2025-1 | Rohiman, M.Sn| DIN23423 |Desain Produk Interior|4 SKS|Rabu, 07:30 WIB - 09:00 WIB |09:00WIB - 10:30 WIB | B.3.1 & LAB DAS E
Garis besar topik
-
-
Mata kuliah Desain Produk Interior membekali mahasiswa dengan pemahaman dan keterampilan merancang elemen produk interior yang fungsional, estetis, dan ergonomis. Materi mencakup prinsip dasar desain produk, eksplorasi material, teknik konstruksi, serta penerapan teknologi digital dalam visualisasi. Mahasiswa juga diarahkan untuk memahami aspek keberlanjutan dan kearifan lokal sebagai inspirasi desain. Melalui pendekatan berbasis proyek, mahasiswa dituntut menghasilkan rancangan furnitur, pencahayaan, dan aksesori ruang yang inovatif serta aplikatif. Hasil pembelajaran diharapkan melahirkan prototipe desain interior yang relevan dengan kebutuhan pengguna, tren industri, dan perkembangan desain Nusantara.
-
-
-
Tren desain interior mencerminkan perubahan gaya hidup, teknologi, serta kesadaran terhadap lingkungan.
Desainer interior perlu memahami tren agar dapat menciptakan ruang yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Tren tidak hanya berkaitan dengan gaya visual, tetapi juga fungsi, material, dan perilaku pengguna ruang5.4 MB · Diunggah 15/10/25, 08:52
-
-
-
-
-
Perancangan produk interior yang berkelanjutan memiliki peran penting dalam meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji perancangan produk interior berkelanjutan yang memanfaatkan limbah kayu industri sebagai fasilitas fidgeting. Produk interior dekoratif dikembangkan dengan teknik puzzle dan berfungsi sebagai fasilitas pencahayaan ruangan. Melalui penerapan konsep berkelanjutan dan inovasi desain, penelitian ini memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalahan kecemasan serta penggunaan limbah kayu yang tidak termanfaatkan secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah Design Thinking oleh Kelley dengan tahapan Emphasize, Define, Ideate, Prototipe, dan Test. Pada tahap Prototipe, ide desain diwujudkan menjadi desain produk nyata dengan memanfaatkan limbah kayu industri dan diuji untuk memperoleh umpan balik dari pengguna. Hasilnya adalah serangkaian desain pencahayaan dekoratif yang menggabungkan konsep fidgeting dan teknik puzzle dalam optimalisasi pemanfaatan limbah industri kayu.
-
-
-
Trend Forecasting dengan tema "Singularity" terdapat empat subtema yaitu Exuberant, Neo Medieval, Svarga, dan Cortex. Tema Singularity terkait perubahan zaman, yakni gambaran suatu keadaan yang mengindikasikan beragam . Hal ini bertujuan untuk memunculkan desain yang baru yang laku dalam rangka memenuhi selera pasar. pergeseran teknologi dan sikap-sikap yang menyertainya, dan gambaran masa depan yang masih diraba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu forecasting. Sebuah metode untuk memprediksi trend atau memproyeksikan trend untuk beberapa waktu kedepan. Hasil dari penelitian ini menjadi bagian yang sangat penting dari perkembangan industri interior Indonesia. Dan diharapkan bisa menjadi rujukan bagi pelaku industri, desainer, maupun akademisi bidang desain interior untuk mendapatkan referensi dan inspirasi Indonesia.
-
-
-
Memasuki tahun 2025, dunia desain interior tidak lagi sekadar berbicara tentang estetika, melainkan juga bagaimana ruang bisa menjadi cermin dari nilai, gaya hidup, bahkan identitas. Perubahan besar yang terjadi dalam pola kerja, cara belajar, hingga bagaimana kita berinteraksi dengan teknologi, mendorong transformasi desain yang jauh lebih dalam. Interior kini dipandang bukan sekadar tempat untuk berlindung atau berkumpul, tetapi sebagai ruang emosional yang membentuk pengalaman hidup sehari-hari.
-