Perencanaan audit adalah prosedur-prosedur yang dilakukan setelah proposal disetujui atau perikatan audit telah ditandatangani dan merupakan jembatan untuk pekerjaan pengujian. Perencanaan audit meliputi pengembangan strategi menyeluruh pelaksanaan dan lingkup audit yang diharapkan.
Langkah-langkah dalam kegiatan perencanaan audit meliputi:
┬╖ Memahami bisnis dan industri klien
┬╖ Memahami dan menilai struktur pengendalian intern
┬╖ Menentukan tingkat materialitas awal dan salah saji yang bisa diterima
┬╖ Menentukan tingkat risiko audit awal
┬╖ Melakukan komunikasi dengan auditor lain, jika bertindak sebagai auditor utama
┬╖ Menyusun rencana audit
┬╖ Menyusun audit program
Tujuan penyusunan Rencana Audit adalah:
- Menyediakan bukti dokumentasi bahwa kantor telah memenuhi standar lapangan pertama
- Menyediakan alat bagi in-charge untuk mengkoordinasikan, menjadwalkan dan mensupervisi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota tim yang terlibat dalam perikatan
Cakupan Rencana Audit meliputi:
┬╖ Tujuan perikatan
┬╖ Kondisi bisnis dan industri klien
┬╖ Pengendalian intern
┬╖ Area-area kritis dan penting
┬╖ Penetapan materialitas
┬╖ Risiko audit
┬╖ Rencana sample
┬╖ Personalia dan jadwal
Rencana Audit merupakan proses akumulatif, artinya apa yang sudah ditetapkan dalam Rencana Audit bukanlah harga mati yang tidak dapat diubah. Apabila dalam pelaksanaan pekerjaan lapangan dijumpai adanya ketidaksesuaian antara yang direncanakan dengan kondisi lapangan, maka in-charge segera menginformasikan adanya penyimpangan ini, termasuk saran perubahan terhadap rencana audit, kepada manager dalam sebuah memorandum. Manager kemudian menginformasikan perubahan ini kepada Partner untuk mendapatkan persetujuan. Perubahan terhadap rencana audit yang telah disetujui oleh Partner diringkaskan dalam Revisi Rencana Audit.
Audit program adalah daftar terinci dari prosedur-
prosedur audit yang akan dilakukan dalam sebuah proses audit. Audit program tentatif dibuat sebagai bagian dari perencanaan audit. Karena sifatnya tentatif, audit program seringkali memerlukan modifikasi sesuai perkembangan audit.
Audit program dirancang untuk memenuhi tujuan audit atas transaksi dan akun-akun utama dalam laporan keuangan. Tujuan audit adalah untuk menguji asersi manajemen dalam laporan keuangan yang meliputi :
┬╖ Eksistensi atau keberadaan
┬╖ Kelengkapan
┬╖ Hak dan kewajiban
┬╖ Penilaian atau alokasi
┬╖ Penyajian dan pengungkapan