Garis besar topik
-
-
Analisis bibliometric merupakan sebuah metode kuantitatif untuk menganalisis data bibliografi yang ada di artikel/jurnal. Analisis ini biasanya digunakan untuk menyelidiki referensi artikel ilmiah yang dikutip dalam sebuah jurnal, pemetaan bidang ilmiah sebuah jurnal, dan untuk mengelompokkan artikel ilmiah yang sesuai dengan suatu bidang penelitian.
Metode ini bisa digunakan di bidang sosiologi, humanities, komunikasi, marketing, dan rumpun sosial lain. Pendekatan yang digunakan dalam analisis bibliometric adalah pendekatan citation analysis (analisis kutipan) untuk melihat 1 artikel yang dikutip oleh 1 artikel lain, dan pendekatan co-citation analysis untuk menemukan 2 artikel atau lebih yang dikutip oleh 1 artikel.
Dapat disimpulkan bahwa Bibliometrik merupakan ilmu yang mengkaji tentang kepenulisan dengan menggunakan analisis matematis dan statistik. Dengan adanya ilmu ini kita akan mengetahui hal-hal tentang kepenulisan, salah satunya ada produktivitas pengarang. Seorang pengarang dapat dinilai produktif atau tidaknya dengan melihat jumlah karya yang ia tulis dalam kurun waktu tertentu, baik itu hasil karya sendiri tanpa membutuhkan penulis lain, ataupun hasil dari kolaborasi antar penulis.
Manfaat Analisis BibliometrikMenurut Ishak (2005), beberapa manfaat bibliometrik dalam perpustakaan adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui majalah inti dalam berbagai disiplin ilmu
2. Mengetahui arah dan trend ilmu pengetahuan pada berbagai disiplin ilmu
3. Memperkirakan lengkap atau tidaknya literatur sekunder
4. Mengetahui subjek-subjek atau bidang-bidang dari disiplin ilmu
5. Mengetahui kepengarangan
6. Meramalkan arah perkembangan ilmu pengetahuan masa lalu dan masa mendatang
7. Mengatur arus masuk informasi dan komunikasi
8. Mengkaji keusangan dan penyebaran literatur ilmiah
9. Meramalkan produktivitas penerbit pengarang, organisasi, negara atau seluruh disiplin ilmu.
Jenis-Jenis analisis bibliometrik
Berikut beberapa ukuran bibliometrik yang umum:
ΓÇó Jumlah kutipan: berapa kali keluaran penelitian muncul dalam daftar referensi dokumen lain (artikel, buku, review, prosiding konferensi, dll). Ditemukan di: Google Scholar, Scopus, dan Web of Science.
ΓÇó Indeks-H: dirancang untuk mengukur produktivitas dan dampak penulis. Ini adalah jumlah terbitan pengarang (h) yang memiliki h atau lebih kutipannya. Ditemukan di: Google Scholar, Scopus, dan Web of Science.
ΓÇó Dampak kutipan berbobot bidang: rasio kutipan yang diterima relatif terhadap rata-rata dunia yang diharapkan untuk bidang subjek, jenis publikasi dan tahun publikasi. Ini dapat diterapkan pada keluaran penelitian atau kelompok keluaran penelitian. Ditemukan di SciVal.
ΓÇó Keluaran dalam persentil teratas: jumlah atau persentase keluaran penelitian dalam publikasi yang paling banyak dikutip di dunia, Inggris, atau negara tertentu. Ditemukan di Scopus dan SciVal.
ΓÇó Faktor Dampak Jurnal: berdasarkan jumlah rata-rata kutipan yang diterima per makalah yang diterbitkan dalam jurnal tersebut dalam dua tahun sebelumnya. Ditemukan di Journal Citation Reports.
ΓÇó CiteScore: jumlah rata-rata kutipan yang diterima dalam satu tahun kalender menurut semua item yang diterbitkan dalam jurnal tersebut selama tiga tahun berikutnya. Ditemukan di Scopus
ΓÇó Peringkat Jurnal SCImago: memberi nilai lebih tinggi pada kutipan dari jurnal yang lebih bergengsi. Ditemukan di Scopus
ΓÇó Scopus SNIP: rasio jumlah kutipan jurnal per makalah dan potensi kutipan di bidang subjeknya. Scopus SNIP menormalkan perbedaan subjek tingkat kutipan. Ditemukan di Scopus.
(Diadaptasi dari Metrics Toolkit berlisensi di bawah lisensi CC-BY 4.0.)
Sofware Bibliometrik
Beberapa penggunaan software dalam melakukan analisis bibliometrik antara lain:
1. Vosviewer
2. HistCit,
3. BibExcel,
4. Pajek,
5. Sci2,
6. Cytoscape
7. Gephy
Beberapa Software yang terkait dengan Bibliometrik, yaitu:
1. Scopus (scopus.com)
Sebenarnya ini bukan software, tapi lebih ke semacam sistem informasi. Atau lebih tepat lagi disebut sebagai pengindeks.
Scopus, dengan mekanisme tertentu mengindeks berbagai jurnal. Tentunya menggunakan metode dan ada syaratnya. Hasil indeks diolah, kemudian setelah matang, laludimakansajikan. Data Scopus ini tidak gratis, namun harus ditebus dengan uang dollar. Informasinya memuat performance jurnal, artikel, negara, peneliti. Termasuk info jejaring dan lainnya.ScimagoJR (scimagojr.com)
Journal Rank (JR), alias peringkat jurnal. Ya, Scimago ini mengambil data di Scopus, kemudian diolah lagi. Angka hasil olahan digunakan untuk memeringkatkan jurnal. Di Scimago dikenal istilah Q alias Quartile. Ada Q1,2,3,4. Artinya pemeringkatan jurnal dibagi 4. Seperempat terendah, seperempat di atasnya, seperempat di atasnya lagi, dan seperempat paling atas.
PoP (https://harzing.com/resources/publish-or-perish)
Publish or Perish (PoP). Istilah ini sudah dikenal luas: terbit atau mati. Namun PoP ini juga nama sebuah software. PoP bisa mengambil data dari Google Scholar (google cendikia) dan menampilkan serta menyimpannya.Sumber: (Diadaptasi dari Metrics Toolkit berlisensi di bawah lisensi CC-BY 4.0.)
Panduan Penggunaan Vosviewer Dalam melakukan analisis Bibliometrik (Systematic Literature) , bisa anda lihat pada file Pdf dan video pada link sbb:
-