Garis besar topik
-
-
IKRAMUL MUSLIMIN
ARTINYA: Kehormatan bagi seorang Muslim.
MAKSUDNYA: Menunaikan hak sesama muslim tanpa menuntuk hak dari mereka.
Penjelasannya: Ikramul muslimin adalah melaksanakan perintah Allah taΓÇÖala yang berhubungan dengan hamba-hamba-Nya, dengan berpedoman pada petunjuk Nabi saw. dan menjaga kedudukan setiap Muslim.
FADHILAHNYA:
- KEDUDUKAN SAUDARA MUSLIM
- Allah swt berfirman, ΓÇ¥ Sesungguhnya hamba sahaya yang muΓÇÖmin itu lebih baik daripada orang musyrik, walaupun ia menarik hati kalian.ΓÇ¥ (Q.S. Al-Baqarah: 221)
- Allah swt berfirman, ΓÇ¥ Dan apakah orang yang sudah mati kemudian ia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu ia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar darinya?ΓÇ¥ (Q.S. Al-AnΓÇÖam: 122). Yang dimaksud orang yang sudah mati kemudian ia Kami hidupkan di sini adalah orang kafir yang dihidupkan Allah dengan Islam (Fathul Qadir). Serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar darinya maksudnya adalah orang kafir.
- Mafhum hadist: Dari ΓÇÿAisyah r.ha., ia berkata, ΓÇ£Rasulullah saw. menyuruh kami untuk menempatkan orang pada tempatnyaΓÇ¥ (H.R. Muslim).
- Mafhum hadist: Dari Ibnu ΓÇÿAbbas r.huma., ia berkata, ΓÇ£Rasulullah saw. memandang ke KaΓÇÖbah lalu beliau bersabda, ΓÇÿTidak ada sesembahan selain Allah, betapa bagus engkau, betapa wangi baumu, dan betapa agung kehormatanmu. Tetapi seorang muΓÇÖmin lebih besar kehormatannya darimu. Sesungguhnya Allah taΓÇÖala menjadikanmu sebagai tanah suci, dan Dia mengharamkan darah, harta, dan kehormatan seorang muΓÇÖmin serta melarang kami dari berprasangka buruk kepadanyaΓÇ¥ (H.R. Thabarani, MajmaΓÇÖus-ZawaΓÇÖid).
- Mafhum hadist: Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Cintailah orang-orang fakir dan duduklah bersama mereka. Cintailah orang-orang Arab dengan ketulusan hatimu. Dan hendaknya aib yang kamu ketahui ada pada dirimu dapat mencegahmu untuk tidak membicarakan aib orang lainΓÇ¥ (H.R. Hakim).
- Mafhum hadits: Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Orang-orang fakir akan masuk ke surga lebih dulu sebelum orang kaya sejarak 500 tahun, yakni setengah hari (akhirat).ΓÇ¥ (H.R. Tirmidzi).
- AKHLAK YANG BAIK
- Allah swt berfirman, ΓÇ£Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai.ΓÇ¥ (Q.S. Luqman: 18-19)
- Allah swt berfirman, ΓÇ¥ Dan bersegeralah kalian kepada ampunan dari Tuhan kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik pada waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.ΓÇ¥ (Q.S. Ali Imran: 133-134)
- Mafhum hadits: Dari ΓÇÿAisyah r.ha., ia berkata, ΓÇ£Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, ΓÇ£Sesungguhnya seorang muΓÇÖmin dengan akhlaknya yang baik akan mencapai derajat seorang yang selalu berpuasa dan shalat malamΓÇ¥ (H.R. Abu Dawud).
- Mafhum hadits: Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Orang muΓÇÖmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling bagus akhlaknya. Dan sebaik-baik orang di antara kalian ialah yang paling baik kepada istrinyaΓÇ¥ (H.R. Ahmad).
- Mafhum hadits: Dari Sayyidina Abu Hurairah ra berkata bahwa Baginda Rasulullah SAW bersabda, ΓÇ£Barangsiapa yang menghilangkan satu kesusahan seorang muslim dari kesusahan-kesusahan dunia, maka Allah swt akan menghilangkan darinya satu kesusahan dari kesusahan-kesusahan akhirat. Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah swt akan menutup aibnya di dunia dan di akhirat. Allah SWT akan selalu menolong seorang hamba selagi ia selalu menolong saudaranyaΓÇ¥ (HR. Tirmidzi)
- Mafhum hadits: Dari Abu Hurairah r.a., bahwasanya seorang laki-laki berkata kepada Nabi saw., ΓÇ£Nasihatilah aku.ΓÇ¥ Beliau bersabda, ΓÇ£Jangan marah.ΓÇ¥ Kemudian ia mengulanginya beberapa kali dan beliau tetap menjawab, ΓÇ£Jangan marahΓÇ¥ (H.R. Bukhari).
- HAK SESAMA MUSLIM
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian orang yang benar-benar menegakkan keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya atau miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kalian mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kalian memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui semua yang kalian kerjakanΓÇ¥ (Q.S. An-NisaΓÇÖ: 135). Jika ia kaya atau miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya, yakni: Apakah si terdakwa kaya atau miskin, jangan sampai kekayaan si kaya, atau kemiskinan si miskin membuatmu mengubah kesaksian atau menyembunyikannyaΓÇökarena rasa senang kepada si kaya atau kasihan kepada si miskinΓÇö, Allah taΓÇÖalaΓÇöTuhan kedua orang tersebutΓÇölebih berhak terhadap keduanya daripada kalian dan lebih mengetahui kemaslahatan bagi keduanya. Dia akan memberi maupun tidak memberi sesuai dengan kesaksian kalian (Tafsir Jalalain dan Aisarut-Tafasir).
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Apabila kalian diberi penghormatan dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik darinya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah selalu membuat perhitungan atas tiap-tiap sesuatuΓÇ¥ (Q.S. An-NisaΓÇÖ: 86).
- Mafhum hadits: Dari ΓÇÿAli r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda kepadaku, ΓÇ£Hak seorang Muslim terhadap Muslim yang lain ada enam, yang harus (ditunaikan) dengan cara yang baik, yaitu: mengucapkan salam kepadanya bisa bertemu, memenuhi undangannya jika ia mengundang, mengucapkan yarhamukallah (tasymit) kepadanya bila ia besin, menengoknya jika ia sakit, mengantarkan jenazahnya bila ia mati, dan senang bila saudaranya mendapatkan (kebaikan) yang ia senangi untuk dirinya sendiriΓÇ¥ (H.R. Ibnu Majah).
- Mafhum hadits: Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Kalian tidak akan masuk surga sebelum kalian beriman. Kalian tidak akan beriman sebelum kalian saling mencintai. Dan maukah kutunjukkan kepada kalian sesuatu yang jika kalian lakukan, kalian akan saling mencintai? Sebarkanlah salam di antara kalianΓÇ¥ (H.R. Muslim).
- Mafhum hadits: Dari ΓÇÿAbdullah bin ΓÇÿAmr r.huma., dengan sanad yang sampai kepada Nabi saw., ΓÇ£Orang-orang pengasih akan dikasihi Dzat Yang Maha Pengasih. Kasihilah para penduduk bumi, niscaya yang di langit (Allah) akan mengasihimu.ΓÇ¥ (H.R. Abu Dawud).
- SILATURAHMI
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Sembahlah Allah dan janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang ibu bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibunu sabil dan hamba sahaya kalian. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diriΓÇ¥ (Q.S. An-NisaΓÇÖ: 36). Tetangga yang dekat adalah tetangga yang masih ada hubungan kerabat atau bertemu nasabnya (Tafsir Baidhawi). Teman sejawat adalah teman dalam urusan kebaikan seperti belajar, usaha, pekerjaan, maupun perjalanan. Karena ia menemanimu dan berada di sisimu (Tafsir Baidhawi).
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Sesungguhnya Allah menyuruh (kalian) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepada kalian agar kalian dapat mengambil pelajaranΓÇ¥ (Q.S. An-Nahl: 90).
- Mafhum hadits: Dari ΓÇÿAbdullah bin ΓÇÿAmr r.hum., dari Nabi saw., beliau bersabda, ΓÇ£Keridhaan Allah ada di dalam keridhaan orangtua, dan kemurkaan Allah ada di dalam kemurkaan orangtuaΓÇ¥ (H.R. Tirmidzi).
- Mafhum hadits: Dari ΓÇÿAbdullah bin ΓÇÿUmar r.hum., ia berkata, ΓÇ£Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Sesungguhnya bakti (kepada orangtua) yang paling utama ialah jika anak menjaga hubungan baik dengan teman-teman orangtuanyaΓÇ¥ (H.R. Muslim).
- ANCAMAN BAGI YANG MENGGANGGU ORANG MUSLIM
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang muΓÇÖmin dan muΓÇÖminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyataΓÇ¥ (Q.S. Al-Ahzab: 58). Jika gangguan dengan lidah, maka disebut mengumpat, jika gangguan dengan perbuatan, maka disebut dosa yang nyata.
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Celakalah orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. Tidaklah orang-orang itu menyangka bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan pada suatu hari yang besar, (yaitu) hari (ketika) manusia bediri menghadap Tuhan semesta alam?ΓÇ¥ (Q.S. Al-Muthaffifin: 1-6). Seseorang harus takut atas hari itu dan berpaling kepada Allah dengan taubat, karena semua yang ia perbuat itu merampas hak-hak orang-orang lain.
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Celakalah setiap pengumpat lagi pencelaΓÇ¥ (Q.S. Al-Humazah: 1).
- Mafhum hadits: Dari Muawiyah r.a., ia berkata, ΓÇ£Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ΓÇÿSesungguhnya jika kamu mencari-cari aib manusia,berarti kamu telah merusak mereka, atau nyaris merusak merekaΓÇ¥ (H.R. Abu Dawud). Merusak mereka adalah, yakni, ΓÇ£Jika kamu mencari-cari aib mereka lalu kamu sampaikan kepada mereka secara terang-terangan, maka hal itu akan menyebabkan rasa sungkan mereka kepadamu berkurang sehingga mereka berani melakukan hal seperti itu ΓÇösecara terang-teranganΓÇöΓÇ¥ (Badzlul-Majhud).
- Mafhum hadits: Dari Abu Hurairah r.a., bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?ΓÇ¥ Mereka menjawab, ΓÇ£Menurut kami, orang yang bangkrut adalah orang yang tidak mempunyai uang maupun harta.ΓÇ¥ Beliau bersabda, ΓÇ£Sesungguhnya orang yang bangkrut di antara umatku ialah orang yang pada hari Kiamat datang dengan membawa pahala shalat,puasa, dan zakat. Tetapi ia juga pernah mencela orang, menuduh orang berzina, memakan harta orang, menumpahkan darah orang, dan memukul orang. Maka kebaikannya diberikan kepada orang-orang itu. Jika kebaikannya telah habis sebelum tanggungannya itu ditunaikan, maka dosa orang-orang tersebut diambil dan dilemparkan kepadanya. Lalu ia dilemparkan ke nerakaΓÇ¥ (H.R. Muslim).
- MEMPERBAIKI HUBUNGAN SESAMA MUSLIM
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Dan berpeganglah kamu sekalian kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kalian bercerai-beraiΓÇ¥ (Q.S. Ali ΓÇÿImran: 103).
- Mafhum hadits: Dari Abu DardaΓÇÖ r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Maukah aku beritahukan kepada kalian sesuatu yang lebih utama derajatnya daripada puasa, shalat, dan shadaqah?ΓÇ¥ Para sahabat menjawab, ΓÇ£Ya.ΓÇ¥ Beliau bersabda, ΓÇ£Hubungan yang baik (di antara kalian), karena rusaknya hubungan (di antara kalian) adalah perkara yang dapat menghilangkan agamaΓÇ¥ (H.R. Tirmidzi).
- Mafhum hadits: Dari Jabir r.a., bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Semuaamal dilaporkan pada Hari Senin dan Kamis. Maka ada orang yang minta ampun, lalu ia pun diampuni, dan ada orang yang bertaubat, lalu taubatnya diterima pula. Sedangkan orang-orang yang menyimpan dendam ditolak sampai ia bertaubatΓÇ¥ (H.R. Thabarani, At-Targhib wat Tarhib).
- MENOLONG SESAMA MUSLIM
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha MengetahuiΓÇ¥ (Q.S. Al-Baqarah: 261). Serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Demikian pula infak mereka di jalan Allah akan dilipatgandakan sebanyak 700 kali lipat (Tafsir Jalalain).
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Kalian sekali-kali tidak akan sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kalian menafkahkan sebagian harta yang kalian cintaiΓÇ¥ (Q.S. Ali ΓÇÿImran: 92).
- Allah taΓÇÖala berfirman, ΓÇ£Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim, dan orang yang ditawan. (Mereka berkata dalam hati), ΓÇÿSesungguhnya kami memberi makanan kepada kalian hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kalian dan tidak pula (ucapan) terima kasihΓÇ¥ (Q.S. Al-Insan: 8-9).
- Mafhum hadits: Dari Jabir bin Abdullah r.huma., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Termasuk perbuatan yang dapat menyebabkan turunnya ampunan yaitu memberi makan orang muslim yang laparΓÇ¥ (H.R. Baihaqi, SyuΓÇÖabul-Iman).
- Mafhum hadits: Dari Haritsah bin NuΓÇÖman r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, ΓÇ£Sedekah kepada orang miskin dapat menghindarkan kematian yang burukΓÇ¥ (H.R. Thabarani dan Baihaqi, Al-JamiΓÇÖush-Shaghir).
CARA MENDAPATKANNYA:
- MendaΓÇÖwahkan pentingnya ikram.
- Latihan:
- Setidaknya mengucapkan salam, baik kepada orang yang dikenal maupun yang tidak dikenal.
- Menyayangi yang muda, menghormati yang tua, memuliakan ulamaΓÇÖ, dan saling menghormati terhadap orang sebaya.
- Berbaur dengan orang yang wataknya berbeda-beda.
- Berdoa supaya diberi hakikat akhlak Baginda Nabi Muhammad SAW.
-
1apa arti dari ikromul muslimin dan apa maksud dan tujuan ikrom muslimin
2.apa keuntungan ikrom muslimin
3.sebutkan cara mendapatkan sifat ikrom muslimin
-