Garis besar topik

    • Kewajiban jangka pendek adalah kewajiban perusahaan kepada pihak ke tiga, yang jatoh tempo atau harus dilunasi dalam waktu kurang atau sama dengan satu tahun, atau dalam satu siklus operasi normal perusahaan, biasanya dengan menggunakan harta lancar (current asset) perusahaan. 

      Menurut SAK ETAP (IAI, 2009 : 172), Liabilitas (obligation) kini entitas yang timbul dari peristiwa lalu, penyeselainnya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya entitas yang mengandung manfaat ekonomi. Penyeselaian liabilitas masa kini biasanya melibatkan pembayaran kas, penyerahan aset lain, pemberian jasa, penggantian liabilitas tersebut dengan liabilitas lain, atau konversi liabilitas menjadi ekuitas. Liabilitas juga dapat dihapuskan dengan cara lain, seperti kreditur membebaskan atau membatalkan haknya.

      Menurut PSAK (IAI, 2009 : 1.8 ), Suatu liabilitas diklasifikasikan sebagai libiliatas jangka pendek, jika :
      a.    Diperkirakan akan diselesaikan dalam jangka waktu siklus normal operasi perusahaan , atau
      b.    Jatoh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan dari tanggal laporan posisi keuangan (neraca).




    • Berdasarkan Tabel dapat dijelaskan bahwa sejak tahun 2009-2015 hutang PT. Bank XXX  Tbk terus meningkat.

      Pada tahun 2011 hutang meningkat sebesar 29,36% menjadi Rp 332,3 triliun. Lalu hutang meningkat sebesar 14,54% di tahun 2012 menjadi Rp 492,4 triliun. Pada tahun 2013 hutang meningkat sebesar 14,87% menjadi Rp 565,6 triliun. Pada tahun 2014 hutang meningkat sebesar 16,62% menjadi Rp 659,7 triliun. Di tahun 2015 hutang dapat ditekan sehingga hanya meningkat sebesar 5,47%.

       

      Bagaimana cara Auditor menanggapi kasus ini jika terdapat peningkatan hutang setiap tahunnya. Dan Prosedur audit apa yang dilakukan.


    • https://meet.google.com/gwb-mtjx-sri

      SILAHKAN BERGABUNG PADA KELAS 6 AK S1 PADA KELAS AUDITING 2