Garis besar topik
-
-
Pertemuan Minggu ke 9 sesi 2, Kamis; 30 Nopember 2023
-
Kelemahan NPV:
Asumsi Tingkat Diskonto: NPV bergantung pada asumsi tingkat diskonto yang digunakan dalam perhitungan. Tingkat diskonto yang salah dapat mengarah pada penilaian yang tidak akurat.
Ketidakpastian Masa Depan: Perhitungan NPV membutuhkan perkiraan arus kas di masa depan. Jika perkiraan ini tidak akurat, maka hasil NPV juga bisa tidak akurat.
Sensitivitas terhadap Perubahan Lingkungan: NPV dapat sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan ekonomi atau industri. Variabilitas tingkat bunga, inflasi, atau faktor-faktor lain dapat mempengaruhi hasil NPV.
Ketidaksetaraan Skala Waktu Investasi: NPV tidak memberikan informasi tentang ukuran proyek atau tingkat pengembalian yang relatif terhadap skala investasi. Sebuah proyek dengan NPV yang tinggi mungkin memiliki ukuran investasi yang besar, dan sebaliknya.
Tidak Mempertimbangkan Opsi Strategis: NPV tidak selalu mempertimbangkan opsi strategis yang mungkin muncul di masa depan. Misalnya, proyek dapat membuka peluang baru atau opsi penghentian proyek yang tidak diakomodasi dalam perhitungan NPV.
Langkah-langkah umum perhitungan NPV melibatkan:
Identifikasi Arus Kas: Tentukan arus kas yang dihasilkan oleh investasi selama periode waktu tertentu.
Pemilihan Tingkat Diskonto: Tentukan tingkat diskonto yang akan digunakan. Tingkat diskonto ini dapat mencerminkan biaya modal perusahaan atau tingkat pengembalian yang diharapkan.
Perhitungan NPV: Hitung NPV menggunakan rumus di atas, dan jumlahkan nilai sekarang dari arus kas untuk setiap periode.
Keputusan: Jika NPV positif, proyek dianggap dapat diterima karena nilai sekarang dari arus kas masuk lebih besar daripada investasi awal. Sebaliknya, jika NPV negatif, proyek mungkin tidak layak.
Selama perhitungan NPV, penting untuk memperhatikan asumsi yang digunakan, termasuk tingkat diskonto dan perkiraan arus kas masa depan, serta mempertimbangkan berbagai faktor risiko dan ketidakpastian yang mungkin memengaruhi hasilnya.
-

-
-
-
-