Jika biaya pemeliharaan rutin dikapitalisasi, maka dampaknya adalah …
A. Beban terlalu besar
B. Aset terlalu kecil
C. Laba terlalu besar
D. Laba terlalu kecil
E. Ekuitas terlalu kecil
ANSWER:
Tujuan utama penyusutan adalah …
A. Mengurangi nilai pasar aset
B. Mengalokasikan biaya aset selama umur manfaat
C. Menentukan harga jual
D. Menghemat pajak
E. Menilai ulang aset
ANSWER:
Jika akumulasi penyusutan terlalu kecil, maka …
A. Aset terlalu kecil
B. Aset terlalu besar
C. Beban terlalu besar
D. Laba terlalu kecil
E. Utang terlalu besar
ANSWER:
Perusahaan membangun sendiri aset tetap. Biaya yang tidak boleh dikapitalisasi adalah …
A. Bahan baku
B. Tenaga kerja langsung
C. Overhead konstruksi
D. Kerugian inefisiensi
E. Biaya pengujian
ANSWER:
Aset tetap dihentikan penyusutannya ketika …
A. Nilainya nol
B. Tidak digunakan
C. Diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual
D. Disusutkan penuh
E. Umur manfaat berakhir
ANSWER:
Jika perusahaan gagal mengakui rugi penurunan nilai aset tetap, maka laporan keuangan akan …
A. Lebih konservatif
B. Menyajikan aset terlalu besar
C. Menyajikan laba terlalu kecil
D. Tidak relevan
E. Tidak dapat diaudit
ANSWER:
Penilaian kembali aset tetap (revaluation model) berdampak langsung pada …
A. Laba rugi
B. Kas
C. Ekuitas
D. Utang
E. Beban
ANSWER:
Biaya pembongkaran aset di masa depan yang dapat diestimasi secara andal harus …
A. Dibebankan saat terjadi
B. Diabaikan
C. Diakui sebagai bagian harga perolehan
D. Dicatat sebagai pendapatan
E. Ditangguhkan
ANSWER:
Jika aset tetap telah habis disusutkan tetapi masih digunakan, maka …
A. Penyusutan dihentikan
B. Aset dihapus
C. Penyusutan dilanjutkan
D. Aset direvaluasi
E. Aset dijual
ANSWER:
Jika aset tetap disewakan dan tidak lagi digunakan sendiri, maka aset tersebut dapat direklasifikasi menjadi …
A. Persediaan
B. Aset lancar
C. Properti investasi
D. Aset tidak berwujud
E. Beban
ANSWER:
Aset tetap yang dimiliki untuk tujuan dijual kembali dalam kondisi normal diklasifikasikan sebagai …
A. Aset tetap
B. Properti investasi
C. Persediaan
D. Aset tidak lancar
E. Investasi jangka panjang
ANSWER:
Jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan, maka perusahaan harus …
A. Mengabaikan
B. Menyusutkan ulang
C. Mengakui rugi penurunan nilai
D. Menjual aset
E. Merevaluasi
ANSWER:
Tujuan utama pengungkapan informasi aset tetap adalah …
A. Menarik investor
B. Transparansi nilai dan kebijakan akuntansi
C. Mengurangi pajak
D. Meningkatkan laba
E. Menghindari pemeriksaan
ANSWER:
Sebuah bangunan dimiliki perusahaan untuk disewakan kepada pihak lain. Perlakuan akuntansi yang tepat adalah mengklasifikasikan bangunan tersebut sebagai …
A. Aset tetap
B. Persediaan
C. Properti investasi
D. Aset tidak berwujud
E. Beban
ANSWER:
Jika properti investasi digunakan sebagian untuk operasional dan sebagian disewakan, maka properti tersebut …
A. Seluruhnya properti investasi
B. Seluruhnya aset tetap
C. Dipisahkan jika dapat diukur secara andal
D. Dicatat sebagai persediaan
E. Dicatat sebagai beban
ANSWER:
Properti investasi yang dinilai menggunakan model nilai wajar akan berdampak langsung pada …
A. Kas
B. Utang
C. Laba rugi
D. Ekuitas
E. Aset lancar
ANSWER:
Perusahaan mengubah penggunaan gedung dari operasional menjadi disewakan. Perlakuan yang tepat adalah …
A. Tetap sebagai aset tetap
B. Menghapus gedung
C. Reklasifikasi menjadi properti investasi
D. Mengakui pendapatan
E. Menghentikan penyusutan
ANSWER:
Jika properti investasi dicatat menggunakan model biaya, maka …
A. Tidak disusutkan
B. Disusutkan seperti aset tetap
C. Diukur pada nilai wajar
D. Tidak perlu diungkapkan
E. Dicatat sebagai persediaan
ANSWER:
Aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual apabila …
A. Tidak digunakan
B. Akan dijual dalam jangka panjang
C. Penjualannya sangat mungkin dan segera
D. Nilainya telah nol
E. Digunakan sebagian
ANSWER:
Setelah diklasifikasikan sebagai aset dimiliki untuk dijual, aset tersebut …
A. Tetap disusutkan
B. Tidak lagi disusutkan
C. Direvaluasi
D. Dihapus
E. Ditangguhkan
ANSWER:
Aset tidak lancar dimiliki untuk dijual diukur pada …
A. Nilai buku
B. Nilai wajar
C. Nilai terendah antara nilai tercatat dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
D. Nilai pasar
E. Nilai historis
ANSWER:
Jika nilai wajar dikurangi biaya menjual lebih rendah dari nilai tercatat, maka perusahaan harus …
A. Mengabaikan
B. Mengakui laba
C. Mengakui rugi penurunan nilai
D. Menyusutkan
E. Menjual aset
ANSWER:
Properti investasi berbeda dari aset tetap karena tujuan kepemilikannya adalah …
A. Digunakan dalam produksi
B. Digunakan operasional
C. Untuk memperoleh sewa dan/atau kenaikan nilai
D. Untuk dijual kembali
E. Untuk dipakai karyawan
ANSWER:
Jika perusahaan gagal mengklasifikasikan aset sebagai dimiliki untuk dijual, maka laporan keuangan akan …
A. Lebih konservatif
B. Aset terlalu kecil
C. Aset terlalu besar dan beban terlalu kecil
D. Beban terlalu besar
E. Tidak berdampak
ANSWER:
Perubahan penggunaan properti investasi menjadi aset tetap diperlakukan sebagai …
A. Penghapusan aset
B. Perubahan kebijakan
C. Reklasifikasi
D. Koreksi kesalahan
E. Penyesuaian pajak
ANSWER:
Jika properti investasi dijual, maka selisih antara harga jual dan nilai tercatat diakui sebagai …
A. Pendapatan sewa
B. Beban
C. Laba atau rugi
D. Modal
E. Utang
ANSWER:
Properti investasi yang masih dalam pembangunan dicatat sebagai …
A. Aset tetap
B. Beban
C. Properti investasi
D. Persediaan
E. Aset lancar
ANSWER:
Jika properti investasi dicatat pada nilai wajar, maka penyusutan …
A. Tetap dilakukan
B. Tidak dilakukan
C. Dikoreksi retrospektif
D. Ditangguhkan
E. Dibebankan penuh
ANSWER:
Tujuan utama pengungkapan properti investasi adalah …
A. Menentukan laba
B. Transparansi tujuan dan metode pengukuran
C. Mengurangi pajak
D. Meningkatkan aset
E. Menghindari audit
ANSWER:
Aset tidak lancar yang akan dijual bersama dengan kewajiban terkait disajikan sebagai …
A. Aset lancar
B. Aset tetap
C. Kelompok lepasan
D. Properti investasi
E. Persediaan
ANSWER:
Jika aset dimiliki untuk dijual tetapi penjualan tidak lagi sangat mungkin, maka …
A. Tetap diklasifikasikan
B. Dihapus
C. Direklasifikasi kembali ke aset semula
D. Disusutkan kembali tanpa koreksi
E. Dicatat sebagai beban
ANSWER:
Jika properti investasi digunakan kembali untuk operasional perusahaan, maka …
A. Tetap sebagai properti investasi
B. Dihentikan
C. Direklasifikasi ke aset tetap
D. Dijual
E. Dicatat sebagai persediaan
ANSWER:
Perbedaan utama properti investasi dan persediaan adalah …
A. Nilai perolehan
B. Tujuan kepemilikan
C. Metode pencatatan
D. Umur manfaat
E. Risiko
ANSWER:
Jika nilai wajar properti investasi meningkat, maka …
A. Laba meningkat
B. Beban meningkat
C. Kas meningkat
D. Utang meningkat
E. Tidak berdampak
ANSWER:
Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual disajikan terpisah karena …
A. Untuk pajak
B. Untuk konsistensi
C. Karakteristik arus kas berbeda
D. Nilainya kecil
E. Tidak digunakan
ANSWER:
Jika properti investasi tidak dapat diukur nilai wajarnya secara andal, maka perusahaan menggunakan …
A. Model nilai wajar
B. Model biaya
C. Model revaluasi
D. Model kas
E. Model nominal
ANSWER:
Penghentian penyusutan aset dimiliki untuk dijual bertujuan untuk …
A. Meningkatkan laba
B. Menyesuaikan pajak
C. Mencerminkan pola pemulihan nilai
D. Mengurangi beban
E. Menyederhanakan laporan
ANSWER:
Tujuan utama klasifikasi aset tidak lancar dimiliki untuk dijual adalah …
A. Mengurangi nilai aset
B. Menyajikan informasi relevan bagi pengguna
C. Menghindari penyusutan
D. Meningkatkan laba
E. Mempermudah pencatatan
ANSWER:
Perusahaan mengklasifikasikan piutang usaha sebagai aset keuangan. Karakteristik utama yang menyebabkan piutang usaha termasuk aset keuangan adalah …
A. Memiliki bentuk fisik
B. Dapat digunakan untuk operasi
C. Memberikan hak kontraktual atas arus kas
D. Digunakan dalam jangka panjang
E. Tidak memiliki risiko gagal bayar
ANSWER:
Jika perusahaan tidak membentuk cadangan kerugian piutang padahal terdapat risiko gagal bayar signifikan, dampak terhadap laporan keuangan adalah …
A. Aset dan laba terlalu kecil
B. Aset terlalu kecil dan laba terlalu besar
C. Aset dan laba terlalu besar
D. Beban dan laba terlalu kecil
E. Tidak berdampak signifikan
ANSWER:
Piutang dicatat sebesar nilai nominal tanpa memperhitungkan diskonto, padahal memiliki jangka waktu panjang. Kesalahan ini melanggar prinsip …
A. Konsistensi
B. Going concern
C. Nilai wajar
D. Akrual
E. Kehati-hatian
ANSWER:
Perusahaan menjual piutang kepada pihak ketiga tanpa pengalihan risiko secara substansial. Perlakuan akuntansi yang tepat adalah …
A. Menghapus piutang
B. Mengakui pendapatan
C. Tetap mengakui piutang
D. Mengakui kerugian
E. Mengakui investasi
ANSWER:
Piutang usaha dijaminkan untuk pinjaman bank. Dalam laporan keuangan, informasi ini seharusnya …
A. Tidak diungkapkan
B. Mengurangi nilai piutang
C. Disajikan sebagai kas
D. Diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
E. Dipindahkan ke aset tidak lancar
ANSWER:
Metode penurunan nilai piutang berbasis expected credit loss menekankan pada …
A. Kerugian aktual
B. Bukti gagal bayar
C. Estimasi risiko masa depan
D. Penjualan kredit
E. Arus kas historis
ANSWER:
Jika estimasi kerugian piutang terlalu konservatif, maka laporan keuangan akan menunjukkan …
A. Laba terlalu besar
B. Aset terlalu besar
C. Beban terlalu besar
D. Ekuitas terlalu besar
E. Kas terlalu kecil
ANSWER:
Pendapatan bunga atas piutang wesel belum dicatat sampai akhir periode. Dampak kesalahan ini adalah …
A. Pendapatan dan aset terlalu kecil
B. Pendapatan terlalu besar
C. Beban terlalu kecil
D. Utang terlalu kecil
E. Kas terlalu besar
ANSWER:
Perusahaan melakukan penghapusan piutang secara langsung (direct write-off). Kelemahan utama metode ini adalah …
A. Sulit diterapkan
B. Tidak mencerminkan nilai wajar piutang
C. Memerlukan estimasi kompleks
D. Mengurangi kas
E. Melanggar konsistensi
ANSWER:
Jika piutang jangka panjang tidak didiskontokan, maka nilai aset akan …
A. Terlalu kecil
B. Terlalu besar
C. Tidak berubah
D. Menjadi beban
E. Menjadi pendapatan
ANSWER:
Diskon penjualan yang tidak diambil pelanggan berdampak pada …
A. Penurunan pendapatan
B. Penurunan kas
C. Peningkatan laba
D. Peningkatan beban
E. Penurunan piutang
ANSWER:
Pengakuan kerugian piutang bertujuan utama untuk …
A. Menurunkan pajak
B. Mengurangi risiko usaha
C. Menyajikan piutang pada nilai realisasi bersih
D. Menyesuaikan kas
E. Mengurangi pendapatan
ANSWER:
Jika piutang diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar, alasan yang paling tepat adalah …
A. Nilainya besar
B. Tidak dapat ditagih
C. Jangka waktu realisasi lebih dari satu tahun
D. Menghasilkan bunga
E. Dijaminkan
ANSWER:
Perusahaan menerima wesel dari pelanggan sebagai pengganti piutang usaha. Perlakuan yang tepat adalah …
A. Menghapus piutang
B. Menambah pendapatan
C. Mengganti klasifikasi aset
D. Mencatat beban
E. Mengurangi kas
ANSWER:
Jika piutang telah dihapus tetapi kemudian tertagih kembali, maka pencatatan yang tepat adalah …
A. Debit Kas ΓÇô Kredit Pendapatan
B. Debit Piutang ΓÇô Kredit Kas
C. Debit Kas ΓÇô Kredit Piutang
D. Debit Beban ΓÇô Kredit Kas
E. Debit Kas ΓÇô Kredit Cadangan
ANSWER:
Penilaian piutang dengan pendekatan nilai wajar relevan terutama ketika …
A. Piutang jangka pendek
B. Piutang tanpa bunga
C. Piutang jangka panjang
D. Piutang kecil
E. Piutang kas
ANSWER:
Jika estimasi kerugian piutang dinaikkan, maka dampak langsungnya adalah …
A. Aset naik
B. Laba naik
C. Beban naik
D. Kas naik
E. Pendapatan naik
ANSWER:
Tujuan utama pengungkapan kebijakan piutang dalam laporan keuangan adalah …
A. Menunjukkan laba
B. Transparansi risiko kredit
C. Mematuhi pajak
D. Menarik investor
E. Menentukan harga saham
ANSWER:
Piutang yang berasal dari transaksi non-operasional sebaiknya disajikan sebagai …
A. Kas
B. Pendapatan
C. Aset lancar lain
D. Beban
E. Ekuitas
ANSWER:
Jika perusahaan mengklasifikasikan piutang bermasalah sebagai piutang lancar, maka laporan keuangan akan …
A. Lebih konservatif
B. Lebih relevan
C. Menyesatkan pengguna
D. Tidak berdampak
E. Lebih andal
ANSWER:
Piutang usaha dinilai pada nilai realisasi bersih. Artinya piutang disajikan …
A. Sebesar nilai nominal
B. Setelah dikurangi cadangan kerugian
C. Setelah dikurangi bunga
D. Setelah dikurangi pajak
E. Setelah dikurangi utang
ANSWER:
Pendekatan expected credit loss paling mencerminkan prinsip …
A. Konsistensi
B. Materialitas
C. Kehati-hatian
D. Objektivitas
E. Entitas ekonomi
ANSWER:
Jika cadangan kerugian piutang tidak disesuaikan setiap periode, maka prinsip yang dilanggar adalah …
A. Going concern
B. Periodisitas
C. Matching
D. Realisasi
E. Konsistensi
ANSWER:
Piutang yang dijaminkan tetapi tetap dikendalikan perusahaan harus …
A. Dihapus
B. Dipindahkan ke utang
C. Tetap diakui sebagai aset
D. Diklasifikasikan sebagai kas
E. Diakui sebagai investasi
ANSWER:
Tujuan utama pengujian penurunan nilai piutang adalah …
A. Menentukan pendapatan
B. Menentukan laba fiskal
C. Menyajikan nilai aset yang andal
D. Menekan biaya
E. Menghindari audit
ANSWER:
Perusahaan mencatat biaya angkut pembelian sebagai beban administrasi. Dampak kesalahan tersebut terhadap laporan keuangan adalah …
A. Persediaan terlalu besar dan laba terlalu besar
B. Persediaan terlalu kecil dan laba terlalu kecil
C. Persediaan terlalu kecil dan laba terlalu besar
D. Persediaan terlalu besar dan laba terlalu kecil
E. Tidak berdampak
ANSWER:
Jika persediaan akhir tidak disesuaikan dengan hasil perhitungan fisik yang lebih rendah, maka …
A. HPP terlalu besar dan laba terlalu kecil
B. HPP terlalu kecil dan laba terlalu besar
C. Persediaan dan laba terlalu kecil
D. Persediaan terlalu kecil dan HPP terlalu besar
E. Tidak berdampak
ANSWER:
Metode FIFO digunakan saat harga barang cenderung naik. Dampak yang paling tepat adalah …
A. HPP tinggi dan laba rendah
B. HPP rendah dan laba tinggi
C. Persediaan akhir rendah
D. Beban meningkat
E. Laba menurun
ANSWER:
Barang dalam perjalanan dengan syarat FOB Shipping Point seharusnya diakui sebagai …
A. Persediaan penjual
B. Beban pengiriman
C. Persediaan pembeli
D. Piutang usaha
E. Pendapatan
ANSWER:
Jika perusahaan menggunakan metode periodik, maka harga pokok penjualan ditentukan pada saat …
A. Setiap terjadi penjualan
B. Terjadi pembelian
C. Akhir periode
D. Awal periode
E. Saat pembayaran
ANSWER:
Persediaan yang rusak dan tidak dapat dijual harus …
A. Tetap dicatat pada harga perolehan
B. Dinilai pada nilai realisasi bersih
C. Dicatat sebagai aset tetap
D. Dipindahkan ke beban administrasi
E. Dihapus tanpa jurnal
ANSWER:
Jika persediaan akhir terlalu besar akibat kesalahan pencatatan, maka dampak langsungnya adalah …
A. HPP terlalu besar
B. Laba terlalu kecil
C. Laba terlalu besar
D. Beban meningkat
E. Kas berkurang
ANSWER:
Biaya berikut yang tidak termasuk harga perolehan persediaan adalah …
A. Harga beli
B. Bea masuk
C. Biaya angkut pembelian
D. Diskon pembelian
E. Biaya konversi
ANSWER:
Persediaan dinilai menggunakan metode nilai terendah antara biaya dan nilai realisasi bersih untuk menerapkan prinsip …
A. Akrual
B. Konsistensi
C. Matching
D. Kehati-hatian
E. Periodisitas
ANSWER:
Jika penurunan nilai persediaan tidak diakui, maka laporan keuangan akan …
A. Lebih konservatif
B. Menyajikan laba terlalu kecil
C. Menyajikan aset terlalu besar
D. Tidak relevan
E. Tidak andal
ANSWER:
Perbedaan utama antara sistem periodik dan perpetual terletak pada …
A. Metode penilaian
B. Waktu pengakuan HPP
C. Jenis persediaan
D. Pengakuan pendapatan
E. Pencatatan utang
ANSWER:
Jika perusahaan menggunakan metode rata-rata tertimbang, maka …
A. Harga persediaan mengikuti harga terakhir
B. Harga persediaan mencerminkan rata-rata biaya
C. HPP selalu paling tinggi
D. Laba selalu paling kecil
E. Nilai persediaan fluktuatif ekstrem
ANSWER:
Barang konsinyasi yang masih berada di gudang konsinyi seharusnya …
A. Diakui sebagai persediaan konsinyi
B. Diakui sebagai pendapatan
C. Tetap diakui sebagai persediaan konsinyor
D. Dicatat sebagai beban
E. Tidak diungkapkan
ANSWER:
Jika persediaan dicatat melebihi nilai realisasi bersih, maka …
A. Laba terlalu kecil
B. Beban terlalu besar
C. Aset terlalu besar
D. Utang terlalu kecil
E. Kas terlalu kecil
ANSWER:
Penggunaan metode FIFO atau rata-rata harus diterapkan secara konsisten karena berkaitan dengan prinsip …
A. Akrual
B. Konsistensi
C. Materialitas
D. Objektivitas
E. Kehati-hatian
ANSWER:
Biaya penyimpanan persediaan yang tidak normal seharusnya …
A. Dikapitalisasi ke persediaan
B. Dibebankan pada periode berjalan
C. Dicatat sebagai aset tetap
D. Ditangguhkan
E. Dikurangkan dari HPP
ANSWER:
Jika perusahaan tidak mencatat retur pembelian, maka dampaknya adalah …
A. Persediaan dan utang terlalu kecil
B. Persediaan dan utang terlalu besar
C. HPP terlalu besar
D. Laba terlalu kecil
E. Kas terlalu kecil
ANSWER:
Persediaan barang dalam proses pada perusahaan manufaktur mencerminkan …
A. Beban periode
B. Aset lancar
C. Pendapatan
D. Aset tetap
E. Ekuitas
ANSWER:
Jika persediaan akhir hilang tetapi tidak dicatat, maka …
A. Laba terlalu kecil
B. HPP terlalu kecil
C. Aset terlalu besar
D. Kas terlalu kecil
E. Utang terlalu besar
ANSWER:
Biaya produksi abnormal seharusnya …
A. Dikapitalisasi ke persediaan
B. Dibebankan pada periode berjalan
C. Ditangguhkan
D. Dialokasikan ke aset tetap
E. Dikurangkan dari pendapatan
ANSWER:
Tujuan utama pengungkapan kebijakan persediaan adalah …
A. Menentukan laba
B. Transparansi metode penilaian
C. Mengurangi pajak
D. Menaikkan nilai aset
E. Menghindari audit
ANSWER:
Jika persediaan dicatat menggunakan metode yang berbeda antar periode tanpa alasan, maka prinsip yang dilanggar adalah …
A. Matching
B. Akrual
C. Konsistensi
D. Periodisitas
E. Going concern
ANSWER:
Persediaan yang dimiliki untuk dijual kembali diklasifikasikan sebagai …
A. Aset tetap
B. Aset lancar
C. Beban
D. Pendapatan
E. Investasi
ANSWER:
Jika perusahaan tidak mengakui penurunan nilai persediaan yang signifikan, maka laporan keuangan akan …
A. Lebih relevan
B. Lebih konservatif
C. Menyesatkan pengguna
D. Tidak berpengaruh
E. Lebih objektif
ANSWER:
Penilaian persediaan pada nilai realisasi bersih mencerminkan tujuan laporan keuangan untuk …
A. Menyajikan laba maksimum
B. Menyajikan nilai historis
C. Menyajikan nilai aset yang dapat direalisasi
D. Menekan biaya
E. Menghindari pajak
ANSWER:
Perusahaan membeli mesin dengan harga beli Rp500.000.000, biaya angkut Rp20.000.000, dan biaya uji coba Rp10.000.000. Harga perolehan mesin yang benar adalah …
A. Rp500.000.000
B. Rp510.000.000
C. Rp520.000.000
D. Rp530.000.000
E. Rp540.000.000
ANSWER:
Jika perusahaan membeli aset tetap secara kredit jangka panjang tanpa bunga, maka aset dicatat sebesar …
A. Nilai nominal utang
B. Harga pasar aset
C. Nilai kini pembayaran
D. Jumlah cicilan
E. Nilai buku penjual
ANSWER:
Biaya berikut tidak termasuk dalam harga perolehan aset tetap adalah …
A. Biaya instalasi
B. Biaya pengiriman
C. Biaya pelatihan karyawan
D. Bea impor
E. Biaya uji coba
ANSWER:
Jika perbaikan aset meningkatkan kapasitas dan umur manfaat, maka biaya tersebut seharusnya …
A. Dibebankan
B. Dikapitalisasi
C. Dicatat sebagai kerugian
D. Dikurangkan dari akumulasi penyusutan
E. Dicatat sebagai pendapatan
ANSWER:
Tanah dan bangunan dibeli satu paket. Tanah tidak disusutkan karena …
A. Tidak digunakan
B. Nilainya kecil
C. Umurnya tidak terbatas
D. Tidak menghasilkan pendapatan
E. Sulit diukur
ANSWER:
Jika aset tetap ditukar dengan aset sejenis dan tidak memiliki substansi komersial, maka aset baru dicatat sebesar …
A. Nilai wajar aset lama
B. Nilai pasar aset baru
C. Nilai buku aset lama
D. Harga jual aset lama
E. Nilai nominal
ANSWER:
Penghentian pengakuan aset tetap dilakukan ketika …
A. Disusutkan penuh
B. Tidak lagi digunakan
C. Dijual atau tidak memberi manfaat ekonomi
D. Umur manfaat berakhir
E. Nilainya nol
ANSWER:
Jika aset dijual di atas nilai bukunya, maka selisihnya diakui sebagai …
A. Pendapatan usaha
B. Pendapatan lain-lain
C. Laba pelepasan aset
D. Modal
E. Penyesuaian aset
ANSWER:
Jika aset tetap dijual di bawah nilai buku, maka dampaknya terhadap laporan laba rugi adalah …
A. Laba meningkat
B. Beban berkurang
C. Kerugian diakui
D. Pendapatan bertambah
E. Tidak berpengaruh
ANSWER:
Revisi estimasi umur manfaat aset tetap berdampak pada …
A. Koreksi retrospektif
B. Penyesuaian ekuitas
C. Perubahan beban penyusutan ke depan
D. Penghapusan aset
E. Penilaian ulang nilai wajar
ANSWER:
Perusahaan mengubah metode penyusutan dari garis lurus ke saldo menurun. Perubahan ini diperlakukan sebagai …
A. Kesalahan periode lalu
B. Perubahan kebijakan akuntansi
C. Perubahan estimasi
D. Perubahan metode penilaian
E. Penyesuaian pajak
ANSWER:
Aset tetap yang sementara tidak digunakan tetapi masih memiliki manfaat ekonomi tetap …
A. Dihentikan penyusutannya
B. Disusutkan seperti biasa
C. Dihapus
D. Diklasifikasikan sebagai persediaan
E. Dicatat sebagai beban
ANSWER:
Jika biaya pemeliharaan rutin dikapitalisasi, maka dampaknya adalah …
A. Beban terlalu besar
B. Aset terlalu kecil
C. Laba terlalu besar
D. Laba terlalu kecil
E. Ekuitas terlalu kecil
ANSWER:
Tujuan utama penyusutan adalah …
A. Mengurangi nilai pasar aset
B. Mengalokasikan biaya aset selama umur manfaat
C. Menentukan harga jual
D. Menghemat pajak
E. Menilai ulang aset
ANSWER:
Jika akumulasi penyusutan terlalu kecil, maka …
A. Aset terlalu kecil
B. Aset terlalu besar
C. Beban terlalu besar
D. Laba terlalu kecil
E. Utang terlalu besar
ANSWER:
Perusahaan membangun sendiri aset tetap. Biaya yang tidak boleh dikapitalisasi adalah …
A. Bahan baku
B. Tenaga kerja langsung
C. Overhead konstruksi
D. Kerugian inefisiensi
E. Biaya pengujian
ANSWER:
Aset tetap dihentikan penyusutannya ketika …
A. Nilainya nol
B. Tidak digunakan
C. Diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual
D. Disusutkan penuh
E. Umur manfaat berakhir
ANSWER:
Jika perusahaan gagal mengakui rugi penurunan nilai aset tetap, maka laporan keuangan akan …
A. Lebih konservatif
B. Menyajikan aset terlalu besar
C. Menyajikan laba terlalu kecil
D. Tidak relevan
E. Tidak dapat diaudit
ANSWER:
Penilaian kembali aset tetap (revaluation model) berdampak langsung pada …
A. Laba rugi
B. Kas
C. Ekuitas
D. Utang
E. Beban
ANSWER:
Biaya pembongkaran aset di masa depan yang dapat diestimasi secara andal harus …
A. Dibebankan saat terjadi
B. Diabaikan
C. Diakui sebagai bagian harga perolehan
D. Dicatat sebagai pendapatan
E. Ditangguhkan
ANSWER:
Jika aset tetap telah habis disusutkan tetapi masih digunakan, maka …
A. Penyusutan dihentikan
B. Aset dihapus
C. Penyusutan dilanjutkan
D. Aset direvaluasi
E. Aset dijual
ANSWER:
Jika aset tetap disewakan dan tidak lagi digunakan sendiri, maka aset tersebut dapat direklasifikasi menjadi …
A. Persediaan
B. Aset lancar
C. Properti investasi
D. Aset tidak berwujud
E. Beban
ANSWER:
Aset tetap yang dimiliki untuk tujuan dijual kembali dalam kondisi normal diklasifikasikan sebagai …
A. Aset tetap
B. Properti investasi
C. Persediaan
D. Aset tidak lancar
E. Investasi jangka panjang
ANSWER:
Jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan, maka perusahaan harus …
A. Mengabaikan
B. Menyusutkan ulang
C. Mengakui rugi penurunan nilai
D. Menjual aset
E. Merevaluasi
ANSWER:
Tujuan utama pengungkapan informasi aset tetap adalah …
A. Menarik investor
B. Transparansi nilai dan kebijakan akuntansi
C. Mengurangi pajak
D. Meningkatkan laba
E. Menghindari pemeriksaan
ANSWER:
Sebuah bangunan dimiliki perusahaan untuk disewakan kepada pihak lain. Perlakuan akuntansi yang tepat adalah mengklasifikasikan bangunan tersebut sebagai …
A. Aset tetap
B. Persediaan
C. Properti investasi
D. Aset tidak berwujud
E. Beban
ANSWER:
Jika properti investasi digunakan sebagian untuk operasional dan sebagian disewakan, maka properti tersebut …
A. Seluruhnya properti investasi
B. Seluruhnya aset tetap
C. Dipisahkan jika dapat diukur secara andal
D. Dicatat sebagai persediaan
E. Dicatat sebagai beban
ANSWER:
Properti investasi yang dinilai menggunakan model nilai wajar akan berdampak langsung pada …
A. Kas
B. Utang
C. Laba rugi
D. Ekuitas
E. Aset lancar
ANSWER:
Perusahaan mengubah penggunaan gedung dari operasional menjadi disewakan. Perlakuan yang tepat adalah …
A. Tetap sebagai aset tetap
B. Menghapus gedung
C. Reklasifikasi menjadi properti investasi
D. Mengakui pendapatan
E. Menghentikan penyusutan
ANSWER:
Jika properti investasi dicatat menggunakan model biaya, maka …
A. Tidak disusutkan
B. Disusutkan seperti aset tetap
C. Diukur pada nilai wajar
D. Tidak perlu diungkapkan
E. Dicatat sebagai persediaan
ANSWER:
Aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual apabila …
A. Tidak digunakan
B. Akan dijual dalam jangka panjang
C. Penjualannya sangat mungkin dan segera
D. Nilainya telah nol
E. Digunakan sebagian
ANSWER:
Setelah diklasifikasikan sebagai aset dimiliki untuk dijual, aset tersebut …
A. Tetap disusutkan
B. Tidak lagi disusutkan
C. Direvaluasi
D. Dihapus
E. Ditangguhkan
ANSWER:
Aset tidak lancar dimiliki untuk dijual diukur pada …
A. Nilai buku
B. Nilai wajar
C. Nilai terendah antara nilai tercatat dan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual
D. Nilai pasar
E. Nilai historis
ANSWER:
Jika nilai wajar dikurangi biaya menjual lebih rendah dari nilai tercatat, maka perusahaan harus …
A. Mengabaikan
B. Mengakui laba
C. Mengakui rugi penurunan nilai
D. Menyusutkan
E. Menjual aset
ANSWER:
Properti investasi berbeda dari aset tetap karena tujuan kepemilikannya adalah …
A. Digunakan dalam produksi
B. Digunakan operasional
C. Untuk memperoleh sewa dan/atau kenaikan nilai
D. Untuk dijual kembali
E. Untuk dipakai karyawan
ANSWER:
Jika perusahaan gagal mengklasifikasikan aset sebagai dimiliki untuk dijual, maka laporan keuangan akan …
A. Lebih konservatif
B. Aset terlalu kecil
C. Aset terlalu besar dan beban terlalu kecil
D. Beban terlalu besar
E. Tidak berdampak
ANSWER:
Perubahan penggunaan properti investasi menjadi aset tetap diperlakukan sebagai …
A. Penghapusan aset
B. Perubahan kebijakan
C. Reklasifikasi
D. Koreksi kesalahan
E. Penyesuaian pajak
ANSWER:
Jika properti investasi dijual, maka selisih antara harga jual dan nilai tercatat diakui sebagai …
A. Pendapatan sewa
B. Beban
C. Laba atau rugi
D. Modal
E. Utang
ANSWER:
Properti investasi yang masih dalam pembangunan dicatat sebagai …
A. Aset tetap
B. Beban
C. Properti investasi
D. Persediaan
E. Aset lancar
ANSWER:
Jika properti investasi dicatat pada nilai wajar, maka penyusutan …
A. Tetap dilakukan
B. Tidak dilakukan
C. Dikoreksi retrospektif
D. Ditangguhkan
E. Dibebankan penuh
ANSWER:
Tujuan utama pengungkapan properti investasi adalah …
A. Menentukan laba
B. Transparansi tujuan dan metode pengukuran
C. Mengurangi pajak
D. Meningkatkan aset
E. Menghindari audit
ANSWER:
Aset tidak lancar yang akan dijual bersama dengan kewajiban terkait disajikan sebagai …
A. Aset lancar
B. Aset tetap
C. Kelompok lepasan
D. Properti investasi
E. Persediaan
ANSWER:
Jika aset dimiliki untuk dijual tetapi penjualan tidak lagi sangat mungkin, maka …
A. Tetap diklasifikasikan
B. Dihapus
C. Direklasifikasi kembali ke aset semula
D. Disusutkan kembali tanpa koreksi
E. Dicatat sebagai beban
ANSWER:
Jika properti investasi digunakan kembali untuk operasional perusahaan, maka …
A. Tetap sebagai properti investasi
B. Dihentikan
C. Direklasifikasi ke aset tetap
D. Dijual
E. Dicatat sebagai persediaan
ANSWER:
Perbedaan utama properti investasi dan persediaan adalah …
A. Nilai perolehan
B. Tujuan kepemilikan
C. Metode pencatatan
D. Umur manfaat
E. Risiko
ANSWER:
Jika nilai wajar properti investasi meningkat, maka …
A. Laba meningkat
B. Beban meningkat
C. Kas meningkat
D. Utang meningkat
E. Tidak berdampak
ANSWER:
Aset tidak lancar yang dimiliki untuk dijual disajikan terpisah karena …
A. Untuk pajak
B. Untuk konsistensi
C. Karakteristik arus kas berbeda
D. Nilainya kecil
E. Tidak digunakan
ANSWER: C
Jika properti investasi tidak dapat diukur nilai wajarnya secara andal, maka perusahaan menggunakan …
A. Model nilai wajar
B. Model biaya
C. Model revaluasi
D. Model kas
E. Model nominal
ANSWER:
Penghentian penyusutan aset dimiliki untuk dijual bertujuan untuk …
A. Meningkatkan laba
B. Menyesuaikan pajak
C. Mencerminkan pola pemulihan nilai
D. Mengurangi beban
E. Menyederhanakan laporan
ANSWER: C
Tujuan utama klasifikasi aset tidak lancar dimiliki untuk dijual adalah …
A. Mengurangi nilai aset
B. Menyajikan informasi relevan bagi pengguna
C. Menghindari penyusutan
D. Meningkatkan laba
E. Mempermudah pencatatan
ANSWER:
-
-