Garis besar topik

    • Dalam Environmental Accounting Guidelines yang dikeluarkan oleh menteri lingkungan Jepang (2005:3) dinyatakan bahwa akuntansi lingkungan mencakup tentang pengidentifikasian biaya dan manfaat dari aktivitas konservasi lingkungan, penyediaan sarana atau cara terbaik melalui pengukuran kuantitatif, serta untuk mendukung proses komunikasi yang bertujuan untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan, memelihara hubungan yang menguntungkan dengan komunitas dan meraih efektivitas dan efisiensi dari aktivitas konservasi lingkungan. Ditambahkan pengertian dari US EPA (1995) akuntansi lingkungan sebagai aspek dari sisi akuntansi manajemen, mendukung keputusan manajer bisnis dengan mencakup penentuan biaya, keputusan desain produk atau proses, evaluasi kinerja serta keputusan bisnis lainnya.

      Sejarah Akuntansi Manajemen Lingkungan atau Akuntansi Lingkungan

      Pada mulanya konsep akuntansi manajemen lingkungan berkembang di Eropa sejak tahun 1970 ΓÇô an yang di dasarkan pada banyaknya tekanan dari lembaga non pemerintah, serta meningkatnya kesadaran lingkungan pada kalangan masyarakat luas yang mendesak supaya perusahaan ΓÇô perusahaan menerapkan pengelolaan lingkungan bukan dari kegiatan industry hanya demi bisnisnya saja.

      Kemudian komite IASC mengembangkan konsep mengenai prinsip akuntansi internasional pada pertengahan tahun 1990 ΓÇô an , yang mana di dalamnya termasuk mengenai pengembangan akuntansi lingkungan serta audit hak ΓÇô hak asasi manusia. Standar industry pun juga turut berkembang dan auditor professional seperti AICPA pun turut mengeluarkan prinsip universal mengenai audit lingkungan. Lalu, The Environmental Agency / MOE mengeluarkan panduan akuntansi lingkungan pada bulan Mei tahun 2000 yang kemudian disempurnakan kembali pada tahun 2002 dan 2005.

      United States Environmental Protection Agency (USEPA) berpendapat bahwa akuntansi manajemen lingkungan dibagi ke dalam dua dimensi utama, yaitu yang pertama akuntansi manajemen lingkungan merupakan biaya yang secara langsung dapat memberikan dampak terhadap perusahaan secara menyeluruh (biaya pribadi) dan yang kedua bahwa akuntansi lingkungan meliputi biaya ΓÇô biaya individu, masyarakat maupun lingkungan suatu organisasi, walaupun informasi yang dihasilkan memiliki tujuan yang lain misalnya pelaporan eksternal.

      Menurut USEPA, akuntansi lingkungan merupakan suatu proses pengidentifikasian, pengumpulan serta penganalisaan informasi yang mengenai biaya serta kinerja dengan tujuan untuk dapat membantu dalam pengambilan keputusan suatu organisasi.

      Pendapat lain mengenai akuntansi lingkungan menurut The International Federation of Accountants (1998) yaitu suatu pengembangan manajemen lingkungan serta seluruh kinerja ekonomi dan implementasi mulai dari lingkungan yang tepat hingga hubungan sistem akuntansi serta praktiknya.

      Tujuan Konsep Akuntansi Lingkungan

      Tujuan dari konsep ini yaitu sebagai membantu meningkatkan jumlah informasi terkait yang dibuat oleh mereka yang membutuhkan maupun yang dapat menggunakannya. Adapun tujuan lainnya yang berkaitan dengan kegiatan ΓÇô kegiatan konservasi lingkungan oleh suatu perusahaan yaitu termasuk dengan kepentingan oranisasi public yang bersifat local.

      Selain itu, tujuan dari di kembangkannya akuntansi lingkungan antara lain:

      • Sebagai alat manajemen lingkungan
      • Sebagai alat komunikasi dengan masyarakat

      Sehingga secara garis besar keutamaan dari penggunaan konsep akuntannsi manajemen lingkungan bagi suatu perusahaan yaitu kemampuan dalam meminimalisasi persoalan lingkungan yang di hadapinya, dengan tujuan untuk dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan lingkungan dengan cara melakukan penilaian kegiatan lingkungan yang berasal dari sudut pandang biaya serta manfaat maupun efek.

      Akuntansi manajemen lingkungan diterapkan dalam berbagai perusahaan dengan harapan dalat menghasilkan penilaian kuantitatif mengenai biaya serta dampak perlindungan lingkungan.

      Berikut beberapa panduan yang diharapkan agar dapat menjamin pengungkapan informasi yang di ambil saat melakukan pertimbangan mengenai kebutuhan dari stakeholder supaya mampu mendapatkan keberhasilan dalam penerapan akuntansi lingkungan pada suatu perusahaan, yaitu:

      • Manajemen perusahaan harus memperhatikan kesesuaian evaluasi yang dibuat pada suatu perusahaan dengan dampak pada lingkungan yang akan di timbulkan.
      • Manajemen perusahaan harus dapat menentukan apa yang akan menjadi targetnya dengan mengidentifikasi factor utama yang berpengaruh pada lingkungan perusahaan dan menyusun suatu perencanaan agar dapat mengurangi pengaruh pada lingkungan tersebut.
      • Memilih alat ukur yang sesuai untuk menentukan persoalan lingkungan
      • Menetapkan target pada tiap segmen dengan melakukan penilaian administrasi
      • Mengukur tiap divisi perusahaan dengan menghasilkan segmen akuntansi
      • Melakukan pentelaahan kinerja dengan tujuan mampu menghasilkan segmen akuntansi yang bisa mendukung prestasi manajemen lingkungan pada tiap divisi.

      Fungsi dan Peran Akuntansi Lingkungan

      Fungsi Internal

      Merupakan fungsi yang berhubungan dengan pihak ΓÇô pihak internal pada perusahaan itu sendiri. Sebagai halnya dengan sistem informasi lingkungan perusahaan maka fungsi internal akan dapat memungkinkan dalam pengaturan biaya konservasi lingkungan serta melakukan analisa biaya dari kegiatan konservasi lingkungan yang efektif dan efisien serta sesuai dengan pengambilan keputusan. Sehingga diharapkan dari fungsi ini yaitu untuk dapat digunakan para manajer saat berhubungan dengan unit ΓÇô unit bisnis.

      Fungsi Eksternal

      Merupakan fungsi yang berhubungan dengan aspek pelaporan keuangan. Fungsi ini akan memberikan kewenangan untuk perusahaan dalam mempegaruhi pengambilan keputusan stakeholders, misalnya seperti pelanggaran, rekan bisnis, investor, penduduk local maupun bagian administrasi. Sehingga perusahaan diwajibkan untuk memberi informasi mengenai manajemen perusahaan dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan kepada pemilik atas pemakaian sumber ekonomi yang dipercayakan kepadanya dengan harapan dapat berfungsi dan berarti bagi perusahaan untuk memenuhi pertanggungjawaban dan transparansi kepada para stakeholders dalam kepastian suatu evaluasi dari kegiatan konservasi lingkungan.


    • 1 SKS terakhir kalian wajib memberikan pertanyaan atau kesimpulan dalam forum ini saya akancoba menanggapinya.... 

    • Zoom Meeting Kelas 8AK_P1 Untuk 1 SKS pertama akan saya jelaskan materi pada pertemuan hari ini.

      Wajib yach Absennya lewat sini.....Open Zoom Jam 09.00 WIB

      Meeting ID: 979 184 4187
      Password: D4rmaj4yA

      Terima Kasih

    • 1 SKS terakhir kita stay disini ya.. anda wajib memberikan kesimpulan atau pertayaan pada sesi pertemuan ini,,
    • Dedi Putra is inviting you to a scheduled Zoom meeting.

      Join Zoom Meeting
      https://us02web.zoom.us/j/9791844187?pwd=emZVK3RnSjRsOWNROXFQcS96N09NZz09

      Meeting ID: 979 184 4187
      Password: D4rmaj4yA

      1 SKS Pertama saya akan jelaskan materi di zoom dan kehadiran ada di zoom. terima kasih