Garis besar topik
-
Kajian literatur adalah jembatan bagi peneliti untuk mendapatkan landasan teoritik sebagai pedoman sumber hipotesis, jembatan ini sebenarnya berwujud pengetahuan tentang riset-riset yang dilakukan oleh peneliti lain dalam area penelitian. Pengetahuan ini tidak hanya berupa pemahaman terhadap riset-riset tersebut, tetapi juga saling-kait yang terbentuk antar riset-riset tadi.
Seperti diketahui, sebuah penelitian tidak muncul begitu saja, tetapi ia selalu mencoba menyelesaikan atau menjawab persoalan yang ditinggalkan penelitian sebelumnya. Keterkaitan inilah, yang jika dirangkai secara menyeluruh, menyusun ΓÇ£petaΓÇ¥ penulisan Karya Tulis Ilmiah tersebut.
-
Hallo apa kabar,
Mengingat diskusi kita di kelas Zoom tanggal 15 Mei 2020 menegani pertanyaan apa perbedaan antara Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Maka inilah penjelasan lengkap mengenai perbedaan tersebut.
SKRIPSIMerujuk kepada pengertian asal skripsi dari Scriptum, (English: Script), maka pengertian skripsi adalah: tulisan ilmiah, untuk membedakannya dari tulisan non-ilmiah seperti: fiksi ataupaun bentuk-bentuk penulisan essai dan opini. Perbedaan yang mendasar dari bentuk-bentuk yang terakhir adalah: tulisan ilmiah sangat terikat secara ketat dengan kaidah-kaidah dan norma-norma penulisan ilmiah.Kaidah-kaidah tersebut selain substansi tulisan yang mengupas suatu fenomena dengan memakai acuan teori yang sudah diakui keberadaannya dalam khasanah ilmu pengetahuan, mencakup juga kaidah dalam teknik ΓÇô teknik baku penulisan ilmiah seperti: teknik mengutip, penulisan kepustakaan, penulisan catatan kaki, bentuk outline tulisan, penulisan tabel, singkatan maupun pilihan diksi yang lebih ketat (sedapat mungkin memakai teknik denotative bukan konotatif), dan lain-lain.Dengan pengertian sebenarnya yang dipentingkan dari pembuatan skripsi (selain teknik penulisan yang sudah baku) adalah bagaimana si penulis mencoba menjelaskan suatu gejala dengan merujuk kepada satu atau lebih teori. Dari pengertian ini dapat terlihat bahwa bagi suatu karya skripsi yang dipentingkan adalah soal rujukan ilmiahnya. Dengan pengertian ini substansi pengertian skripsi terletak pada usaha untukmenjelaskan (eksplanasi) dan mungkin pemerian yang lebih jelas (deskripsi) suatu gejala..Dengan skripsi memang dituntut kemampuan mahasiswa untuk merumuskan penalaran ilmiahnya terhadap suatu gejala, bagaimana gejala itu dicoba untuk dijelaskan dengan suatu rujukan teori dan bagaimana kesimpulan yang diambil dari usaha-usaha untuk menjelaskan gejala tersebut. Bisa jadi penalaran mahasiswa tadi berkembang lebih jauh, untuk mengembangkan suatu posisi ilmiah tertentu (berupa suatu tesis atau hipotesis tertentu) dan dituntut untukdibuktikan lewat suatu penelitian ilmiah yang cukup rumit..Tapi menurut kami, skripsi tidak harus dituntut untuk mengembangkan suatu tesis tertentu, sekalian pula dituntut pembuktian hipotesis tadi dengan penelitian empiris yang bisa memakan waktu 6 bulan ΓÇô 1 tahun. Mungkin pada titik ini kita harus menentukan pilihan skripsi tadi harus serta merta berbentuk tulisan ilmiah berupa laporan penelitian. Artinya, apakah skripsi identik dengan penelitian?.Karena menurut pengertian skripsi pada pengertiannya yang asli, bisa saja jawaban terhadap persoalan ilmiah yang dilontarkan mahasiswabisa dijawab dengan memakai pembuktian teori (ada yang mengatakannya dengan teoritis, atau pembuktiannya lewat analisis yang lebih bersifat kualitatif misalnya? (bisakah misalnya skripsi hanya menganalisis novel Saman dengan memakai teori Jung?). Menurut kami bisa saja, yang penting dalam skripsi adalah kemahiran membedah masalah dengan rujukan teori, dan bagaimana dengan rujukan teori tersebut ΓÇ£tertib berpikir ilmiahΓÇ¥ mahasiswa terlihat dengan jelas...TESISTesis menurut pengertiannya adalah pengajuan suatu proposisi teoritis (tesa), dan lewat pembuatan tesis ini, tesa (academic standpoint) sekaligus harus dibuktikan lewat penelitian ilmiah yang sudah harus lebih advance; tidak lagi sekedar deskripsi tapi layaknya berada pada taraf: theory testing..Dengan serta merta kaidah-kaidah teknik penulisan ilmiah seperti yang sudah disebutkan di atas HARUS dikuasai dengan baik. Perbedaan yang mendasar antara skripsi dan tesis adalah: dalam tesis pengajuan suatu tesa (academic standpoint) adalah ROH dari suatu penelitian tesis. Karena maksud dan tujuan pembuktian tesis ini, maka metodologi penelitian yang dipakai untuk membuktikan tesa tadi harus sudah lebih advance, untuk membedakannya dengan penelitian yang dilakukan kalangan-kalangan di luar tuntutan untuk menjadi akademisi ΓÇô survey, riset pemasaran, ataupun lembaga-lembaga pooling.
..TUGAS AKHIRTugas akhir adalah penulisan laporan suatu proyek, yang ditulis bisa oleh satu atau maksimal oleh dua penulis mengenai suatu proyek yang didesain untuk mencoba mencari model pemecahan (problem solving) terhadap suatu permasalahan riil. Tugas akhir bisa berbentuk proyek payung (pelaksanaan proyek bisa berkelompok), namun penulisan laporan akhirnya bisa dipecah dan dikerjakan oleh satu atau dua orang masing-masing.Penulisan tugas akhir, praktis kaidah teknisnya juga tunduk pada format penulisan ilmiah seperti skripsi dan tesis. Namun ada perbedaan yang mendasar dari tugas akhir, tugas akhir adalah bukan penelitian ilmiah yang advance untuk menguji suatu tesa, tetapi bagaimana dari suatu pendekatan teoritis yang dipilih bisa diturunkan model-model pemecahan masalah yang langsung diaplikasikan untuk menjawab suatu permasalahan riil di lapangan.Jadi concernnya bukan pada pembuktian teori, tapi kepada bagaimana disusun suatu program konkrit, danprogram konkrit itu diaplikasikan pada permasalahan riil. Kadang ΓÇô kadang memang ada unsur penelitian juga dalam tugas akhir, misalnya untuk mengetahui efek dari program, atau berbentuk action research, misalnya...DISERTASISuatu disertasi pada hakekatnya adalah pengembangan lebih lanjut dari suatu tesis. Dengan kata lain pengajuan suatu PROPOSIS TEORITIS dan teknik penulisan baku seperti tesis adalah HAL YANG MUTLAK. Namun yang membedakan dari tesis adalah keluasan (ekstensif) dankedalaman (depth) dari pembuktian tesa-nya harus lebih advance. Idealnya suatu disertasi harus lebih dari sekedar pengujian teori, lebih lanjut ia membuka kemungkinan pengajuan suatu terobosan teoritis yang baru. Jadi kalau bisa semacam ΓÇ£theory buildingΓÇ¥. Kalaupun belum memungkinkan dilakukan ΓÇ£theory buildingΓÇ¥, paling tidak ada sesuatu yang ΓÇ£baruΓÇ¥ yang dihasilkan dari suatu karya disertasi. Karenanya metodologi penelitiannya pun harus lebih ΓÇ£advanceΓÇ¥, karena concernnya lebih kepada membuat model teoritis baru.. -
Memilih Topik
Kemampuan untuk mengembangkan topik penelitian yang baik adalah keterampilan yang penting. Seorang instruktur dapat memberi Anda topik tertentu, tetapi instruktur paling sering mengharuskan Anda memilih topik yang Anda minati. Saat memutuskan suatu topik, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan:
1. bertukar pikiran untuk ide
2. pilih topik yang akan memungkinkan Anda membaca dan memahami literatur
3. memastikan bahwa topik tersebut dapat dikelola dan materi tersedia
4. Buatlah daftar kata kunci
5. fleksibel
6. tentukan topik Anda sebagai pertanyaan penelitian terfokus
7. riset dan baca lebih lanjut tentang topik Anda
8. Rumuskan pertanyaan-pernyataan didalam tesis Anda
Ingatlah bahwa memilih topik yang baik mungkin tidak mudah. Itu harus sempit dan cukup fokus agar menarik, namun cukup luas untuk menemukan informasi yang memadai. Sebelum memilih topik Anda, pastikan Anda tahu seperti apa tugas akhir Anda. Setiap kelas atau instruktur kemungkinan akan membutuhkan format atau gaya proyek penelitian yang berbeda.
Gunakan langkah-langkah di bawah ini untuk memandu Anda melalui proses memilih topik penelitian.
Langkah 1: Brainstorming untuk ide
* Pilih topik yang menarik minat Anda. Gunakan pertanyaan berikut untuk membantu menghasilkan ide topik.
* Apakah Anda memiliki pendapat yang kuat tentang kontroversi sosial atau politik saat ini
* Apakah Anda membaca atau melihat berita baru-baru ini yang menarik minat Anda atau membuat Anda marah atau cemas?
* Apakah Anda memiliki masalah pribadi, masalah, atau minat yang ingin Anda ketahui lebih lanjut?
* Apakah Anda memiliki makalah penelitian untuk kelas semester ini?
* Apakah ada aspek kelas yang Anda tertarik pelajari lebih lanjut?
Lihatlah beberapa situs web berorientasi topikal berikut dan situs penelitian untuk ide.
- Apakah Anda tertarik dengan peristiwa terkini, pemerintahan, politik, atau ilmu sosial?
misal: Coba buka Kompas.com
- Apakah Anda tertarik dengan kesehatan atau kedokteran?
mis: Lihat di Healthfinder.gov, Pusat Sumber Daya Kesehatan & Kebugaran atau Perpustakaan Kedokteran Nasional
- Apakah Anda tertarik dengan Humaniora; seni, sastra, musik?
misalnya: Jelajahi tautan dari Endowment Nasional untuk Kemanusiaan
- Untuk bidang studi lain coba:
misalnya: Scout Report atau situs Web New York Times / College
Tuliskan kata-kata atau konsep kunci yang mungkin menarik bagi Anda. Bisakah istilah-istilah ini membantu digunakan untuk membentuk topik penelitian yang lebih fokus?
Hati-hati dengan ide yang terlalu sering digunakan saat menentukan topik. Anda mungkin ingin menghindari topik seperti, aborsi, kontrol senjata, kehamilan remaja, atau bunuh diri kecuali Anda merasa memiliki pendekatan unik terhadap topik tersebut. Tanyakan kepada instruktur ide-ide apakah Anda merasa mandek atau membutuhkan panduan tambahan.
Langkah 2: Baca Informasi Latar Belakang Umum
- Bacalah artikel ensiklopedia umum tentang dua atau tiga topik teratas yang sedang Anda pertimbangkan. Membaca ringkasan yang luas memungkinkan Anda mendapatkan gambaran umum tentang topik tersebut dan melihat bagaimana ide Anda berhubungan dengan masalah yang lebih luas, lebih sempit, dan terkait. Ini juga menyediakan sumber yang bagus untuk menemukan kata-kata yang biasa digunakan untuk menggambarkan topik. Kata kunci ini mungkin sangat berguna untuk penelitian Anda nanti. Jika Anda tidak dapat menemukan artikel tentang topik Anda, coba gunakan istilah yang lebih luas dan mintalah bantuan dari pustakawan.
Sebagai contoh, Encyclopedia Britannica Online (atau versi cetak ensiklopedia ini, dalam Koleksi Referensi Perpustakaan Thompson pada Tabel Referensi 1) mungkin tidak memiliki artikel tentang Implikasi Sosial dan Politik Jackie Robinsons yang Menghancurkan Penghalang Warna di Major League Baseball tetapi ada akan ada artikel tentang sejarah bisbol dan tentang Jackie Robinson.
- Jelajahi Encyclopedia Americana untuk informasi tentang gagasan topik Anda. Perhatikan bahwa kedua ensiklopedia online menyediakan tautan ke artikel majalah dan situs Web. Ini terdaftar di margin kiri atau kanan.
- Gunakan indeks berkala untuk memindai majalah, jurnal, atau artikel koran terkini tentang topik Anda. Tanyakan pustakawan jika mereka dapat membantu Anda menelusuri artikel tentang topik yang Anda minati.
- Gunakan mesin pencari Web. Google dan Bing saat ini dianggap sebagai dua mesin pencari terbaik untuk menemukan situs web tentang topik tersebut.
Langkah 3: Fokus pada Topik Anda
Penglolaan Topik
Suatu topik akan sangat sulit untuk diteliti jika terlalu luas atau sempit. Salah satu cara untuk mempersempit topik luas seperti "lingkungan" adalah membatasi topik Anda. Beberapa cara umum untuk membatasi topik adalah:
- berdasarkan wilayah geografis
Contoh: Masalah lingkungan apa yang paling penting di Amerika Serikat Barat Daya
- berdasarkan pendekatan budaya
Contoh: Bagaimana lingkungan sesuai dengan pandangan dunia Navajo?
- berdasarkan waktu:
Contoh: Apa masalah lingkungan paling menonjol dalam 10 tahun terakhir?
- berdasarkan ketepatan waktu dan disiplin
Contoh: Bagaimana kesadaran lingkungan mempengaruhi praktik bisnis saat ini?
- berdasarkan kelompok populasi
Contoh: Apa efek pencemaran udara terhadap warga senior?
Ingatlah bahwa suatu topik mungkin terlalu sulit untuk diteliti jika itu juga:
- adanya keterbatasan secara lokal - Topik khusus ini hanya dapat dibahas di koran-koran (lokal) ini, jika ada.
Contoh: Sumber pencemaran apa yang memengaruhi pasokan air Daerah Genesee?
- Topik terkini - Jika suatu topik cukup baru, artikel buku atau jurnal mungkin tidak tersedia, tetapi koran atau majalah artikel interdisipliner -Contoh: Bagaimana lingkungan dapat berkontribusi pada budaya, politik, dan masyarakat negara-negara Barat?
- Kepopuleran - Anda hanya akan menemukan artikel yang sangat populer tentang beberapa topik seperti tokoh olahraga dan selebriti dan musisi terkenal.
Jika Anda memiliki kesulitan atau pertanyaan dengan memfokuskan topik Anda, diskusikan topik tersebut dengan instruktur Anda, atau dengan pustakawan
Langkah 4: Buat Daftar Kata Kunci yang Berguna
Melacak kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan topik Anda, caranya:
- Cari kata-kata yang paling menggambarkan topik Anda
- Carilah topik ketika membaca artikel ensiklopedia dan latar belakang dan informasi umum
- Temukan istilah yang lebih luas dan lebih sempit, sinonim, konsep kunci untuk kata kunci untuk memperluas kemampuan pencarian Anda
- Catatkembali kata-kata tersebut dan gunakan nanti ketika mencari basis data dan katalog
Langkah 5: Bersikap Fleksibel
Adalah umum untuk memodifikasi topik Anda selama proses penelitian. Anda tidak pernah bisa yakin dengan apa yang Anda temukan. Anda mungkin menemukan terlalu banyak dan perlu mempersempit fokus Anda, atau terlalu sedikit dan perlu memperluas fokus Anda. Ini adalah bagian normal dari proses penelitian. Saat meneliti, Anda mungkin tidak ingin mengubah topik Anda, tetapi Anda dapat memutuskan bahwa beberapa aspek lain dari topik itu lebih menarik atau dapat dikelola.
Langkah 6: Tentukan Topik Anda sebagai Pertanyaan Penelitian yang Berfokus
Anda akan sering mulai dengan sebuah kata, mengembangkan minat yang lebih terfokus pada aspek sesuatu yang berkaitan dengan kata itu, kemudian mulai memiliki pertanyaan tentang topik tersebut.
Sebagai contoh:
Gagasan = Frank Lloyd Wright atau arsitektur modern
Pertanyaan dalam Penelitian = Bagaimana Frank Lloyd Wright mempengaruhi arsitektur modern?
Pertanyaan Penelitian Terfokus = Apa prinsip desain yang digunakan oleh Frank Lloyd Wright yang umum di rumah kontemporer?
Langkah 7: Penelitian dan Baca Lebih Lanjut Tentang Topik Anda
Gunakan kata-kata kunci yang telah Anda kumpulkan untuk meneliti katalog, basis data artikel, dan mesin pencari Internet. Temukan informasi lebih lanjut untuk membantu Anda menjawab pertanyaan penelitian Anda.
Anda perlu melakukan riset dan membaca sebelum memilih topik akhir Anda. Bisakah Anda menemukan informasi yang cukup untuk menjawab pertanyaan penelitian Anda? Ingat, memilih topik adalah bagian penting dan kompleks dari proses penelitian.
Langkah 8: Merumuskan Pernyataan Tesis
Tulis topik Anda sebagai pernyataan tesis. Ini mungkin jawaban untuk pertanyaan penelitian Anda dan / atau cara untuk secara jelas menyatakan tujuan penelitian Anda. Pernyataan tesis Anda biasanya berupa satu atau dua kalimat yang menyatakan dengan tepat apa yang harus dijawab, dibuktikan, atau apa yang akan Anda informasikan kepada audiens tentang topik Anda.
Pengembangan tesis mengasumsikan ada bukti yang cukup untuk mendukung pernyataan tesis. Misalnya, pernyataan tesis dapat berupa: Prinsip-prinsip desain Frank Lloyd Wright, termasuk penggunaan detail ornamennya dan rasa ruang dan teksturnya membuka era baru arsitektur Amerika. Karyanya telah memengaruhi desain hunian kontemporer.
Judul makalah Anda mungkin tidak persis sama dengan pertanyaan penelitian atau pernyataan tesis Anda, tetapi judul tersebut harus dengan jelas menyampaikan fokus, tujuan, dan makna penelitian Anda. Misalnya, judulnya adalah: Frank Lloyd Wright: Prinsip Utama Desain Untuk Rumah Modern
Ingatlah untuk mengikuti instruksi spesifik dari instruktur Anda.
-
- Literatur Review adalah uraian tentang teori, temuan dan bahan penelitian lain yang diperoleh dari bahan acuan untuk dijadikan landasan kegiatan penelitian untuk menyusun kerangka pemikiran yang jelas dari perumusan masalah yang ingin diteliti
- Tujuan akhir Literatur riview adalah untuk mendapatkan gambaran yang berkenaan dengan apa yang sudah pernah dikerjakan orang lain sebelumnya
- Literatur review atau disebut juga tinjauan penelusuran pustaka merupakan langkah pertama untuk mengumpulkan informasi yang relevan bagi penelitian
- Penelusuran pustaka berguna untuk menghindari duplikasi dari pelaksanaan penelitian
- dengan penelusuran pustaka maka akan dapat diketahui penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya
- Literatur review berisikan ulasan rangkuman dan pemikiran penulis tentang beberapa sumber pustaka (dapat berupa artikel, buku, slide, informasi dari internet, dll) terkait dengan topik penelitian yang dibahas
- Literatur review yang baik haruslah bermafaat relevan, mutakhir dan memadai.
- Landasan teori, tinjauan teori dan tinjauan pustaka semuannya merupakan cara untuk melakukan tinjauan literatur
- Literatur review merupakan suatu cara untuk menemukan, mencari artikel artikel, buku- buku dan sumber-sumber lain seperti tesis, disertasi, prosiding,yang relevan pada suatu isi tertentu atau teori atau riset yang menjadi minat si peneliti
- Literatur review yang didapatkan biasanya masih bersifat umum atau general (general problem)
Literatur rwview merupakan diskusi dari pengetahuan tentang topik yang sedang dipelajari atau bisa juga berupa hasil pengetahuan yang didukung dengan literatur riset dan merupakan fondasi dari penelitian
2 Komponen Utama Literatur Review
- Kerangka teori (Theorical Freamwork)
- Kajian yang terkait dengan topik maupun tema penelitian
3 Aspek Utama melakukan Literatur Review
- Survey artikel yang terkait dengan isu yang diminati oleh peneliti
- Lakukan evalusai, ringkas gambaran gambaran yang ada
- Dapatkan masukan yang terkait dengan isu dari publikasi yang terbaru hingga publikasi terlama sehingga peneliti bisa mendapatkan gambaran penelitian secara umum dan kompherensif
Beberapa Hal Terkait Literatur Review
- Apa yang menjadi masalah dan kenapa masalah itu penting untuk dipecahkan?
- Apakah masalah tersebut telah berhasil dipecahkan/ dipecahkan oleh peneliti lain?
- Tetapkan permasalahan yang ada se simple/ sesederhana mungkin
- Apakah metodologi penelitian sudah sesuai dan sudah dimulai?
- Apakah kontribusi literatur review terhadap penelitian yang dilakukan?
- Apakah kesimpulan yang bisa diambil terkait dengan permasalahan?
- Apakah kesimpulan yang dibuat sudah cukup menjawab dari permasalahn yang ada?
Manfaat Literatur Review
- Identifikasi kesenjangan (identify gaps) penelitian
- Hindari pembuatan ulang (reinventing the wheel), sehingga bisa hemat waktu dan untuk hindari kesalahan kesalahan yang pernah dilakuakan orang lain
- Identifikasi metode yang pernah dilakukann dan yang relevan dengan penelitian yang dilakukan
- Meneruskan penelitian sebelumnya yang telah tercapai, sehingga penelitian yang akan dilakukan dapat dibangun diatas platform pengetahuan atau ide yang sudah ada
- Untuk mendapatkan informasi tentang orang lain yang melakukan penelitian di area/fokus riset sama, sehingga dapat bergabung didalam komunitas ynga dapat memberikan kontribusi penelitian yang berharga
Langkah langkah Literatur Review
Langkah 1: Formulasikan Permasalahan
- Pilihlah topik yang sesuai isu dan minat
- Permasalahan harus ditulis secara lengkap dan tepat
Langkah 2: Cari Literatur
- Cari literatur yang relevan dengan penelitian
- Dapatkan gambaran(overview) topik penelitian
- Sumber sumber penelitian sangan membantu bila didukung pengetahuan topik yang dikaji.
- Sumber sumber tersebut berikan gambaran/ringkasan penelitian sebelumnya
Langkah 3: Evaluasi Data
- Lihatlah kontribusi apa saja terhadap topik yang dibahas
- Cari dan temukan sumber data yang tepat sesuai kebutuhan guna mendukung penelitian
- Data bisa berupa data kualitatif, data kuantitatif maupun data yang berasal dati kombinasi keduanya
Langkah 4: Analisis dan Interpretasikan
- Diskusikan dan temukan serta ringkas literatur
Untuk review sebuah literatur dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti:
- Cara kesamaannya (compare)
- Cari ketidaksamaannya (contrast)
- Berikan pandangan (criticize)
- Banadingkan (synthesize)
- Ringkasan (summarize)
Tips!
- Hal terpenting dalam membuat literatur review adalah fitur utama dalam membangun teori, yaitu dengan bandingkan antara konsep, teori dan hipotesis dengan literatur yang ada
- Kunci utama dari proses ini adalah melihat sebanyak banyaknya literatur yang ada
- Kemudian cari persamaan dan perbedaan yang terjadi antara literatur yang satu dengan literatur lainnya. dan cari alasan kenapa hal tersebut bisa terjadi
Sumber Sumber Literatur Review
- Publikasi paper dijurnal nasional dan internasonal
- Tesis (S2), penulis ilmiah yang sifatnya mendalam dan mengungkapkan suatu pengetahuan baru yang diperoleh melalui penelitian
- Disertasi (S3), merupakan penulisan ilmiah tingkat tinggi untuk dapatkan gelar Doktor Falsafah (ph.D). Disertasi berisi fakta berupa penemuan dari penulis berdasarkan metode dan analisis yang dapat dipertahankan kebenarannya
- Jurnal, Hasil hasil konferensi. Jurnal biasanya dihunakan sebagai bahan sitiran (sitasi) utama dalam penelitian karena jurnal memuat suatu informasi baru yang bersifat spesifikasi dan terfokus pada pemecahan masalah pada suatu topik penelitian
- Majalah, pamflet, kliping. majalah ilmiah merupakan sumber publikasi yang biasanya berupa teori, penemuan baru maupun berupa materi materi yang sedang populer dibicarakan dan diteliti
- Abstrak hasil penelitian
- Prosiding (proceedings). Pengambilan prosiding sebagai bahan literatur bisa memudahkan peneliti karena adanya kolaborasi antara peneliti dengan penulis prosiding yang mungkin berada astu Institusi, komuniti, peer group yang sama.
- Website yang memuat literatur ilmu komputer seperti, http://citeseer.nj.nec.com/cs, dan lainnya
Cycle Of Scientific Literature

Sitasi/Penyitiran
- Sitasi (citation) sangat penting dalam penulisan ilmiah, karena penulis memerlukan bahan pustaka (literatur review) untuk mendukung hasil tulisan pnelitiannya
- Sitasi menunjukan asal usul atau sumber suatu kutipan, mengutip pernyataan, atau salin.ulangi pernyataan seseorang dan mencantumkannya di dalam suatu karya tulis yang dibuat, namun tetap indikasikan bahwa kutipan tersebut merupakan pernyataan dari orang lain
- Suatu dokumen akan disitir apabila relevan dengan kegiatan penilisan karya ilmiah yang dilakukannya
- Penyitiran dokumen dilakukan dengan maksud membantu pengarang daptkan informasi tambahan guna memecahkan masalah yang diteliti
- Pada dasarnya, semua kalimat, ide atau hasil karya yang bukan karya sendiri harus disebutkan sumbernya
- Salah satu pemilihan dokumen yang disitir adalah kesesuaian topik dengan penelitian, namu ada juga yang menyitir dari dokumen yang berbeda dari topik penelitian, misalnya : untuk melihat analisa statistik/ analisa data lain yang mungkin bisa digunakan pada penelitian yang sedang dilakukan
- Tahun terbitan dokumen adalah hal penting karena dokumen yang terbitannya lebih terbaru atau termutakhir memuat informasi dan pengetahuan baru yang sedang berkembang saat itu
- Dokumen yang sifatnya lama.klasik juga masih bisa disitir, karena dokumen tersebut memberikan informasi yang masih relevan dengan keadaan saat ini, atau dokumen tersebut berisikan informasi awal perkembangan ilmu pengetahuan pada saat ini
Beberapa Refrensi dalam Mengacu Sumber Informasi :
1. IEEE (Institute of Electrical dan Electronics Enginers) Citation Style
Model IEE: Setiap refrensi diberi nomor berdasarkan urutan kemunculannya pada dokumen. ketika mengacu suatu refrensi dalam tulisan, digunakan nomor refrensi yang diapit oleh kurung siku [].
2. Chicago Citation Style
Model Chicago: Berbeda dengan model acuan IEEE, pada model acuan chicago, refrensi refrensi diurutkan berdasarkan abjad pada daftar pustaka
Model Lain Sitasi
1. APA Style ( American Psychological Association)
untuk rumpunan ilmu pisikologi, pendidikan dan ilmu ilmu sosial. contoh :

2. MLA Style (Modern language Association)
untuk rumpun ilmu literature, seni, humanities. contoh:


3. AMA Style ( American Medical Association)

-
Kajian literatur adalah jembatan bagi peneliti untuk mendapatkan landasan teoritik sebagai pedoman sumber hipotesis, jembatan ini sebenarnya berwujud pengetahuan tentang riset-riset yang dilakukan oleh peneliti lain dalam area penelitian. Pengetahuan ini tidak hanya berupa pemahaman terhadap riset-riset tersebut, tetapi juga saling-kait yang terbentuk antar riset-riset tadi.
Seperti diketahui, sebuah penelitian tidak muncul begitu saja, tetapi ia selalu mencoba menyelesaikan atau menjawab persoalan yang ditinggalkan penelitian sebelumnya. Keterkaitan inilah, yang jika dirangkai secara menyeluruh, menyusun ΓÇ£petaΓÇ¥ penulisan Karya Tulis Ilmiah tersebut.
Sekali lagi, literature review tidak hanya bermakna membaca literatur, tapi lebih ke arah evaluasi yang mendalam dan kritis tentang penelitian sebelumnya pada suatu topik penelitian, dan kemudian merangkumkan, menganalisis dan mensintesis isinya dan menyajikannya dalan bentuk suatu survey paper. Saya akan menjelaskan secara detail tentang systematic literature review, beserta tahapan dan contoh studi kasusnya pada artikel berikutnya tentang Systematic Literature Review: Pengantar, Tahapan dan Studi Kasus.
Mari kita luruskan makna literature review ke arah yang lebih baik dan benar
-

