Garis besar topik

    • Assalamu'alaikum Wr. Wb.

      Selamat datang di Mata kuliah ΓÇ£AUDITING 1ΓÇ¥ Kelas 5AK-P3. Pada pertemuan hari ini kita akan mempelajari pengertian auditor. Auditor memberikan nilai tambah bagi laporan keuangan perusahaan, karena akuntan publik sebagai pihak yang ahli dan independen pada akhir pemeriksaannya akan memberikan pendapat mengenai kewajaran posisi laporan keuangan, hasil usaha, perubahan ekuitas dan laporan arus kas. 

      Selamat mengikuti perkuliahan ini dengan baik.

       

      Waalaikumsalam Wr. Wb

       

      Anik Irawati, S.E., M.Sc.


    • Auditing adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti tentanginformasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi untukmenentukan dan melaporkan  kesesuaian informasi  yang dimaksud dengan kriteria - kriteria yang telah ditetapkan yang dilakukan oleh seorang yang kompeten dan independen  (disimpulkan dari beberapa sumber)

      Beberapa keyword dari definisi tersebut di atas dapat diuraikan sebagai berikut:

      εÇü Entitas Ekonomi, adalah satuan usaha yang legal seperti PT,CV, Fa,lembaga pemerintah, atau perusahaan perorangan .

      Pengumpulan dan pengevaluasian bukti .

      Bukti-bukti merupakan segala sesuatu yang merupakan informasi yangdigunakan auditor seperti pernyataan lisan dari auditee , komunikasitertulis dan pengamatan .

      Orang yang kompeten dan independen maksudnya adalah orang yangmempunyai kemampuan dan sikap mental yang independen .

      εÇüPelaporan sebagai alat penyampaian temuan-temuan kepada auditee .Oleh sePERTEMUAN itu Auditing merupakan salah satu bentuk  atestasi. 

      Atestasi, pengertian umumnya, merupakan suatu komunikasi dari seorang expert mengenai kesimpulan tentang reabilitas dari pernyataan seseorang.

      Dalam pengertian lebih sempit atestasi merupakan ΓÇ£komunikasi tertulis yang menjelaskan suatu kesimpulan mengenai reabilitas dari asersi tertulis yang merupakan tanggung jawabdari pihak lainnyaΓÇ¥. Seorang akuntan public dalam kapasitasnya sebagai seorang auditor memberikan atestasi mengenai kewajaran dari laporan keuangan sebuah entitas. 

      Akuntansi berfungsi menyajikan informasi kuantitatif untuk pengambilan keputusan . Sementara dalam auditing, aturan-aturan akuntansi menjadi kriteria untuk membandingkan kesesuaian informasi. Dengan demikian,akuntansi dan auditing berbeda dalam esensinya. Sehingga akhir-akhir ini akuntan publik mulai melakukan jenis jasa assurance  lainnya.

      Committee Assurance Service dari AICPA mendefinisikan assurance  services sebagai berikut : ΓÇ£Jasa seorang professional yang independen yangmeningkatkan kualitas informasi untuk para pengambil keputusanΓÇ¥ yang meningkatkan kualitas informasi untuk para pengambil keputusanΓÇ¥ yang  ternyata assurance services memiliki ruang lingkup yang lebih luasdisbanding auditing atau atestasi.

      Ada beberapa hal yang penting perlu diperhatikan lebih lanjut, yaitu ;

      Pertama ; yang diperiksa adalah laporang keuangan yang telah disusun olehpihak manajemen beserta catatan-catatan dari pembukuan dan bukti-buktipendukungnya. Laporan keuangan yang harus diperiksa terdiri dari Neraca,Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Laporan Arus Kas.Catatan-catatan pembukuan terdiri dari buku harian (buku kas/Bank, bukupenjualan/pembelian, Buku serba-serbi) buku besar, sub buku besar (piutang,utang, kartu persediaan, aktiva tetap).

      Kedua ; Pemeriksaan dilakukan secara kritis dan sistematis, dalammelakukan pemeriksaannya, akuntan public berpedoman pada Standar Profesional Akuntan Publik, mentaati kode etik IAI dan aturan etika IAI sertamemenuhi Standar Pengendalian Mutu

      Ketiga ; Pemeriksaan dilakukan oleh pihak yang independent yaitu akuntan 

      public yang tidak memiliki hubungan, kepentingan tertentu dengan dewandireksi baik itu sebagai pemegang saham ataupun hubungan relasi lainnya,auditor harus bersifat objective tidak memihak kepada siapapun danmelaporkan apa adanya.

      Keempat ; tujuan dari pemeriksaan akuntan adalah untuk dapat memberikan  pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan yang diperiksa.