Garis besar topik
-
-
PENDAHULUAN
Pemahaman mengenai risiko merupakan komponen utama dalam pencapaian Sarbanes-Oxley (Sox) atau SOA, dalam Auditing Standards No.5. Setiap manajer pada satuan kerja, baik operasional ataupun non-operasional, adalah manajer resiko. Sebagaimana teori manajemen menjelaskan bahwa unsure inti manajemen adalah planning,doing,dan controlling, maka sebagai pemilik dari risiko yang timbul dari kegiatannya(planning,doing), manajer risiko haruslah sebagai pengendali(controlling) dari risiko tersebut. Yang perlu diketahui adalah pengertian dari manajemen risiko itu sendiri.
Manajemen risiko adalah konsep dimana individu ataupun kelompok menggunakan suatu mekanisme untuk menyediakan suatu perlindungan dari timbulnya suatu resiko.
Mengapa ERM itu penting dan bagaimana sikap orang ketika menghadapi resiko pasti berbeda-beda. Ada orang yang berusaha untuk menghindari resiko, namun ada juga yang sebaliknya sangat senang menghadapi resiko sementara yang lain mungkin tidak terpengaruh dengan adanya resiko. Pemahaman atas sikap orang terhadap resiko ini dapat membantu untuk mengerti betapa resiko itu penting untuk ditangani dengan baik.
DEFINISI
Manajemen risiko korporasi (MRK), atau dikenal dengan singkatan bahasa Inggris ERM (enterprise risk management), adalah suatu proses, yang dipengaruhi oleh dewan direktur, manajemen, dan personel lain dalam perusahaan, yang diterapkan pada tataran strategis dan menyeluruh, yang dirancang untuk mengidentifikasi potensi peristiwa yang dapat memengaruhi perusahaan dan untuk memberikan jaminan yang wajar terhadap pencapaian sasaran perusahaan [1]. MRK menyediakan kerangka kerja manajemen risiko, yang umumnya melibatkan proses identifikasi peristiwa yang dapat berpengaruh terhadap sasaran perusahaan (risiko dan peluang), penilaian kemungkinan dan dampak peristiwa tersebut, penentuan strategi tanggapan, serta pemantauan pelaksanaan tanggapan tersebut. Salah satu kerangka kerja MRK yang terkenal adalah COSO ERM.
Beberapa skandal keuangan yang melibatkan perusahaan-perusahaan besar kelas dunia menyebabkan lahirnya SOX yang merupakan kependekan dari Sarbanes-Oxley Acts. Tujuan dari SOX ini adalah perusahaan public dan auditornya dapat menghasilkan financial statement yang jujur, mencegah terjadinya kecurangan pelaporan keuangan, melindungi investor, menguatkan pengendalian internal dan menghukum para penjahat yang melakukan penipuan dalam pelaporan laporan keuangan.
-
-