Garis besar topik

    • SELAMAT DATANG DAN SELAMAT BERGABUNG 

      2023-2|JUMAT,16.30-17.40 |8SIS-1|2|P |IBI21211|PENGEMBANGAN BISNIS |YUSMINAR WAHYUNINGSIH,SE,MM

      • Assalamualaikum ..
        Tabik pun..

        Salam sejahtera buat kalian semua...

        Selamat datang Rekan Rekan Mahasiswa yang saya banggakan.
        Dimanapun berada..., semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat dan dalam Lindungan Allah SWT.

        Selamat datang di Mata kuliah Pengembanggan Bisnis Daring SPADA (Sistem Pembelajaran Daring) Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ilmu Komputer Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Bandar Lampung. Mata kuliah ini ditujukan bagi peserta didik yang sedang mengambil program S1 Sarjana terkait dengan bidang studi: Pengembanggan bisnis

        Mata kuiah Pengembangan Bisnis ini memiliki beban SKS sebesar 2 SKS, dengan kode Mata Kuliah IBI 20207

        Selamat mengikuti perkuliahan ini dengan baik,
        Salam hangat dan tetap semangat !!

        Wassalamu'alaikum Wr. Wb
        YUSMINAR WAHYUNINGSIH, SE.MM


        DESKRIPSI MATA KULIAH
        Matakuliah Pengembangan Bisnis merupakan suatu konsep pembelajaran yang terpadu yang dirancang khusus bagi mahassiwa untuk mempelajari konsep bisnis, strategi, taktik dan pengetahuan mengenai pengembangan bisnis, baik yang sudah ada maupun bagi mahasiswa yang baru akan memulai bisnis. Mata Kuliah ini mengajarkan praktek bagaimana mahasiswa membangun model bisnis dan mengatasi kebutuhan pelanggan yang tidak terpenuhi secara menguntungkan dengan cara pembekalan konsep-konsep kewirausahaan, manajemen serta diperkuat dengan pembelajaran praktis di lapangan. Tujuan dari Mata Kuliah Pengembangan Bisnis adalah mahasiswa mampu merancang, membangun, dan mengembangkan bisnis yang menguntungkan.

        CAPAIAN LULUSAN MATA KULIAH
        • Sikap

          Memiliki karakter-karakter Entrepreneurial Mindset, yaitu:

          1.     Action Oriented

          2.     Berfikir simpel

          3.     Selalu mencari peluang-peluang baru

          4.     Mengejar peluang dengan disiplin tinggi

          5.     Hanya mengambil peluang yang terbaik

          6.     Fokus pada eksekusi

          7.     Fokus  mengelola sumber daya yang ada untuk kemajuan

          Keterampilan Umum:

          1.      Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai denagn bidang keahliannya

          2.     Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur


          CP Keterampilan Khusus

          1.     Mampu melakukan kajian empirik dan pemodelan dengan menggunakan metode ilmiah pada berbaagi tipe organisasi bisnis berdasarkan fungsi bisnis

           

          CP Pengetahuan


          1.     Mampu menggunakan dan melaksanakan berbagai metode untuk merancang dan menjalankan suatu bisnis startup

           


        •  

          1.       Mahasiswa mampu mengembangkan & Mengeksekusi ide bisnis sesuai dengan kebutuhan pasar 

          2.       Mahasiswa mampu membangun team manajemen untuk mengimplementasikan bisnis startup yang sudah dirancang.

          3.       Mahasiswa mampu membuat target-target usaha untuk melakukan launching bisnis

          4.       Mahasiswa mampu dan memiliki kepercayaan diri untuk pitching dengan stakeholder penyedia dana dan atau mitra bisnis 

        • Struktur Pelaksanaan Perkuliahan matakuliah Pengembangan Bisnis ini, diharapkan seluruh peserta didik dapat menyelesaikan mata kuliah ini dalam kurun waktu antara 6 bulan. Adapun struktur pelaksanaannya adalah sebagai berikut:

          Peserta didik diwajibkan membaca setiap materi dan konten yang diberikan per pokok bahasan, yang diikuti dengan secara aktif berpartisipasi dalam diskusi dan pengerjaan kuis yang telah tersedia

            1. Setiap tiga pokok bahasan selesai, peserta didik akan diberikan tugas yang harus dikumpulkan dalam waktu yang telah ditentukan.
            2. Setelah peserta didik menguasai 7 (tujuh) atau lebih pokok bahasan, maka yang bersangkutan dapat mengikuti UTS
            3. Pada saat seluruh pokok bahasan telah dipahami dan dipelajari oleh peserta didik, maka yang bersangkutan dapat mengikuti UAS
            4. Semua bentuk aktivitas selama perkuliahan harus terdata di LMS ini

        •  

          Dalam mengikuti perkuliahan ini, para mahasiswa harus mengadopsi paradigma dan mekanisme pembelajaran dengan prinsip-prinsip utama sebagai berikut:

          - Mahasiswa diharapkan untuk aktif melakukan proses pembelajaran mandiri melalui beraneka ragam cara yang tersedia dan memungkinkan, yaitu: (a) menggunakan referensi yang tersedia; (b) memanfaatkan berbagai sumber yang dapat diakses via internet; (c) melakukan komunikasi intensif antar sesama mahasiswa; (d) mengerjakan seluruh latihan dan tugas-tugas yang diberikan; (e) menghadiri sesi temu virtual dengan dosen pengampu mata kuliah; dan (f) mengikuti ujian terjadwal yang telah ditetapkan. Paradigma pembelajaran e-learning adalah aktif dan mandiri, dimana keberhasilan mahasiswa akan ditentukan oleh intensitas pembelajaran yang dilakukannya sendiri, bukan bergantung pada pihak lain sebagaimana model perkuliahan konvensional berbasis tatap muka.

          - Mengingat bahwa capaian pembelajaran mahasiswa (standar kompetensi kelulusan) peserta program pendidikan jarak jauh harus sama dengan model pembelajaran berbasis tatap muka, maka model evaluasi atau penilaiannya akan jauh lebih ketat dan bersifat multi dimensi. Dalam penyelenggaraan matakuliah ini, dosen pengampu menilai mahasiswa dengan menggunakan berbagai instrumen dan indikator, seperti: (a) keaktifan dalam mengikuti forum diskusi; (b) keteraturan atau frekuensi dalam melakukan akses terhadap sumber daya pendidikan yang tersedia pada aplikasi learning management system yang dipakai; (c) kuantitas kehadiran dan kualitas interaksi dalam sesi komunikasi virtual dengan dosen, baik yang bersifat sinkronus maupun asinkronus; (d) kelengkapan pengumpulan tugas yang diberikan; (e) partisipasi aktif mengerjakan soal-soal latihan; dan (f) hasil ujian tengah semester/quis maupun ujian akhir semester. Keseluruhan kinerja mahasiswa melalui beragam model interaksi tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi dosen dalam memberikan penilaian akhir pencapaian mahasiswa dalam mata kuliah yang bersangkutan. Perlu diperhatikan bahwa bobot keseluruhan model interaksi dan evaluasi tersebut kurang lebih sama karena sifatnya yang holistik.


        •  

          Peserta didik akan dievaluasi penguasaannya dan pemahamannya terhadap materi kuliah dengan menggunakan pendekatan sebagai berikut:

          ΓÇó Tugas  (20 %)

          ΓÇó Ujian Tengah Semester (20 %)

          ΓÇó Ujian Akhir Semester (20 % ) 

              Etika ( 20 % ) 

              Presensi ( 20 % )

        •  

          perkuliahan pengembangan bisnis ini menggunakan :

          1. modul kewirausahaan untuk program strata 1 rumah perubahan-bank mandiri dengan penerbit hikmah

          2. modul smart business map- SBM pro indonesia

          3. buku value proposition design 

          4. buku business model navigator


        •  

          NAMA           = Yusminar wahyuningsih, SE.MM

          NIK                = 1112001

          AGAMA         = ISLAM

          EMAIL            = yusminar.darmajaya@co.id

          IG                   = kwu- kelas


        • CAPAIAN PERTEMUAN PERTAMA

          1. MAHASISWA MAMPU MEMAHAMI KELAS PENGEMBANGGAN BISNIS

          2. PERKENALAN DOSEN DAN CAPAIAN MATERI

          3. CAPAIAN PERTEMUAN PERTAMA , MAHASISWA MAMPU MERUMUSKAN IDE BISNIS SESUAI DENGAN MASALAH DAN ATAU KEBUTUHAN PASAR

          Mahasiswa mampu mengembangkan ide bisnis dari bisnis yang sudah ada dan Membangun team building yang baik


      • dalam pembahasan pertama ini, saya akan menggulang model bisnis canvas , karena ini salah satu alat yang akan di pakai mahasiswa sebagai tools untuk mengembangkan bisnis dan laporan di akhir perkuliahan ini

        Bisnis model canvas merupakan sebuah tool dalam strategi manajemen untuk menterjemahkan konsep, konsumen, infrastruktur maupun keuangan perusahaan dalam bentuk elemen-elemen visual.

        Konsep bisnis model canvas mengandalkan gambar-gambar ide sehingga setiap orang memiliki pemahaman yang sama dan riil terhadap tipe-tipe konsumen mereka, pengeluaran biaya, cara kerja perusahaan dan sebagainya.

        Jika dilihat lebih teliti, bisnis model canvas membagi hal-hal penting ke dalam beberapa fokus yang jelas. Hal ini memudahkan para pelaku bisnis dalam berbagai aspek dan bisa diterapkan oleh perusahaan baik skala besar maupun kecil.

        Di dalam bisnis model canvas, ada 9 elemen penting yang akan dibahas satu-persatu di bawah ini. 9 panduan ini penting untuk mengarahkan Anda dalam menentukan system kerja perusahaan sekaligus memeriksa apakah aktivitas perusahaan sudah berjalan sesuai system.

        • PERUMUSAN IDE

          Salah seorang mentor dari Gerakan 1000 Startup Digital dan kebetulan seorang Google Developer Expert yang kutemui mengatakan bahwa ide itu murah sehingga ia enggan membahas lebih lanjut ide yang ingin kubangun apabila saya belum berhasil menghasilkan penghasilan dari ide tersebut. Anyway, terlepas dari itu semua, menurut pemikiranku tanpa adanya sebuah ide maka tidak akan ada suatu produk baik itu barang maupun jasa.

          Buah pikiran dari ide-ide di sini ada yang sudah mulai direalisasikan namun belum sempurna, dalam arti belum menghasilkan hasil yang maksimal. Inspirasi lainnya berasal dari pengalaman akan masalah sehari-hari maupun harapan akan produk yang lebih baik/lebih kreatif.

          Sekilas tentang…

          StartUp

          Di jaman digital ini banyak orang berlomba-lomba membuat startup, tapi apakah kamu tahu apa yang dimaksud dengan startup? Diserap dari Bahasa Inggris yang berarti tindakan atau proses memulai sebuah organisasi baru atau usaha bisnis. Startup merujuk pada perusahaan yang dalam masa rintisan yang belum lama beroperasi di bawah atau sama dengan kurun waktu 2 tahun. Perusahaan startup dapat dikenali dengan ciri-ciri jumlah pegawai kurang dari 20 orang dan pendapatan per tahun kurang dari 1 triliyun rupiah.

          Lalu apakah bisnis offline (non-techy) yang baru dibangun sesuai kriteria di atas juga bisa dikatakan startup? Ya, tentu saja. Salah satu penyebab mengapa orang lebih mengenal startup sebagai perusahaan online dikarenakan fenomena ΓÇÿbuble dot-comΓÇÖ yakni ketika pada periode tersebut (1998ΓÇô2000) banyak perusahaan dot-com didirikan secara bersamaan. Di jaman millenial segala sesuatunya akan lebih cepat dan mudah menggunakan teknologi digital, oleh sebab itu banyak orang yang lebih memilih membangun usaha secara online daripada offline.

          Berdasarkan survei yang dilakukan oleh APJII, pada tahun 2018 pengguna internet di Indonesia telah mencapai angka 171,17 juta jiwa. Bisa dibayangkan berapa jumlah user internet Indonesia beberapa tahun ke depan. Selain itu daya beli masyarakat yang meningkat seiring dengan naiknya pendapatan per kapita masyarakat negeri ini ikut mempengaruhi perkembangan industri digital.

          5W ΓÇö Why Why Why Why Why [?]

          Membangun startup hendaknya berawal dari sebuah masalah yang ingin dipecahkan. Sekarang tinggal bagaimana caranya mengetahui apa pokok masalahnya agar dapat menemukan solusi yang tepat.

          Teknik ini awalnya dikembangkan oleh Sakichi Toyoda dan digunakan di Toyota Motor Corporation selama evolusi metodologi pembuatannya. Digunakan untuk mengidentifikasi penyebab utama suatu masalah; sedangkan metode How bisa digunakan untuk mengidentifikasi solusi terhadap masalah tersebut. Salah satu tekniknya adalah mencocokkan 5 Why (mengapa) dengan 5 How (bagaimana). Dengan menggunakan logika yang sama, How ditanyakan 5 kali sampai menemukan solusi terbaik untuk suatu masalah.

          Co-Founder

          Langkah pertama yang harus dilakukan dalam membangun startup ΓÇö setelah menemukan ide yang mau dibuat ΓÇö adalah mencari Co-Founder. Jika kamu seorang hustler, maka hipster dan hacker-lah yang harus menjadi partnermu.

          Seorang hustler biasanya memiliki kemempuan untuk menjual/ memperkenalkan produk startup-nya. Mereka suka berbicara serta menyukai networking. Hipster adalah desainer, seseorang yang mengerti nilai artistik sebuah tampilan web atau aplikasi, juga membuat UI (user interface) dan UX (user experience) yang menarik. Sedangkan hacker adalah developer online, memiliki kemampuan untuk mengkoding (programming).

          Design Thinking

          Satu hal yang penting untuk dipahami adalah alur berpikir dalam mencari, memetakan dan mengetes ide dari sebuah masalah yang ingin dipecahkan agar tepat sasaran. Untuk memudahkan hal itu, dapat menggunakan pola berpikir Design Thinking dengan metode Design Sprint.

          Design Sprint bisa dikatakan merupakan metodologi yang diciptakan oleh Google untuk membantu tim menyelesaikan dan menguji masalah desain dalam 2ΓÇô5 hari menggabungkan dua konsep, yaitu sprint dari Agile dan design thinking oleh IDEO.

          Business Model

          Setelah mengerti bagaimana cara memetakan masalah (lakukan brainstorming), lalu bagaimana ide tersebut bisa dijadikan sebuah entitas bisnis yang mampu menghasilkan? Model bisnis merupakan salah satu inti utama dari sebuah startup. Karena seberapa bagus atau unik idenya, sebuah startup harus memiliki cara untuk mendapatkan penghasilan yang digunakan untuk bertahan hidup dan investasi jangka panjang.

          Model bisnis yang akan di gunakan harus sesuai dengan masalah utama yang dihadapi oleh konsumen, dan bisa berjalan lebih baik dibandingkan kompetitor. Ada dua metode yang dapat digunakan, yaitu Business Model Canvas (BMC) dan Lean Canvas.

          BMC dipopulerkan oleh Alexander Osterwalder berdasarkan bukunya yang berjudul Business Model Generation. Pada BMC, ada sembilan hal (digambarkan dalam kotak) yang menggambarkan elemen utama dalam setiap bisnis. Kesembilan elemen itu antara lain customer segmentvalue propotionchannelcustomer relationshiprevenue streamkey resourcekey activitieskey partners dan cost.

          Konsep tersebut kemudian dimodifikasi ulang oleh Ash Maurya, yang akhirnya yang dikenal dengan konsep Lean Canvas. Sembilan elemennya adalah problemcustomer segmentunique value propositionsolutionchannelrevenue streamcost structurekey metrics dan unfair advantage.

          Market Validation

          Selanjutnya lakukan tes dan validasi, jangan hanya berasumsi. ΓÇ£Apa benar asumsi masalah yang ingin kita selesaikan lewat startup kita itu benar-benar jadi masalah bagi orang lain juga? Jangan-jangan itu masalah pribadi kita aja, sedangkan orang lain tidak merasakan? Ingat, kita bukanlah user.ΓÇ¥ diungkapkan oleh Fadli Wilihandarwo pada situs ziliun.com.

          Dikatakan demikian karena akan lebih baik membangun startup yang bertujuan menyelesaikan masalah yang ada daripada sekedar membangun berdasarkan hobi semata. Jangan sampai membuang tenaga sambil membakar uang dengan percuma. Proses validasi tidak hanya dilakukan di awal, tapi di setiap tahap. Validasi bisa dilakukan dari dua sumber, yang pertama bisa dengan melihat data statistik yang sudah ada (top down). Cara kedua adalah dengan langsung mewancarai calon user kita (bottom up), mengumpulkan data dengan ngobrol langsung dengan mereka.

          MockUp

          Mockup adalah maket, rancangan awal/prototipe, visualisasi/gambaran dari sebuah konsep desain yang menyerupai wujud nyata bagaimana konsep itu akan terlihat nantinya. Pada startup online mockup berfungsi sebagai acuan kerja pembuatan website agar tidak menyimpang dari tujuan awal membuatnya. Biasanya, pembuatan website yang menggunakan mockup lebih efektif dan terstruktur karena pada saat pembuatan mockup itu sudah ditentukan kerangka pembuatan websitenya.

          Pitch Deck

          Untuk memberikan audiens informasi umum tentang bisnis yang akan atau sedang kamu jalani perlu membuat pitch deck, yakni sebuah presentasi singkat ΓÇö dapat dalam bentuk slide untuk mempermudah penyampaian. Pitch deck juga dibutuhkan ketika prototipe mendapatkan traksi yang positif, dimana kamu akan membutuhkan modal lebih dari investor. Namun menurutku, lebih baik hindari mendapatkan pendanaan lebih lewat investor. Sedikit tips, dalam melakukan sebuah pitching ceritakan terlebih dahulu secara singkat masalah yang dihadapi beserta buktinya, baru sodorkan produkmu sebagai solusinya. 

        • Go-to-Market Strategy

          Startup yang mengalami kesulitan dalam membangun channel biasanya adalah mereka yang belum paham dengan apa yang sebenarnya dibutuhkan konsumen. Itulah kenapa, pemahaman mengenai value propositionsmarketsproducts dan customers sudah harus benar-benar dikuasai terlebih dahulu. Untuk memulai strategi ini, cara termudahnya adalah dengan mengidentifikasi saluran distribusi. Dari sekian banyak saluran distribusi, harus bisa mempersempit dan menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Tujuannya agar bisa lebih fokus dan tidak over budget di awal.

          Ada 5 elemen dari Go-to-Market Strategy ini, yaitu marketscustomerschannelsofferings (product) dan value propositions. Untuk mengukur besarnya pasar, harus ditentukan terlebih dahulu segmen pasar yang menjadi target serta luasnya pasar.

          103 Ide ΓÇö Intro

          Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, dalam membuat startup lebih baik berawal dari sebuah masalah yang ingin dipecahkan. Hal tersebut bisa berasal dari isu tentang lingkungan, ekonomi, energi, transportasi, logistik, maritim, perhutanan, peternakan, pendidikan, pariwisata, hukum, seni dan budaya, komunikasi dan informasi serta banyak lagi bidang lainnya. Salah satu metode yang paling mudah untuk memperjelas sumber masalah adalah dengan 5 Why.
          Namun yang ingin kutekankan di sini semua yang kutulis hanyalah ide dasar (sebagai inspirasi) dan masih membutuhkan pemetaan lebih lanjut serta validasi apakah ide ini layak untuk direalisasikan atau tidak. Jangan mengambil mentah-mentah, pelajari tahapan-tahapan untuk membangun startup agar mendapatkan hasil yang maksimal saat startup-mu launching nanti.

          103 Ide ΓÇö Deskripsi

          Untuk membantu memahami idemu, cobalah menjawab beberapa pertanyaan berikut:
          - Deskripsikan ide/aplikasimu
          Maksimal 1.000 karakter.
          - Latar Belakang
          Jelaskan alasan yang mendorong kamu untuk merealisasikan ide/aplikasi tersebut.
          - Tujuan
          Menjelaskan tujuan yang diharapkan dari penciptaan ide/aplikasi tersebut.
          - Solusi
          Solusi yang menceritakan idemu bisa jadi solusi yang pas buat masalah yang ada.
          - Keunikan
          Apa yang membuat ide/aplikasi kamu unik?
          - Pangsa Pasar
          Siapa saja orang yang membutuhkan dan mencari ide kamu?
          - Cara Pemasaran dan Model Bisnis
          Bagaimana cara paling oke buat menjual idemu dan bagaimana model bisnisnya?

          103 IdeaΓÇö Think without box

          Ide yang dituliskan di sini tidak semua dapat dijadikan startup, tetapi dimaksudkan untuk membuat kreatifitas baru dalam berkarya serta melihat segala sesuatu dari sisi yang berbeda.

          #Aplikasi #Program

          1. Ingin membuat pola kain sendiri tapi tidak memiliki keahlian yang mumpuni?

          Terinspirasi oleh Canva, pengguna dapat menggunakan tamplate yang telah disediakan sehingga dapat dengan mudah menyusun pola desainnya. Pengguna yang membeli fasilitas lain dalam paket yang ditawarkan ΓÇö freemium ΓÇö dapat dengan mudah memodifikasi bentuk tamplatenya karena terdapat grid pada tamplate tersebut.

          Cara lain untuk monetize aplikasi tersebut dengan memberikan layanan bagi pengguna untuk menjual hasil karyanya. Pengguna dapat membeli paket langganan selama 1 tahun untuk bisa aktif berjualan, dan perpanjangan masa keanggotaan jika masih ingin lanjut. Untuk mendapatkan pemasukan lebih, bekerjasamalah dengan pihak yang menyediakan jasa pencetakan kain, sehingga para pengguna dapat dengan mudah mencetak hasil karyanya dan mengirimkannya sebagai hadiah.

          2. Ingin membuat simulasi desain interior bagi orang awam?

          Seperti permainan Tycoon, bayangkan membuat suatu ruangan berukuran 10 x 10 x 10 meter persegi dan setiap sisinya dibagi oleh grid-grid berukuran satu meter persegi. Ruangan dapat dengan mudah dibentuk, diperbesar atau diperkecil sesuai grid yang diinginkan. Lalu mulailah menempatkan perabotan sesuai posisi yang diinginkan; pintu dan jendela juga bisa dilekatkan pada sisi dindingnya.

          Bagaimana jika bangunannya terdiri dari tiga lantai? Ruangan dapat dengan mudah diduplikasi dengan men-drag ke atas atau ke bawah, juga diberi tangga sebagai penghubungnya. Pilihan untuk jenis tangga, jendela, pintu, meja, kursi, lemari, lampu, kolam tidak perlu terlalu banyak jika tujuannya hanya untuk membantu tata letaknya saja, kecuali jika ingin dibuat menjadi aplikasi profesional seperti membuat desain tata letak pada kapal laut, pesawat, pabrik, gedung pertunjukan sampai mendesain penjara.

          3. Ingin mengembangkan suatu kawasan?

          Topografi setiap daerah bisa menyulitkan para kontraktor untuk membangun di tempat tersebut, terlebih jika tanahnya tidak stabil seperti tanah rawa/hutan gambut yang banyak terdapat pasir hisap atau daerah lereng bukit. Menggunakan fasilitas Google Earth dan mengkolaborasi dengan permainan Tycoon, para arsitek dapat dengan mudah mendesain simulasi gedung atau jalanan yang ingin dibuat untuk meminimalisir kesalahan.

          Ide lain di bidang aplikasi lihat 

          .

          #Games #Permainan

          Permainan elektronik pada awal mula menggunakan perangkat elektronik interaktif dengan berbagai format tampilan. Contoh paling awal adalah dari tahun 1947, sebuah tabung sinar katoda Amusement Device diajukan untuk paten pada tanggal 25 Januari 1947 oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann. Terinspirasi oleh teknologi layar radar, perangkat analog ini memungkinkan pengguna mengendalikan titik yang ditarik vektor di layar untuk mensimulasikan rudal yang ditembakan pada target.

          Dengan kecanggihan teknologi, jaman sekarang permainan mulai beralih menggunakan virtual reality (VR) yang umumnya mengharuskan pemain untuk menggunakan unit yang dipasang di kepala khusus yang menyediakan layar stereoskopik dan pelacakan gerak untuk membenamkan pemain di lingkungan virtual yang merespons gerakan kepala mereka. Beberapa sistem VR termasuk unit kontrol untuk pemain tangan untuk menyediakan cara langsung untuk berinteraksi dengan dunia maya. Sistem VR umumnya membutuhkan komputer, konsol atau perangkat pemrosesan lain yang terpisah yang berpasangan dengan unit yang terpasang di kepala.

          Ide-ide yang dimunculkan di sini sebagian diilhami oleh cerita animasi yang pernah muncul di layar televisi atau permainan nostalgia saat masih kanak-kanak.

          1. Tanggal 23 November 1996 Bandai meluncurkan konsol permainan yang mudah dibawa bernama Tamagotchi. Berasal dari asal kata tamago yang berarti telur dan watch atau jam tangan. Konsepnya sama seperti memelihara binatang peliharaan tetapi secara virtual. Pemilik dapat memberi makanan, membersihkan kamarnya, bermain dengan Tamagotchi dan sebagainya. Terdapat ukuran/level saat kelaparan dan bahagia untuk mengetahui seberapa sehat dan berperilaku baik hewan peliharaan tersebut. Tetapi hewan Tamagotchi dapat menjadi kesal kalau yang memelihara melalaikan peliharaannya.

          Menggabungkan konsep Tamagotchi melalui augmented reality seperti yang dilakukan Pokemon Go, user dapat merasakan interactive experience dengan membawa hewan virtual peliharaan kemanapun ia pergi. Peliharaan yang sering diajak jalan akan menjadi lebih sehat. Hewan Tamagotchi juga bisa bertemu dengan sesama hewan peliharaan lain dengan user jika lokasi mereka berdekatan atau user lain yang ingin terdeteksi oleh GPS. Membawa peliharaanmu jalan-jalan dapat juga menarik hewan liar lain untuk mendekatinya.

          Kadang ada pemilik yang tidak mau repot memberi makan peliharaannya terus menerus, terutama saat mereka sedang berlibur. Hewan yang sudah dilatih untuk mengenali rumahnya dapat dilepas untuk mencari makan sendiri, tetapi resikonya kalau hewan peliharaanmu jarang dilatih untuk meningkatkan kekuatannya, ia dapat saja direbut user lain yang sedang berburu.

          Jika peliharaan sudah mencapai usia dewasa, dapat dikawinkan dengan hewan peliharaan yang dimiliki oleh user lain ΓÇö tentunya dengan spesies yang sama dan disetujui oleh yang memelihara ΓÇö namun hal tersebut belum tentu membuahkan hasil atau malah menghasilkan spesies baru (hewan mitos seperti naga, unicorn, pegasus, griffin, phoenix, dll.). Jika ingin mencari hewan peliharaan baru dari alam liar user harus menggunakan umpan atau dapat mencoba menggunakan perangkap; hewan yang diperoleh disesuaikan dengan letak geografis yang terdeteksi pada GPS. Sebagai contoh lokasi user berada di pantai Bunaken, hewan-hewan yang tersedia mulai dari narwhal, dugong ataupun hewan yang hidup di daerah tersebut. Jika beruntung bisa menemukan mermaid juga.

          2. Pada tahun 1998ΓÇô2000 mulai muncul serial animasi di televisi bernama Cardcaptor Sakura, yang diadaptasi dari manga karya CLAMP. Ceritanya tentang Sakura Kinomoto, secara tidak sengaja membuka sebuah buku berisi Clow Card. Saat buku itu terbuka, semua kartu-kartu ciptaan Clow Reed sebanyak 52 lembar (17 lembar dalam manga) berhamburan ke seluruh penjuru kota Tomoeda. Tugas Sakura adalah untuk mengumpulkan kembali kartu-kartu itu dibantu makhluk bernama Cerberus (Kero-berosu dalam bahasa Jepang), yang muncul bersamaan saat buku itu terbuka.

          Nah mengadaptasi dari cerita tersebut, 50 lembar kartu tersebar di seluruh dunia. Pemain harus berburu kartu ΓÇö menggunakan GPS ΓÇö dengan mengelilingi seluruh penjuru kota. Tapi tidak mungkin kan kalau harus keliling dunia, disinilah keseruannya. Di dalam game terdapat menu yang berisi komunitas dari seluruh dunia ΓÇö ada level minimal yang harus diraih untuk bergabung dalam komunitas ΓÇö di mana para anggota dapat melakukan transaksi jual beli kartu (menggunakan koin virtual tentunya). Untuk merebut kartu dari tangan user lain dapat dilakukan dengan duel antar kartu. Ketika berburu dan mendapatkan kartu yang sudah dimiliki sebelumnya, kartu yang dimiliki tidak menjadi berlipat, tetapi akan menyatu dengan kartu diperoleh dan menambah kekuatan kartu tersebut sehingga dapat bermetamorfosis. Mereka yang berhasil mengumpulkan ke-50 lembar kartu memperoleh kekuatan untuk membuka kartu ke-51 dan 52 ΓÇö kartu hybrid yang letaknya masih dirahasiakan. Lalu apa fungsinya kartu hybrid itu? Selain memiliki kekuatan untuk membuka portal untuk berpindah ke lokasi lain yang ingin dituju tanpa harus berada di sana, juga dapat membuat kartu baru untuk disebar tergantung kekuatan yang dimiliki oleh ke 52 kartu itu.

          Ide lain dalam bidang permainan lihat 

          #AcaraTelevisi #TVprogram

          Sebagaimana kita tahu program televisi mungkin bersifat fiktif (seperti dalam komedi dan drama) atau non-fiksi (seperti dalam film dokumenter, berita, dan televisi realitas). Untuk membuat acara yang menarik para produser harus memutar otak agar rantingnya tetap tinggi. Berikut ide-ide yang mengadaptasi dari program yang mengisahkan kehidupan dan petualangan:

          1. Kalau acara panduan memasak sudah lumrah muncul di setiap acara televisi lokal, bagaimana dengan panduan memainkan alat-alat musik (modern/tradisional) atau mengajarkan teknik-teknik vokal dalam beatbox, cara menjadi DJ, sampai mixing? Ada banyak alat musik dengan bahan unik (seperti lobak dan wortel) di dunia dan berbagai macam teknik dalam memainkannya sehingga menarik untuk disimak.

          2. Banyak orang yang tidak tahu bahwa proses latihan dalam kehidupan sirkus, pesulap atau pekerja seni itu sulit. Menyorot kehidupan para artis jalanan bisa menjadi sumber inspirasi bagi artis lain untuk berkreasi.

          Ide lain dalam program televisi lihat 

          .

          #Gastronomi #KreasiMakanan

          1. Molecular gastronomy mulai populer namanya setelah metode pembuatan es krim dengan nitrogen diperkenalkan. Ada juga es krim kering NASA dan es krim bubuk yang diinspirasi oleh karya seni Seiji Yamamoto ΓÇÿPermen Apel Minus-196┬░ΓÇÖ ΓÇö menggunakan N2O dan Nitrogen cair. Setelahnya bermunculan produk dari karya seni ini seperti popping boba yang biasa digunakan sebagai topping pada minuman. Jika mengerti caranya, membuat makanan dengan metode ini tidak begitu sulit, hanya saja sedikit memerlukan pengerjaan yang lebih panjang.

          Yang penting di sini adalah idenya, yang termudah membuat puding berbentuk telor ceplok tetapi isinya berasal dari jus mangga atau menyajikan buah anggur tetapi bukan anggur sungguhan dengan rasa anggur ΓÇö gunakan metode seperti membuat popping boba dengan bahan utama Calcium Lactate Gluconate dan Sodium Alginate, tambahan lainnya bisa menggunakan Malic AcidPotassium Sorbate dan Xanthan. Kalau ingin membuat makanan padat dengan bentuk seperti busa, gunakan Soy Lecithin dan kocok untuk menghasilkan buih (jangan lupa dibekukan dengan memasukan ke dalam kulkas).

          Molecular gastronomy juga dapat diaplikasikan untuk pembuatan permen, coklat dan minuman. Coba buatlah minuman koktail dalam bentuk puding dengan berbagai macam rasa didalamnya dan tidak langsung tercampur ketika diminum. Misalnya membuat Skandinavian rhum, namun pisahkan jus nanas dan yoghurtnya, lalu tambahkan dressing lemon dan rhum diluarnya. Triknya memisahkan setiap bagiannya seperti permen NUDE ΓÇö permen cair penyegar mulut ΓÇö yang dibuat oleh Thai Jintan Co., Ltd.

          2. Semua pasti mengenal sebuah makanan beku terbuat dari produk susu, digabungkan dengan perasa dan pemanis. Yeup benar, es krim. Istilah es krim menunjuk pada dessert beku dan makanan ringan yang terdiri dari lemak susu. Kunci pembuatannya, jika membekukan adonan es krim cukup cepat, maka kristal es tidak sempat terbentuk dan hasil akhirnya menjadi sangat lembut dan halus.

          Banyak orang yang mencoba membuat kreasi rasa baru untuk es krim sehingga menarik minat masyarakat untuk mencobanya. Beberapa ide berikut mungkin dapat menjadi inspirasi dalam berkreasi:

          ┬╖       Bunga Rosella, Elderberry, Lavender, Saffron, Mawar dan beberapa bunga lainnya yang dapat dikonsumsi serta beraroma unik dapat menjadi pilihan rasa ditambah sedikit tebu sebagai pemanisnya.

          ┬╖       Ada berbagai macam rasa teh di dunia. Teh yang biasanya diminum ubah bentuknya menjadi es dan campurkan sedikit biskuit didalamnya.

          ┬╖       Indonesia kaya akan rempah. Kalau kayu manis dicampur dengan apel mungkin sudah biasa. Kira-kira kalau beras kencur, asam Jawa, kunyit, gula Jawa dan jahe tetap bisa menghangatkan badan tidak ya jika sudah menjadi es?

          ┬╖       Es krim dengan rasa bir mulai diperkenalkan di beberapa gerai. Bereksperimenlah dengan koktail. Koktail yang dimaksud di sini bukan seperti tutti frutti, namun minuman beralkohol yang dicampur dengan minuman atau bahan-bahan lain yang beraroma. Tetapi hati-hati, beberapa minuman keras bisa membuat mulut seperti terbakar.

          ┬╖       Bicara soal terbakar, es krim dengan sensasi pedas dari jahe, lada hitam, wasabi, cengkeh bisa menjadi alternatif selain menggunakan cabai.

          ┬╖       Sama hanya dengan rasa pedas, ada banyak pilihan ingredient yang dapat memberi rasa asam, kecut dan less bitter selain dari bahan yang biasa dipakai dipasaran. Sebagai contoh dalam membuat es krim dengan rasa asam/kecut bisa menggunakan tomat, kiamboy dan belimbing wulung. Beberapa pihak mencoba membuat es krim rasa kimchi, kenapa tidak membuat rasa tom-yam sekalian?

          ┬╖       Untuk para vegetarian bisa mencampur sari kedelai, bayam, wortel sampai pakcoy menjadi mixed es krim yang kaya rasa ΓÇÿsayur-sayuranΓÇÖ namun tetap terasa enak di lidah.

          ┬╖       Menggabungkan permen dengan es krim sepertinya menarik. Misalnya es krim rasa arumanis, marshmallow, pop rocks ΓÇö sejenis permen yang akan meletus jika terkena cairan dan haw flakes (shanzha bing).

          ┬╖       Kalau bisa membuat es krim rasa Tiramisu berarti kue/dessert lainnya seperti Blackforest, Cheese cake, Panna Cotta juga dapat dimasukan rasanya pada sebuah es krim.

          ┬╖       Kalau biasa susu terbuat dari sapi, berarti susu yang berasal dari hewan lain juga bisa dijadikan es krim. Buatlah es krim dari susu kambing atau susu kuda.

          Ide lain dalam pengolahan makanan lihat 

          .

          #KreasiPerangko

          Kegiatan surat-menyurat dan sistem perposan sebenarnya sudah dikenal manusia sebelum dikenalnya perangko, dan setiap pemerintahan membangun sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatan sistem perposan. Tetapi ketika era digital datang, nasib bisnis pos langsung berbalik 180 derajat. Mereka harus mati-matian memutar strategi bisnis agar tak mati digerus kemajuan teknologi. Salah satu cara untuk menghindari ancaman kebangkrutan adalah dengan menghasilkan perangko yang lain dari biasanya.

          Berikut beberapa ide yang dapat dicoba dalam memberikan variasi pada perangko:

          1. Melapisi perangko dengan spot UV printing. Tidak perlu semua perangko diberikan coatingan tersebut, untuk menghemat biaya cukup SSΓÇÖnya (souvenir sheet) saja juga boleh. Contohnya perangko berbentuk Garuda Pancasila dan coatingan diberikan pada lambang ke-5 silanya.

          2. Thermochromic pigment mulai dikenal luas oleh masyarakat oleh karena sifatnya yang unik. Dengan menerapkan pada perangko batik hitam putih sebagai contoh, ketika disentuh (diberi suhu panas) warna hitamnya akan transparan dan menampilkan warna dasarnya yang berwarna.

          Ide lain dalam kreasi perangko lihat 

          .

          #KreasiKartuPos

          Kartu pos biasanya dikirimkan orang saat berkunjung ke luar negeri sebagai kenang-kenangan yang menandai bahwa mereka telah berkunjung ke negara tersebut. Pada kurun waktu 1920ΓÇô1930 banyak perusahaan di Indonesia memakai kartu pos sebagai media berpromosi, seperti produk susu kental manis Bendera dan mesin jahit Singer. Di buku Oud Bandoeng dalam Kartu Pos yang disusun Sudarsono Katam tercantum juga kartu pos yang berfungsi sebagai undangan pernikahan.

          Kartu pos bukan lagi menjadi sebuah sarana komunikasi untuk berkirim kabar, tetapi menjadi sebuah hobi yang makin hari makin diminati. Adanya sebuah situs di internet bernama Postcrossing menjadi sebuah tonggak kemunculan kartu pos yang dimaknai sebagai hobi ini. Tetapi, kartu pos bagaimana yang tetap bisa menarik perhatian masyarakat berkenaan dengan fungsi dan seninya?

          1. Kartu pos bergambar peta menjadi buruan karena dapat menunjukan lokasi suatu daerah dan mempermudah pencarian. Menggabungkan teknologi laser cutting pada pola peta jalan; menggunakan kertas dengan ketebalan 400 gram yang sudah dilubangi lalu tempelkan pada kertas 400 gram polos sebagai media penulisan. Peta laser cutting juga bermanfaat bagi mereka yang memiliki masalah pada pengelihatan.

          2. Jaman sekarang bentuk kartu pos tidak lagi kaku, tetapi menyesuaikan bentuk gambar didalamnya seperti Gotochi ΓÇö kartu khusus regional tersebut ΓÇö yang dibuat oleh Japanese Postal System.

          Ide lain dalam kreasi kartu pos lihat 

          .

          #Wisata #Tour #Travel

          Pariwisata memiliki berbagai macam bentuk kegiatan wisata yang dapat disesuaikan dengan minat ataupun kebutuhan para wisatawan. Kegiatan wisata yang dilakukan memiliki tujuan tertentu yang mendatangkan manfaat tersendiri bagi masing-masing wisatawan.

          Oleh karena itu mari kita kenali dulu wisata dari segi maksud dan tujuan, yakni:

          ┬╖       Holiday Tour (wisata liburan), yaitu suatu perjalanan wisata yang diselenggarakan dan diikuti oleh anggotanya guna berlibur, bersenang-senang dan menghibur diri.

          ┬╖       Familiarization Tour (wisata pengenalan), yaitu suatu perjalanan yang dimaksudkan guna mengenal lebih lanjut (survey) daerah yang mempunyai kaitan dengan pekerjaanya.

          ┬╖       Educational Tour (wisata pendidikan), yaitu suatu perjalanan wisata yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran, studi perbandingan ataupun pengetahuan mengenai bidang kerja yang dikunjunginya.

          ┬╖       Scientific Tour (wisata pengetahuan), yaitu perjalanan wisata yang tujuan pokoknya adalah untuk memperoleh pengetahuan dan penyelidikan terhadap sesuatu bidang ilmu pengetahuan.

          ┬╖       Pilgrimage Tour (wisata keagamaan), yaitu perjalanan wisata yang dimaksudkan guna melakukan ibadah keagamaan.

          ┬╖       Special Mission Tour (wisata kunjungan khusus), yaitu suatu perjalanan wisata yang dilakukan dengan maksud khusus, misalnya misi dagang, kesenian dan lain-lain.

          ┬╖       Hunting Tour (wisata berburu), yaitu suatu kunjungan wisata yang dimaksudkan untuk menyelenggarakan perburuan binatang yang diijinkan oleh penguasa setempat sebagai hiburan semata.

          Jadi setiap aspek kehidupan manusia dapat diubah potensinya menjadi wisata. Berikut contoh kegiatan yang dapat dilakukan:

          1. Beberapa orang di dunia menghabiskan sebagian besar waktunya hanya untuk makan. Namun tidak sembarangan makan, sebagian gemar makan makanan ekstrim, seperti kalajengking goreng, gurita hidup, darah ular, etag, kamaru, balut ΓÇö makanan khas Filipina. Ada juga yang doyan mencicipi makanan khas daerah tempat yang dikunjunginya ataupun bagi para vegan kenikmatan tersendiri bisa menyantap sayur dan buah organik. Hal ini membuka peluang baru sebagai ragam wisata kuliner yang dapat ditawarkan pada para wisatawan.

          2. Untuk pecinta seni, mengunjungi museum atau galeri merupakan suatu kesenangan tersendiri. Membuat jadwal perjalanan yang mengusung berbagai kesenian suatu daerah dan jika beruntung dapat mencoba membuat kesenian tersebut diakhiri menonton pertunjukan teater dapat memberikan hasil yang maksimal.

          Ide lain dalam bidang wisata lihat 

          .

          #MISC #ideas

          Berikut adalah ide-ide nyeleneh yang patut untuk dicoba:

          1. Fashion sudah menjadi gaya hidup sehingga tak jarang manusia terus mengeksplor sumber daya baru untuk digunakan. Penggunaan kulit kodok mungkin sudah biasa, tetapi bagaimana kalau dari kulit ceker ayam, tokek, selongsong kulit ular, keong mas, tikus, kelelawar dan kulit ikan? Yach.. butuh sedikit kerja keras memang.

          2. Mungkinkah batu kali laku dijual dengan harga tinggi? Pada tahun 1975 Gary Dahl mendapatkan ide ΓÇö setelah temannya mengeluh tentang hewan peliharaan mereka ΓÇö mengenai binatang peliharaan yang tidak perlu diberi makan, berjalan, mandi dan tidak akan mati, sakit atau tidak taat. Iya, sebuah batu jawabannya.

          Beralih dari hewan peliharaan, batu kali yang agak lebar dapat menjadi media yang sempurna untuk menulis pesanmu. Kreasikan dengan cat thermochromic transparan (cat yang dapat berubah warnanya saat suhunya berubah) agar pesan yang sudah tertulis didalamnya bisa dimunculkan.

          3. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kemampuan manusia untuk beradaptasi, makin banyak pula kecurangan yang dilakukan. Pembuatan surat dokter palsu untuk mengelabuhi atasan, SKCK dan ijasah palsu agar dapat diterima kerja, sertifikat tanah palsu untuk meraup keuntungan, sampai berita-berita palsu (hoax). Adanya suatu wikimedia yang dapat memberikan informasi perbandingan mana yang palsu dan yang asli tentunya dapat membantu masyarakat agar tidak dirugikan.

          4. Informasi mengenai produk otomotif secara online sudah menjamur di mana-mana, namun 

           masih jarang ditemui. Dengan memberikan layanan ΓÇ£pesan onlineΓÇ¥, konsumen tidak repot lagi untuk harus datang bolak-balik ke dealer, dan salesman diuntungkan dengan tersedianya konsumen ΓÇ£hot prospekΓÇ¥ yang harus dikejar.

          5. Adakah dari kalian yang sering mengalami kebuntuan dalam menghadapi masalah hidup? Dikarenakan ΓÇ£kantong DoraemonΓÇ¥ masih belum diproduksi sampai saat ini ada baiknya dibuat ΓÇ£Bank IdeΓÇ¥. Di sini semua masalah ditulis dan semua orang dapat berkontribusi untuk ikut membantu menyelesaikannya. Tapi bagaimana caranya agar orang-orang mau ikut membantu? Tentu saja harus dipancing dengan reward. Entah yang paling banyak berkontribusi bisa naik level menjadi moderator atau diberi tiket gratis untuk mengikuti TIA conferences.

          Konsep lain yang berkenaan dengan Bank Ide; sehubungan dengan maraknya pembangunan startup yang menjamur namun tidak dilandasi oleh pondasi yang kuat menyebabkan usia yang hanya seumur jagung dan tidak berlanjut. Ada baiknya mereka yang memiliki ide untuk membangun startup menjabarkan konsepnya di sini agar dapat divalidasi oleh pengguna lain apakah layak atau tidak. Pengguna lain juga dapat memberi masukan jika ada konsep serupa yang dibuat sehingga bisa dilakukan perbaikan untuk menonjolkan kelebihan produknya atau sebaiknya di-merger saja. Apabila ada pengguna yang memiliki ide serupa, dapat mengajak kerjasama menjadi Co-Founder.

          6. Ketika dunia dilanda suatu wabah yang mengakibatkan lumpuhnya perekonomian, uang tidak dapat diandalkan untuk menjadi nilai tukar. Solusinya balik lagi ke jaman dahulu menggunakan sistem barter. Sudah banyak memang marketplace yang diciptakan di luar negri, namun di Indonesia belum ada yang bisa bertahan. Memang agak sulit untuk memastikan apakah orang tersebut benar akan mengirimkan barangnya atau tidak, namun jika terjadi suatu transaksi dan salah satu pihak tidak mengirimkan maka pihak yang tidak mengirimkan akan otomatis terblokir jika dalam 3 hari tidak mengirimkannya.

          Nilai nominal barang juga dicantumkan agar pihak yang menawar barang dapat menawarkan barang yang sesuai nominalnya. Begitu juga barang kebutuhan yang pengguna cari sehingga memudahkan pencarian bagi pengguna lain.

          7. Selama ini orang lebih banyak investasi dalam bentuk emas, saham, tanah dan bisnis. Terinspirasi dari investasi jati, kenapa tidak mencoba investasi buah? Ketika panen investor mendapatkan bisa mendapatkan buahnya. Keuntungan dari pemilik tanah adalah ikut mendapatkan buah gratis tanpa harus keluar modal untuk perawatannya.

          Ide-ide yang tidak biasa lainnya dapat dilihat 

          .

          ΓÇ£Orang bijak membangun jembatan, sementara orang bodoh membangun penghalang.ΓÇ¥ ΓÇö TΓÇÖChalla [Black Panther]

          Jadi teman-teman 😎 jangan mengejar uang. Uang adalah hasil yang datang dari sebuah proses. Jika tujuanmu untuk mencari keuntungan, anda akan stress dibuatnya. Cermati kebutuhan pasar dan ciptakan peluang dari sana.

        MEMBANGGUN TEAM WORK


        Startup Yang Baik Tentu Memiliki Tim Yang Baik & Solid

        Apalagi jika kalian memiliki impian & cita ΓÇô cita membangun startup hingga menjadi startup unicorn, tentu harus dimulai dari dalam tim terlebih dahulu. Tetapi permasalahannya, banyak founder startup yang masih kurang wawasan bagaimana cara membangun tim startup yang baik & solid. Karena biasanya para founder & co-founder hanya fokus kepada produk startup itu sendiri.

        Ada 5 tips singkat bagaimana cara membangun team pada sebuah startup yang baru saja berdiri atau sedang berjalan.

        Membangun Tim Startup

        1) Bangunlah Budaya Startup Dari Founder & Co-Founder Terlebih Dahulu!

        Sebelum melangkah lebih jauh, seharusnya para founder & co-founder harus membentuk budaya perusahaan terlebih dahulu jauh sebelum banyak ΓÇÿorang baruΓÇÖ yang akan ikut bergabung didalamnya. Contoh, jika anda bersama co-founder ingin memiliki budaya startup yang ΓÇÿserba cepatΓÇÖ,  maka mulailah lakukan budaya tersebut antara anda & co-founder. Jangan sampai anda menyampaikan budaya ΓÇÿserba cepatΓÇÖ ke tim startup anda namun anda sendiri tidak pernah mencerminkannya.

        Mulailah bicarakan budaya atau value yang akan ditanamkan pada internal startup kalian bersama co-founder pada awal ΓÇô awal pembentukan startup.

        2) Maksimalkan Interview Process

        Pada saat anda mulai merekrut anggota tim baru, pastinya anda akan melakukan interview process kepada calon anggota tersebut. Banyak founder & co-founder yang kurang memahami bagaimana menilai kandidat tersebut sebetulnya tepat atau tidak untuk startup kalian dari proses wawancara.

        Menurut Bernadetta Anjani, Head of People Partner GO-JEK, dalam Online Mentoring Program ΓÇÿHow to Recruit & Build Your Startup TeamΓÇÖ oleh Komunitas Startup Jakarta & Komunitas Startup Tangerang, mengatakan ada 2 hal penting yang harus diliat saat Interview Process yaitu;

        • Skill & Capabilities; ketahui pengetahuan spesifik mereka dari case study & test.
        • Culture Fit; ketahui value & budaya orang tersebut apakah sesuai dengan value & budaya startup kita.

        Jika kalian merasa hal ini benar ΓÇô benar bukan ranah kalian, kalian dapat menghire seseorang pada divisi recruiting yang sudah berpengalaman.

        3) Beri Kepercayaan

        Startup yang baik pastinya memiliki kualitas tim yang sama. Salah satu cara untuk menyamakan kualitas antar individual tim adalah dengan cara memberikan kepercayaan kepada anggota tim untuk menanggung job desc yang lebih besar. Biasanya banyak para founder startup yang sulit memberikan kepercayaan kepada timnya, padahal untuk jangka panjang, hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas tim pada startup anda.

        Berilah sedikit demi sedikit kepercayaan kepada anggota tim startup anda!

        4) Team Developing Skills

        Masih ingat dengan pepatah ΓÇÿStartup Yang Baik Tentu Memiliki Tim Yang Baik & SolidΓÇÖ? Nah salah satu cara memiliki tim yang baik adalah adanya peningkatan kualitas individual pada startup anda, seperti skills. Berilah ruang bagi para karyawan anda untuk meningkatkan skill mereka seperti diberikan training atau workshop yang berkaitan dengan pekerjaan mereka atau passion mereka.

        5) Karir Management

        Salah satu hal yang penting bagi karyawan adalah jenjang karir. Bagaimana prospek karir di startup anda, terutama untuk anggota tim yang memang terlihat menjanjikan dimasa mendatang. Hal ini dapat dibicarakan pada saat founder & co-founder membangun startup atau pada saat startup akan mengalami restrukrisasi organisasi. Karena dengan career management yang bagus, maka tim kalian akan memiliki engagement & loyalty yang kuat terhadap perusahaan juga.

        Nah itu dia 5 cara membangun tim startup yang baik & solid. Tips manakah yang dirasa masih sulit untuk diaplikasikan di startup kalian? Apakah kalian memiliki tips lainnya untuk membangun tim pada startup?

        anda bisa menemukan atau mencari tip-tip yang lain karena setiap bisnis memiliki cara kerja yang berbeda , anda bisa tetap berpikir secara kreatif untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada,.....sumber bisa di dapat di mana saja, google dll......goooo spirittt


    • JAVELIN BOARD

      Apa itu Javelin Board ?

      Javelin Board adalah sebuah tools yang merubah ide kamu menjadi sebuah eksperimen.

      Javelin board terbagi menjadi dua ruas. Ruas kiri yang disebut dengan brainstorming, dan ruas kanan disebut dengan excecution. Dalam brainstorming kita dapat menuliskan beberapa hipotesis berbeda yang mungkin terjadi yang nantinya bisa kita test, sedangkan dalam excecution dilakukan eksperimen terhadap hipotesis tadi.

      Untuk memulai menggunakan Javelin Board hal yang pertama dilakukan adalah membentuk hipotesis.

      Hipotesis berguna untuk memberikan batas kepada ide-ide gila kita agar kita dapat lebih fokus . Hipotesis di pecah menjadi 3 bagian yaitu, customerproblem, dan solution.

      Tentukan siapa saja customer yang akan menggunakan product kita, setelah customer ditentukan pindahkan salah satu customer tersebut ke ruas kanan untuk dieksperimen. Setelah itu tentukan masalah-masalah apa saja yang dihadapi, kembali pindahkan salah satu masalah tersebut ke ruas kanan.

      Baris solusi di ekspresimen pertama sengaja dibuat abu-abu agar kita tidak langsung memberikan solusi di awal dan fokus terhadap masalah.

      Setelah kita menentukan masalah apa saja yang dihadapi oleh customer, maka setelah itu buat list mengenai asumsi-asumsi tentang masalah customer yang dirasa benar.

      Selanjutnya adalah menentukan riskiest assumptionriskiest assumption yang dipilih adalah asumsi kita mengenai masalah customer yang paling benar menurut kita.

      Setelah membuat riskiest assumption maka saatnya kita menentukan metode kriteria sukses untuk riskiest assumption yang kita buat. biasanya untuk membuktikan asumsi kita benar yaitu dengan cara melakukan wawancara kepada calon customer secara langsung atau bisa juga melalui survey, namun untuk hal ini lebih baik melakukan interview secara langsung agar hasil yang didapat benar-benar valid.

      Setelah kita melakukan wawancara maka didapatkan hasil-hasil dari wawancara tersebut, hasil yang didapatkan bisa saja sukses atau benar bisa juga hasilnya tidak benar atau asumsi yang kita punya tidak benar ternyata pada realita nya maka dari itu hasil yang didapatkan dinyatakan pivot. Bila hasil yang didapatkan sudah dinyatakan benar maka kita sudah dapat menentukan apa sih solusi yang sebenarnya dibutuhkan untuk mengatasi masalah customer tersebut. Dan juga bila hasilnya dinyatakan pivot berarti masalah yang kita asumsikan tidak benar-benar dianggap suatu masalah maka dari itu bisa dinyatakan pivot dan kita dapat mengganti asumsi yang sudah diujikan sebelumnya dengan asumsi yang baru.

      https://youtu.be/G8Rk0c3axtI


      Javelin Board to transform Product Ideas to Experiment

      Validasi ide merupakan salah satu tahap krusial yang menentukan. Dari analisis menggunakan Javelin Board, kita dapat mengetahui titik kritis, identifikasi masalah, asumsi, melakukan metode pengujian, dan juga penentuan kriteria sukses. Board ini terbagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian kiri atau yang disebut dengan Area Brainstorming. Dan bagian kanan atau yang disebut dengan Area Execute.


      Berdasarkan hasil tersebut tentunya didapat pembelajaran yang dapat kita gunakan di eksperimen-eksperimen selanjutnya.


      Validasi ide dengan Javelin Experiment Board

      Mencari sebuah ide untuk solusi merupakan suatu hal yang gampang-gampang susah untuk didapatkan, tapi bagaimana jadinya apabila ide yang kita cetuskan bisa benar-benar bermanfaat dan berguna bagi masyarakat. Maka dari itu perlu dilalukan sebuah validasi untuk mengetahui ide kita itu valid atau tidak dan masalah yang ingin kita pecahkan benar-benar ada dan dibutuhkan.

      Untuk melakukan validasi ada tools yang bernama Javelin Experiment Board yang akan membantu kamu untuk memastikan masalah yang ingin kita berikan solusinya.

      Kenapa ide harus di validasi?

      Jika kamu membuat sebuah produk tanpa dilakukan validasi terlebih dahulu akan besar kemungkinanya untuk gagal. Karena, produk yang kamu buat hanya berdasarkan kebutuhan kamu bukan kebutuhan/kemauan dari customer.

      Apa itu Javelin Experiment Board?

      Javelin Board merupakan sebuah tools/framework untuk melakukan validasi ide melalui sebuah eksperimen.

      Javelin Experiment Board

      Javelin board terbagi menjadi dua bagian. Bagian kiri disebut dengan brainstorming dan bagian kanan disebut dengan bagian execution. Bagian brainstorming fokus kepada pembuatan hipotesis yang kemungkinan akan terjadi, dan bagian execution merupakan bagian untuk melakukan eksperimen terhadap hippotesis yang sudah dibuat. Baris solusi di eksperimen pertama sengaja dibuat abu-abu agar kita fokus terhadap masalah dan tidak langsung memberikan solusi.

      Detail dari javelin board dapat dilihat digambar berikut :


      Bagaimana cara menggunakanya?

      1. Unduh terlebih dahulu javelin board dan print dengan kertas ukuran A3/A2 sesuai kebutuhan.
      2. Siapkan sticky notes dan spidol

      Mari kita mulai Brainstorming :)

      1. Tentukan Customer Segment

      Siapa target customer kamu? pekerjaan apa yang sedang mereka lakukan? dalam melakukan pekerjaan customer menghadapi dan membeci pain apa? dalam melakukan pekerjaan customer ingin menikmati gain apa?

      2. Tentukan Hipotesa Masalah

      Kira-kira customer segment itu punya masalah apa? setiap masalah HANYA HARUS 1 KALIMAT. Pilih satu masalah utama setelah itu baris solusion dipending terlebih dahulu.

      Every customer has a problem, every problem has solution. But not every solution has problem, not every problem has customer.

      3. Tentukan Riskiet Assumption

      Satu-satunya cara untuk mengetest hipotesa adalah membuat asumsi. Asumsi yang harus kamu lakukan disini adalah tentukan apa yang kita percaya benar, agar hipotesa kedua benar. Membuat riskiet assumption harus berdasarkan tiga hal.

      ACTION = Tindakan yang pernah dia lakukan

      BEHAVIOR = Kebiasaan yang dia lakukan

      MENTALITY = Mindset yang dia punya.

      Setelah melakukan brainstorming ambil 3 hal berikut ini :

      1. Customer segement yang dipilih

      2. Main Problem paling utama

      3. Riskiet Assumption yang paling beresiko

      Pindahkan ke dalam EXPERIMENT AREA, untuk divalidasi asumsinya satu per satu.

      4. Tentukan Method dan Kriteria Sukses

      ada 3 cara yang dapat dilakukan dalam validasi ide.

      • Interview : get ask from customer and get answer
      • Presell(Pitch) : sell something before actually having to sell
      • Concierge : manually delivered your service to customer

      Kriteria Sukses

      Ditetapkan berdasarkan antar team berapa % success kriteria. Contoh :

      Total Sample 10 orang.

      Dikatakan sukses jika 60% mengatakan hal serupa dengan asumsi. 6/10 sukses. Artinya jika 6 orang dari 10 orang mengatakan hal serupa dengan asumsi, maka hipotesa tersebut VALID.

      Semakin banyak data yang didapatkan maka akan semakin baik.

      5. Get Out The Building

      Lakukan interview kepada customer segment. Pastikan semuanya telah siap.

      • Customer Segment = Demographic, Educational, Profession, Economic Status, Behavior,etc.
      • Probelm Hypotheses = From customerΓÇÖs perspective, not the founderΓÇÖs vision
      • Assumption = Actually, Mentality,Behavior

      6. Tentukan Result & Decision

      Bagaimana? seberapa banyak yang setuju? jika hasilnya kurang memuaskan maka kamu bisa melakukan pivot dengan mengganti asumsi yang sudah di uji dengan asumsi yang baru.

      7. Report Hasil Learning

      Jangan lupa catat setiap insight yang didapat dari setiap customer.

      Hasil dari eksperimen pertama dapat menjadi pembelajaran untuk melakukan eksperimen selanjutnya.

      https://www.youtube.com/watch?v=-_MH8TENpwc&feature=emb_rel_end

      Saat membuat sebuah produk, salah satu langkah paling penting adalah validasi pasar. Sebuah startup tidak bisa berhasil tanpa adanya product-market fit. Terus, gimana cara kita melakukan eksperimen supaya produk kita bisa diterima oleh pasar?

      Bagaimana cara menggunakan Javelin Board?

      Kunci: selalu mulai dari bagian sebelah kiri ΓÇô Brainstorming Area!

      Untuk memvalidasi suatu produk, kita pastinya perlu ide produk terlebih dahulu. Iya dong, kalau gak ada produknya, apa yang mau diuji? Untuk dapat ide produk, bisa dipakai 4 bagian di Javelin Board ini:

      Customer/Pelanggan

      Siapa sih pasar yang mau kita sasar? (Sumber gambar: Unsplash)

      Di bagian ini, perlu ditentukan siapa pasar yang mau kita sasar. Misal kita ingin buat sebuah e-commerce sayuran dengan pemasok langsung dari petani. Produk ini punya 2 pelanggan yang harus divalidasi: petani dan pembeli sayuran. Lebih bagus lagi kalau pelanggan ini bisa sespesifik mungkin, Contohnya untuk pembeli sayuran dapat ditulis sebagai: ibu rumah tangga dengan usia sekitar 30 tahun, atau ibu rumah tangga dari keluarga berpenghasilan menengah. Semakin spesifik tipe pelanggan yang disasar, semakin baik.

      Ini contoh lain yang bisa kita pakai:

      • Produk yang ingin dibuat: Layanan streaming Drakor (Drama Korea)
      • Beberapa contoh pelanggan yang bisa divalidasi:

      ┬╖       Siswa-siswa SMA atau mahasiswa yang suka nonton Drakor

      ┬╖       Seseorang yang suka nonton Drama, tapi tidak melulu Drakor

      ┬╖       Ibu rumah tangga yang suka nonton Drakor

      Oke, sekarang kita sudah punya 3 calon pelanggan. Pilih satu. Pelanggan inilah yang akan menjadi fokus kita untuk eksperimen dengan produk yang dibuat. Terus yang dua lagi gimana? Jangan takut, kita bisa eksperimen lagi nanti! Yang penting, kita fokus dulu ke pelanggan yang memiliki potensial paling tinggi.

      Problem/Permasalahan

      Masalah apa yang dihadapi pelanggan untuk mencapai tujuannya? (Sumber gambar: Unsplash)

      Sekarang, masalah apa sih yang pelanggan kita punya dalam mencapai tujuannya yang searah dengan produk kita? Supaya gampang, kita pakai contoh negara Indonesia ya.

      Supaya mudah, yuk kita fokus ke salah satu pelanggan yang udah ditulis tadi: Siswa-siswa SMA atau mahasiswa yang suka nonton Drakor

      Sekarang, coba kita list semua permasalahan yang kemungkinan dimiliki oleh jenis pelanggan ini:

      • Karena mereka masih kuliah / SMA, kemungkinan besar mereka hanya bisa nonton drama di luar jam sekolah, yang artinya waktu untuk menonton Drama Korea ini terbatas.
      • Di Indonesia, permasalahan internet lambat sangat umum. Apalagi untuk pelanggan yang tidak memiliki wi-fi dan harus memanfaatkan kuota untuk nonton Drama Korea. Masalah kuota dan kecepatan ini penting untuk bisnis streaming.
      • Adanya permasalahan bahasa yang membuat pelanggan sulit memahami drama yang ditonton

      Tentunya, sekarang ketiga masalah ini masih merupakan asumsi. Itu alasannya kita perlu untuk melakukan eksperimen. Kita akan menggunakan 3 masalah ini untuk melakukan eksperimen terhadap asumsi ini, kalau benar, maka kita selangkah lebih dekat untuk mencapai product-market fit.

      Solution/Solusi

      Get product ideas that could solve our customer problemsApa yang bisa kita tawarkan kepada pelanggan untuk menyelesaikan masalah mereka? (image source: Unsplash)

      Nah, langkah inilah yang paling menentukan: apa yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan permasalahan calon pengguna kita? Solusi inilah yang akan kita lakukan eksperimen kepada pasar untuk menguji asumsi kita. Apakah solusi kita benar-benar bisa menyelesaikan masalah mereka?

      Banyak solusi yang bisa kita coba, tapi untuk contoh ini, kita coba kita jenis yang paling sesuai dengan masalah di atas:

      • Coba tambahkan pilihan subtitles dan dubbing dalam bahasa Indonesia. Eksperimen. Yang mana yang paling sukses? Subtitle? Dubbing? Atau bahkan video normal tanpa subtitle dan dubbing?
      • Coba tambahkan fitur unduh video, sehingga pengguna bisa mengunduh video terlebih dahulu dibandingkan dengan streaming. Dengan cara ini, maka buffering bisa dikurangi. Apakah hasilnya lebih baik?
      • Coba unggah video di beberapa waktu yang berbeda. Waktu yang mana yang paling sukses untuk ditonton pengguna pada 6 jam setelah pengunggahan?

      Dengan ini, kita bisa membuat 3 jenis percobaan. Hasilnya akan membuat kita selangkah lebih dekat dengan product-market fit dengan memanfaatkan hasil eksperimen pada iterasi produk berikutnya. Pada akhirnya, javelin board akan membawa produk kita lebih sesuai dengan pasar.

      Assumption/Asumsi

      Saat membuat daftar masalah atau solusi, ada banyak asumsi yang kita pakai. Pastikan semua asumsi ini dicatat dan diurutkan berdasarkan yang paling berisiko. Asumsi ini harus dipastikan saat eksperimen dilakukan.

      Apakah mereka benar-benar memiliki internet yang lambat dan kuota terbatas?

      Apakah mereka benar-benar menonton Drama Korea di luar jam sekolah? Atau bahkan mereka menonton bersama teman saat sekolah?

      Semua asumsi ini perlu dipastikan sebelum produk kita di launch ke pasar.

      Saatnya Pindah dari Brainstorm ke Execution

      Sekarang, kita telah selesai dengan bagian kiri Javelin Board. Mantap. Tapi, yang paling penting adalah langkah selanjutnya. Eksekusi. Apa gunanya punya banyak ide tapi tidak ada yang di eksekusi?

      Execution is everything, letΓÇÖs start the experiment! (Image source: Unsplash)

      Yuk mulai ke tahap yang asyik: eksperimen!

      Sekarang, pindahkan kartu / post-it dari bagian kiri (brainstorming) ke kanan Javelin Board. Mana yang ingin kita eksperimen terlebih dahulu? Buat salah satu solusi dan lakukan eksperimen ke calon pelanggan yang sudah kita defiisikan. Hasil dari eksperimen ini akan membuat kita tahu apakah produk kita sesuai dengan kebutuhan pasar atau tidak.

      Sebelum kita keluar dari gedung dan bertanya ke pelanggan apakah mereka suka atau tidak dengan produk kita, ada bagian yang perlu kita isi terlebih dahulu. Metode dan kriteria keberhasilan. Bagaimana kita menentukan apakah percobaan ini berhasil atau gagal? Ada banyak cara yang bisa dipilih, salah satu yang populer: A/B Test atau wawancara secara langsung. Sedangkan untuk kriteria keberhasilan, pilih sesuatu yang sesuai dengan tujuan produk kita, contohnya jumlah keluhan atau total waktu menonton yang dihabisakan pelanggan.

      Selesai? Yuk, kita ΓÇ£keluarΓÇ¥ dari gedung (atau, kalau sekarang sih ekperimen bisa dilakukan secara online kok. Hah? Gimana tuh? Maksudnya, kita uji idenya secara onlinelaunch, dan pasang tracker untuk dapat hasil yang diperlukan).

      Gimana? Apakah pelanggan suka dengan ide kita? Iya? Enggak? Yang terpenting: kumpulkan feedback sebanyak mungkin. Namanya juga eksperimen, berhasil atau gagal, yang paling penting kita dapat data untuk eksperimen selanjutnya.

      Langkah terakhir adalah menuliskan hasil dan pembelajaran yang didapat dari percobaan. Cerita pengguna ini sangat penting untuk pengembangan produk kita kedepannya.

      • Apakah mereka lebih suka nonton Drama Korea dengan subtitle atau Dubbing?
      • Apakah mereka lebih suka download terlebih dahulu atau streaming?
      • Komplain apa yang pelanggan punya?
      • Apakah solusi kita menyelesaikan permasalahan mereka?

      Contoh Penggunaan Javelin Board

      Untuk kesimpulan, kita telah selesai melakukan percobaan untuk ide produk layanan streaming Drama Korea. Berikut langkah-langkahnya untuk memudahkan kita mengingat kembali apa yang sudah dipelajari.

      • Customer/Pelanggan ΓÇô Siapa pasar yang coba kita sasar?

      ┬╖       Siswa-siswa SMA atau mahasiswa yang suka nonton Drakor

      ┬╖       Seseorang yang suka nonton Drama, tapi tidak melulu Drakor

      ┬╖       Ibu rumah tangga yang suka nonton Drakor

      • Problem/Masalah ΓÇô Masalah apa yang mereka punya untuk mencapai tujuan mereka?

      ┬╖       Karena mereka masih kuliah / SMA, kemungkinan besar mereka hanya bisa nonton drama di luar jam sekolah, yang artinya waktu untuk menonton Drama Korea ini terbatas.

      ┬╖       Di Indonesia, permasalahan internet lambat sangat umum. Apalagi untuk pelanggan yang tidak memiliki wi-fi dan harus memanfaatkan kuota untuk nonton Drama Korea. Masalah kuota dan kecepatan ini penting untuk bisnis streaming.

      ┬╖       Adanya permasalahan bahasa yang membuat pelanggan sulit memahami drama yang ditonton

      • Solution/Solusi ΓÇô Solusi apa yang kita punya untuk menyelesaikan masalah mereka?

      ┬╖       Coba tambahkan pilihan subtitles dan dubbing dalam bahasa Indonesia. Eksperimen. Yang mana yang paling sukses? Subtitle? Dubbing? Atau bahkan video normal tanpa subtitle dan dubbing?

      ┬╖       Coba tambahkan fitur unduh video, sehingga pengguna bisa mengunduh video terlebih dahulu dibandingkan dengan streaming. Dengan cara ini, maka buffering bisa dikurangi. Apakah hasilnya lebih baik?

      ┬╖       Coba unggah video di beberapa waktu yang berbeda. Waktu yang mana yang paling sukses untuk ditonton pengguna pada 6 jam setelah pengunggahan?

      Tentu saja, Anda bisa list masalah dan solusi Anda sendiri. Yang paling penting, tujuan akhirnya adalah untuk menciptakan produk yang sesuai dengan pasar.

      Setelah menentukan ketiga bagian tersebut, lakukan ekperimen kepada pelanggan yang sudah ditentukan. Apakah mereka suka dengan ide kita? Masukan dan feedback apa yang mereka kasih?

      Oke, sekarang kita sudah dapat feedback, terus gimana? Ulangi lagi dong! Proses ini bersifat iteratif yang setiap langkahnya akan membuat ketika lebih dekat ke product-market fit!


        • DESIGN SEPRINT

          Mengenal Apa itu Design Sprint dan Manfaat untuk Startup

          Mengenal Apa itu Design Sprint dan Manfaat untuk Startup

          Dijaman kemajuan teknologi dan komunikasi saat ini, Kami yakin sebagian dari Anda pasti sudah tidak asing lagi ketika mendengar design sprint, apalagi bagi seseorang yang berkecimpung di perusahaan startup. Meskipun istilah tersebut tidak terdengar asing bagi sebagian orang, namun Mereka masih sering bingung ketika diminta untuk menjelaskan apa sih sebenarnya design sprint 

          Apa sih Design Sprint itu?

          Tahukah Anda jika penggunaan design sprint dapat menjawab pertanyaan dari business plan menggunakan desain yang dibuat, menciptakan prototype serta menguji ide dari bisnis kepada customer atau user. Design sprint merupakan sebuah metode 5 langkah kerja untuk membantu perusahaan agar dapat membuat suatu produk berdasarkan design thinking dengan waktu lima hari.

          Design thinking sendiri merupakan proses yang mencakup proses strategis, kognitif, dan praktis. Design sprint sendiri dibuat pada tahun 2010 oleh seseorang yang berasal dari Google Venture bernama Jake Knapp. Sampai saat ini, sudah banyak perusahaan yang memakai design tersebut sampai keseluruh dunia.

          Konsep kerjanya yaitu menggunakan waktu selama lima hari untuk membangun suatu produk. Waktu lima hari tersebut digunakan tiap anggota yang berada dalam suatu tim untuk berdiskusi bersama dengan tujuan mendapatkan suatu gagasan yang selanjutnya bisa digunakan untuk menjalankan proyek selanjutnya.

          Kapan Design sprint digunakan?

          Lalu, kapan design sprint perlu untuk digunakan? Pertanyaan seperti itu juga sangat sering ditanyakan oleh banyak orang. Sebenarnya, sebuah perusahaan maupun Anda sedang menjalani proses mendesain, tentu ini dapat digunakan setiap saat.

          Proses tersebut yaitu ketika di awal menjalankan proyek bisnis, metode tersebut dapat diterapkan agar bisa menentukan sesuatu yang akan ditawarkan melalui produk Anda. Selain itu, ketika perusahaan atau Anda mengalami hambatan bisnis serta ketika tim kerja Anda memerlukan suntikan ketika sedang memproses sesuatu agar bisa selesai sesuai waktu yang ditargetkan. nah, kira ΓÇô kira seperti ini alurnya :

          1. Awal proyek anda dapat menentukan  untuk menentukan apa yang ditawarkan (keunggulan) dari produk Anda , atau untuk menciptakan visi bersama.
          2. Ketika Anda berada di jalan buntu atau menemui hambatan.
          3. Ketika memerlukan suntikkan kecepatan dalam proses pengembangan.

          Tahapan Design Sprint

          Tahap Design Sprint

          Ada beberapa tahap yang harus dilakukan sebelum menerapkan design sprint. Tahap tersebut yaitu:

          1. Understand (Memahami)

            Tahap yang pertama yaitu understand. Tahap ini dilakukan di hari pertama untuk menyamakan sebuah persepsi terhadap suatu pembahasan produk. Di taha ini, dilakukan sesi wawancara ke sejumlah pengguna maupun calon pengguna. Hasil yang telah didapatkan dari wawancara tersebut akan digunakan sebagai bahan diskusi dengan seluruh anggota tim. Outputnya yaitu dalam bentuk struktur permasalahan untuk dipecahkan lewat proses desain hari selanjutnya.

          2. Diverge (Mengembangkan)

            Tahap selanjutnya yaitu diverge. Tahap ini dilakukan di hari kedua dimana individual dari setiap tim memberikan ide atau gagasan sebanyak-banyaknya. Selanjutnya, Mereka harus melakukan rancangan di sebuah kertas yang masih berupa rancangan kasar dengan tujuan supaya orang lain bisa mendapatkan bayangan tentang bagaimana ide tersebut diaplikasikan.

          3. Decide (Memutuskan)

            Tahap di hari ketiga yaitu decide. Dalam tahap ini tim berkumpul untuk memutuskan rancangan terbaik dengan cara melalui voting. Rancangan dengan jumlah voting terbanyak akan diperbaiki menjadi sebuah desain rapi dari sebelumnya sebagai proses untuk membuat prototipe.

          4. Prototype (Membuat Prototipe)

            Tahap keempat yang dilaksanakan di hari keempat yaitu prototype. Pada tahap ini tim developer akan membuat prototipe berdasarkan desain yang telah disetujui. Protitipe ini disusun dengan cepat untuk menampilkan usabilitas produk yang selanjutnya akan diluncurkan.

          5. Validate (Validasi)

            Tahap yang dilaksanakan di hari kelima atau hari terakhir yaitu validate. Pada tahap yang dilakukan di hari terakhir ini, prototipe diuji langsung ke calon pengguna. Setelah mendapatkan hasil validasi yang telah dilakukan, hasil tersebut digunakan sebagai dasar penentuan proses iterasi.

          Pada tahap ini, Anda tentu akan mengetahui apa yang akan dilakukan selanjutnya. Selain itu, vaidasi ini dpat memabntu Anda untuk mengambil keputusan apakah produk yang telah diujikan layak dikembangkan atau tidak. Tentunya setelah Anda mengenal design sprint dan juga tahapannya sekarang semakin yakin kan jika design tersebut dapat dimanfaatkan unuk seseorang yang mempunyai profesi sebagai developers, product owners, hingga bagi startup.

          Tentu Anda sudah tahu kan apa itu startup? Startup merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang teknologi maupun informasi. Bagi kalangan entrepreneur istilah startup sendiri sudah sangat populer, khususnya di Indonesia telah banyak entrepreneur muda yang mampu menciptakan sebuat bisnis startup. Bisnis yang Mereka jalankan tentunya banyak yang memiliki kreatifitas serta inovasi yang tinggi.

          Baca Juga : Mengenal Canva dan Cara Menggunakannya untuk Design secara GRATIS

          Manfaat Design Sprint Untuk Startup

           

          Berbicara tentang design sprint dan juga startup, adakah manfaat yang didapatkan jika metode tersebut diterapkan untuk startup? Tentu ada, karena metode ini sangat cocok untuk diterapkan oleh startup. Mengapa demikian? Karena pada perusahaan startup lebih mengedepankan cara untuk berpikir yang terbuka. Nah, daripada Anda penasaran langsung saja ya berikut ini manfaat untuk startup:

          1. Dapat Menjawab

            Pertanyaan yang Kritis Pertanyaan yang kritis dapat terjawab menggunakan rapid prototyping. Apakah ide atau gagasan yang Anda miliki bisa berhasil atau malah bisa gagal. Selain itu, komunikasi yang cukup efektif dapat menciptakan semua anggota tim dapat membagikan ide Mereka. Sehingga semua asumsi dan juga keraguan akan terkumpul. Hal itu tentunya dapat menghasilkan jawaban terhadap segala permaslahan yang cukup rumit.

          2. Menerima Validasi dengan Cepat

            Sebelum produk dipasarkan, validasi sudah bsia diterima secara langsung dari pengguna. Seluruh anggota tim tentu akan bisa memahami apa yang dibutuhkan pelanggan sehingga dapat membangun suatu produk yang didapatkan dari kebutuhan pengguna agar bisa terpenuhi.

          3. Startup dapat Mempunyai Arahan yang Lebih Jelas

            Dengan adanya lima tahap dalam Design Sprint, arahan startup bisa lebih jelas untuk semua anggota dalam tim. Selain itu sebuah transparansi juga akan tercipta sehingga dapat meningkatkan moral.

          4. Dapat Menghemat Waktu dan Biaya

            Selama menjalankan proses untuk mengembangkan produk, metode tersebut dilakukan 5 hari untuk memcahkan sebuah masalah yang cukup pelik sehingga dapat mengurangi resiko mengalami kegagalan. Tentunya hal itu dapat membantu sebuah startup untuk lebih mengehemat biaya namun juga tidak menghabiskan waktu terlalu lama.

          Aturan Main Design Sprint

           

           

          Ketika menggunakan metode ini, Anda bisa memilih tempat yang dianggap nyaman untuk berdiskusi agar kondusif agar bisa mendapatkan ide yang kreatif serta efektif. Selain itu, Anda juga harus mengetahui aturan main dari metode ini antara lain:

          • Dipimpin Sprint Master :  Jalannya metode ini dipimpin oleh Sprint Master. Sprint Master harus hadir setiap diskusi berlangsung karena segala keputusan penting ditentukan oleh Sprint Master.
          • Sprint Master :  harus Mempunyai Kemampuan untuk Memimpin Tim Kemampuan tersebut diantaranya problem solver, tanggung jawab, serta mampu mengambil keputusan.
          • Tim Diskusi Minimal 3 Orang : Setidaknya dalam sebuah tim memiliki anggota dengan jumlah 3 orang. Tujuannya, agar dapat saling bertukar gagasan atau ide.

          Kesimpulan dan Penutup

          Sekarang Anda sudah paham kan apa itu design sprint? Selain hanya memakan waktu lima hari, tahapan dalam metode tersebut juga mampu menciptakan gagasan atau ide serta inspirasi untuk memecahkan berbagai permasalahan yang rumit.

          Sudah banyak perusahaan startup yang sukses ketika menggunakan metode ini karena selain tidak memakan waktu yang lama, menerapkan metode ini juga dapat menghemat biaya. Dengan adanya waktu lima hari untuk menyelesaikan tugas, tentunya dengan berbagai upaya Anda bisa fokus agar dapat menyelesaikan tugas.

          Nah tunggu apalagi, segera jangan bingung dan khawatir untuk menerapkan metode tersebut. Dari penjelasan diatas, sekarang Anda sudah bisa memahami tahapan metode tersebut dan juga aturan mainnya. Selain itu, metode ini juga mempunyai manfaat yang luar biasa







          5 Tahap pada Design Sprint

          Design sprint adalah sebuah kerangka kerja yang dikerjakan dalam waktu 5 hari untuk membantu perusahaan membuat sebuah konsep produk dan prototypeDesign sprint dibuat oleh Jake Knapp dari Google Venture pada tahun 2010. Dibutuhkan komunikasi dan interaksi yang dalam menjalankan berbagai tahapan yang ada pada design sprint. Tujuannya agar kita mampu mengeluarkan berbagai jenis ide, masalah, sekaligus solusi yang nantinya harus diuji kepada calon pengguna.

          Design sprint memiliki 5 tahap dimana dalam 1 hari akan terdapat 1 tahap yang dikerjakan. Berikut ini adalah 5 tahapan pada design sprint:

          1.      Pahami (Understand)

          Tahap understand dilakukan pada hari pertama. Tahap ini bertujuan untuk menentukan target yang dapat diselesaikan dalam sprint ini. Komponen-komponen yang harus dipahami berupa masalah, stakeholder, kebutuhan pengguna, dan kapasitas pribadi. Pada tahap ini akan terdapat banyak diskusi mengenai rencana sprint. Teknik-teknik yang dapat digunakan berupa:

          ┬╖       Wawancara

          ┬╖       Focus group discussion

          ┬╖       Survei

          ┬╖       Analisis masalah dari seluruh online tools atau metric

          2.      Kembangkan (Diverge)

          Tahap diverge dilakukan pada hari kedua. Tahap ini dilakukan untuk mencari solusi atas permasalahan yang sudah dibahas pada tahap understand. Dalam membuat solusi, penting untuk tetap berfokus pada inti masalah dengan cara mengukur tingkat urgency masalah tersebut. Hal lain yang perlu dipersiapkan adalah user persona yang akan digunakan sebagai validasi pengguna.

          3.      Putuskan (Decide)

          Tahap decide dilakukan pada hari ketiga. Pada tahap ini, setiap ide solusi akan dijelaskan oleh masing-masing pencetusnya. Kelompok akan berdiskusi dan memberikan voting atas ide solusi terbaik untuk kemudian diimplementasikan. Selanjutnya, gambaran sketsa akan dibuat berdasarkan ide solusi yang dipilih.

          4.      Prototype

          Tahap prototype dilakukan pada hari keempat. Tahap ini akan menciptakan sebuah produk mula-mula sebagai tester. Perlu diperhatikan bahwa penting untuk menekan biaya pembuatannya karena hasil produk di tahap ini bukanlah hasil akhir.

          5.      Validasi (Validate)

          Tahap validate dilakukan pada hari kelima. Hasil prototype yang telah dibuat akan diuji dan dinilai oleh pengguna yang tepat. Pengujian ini harus bersifat objektif. Oleh karena itu, developer dari perusahaan tersebut tidak boleh ikut melakukan pengujian karena terdapat tendensi untuk bersifat subjektif.



    • Pengertian Customer Journey

      Dalam Bahasa Indonesia customer journey artinya perjalanan pelanggan. Pengertian dari customer journey adalah sebuah perjalanan seorang pelanggan mulai dari mengetahui atau menemukan informasi tentang produk atau brand Anda, kemudian mengunjungi website Anda, lalu membeli produk Anda sampai pada melakukan pembelian berulang atau repeat order. Dapat dikatakan bahwa memahami customer journey itu berarti juga memahami pola pikir konsumen Anda. Terdapat pula istilah customer journey map yang berarti sebuah peta yang menggambarkan perjalanan seorang pelanggan tersebut dalam satu gambar yang utuh. Mulai dari pertama mereka mengenal produk Anda hingga pengalaman mereka setelah membeli produk Anda. Pembuatan customer journey map ini tidak ada aturan baku didalamnya jadi isinya dapat berubah-ubah.

      Fase atau Tahapan Dalam Customer Journey

      1.    Awareness

      Tahapan pertama dinamakan awareness yang dimulai ketika konsumen pertama kali mengetahui dan mempelajari produk atau layanan Anda (ini adalah hasil dari proses pemasaran yang Anda lakukan). Pada tahap awareness ini calon pelanggan Anda baru sebatas tahu tentang Anda dan produk yang Anda jual. Mereka mungkin akan memiliki awareness terkait brand Anda di berbagai channel pemasaran, seperti:

      o   Website Anda

      o   Media Sosial

      o   Email Marketing

      o   Newsletter

      o   Blog

      o   YouTube

      o   Word of Mouth

      2.    Consideration

      Konsumen sedang mencari informasi umum tentang bisnis Anda dan mungkin bisnis lain yang menawarkan produk serupa dengan bisnis Anda. Inilah adalah alasan utama mengapa Anda harus memiliki online presence, meskipun hanya berupa website bisnis sederhana yang memiliki informasi dasar seperti:

      o   Alamat bisnis (jika ada)

      o   Jam kerja

      o   Informasi kontak

      o   Penawaran produk

      Konsumen mencari bisnis yang dapat memenuhi kebutuhan khusus mereka. Jadi, apapun jenis dan industrinya, bisnis Anda harus mudah ditemukan dalam pencarian online. Selain itu, informasi kontak Anda juga harus tersedia. Faktor lain yang tidak kalah penting terkait online presence adalah pencarian berbasis lokasi. Misalnya, ada seseorang yang sedang berjalan kaki dan ingin menuju kedai kopi terdekat dari lokasinya. Maka kedai kopi Anda harus terlihat di peta online seperti Google Maps. (agar ini bisa terjadi, Anda perlu mendaftarkan kedai kopi Anda di Google My Business.

      Riset Setelah melakukan pencarian online dan menemukan bisnis yang menyediakan produk/layanan yang dibutuhkan, langkah selanjutnya dalam customer journey adalah melakukan riset lebih dalam pada bisnis yang dipilih. Ini biasanya dilakukan secara online melalui:

      o   Ulasan Google, TripAdvisor (untuk traveler), Better Business Bureau, dll.

      o   Feedback di Media Sosial (Facebook, Twitter, Instagram, dll)

      Word of mouth secara online maupun offline.Ketika membaca ulasan atau mendapatkan rekomendasi, prioritas yang disorot oleh konsumen mungkin akan berbeda-beda, bergantung pada produk atau layanan yang mereka perlukan. Misalnya, konsumen yang mencari tentang produk-produk umum akan lebih mementingkan harga. Konsumen yang mencari tempat makan, hotel, atau layanan kendaraan, harga mungkin menjadi satu dari sekian banyak pertimbangan. Sementara untuk konsumen yang belanja online mungkin lebih peduli pada biaya pengiriman dan potensi keterlambatan dalam penerimaan produk.

      o   Online ΓÇô untuk produk yang dapat dibeli atau dipesan secara online.

      o   In-person ΓÇô untuk mereka yang membutuhkan akses langsung ke produk atau layanan.

      o   Melalui telepon ΓÇô ketika memesan suatu produk via telepon untuk dikirimkan.

      3.    Purchase

      Setelah menemukan bisnis yang tepat, membaca banyak ulasan, dan membandingkan dengan produk atau layanan lain yang sejenis, inilah saatnya melakukan pembelian. Proses pembelian dapat terjadi dalam beberapa cara baik itu online dan offline. Anda dapat melakukan transaksi dengan berinteraksi dulu dengan customer via messager, atau bisa memanfaatkan berbagai platform online

      4.    Review

      Proses review terjadi setelah konsumen menerima dan menggunakan produk. Jika memungkinkan, mintalah konsumen Anda untuk memberikan ulasan terkait produk Anda. Ada banyak platform Review yang bisa kita gunakan mulai dari Review menggunakan Google My Bu

      siness, Facebook, Trip Advisor, dan lainnyaa. Sebagai Contoh kita memanfaatkan Google my Business untuk Mendapatkan Review nyata dari Customer. 

      Cara Membuat Customer Journey Map

      Pengertian Customer Journey Map secara singkat adalah bentuk visual dari customer journey. Bertujuan untuk memetakan langkah-langkah pengguna saat berinteraksi dengan produk Anda. Data yang diperoleh untuk membuat customer journey map yaitu dari bertanya langsung ke konsumen melalui survey, riset di media sosial, atau menggunakan tools analytics website seperti Google Analytics. Hal tersebut karena Customer Journey Map dibuat dengan mengumpulkan berbagai data dari konsumen dan calon konsumen. Dengan Customer Journey Map Anda dapat mengetahui pola pikir konsumen, motivasinya, serta apa langkah-langkah yang mereka ambil untuk mencapai tujuannya. Serta jika konsumen belum menemukan tujuannya Anda dapat menggunakan Customer Journey Map untuk membantunya.

      • Buat Buyer Persona

      Penting untuk mengetahui siapa saja konsumen Anda terlebih dahulu. cara terbaik untuk mengetahui konsumen Anda adalah dengan membuat buyer persona. Buyer persona sendiri adalah representasi dari tipikal target konsumen sebuah bisnis yang didapatkan dari hasil riset mendalam. Dengan kata lain, Anda perlu membuat profil pelanggan yang seolah-olah mereka adalah nyata.

      • Pilih Persona

      Untuk memudahkannya maka fokuskan kepada satu atau dua persona saja. Pilihlah persona yang paling umum dan mempresentasikan mayoritas dari target pasar. Tak usah pedulikan persona lain untuk saat ini, karena Anda bisa membuat CMJ lagi untuk persona lain yang lebih unik dan spesifik.

      • Jabarkan Semua Touchpoint

      Pengertian dari touchpoint merupakan titik tempat di mana konsumen berinteraksi dengan brand Anda saat melakukan customer journey. Menjabarkan semua touchpoint adalah langkah krusial karena bisa membantu Anda untuk memberikan perjalanan yang mulus di setiap langkah customer journey. Terdapat tiga langkah untuk menentukan touchpoint itu sendiri yaitu :

        • Buatlah daftar tindakan konsumen selama berinteraksi dengan brand atau produk.
        • Mengetahui kebutuhan konsumen, masalah apa yang terjadi dan berusaha memberikan solusi di saat yang tepat sehingga emosi konsumen bisa lebih stabil.
        • Mengetahui rintangan yang menghalangi konsumen untuk mencapai tujuannya.
      • Jalani Customer Journey Anda Sendiri

      Sebelum mencobanya kepada konsumen cobalah kepada diri sendiri terlebih dahulu. Dengan begitu, Anda bisa menganalisis hasilnya untuk mengetahui apakah perlu dilakukan perubahan atau tidak. Jadi, saat nanti konsumen mencobanya, CJM Anda sudah sempurna dan bisa menawarkan solusi. Efeknya, konsumen bisa mencapai tujuan yang mereka inginkan.

      • Buat Perubahan
        Tujuan utama CJM adalah mengubah apa yang perlu diubah sehingga bisa memuaskan konsumen. Perubahan tersebut bisa besar atau kecil. Mulai dari menulis deskripsi produk yang lebih panjang sehingga maksudnya semakin jelas hingga merombak seluruh desain website agar lebih simpel dan responsif. Perubahan berdasarkan Customer Journey Map itu tak ada yang sia-sia karena semuanya berhubungan langsung dengan konsumen.

      Contoh Customer Journey Map

      Setelah mengetahui customer journey dan customer journey map Anda pasti sudah mengerti teori nya. Jika belum mengerti bagaimana wujud dari customer journey map maka lihatlah referensi yang pernah dibuat. Sudah dikatakan bahwa Customer Journey Map tidaklah sama maka Anda dapat membuat CJM Anda sendiri untuk mengidentifikasi.

      Berikut salah satu contoh yang bisa Anda gunakan :

      Peta Perjalanan Pelanggan agar Bisnismu Tepat Sasaran


      Menurut Harvard Business Review, peta perjalanan pelanggan adalah ide yang sangat sederhana: diagram yang menggambarkan langkah-langkah yang dilakukan pelanggan Anda dalam berhubungan dengan perusahaan Anda, apakah itu produk, pengalaman online, pengalaman ritel, layanan, atau kombinasi apapun. Semakin banyak hubungan yang Anda miliki, semakin rumit tapi perlu peta semacam itu.

      Peta perjalanan pelanggan tradisional mencakup interaksi online dan offline, seperti contoh yang saya jelaskan di atas. Mereka membantu Anda memahami di mana orang mengalami titik interaksi dan bagaimana perasaan mereka pada setiap langkahnya.


      CONTOH POLA PEMIKIRAN PETA PERJALANAN PELLANGGAN................

      Siang sudah datang, dan saya sangat ingin minum kopi dan istirahat dari apartemen saya, karena saya bekerja dari rumah.

      Kuputuskan aku menginginkan latte dari Starbucks. Selanjutnya, saya harus memutuskan Starbucks mana yang ingin saya beli dari saya. Saya tahu bahwa ada dua Starbucks yang berada dalam jarak yang sama dari apartemen saya, jadi saya mendasarkan keputusan saya pada Starbucks yang saya percaya akan memiliki sedikit orang; Dan karena itu, ruang terbuka bagi saya untuk bekerja.

      Biasanya, saya memilih Starbucks di sebelah utara tempat saya tidak hanya untuk alasan yang disebutkan di atas, tapi juga karena ada Panera Bread, yang selalu memiliki tempat duduk terbuka, tepat di seberang jalan. Oleh karena itu, jika saya tidak menemukan tempat duduk terbuka di Starbucks, saya dapat dengan mudah keluar setelah melakukan membeli dan beralih ke tempat terbaik berikutnya.

      Faktor penting saat menentukan tempat mendapatkan kopi untuk pekerja jarak jauh seperti saya adalah atmosfer.

      Masalahnya bagi kita adalah kita tidak tahu seperti apa atmosfernya sampai kita sudah sampai di sana.

      Sementara saya lebih memilih atmosfir Starbucks daripada Panera, saya juga menghargai waktu saya, dan saya tidak akan berkeliling ke semua Starbucks terdekat hanya untuk membeli kopi.

      Jika Starbucks membuat peta perjalanan pelanggan untuk persona pekerja jarak jauh mereka, mereka akan segera melihat kesempatan untuk memanfaatkan lebih banyak bisnis dari pelanggan tetap yang senang bekerja dari Starbucks dengan mengizinkan pelanggan melacak lokasi mana yang memiliki meja terbuka terdekat di aplikasinya.

      Ini adalah contoh dari apa yang akan Anda lakukan saat membuat peta perjalanan pelanggan.

      Peta perjalanan pelanggan menggambarkan keseluruhan pengalaman yang dimiliki pengguna terhadap bisnis Anda, menunjukkan poin menarik untuk intervensi.

      Bagi Starbucks, seperti contoh di atas, ada intervensi yang menarik sebelum saya masuk mobil untuk membeli kopi dan mencari tempat untuk bekerja. Hal ini dapat menyebabkan sebuah inovasi, seperti fitur baru di aplikasi mobile-nya yang membuat lebih banyak pekerja jarak jauh pergi ke Starbucks sebagai bandingan, katakanlah, Panera, dengan membiarkan mereka tahu Starbucks mana yang memberi tempat bagi mereka untuk bekerja.

      Berikut adalah tujuh metode yang bisa Anda gunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan :

      1. Mulailah Dengan Data Yang Ada

      Kemungkinan besar Anda memiliki data yang ada di ujung jari Anda. Tinjaulah survey sebelumnya, lakukan wawancara dengan pelanggan, dan log panggilan dukungan pelanggan. Tidak ada gunanya mendanai kampanye penelitian yang mahal jika data yang Anda butuhkan sebenarnya sudah Anda kumpulkan. Simpan anggaran untuk data yang belum Anda miliki dan pertanyaan lebih lanjut yang perlu Anda jawab.

      2. Mewawancarai Setiap Pemangku Kepentingan

      Mengapa Anda tidak memulainya dengan data yang bisa Anda dapatkan secara cuma-cuma tanpa harus membayar seperti pengetahuan kolektif yang dimiliki oleh setiap pemangku kepentingan? Mulailah dengan tim penjualan dan dukungan pelanggan. Mereka seharusnya adalah orang-orang yang memahami produk dan pelanggan. Mereka sering memiliki daftar permintaat fitur, laporan bug, dan peningkatan yang berasal langsung dari mulut pelanggan.

      Anda bisa menggabungkan itu semua untuk menghasilkan daftar persyaratan awal. Carilah polanya, tetapi jangan secara otomatis mengabaikan temuan yang tidak sesuai pola. Anda bisa melihat temuan lainnya untuk menguatkan mereka dengan temuan dari metode lain.

      3. Memetakan Proses Pelanggan

      Jika Anda mengetahui proses pelanggan Anda, maka petakanlah. Contohnya, sebelum ada Uber, untuk mendapatkan mobil untuk mengantar Anda ke suatu lokasi Anda harus menelepon perusahaan taksi, menunggu untuk mencapai operator, menunggu mobil untuk dikirim, berharap pengemudi akan menemukan alamat Anda, dan berharap Anda memiliki cukup uang ketika sampai di lokasi tujuan.

      Sedangkan dengan aplikasi Uber, Anda cukup membuka ponsel dan memanggil mobil terdekat dengan satu ketukan jari. Anda sudah tahu seberapa jauh mobil tersebut karena Anda bisa melihatnya secara real-time di peta. Pengemudi juga melihat lokasi Anda sehingga Ia bisa langsung mendatangi Anda. Dan yang terpenting adalah Anda tahu berapa uang yang harus Anda bayarkan untuk sampai ke lokasi tujuan.

      4. Memetakan Perjalanan Pelanggan

      Peta perjalanan pelanggan adalah visualisasi proses yang dilalui oleh pelanggan saat menggunakan produk atau layanan Anda. Dibutuhkan pemetaan proses ke tingkat baru dengan memasukkan beberapa fase dan titik sentuh yang dilalui seseorang, dari calon pelanggan ke pelanggan setia. Peta perjalanan pelanggan adalah dokumen yang bertujuan untuk menyatukan upaya yang terfragmentasi dan mengidentifikasi setiap titik gesekan dan peluang perbaikan.

      Menemukan dan memperbaiki titik rasa sakit dalam perjalanan pelanggan bukanlah hanya tentang pengendalian kerusakan, tetapi juga inovasi yang berasal dari memperbaiki rasa sakit.

      5. Melakukan Penelitian ΓÇ£Buntuti PelangganΓÇ¥

      Penelitian ini bergantung pada observasi, dengan benar-benar mengikuti pelanggan pulang atau bekerja. Anda bisa mengikuti pelanggan ke tempat kerjanya, menghabiskan hari untuk mengamatinya melakukan pekerjaan, mengamati titik sakit yang Ia hadapi, dan kemudian mencari peluang untuk perbaikan.

      Tim peneliti di Intuit memperhatikan bahwa pelanggan ritel mengeksplorasi transaksi mereka dari register kas titik penjualan ke QuickBooks untuk mengelola buku-buku mereka. Langkah ini memakan waktu dan terkadang menyebabkan kegagalan dan frustrasi. Solusi inovatif yang dilakukan adalah pengembang mengintegrasikan QuickBooks ke dalam mesin kasir dan menghilangkan langkah ekspor untuk pelanggan serta menciptakan versi terbaru.

      6. Mewawancarai Pelanggan Yang Tepat

      Tanyakan kepada pelanggan Anda, masalah apa yang mereka miliki dan fitur apa yang mereka inginkan. Jika pelanggan tidak bisa mengartikulasikan kebutuhan mereka dengan jelas, Anda seringkali bisa memperoleh wawasan yang mengarah pada inovasi yang berhasil.

      Gunakan teknik ΓÇ£Five WhysΓÇ¥ untuk membantu Anda menemukan apa yang dibutuhkan oleh orang yang bahkan tidak mereka ketahui, kebutuhan yang belum pernah dikenali oleh siapapun sebelumnya. Terus tanyakan mengapa sampai Anda mengetahui akar penyebab masalahnya dan bukan gejalanya.

      7. Melakukan Survey Suara Pelanggan

      Survey suara pelanggan mengumpulkan data dari email atau formulir di situs web tentang sikap dan harapan pelanggan atau calon pelanggan. Anda bisa menggunakan campuran pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup untuk melihat apa yang menghasilkan data paling berguna.

      Meskipun seringkali pelanggan tidak pandai dalam mengidentifikasi kebutuhannya, jenis survey ini sering menghasilkan data yang bisa digunakan untuk mengetahui tujuan, tantangan, masalah, dan sikap pelanggan, serta rekomendasi peluang untuk melakukan peningkatan produk atau layanan.

      Kerangka Peta Perjalanan Pelanggan untuk Bisnis Online

      Langkah 1: Pilih Fokus Persona Pembeli

      Sebelum Anda dapat memulai peta perjalanan pelanggan Anda, Anda harus memiliki persona pembeli.

      Langkah 2: Pahami Tujuan Persona Anda

      Apa yang diharapkan oleh persona spesifik ini untuk dicapai saat mereka merasakan setiap langkah dalam perjalanan mereka melalui situs web Anda?

      Anda dapat mempelajari apa tujuan persona Anda dengan:

      • Melakukan survei pelanggan.
      • Melakukan wawancara satu satu.
      • Menggunakan alat bantu,seperti Hotjar, untuk meminta pengunjung situs web tentang apa yang mereka harapkan pada halaman tertentu.

      Langkah 3: Peta Titik Interaksi

      Interaksi (touchpoint) adalah saat pelanggan potensial menghubungi perusahaan Anda - sebelumnya, selama atau setelah mereka membeli sesuatu dari Anda.

      Anda ingin mempertimbangkan setiap interaksi sehingga Anda tidak melewatkan saat intervensi atau kesempatan menarik untuk meningkatkan pengalaman persona Anda dengan perusahaan Anda.

      Langkah ini nampaknya mengerikan pada mulanya karena ada kemungkinan interaksi tanpa henti, itulah sebabnya saya punya tipuan untuk Anda.

      Tempatkan diri Anda ke dalam sepatu persona Anda - atau dalam kasus ini - trackpad mereka. Dengan topi persona Anda, tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan berikut:

      • Ke mana saya pergi dan bagaimana saya sampai di sana ketika saya memiliki [masalah yang diselesaikan perusahaan Anda]?
      • Ke mana saya pergi dan bagaimana saya sampai di sana saat menemukan solusi yang akan memecahkan masalah saya?
      • Ke mana saya pergi dan bagaimana saya sampai di sana saat membuat solusi / keputusan pembelian saya?
      • Ke mana saya pergi dan bagaimana saya sampai di sana ketika saya memerlukan dukungan atau hal lain dari bisnis setelah melakukan pembelian?

      Mungkin akan paling mudah dan paling efektif untuk mengajukan pertanyaan ini kepada pelanggan saat ini. Cobalah untuk membuat wawancara satu satu. Atau, sekali lagi, gunakan alat seperti Hotjar, untuk merekam pengunjung situs Anda dan lihat bagaimana mereka merasakan situs Anda secara langsung.

      Temukan titik interaksi dan otak seseorang dari daftar semua potensi cara mereka berhubungan dengan bisnis Anda. Inilah beberapa ide untuk memulai brainstorming Anda:

      • Sebelum mereka membuka di situs Anda: Bagaimana mereka menemukannya? Apa yang Google mereka tampilkan untuk mencapai situs Anda? Mungkin mereka menemukan Anda melalui iklan - di media sosial atau melalui Google. Atau mungkin mereka sampai di situs web Anda dari tautan di pos blog situs lain. Mungkin mereka mengunjungi situs review, seperti Yelp, dan Anda memiliki ulasan yang bagus.
      • Ketika mereka berada di situs Anda: Apa yang mereka lakukan? Apa halaman, dan dalam urutan apa yang mereka klik? Berapa lama mereka melihat di setiap halaman?
      • Setelah mereka memutuskan untuk membeli di situs web Anda: Seperti apa pengalaman pembelian? Berapa halaman yang harus mereka lalui untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan? Apakah Anda mengirim email kepada mereka? Berapa banyak informasi yang proses pembelian Anda mengharuskan pengguna untuk menyelesaikannya?

      Tips Lebih Lanjut

      1.    Behavior Flow Report: Jika situs web Anda memasang Google Analytics dan memiliki data yang bagus, pertimbangkan untuk membuat behavior flow report, yang memvisualisasikan bagaimana pengunjung berpindah melalui situs Anda - dari satu laman atau acara ke berikutnya.

      2.    Goal Flow Report: Goal flow report menunjukkan jalur lalu lintas Anda melewati salur menuju konversi tujuan. Laporan ini dapat membantu Anda melihat apakah pengguna menavigasi konten Anda seperti yang diharapkan, atau jika ada masalah, seperti tingkat tidak puas yang tinggi atau loop yang tidak diharapkan.

      Langkah 4: Lihatlah Gambaran Besar

      Begitu Anda memahami tujuan persona Anda dan merencanakan poin interaksi mereka, saatnya untuk melihat gambaran besar - keseluruhan pengalaman mereka dengan perusahaan Anda.

      Tanyakan pada diri Anda pertanyaan berikut (hanya beberapa dari sedikit yang harus Anda tanyakan) jika Anda menggunakan alat seperti Hotjar dan Google Analytics:

      • Apakah persona saya mencapai tujuan mereka di situs saya?
      • Dimana ada titik interaksi dan frustrasi?
      • Halaman apa yang memiliki tingkat bouncing tertinggi?
      • Dimana orang menyerah & keluar?
      • Apakah orang mengklik tombol pembelian Anda tapi kemudian pergi begitu mereka melihat formulirnya?

      Tanyakan kepada diri Anda pertanyaan-pertanyaan berikut (yang hanya beberapa dari banyak hal yang harus Anda tanyakan) jika Anda melakukan wawancara dengan pelanggan:

      • Bagaimana Anda menemukan situs kami?
      • Apa yang membuat Anda meninggalkan situs kami?
      • Halaman apa yang paling penting bagi anda di website kami?
      • Apakah halaman tersebut memiliki informasi yang Anda cari?
      • Informasi apa yang Anda cari selama setiap tahap proses pengambilan keputusan Anda?

      Langkah 5: Prioritaskan

      Dimana buah yang menggantung rendah?

      Pada titik ini, saatnya memprioritaskan halaman situs Anda mana yang paling ekonomis dan efisien untuk mengoptimalkan dan menguji terlebih dahulu.

      Misalnya, jika persona Anda terus-menerus terjebak dalam satu pertanyaan dalam formulir perencanaan proyek Anda, maka Anda mungkin perlu menambahkan uraian singkat dengan rincian bermanfaat dan menyertakan contoh jawaban.

      Ini akan relatif cepat dan mudah untuk diuji dan melihat apakah itu meningkatkan penyelesaian formulir.

      Langkah 6: Visualisasikan Informasi Anda

      Saya merasa paling mudah untuk menggambar peta perjalanan pelanggan saya di papan tulis besar atau selembar kertas besar. Tentu saja, ada juga alat online yang khusus dibuat untuk pemetaan perjalanan pelanggan yang terlihat berguna, seperti UXPressia dan Canvanizer.

      Di bawah ini saya telah menyertakan daftar template untuk memberi Anda inspirasi, namun perlu diingat bahwa tidak ada satu peta perjalanan pelanggan universal, dan semuanya bergantung pada orang yang membangunnya dan tujuan bisnis yang mereka bangun untuknya.


      Customer Journey : Pengertian, Fungsi, Contoh, dan Cara Membuatnya


      • TARGET TOPIK 

        tugas ke 3, mahasiswa sampai pertemuan ini sudah membuat brand produk / bisnis kelompok 

        pertemuan ke 5  kelas di buka secara offline dan online

        Mahasiswa mampu membuat perencanaan dan membangun branding dari bisnis startup nya

          • Membangun brand penting bagi startup

            Tujuan branding adalah untuk membuat menyampaikan pesan ke masyarakat dan pengguna baik melalui materi pemasaran atau melalui logo dan nama yang dipilih. Di sisi lain startup butuh kesemaptan untuk dikenal, dan dilihat oleh banyak orang untuk membuka kesempatan lebih banyak dikenal oleh masyarakat. Membangun brand bagi startup sama halnya berinvestasi untuk meningkatkan ΓÇ£keterlihatanΓÇ¥, dan menempatkan posisi di masyarakat sebagai sesuatu yang diingat. Di samping itu brand juga jadi jalan yang tepat untuk menyampaikan value ke masyarakat.

            Apa yang perlu dipersiapkan

            Branding bisa disebut juga upaya untuk menyampaikan pesan dan mengenalkan sebuah produk atau bisnis. Sebelum jauh merencanakan strategi branding ada beberapa hal yang harus disiapkan, seperti menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut :

            ┬╖       Apa misi perusahaan Anda?

            ┬╖       Apa manfaat dan fitur yang ada di produk atau layanan Anda?

            ┬╖       Apa yang pengguna dan pengguna potensial pikirkan tentang perusahaan Anda?

            ┬╖       Kualitas apa yang Anda ingin mereka (pengguna) kaitkan tentang perusahaan Anda?

            Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas akan menuntuk Anda membuat nilai-nilai yang ingin Anda berikan melalui branding. Untuk memulai branding ada beberapa hal yang perlu disiapkan, seperti:

            Nama perusahaan. Nama perusahaan di era digital berikaitan erat dengan pemilihan nama domain. Nama harus menjadi sebuah penanda yang menggambarkan seperti apa perusahaan Anda, atau paling tidak bisa menggambarkan di bidang apa perusahaan Anda beroperasi. Pemilihan nama selain memperhatikan arti juga sangat memperhatikan penggunaan nama yang sama oleh perusahaan sejenis atau bahkan diasosiasikan dengan sesuatu yang tidak sesuai dengan maksud dan gambaran perusahaan Anda.

            Logo. Logo ada penggambaran visual dari maksud dan makna perusahaan. Buatlah logo yang bisa ditempatkan di mana saja. Logo yang bisa ditempatkan di mana saja akan sangat berguna untuk berbagai macam strategi marketing.

            Pesan yang ingin disampaikan. Siapkan pesan-pesan yang ingin dikomunikasikan dengan para pelanggan. Ini termasuk juga jawaban dari pertanyaan yang telah disusun sebelumnya.

            Branding pada dasarnya adalah sebuah usaha yang masuk dalam strategi marketing. Banyak sumber yang menyebutkan bahwa brand adalah nama, logo, simbol dan hal lainnya yang bisa mengidentifikasikan sebuah bisnis. Branding tidak hanya penting untuk bisnis konvensional, tetapi juga startup, yang notabene merupakan perusahaan rintisan pun perlu merancang strategi branding mereka. Tujuannya untuk lebih cepat mengenalkan perusahaan, baik untuk layanan yang diberikan atau sebagai sebuah bisnis yang layak dikenal.

            Startup punya banyak tugas penting di awal perjalanannya. Mencari pengguna potensial, memberikan produk berkualitas, dan mencoba memahami kondisi pasar adalah beberapa hal penting yang jangan terlewatkan. Salah satu tindakan pelengkap untuk mendongkrak pertumbuhan bisnis startup perlu strategi marketing, mulai dari memanfaatkan media sosial untuk promosi hingga membangun branding dari sejak awal. Seperti memilih nama domain, logo, warna dan identitas lainnya yang bisa ΓÇ£nempelΓÇ¥ di pikiran masyarakat.

            Logo dan website mungkin jadi sesuatu yang fundamental dalam usaha membangun brand, tetapi lebih dari itu mempresiapkan kapan, bagaimana, hingga ke siapa Anda memasarkan produk Anda adalah bagian tak tergantikan dari strategi membangun brand. Semuanya harus diperhitungkan dan disusun sejak awal untuk mengirimkan pesan ke orang yang tepat di waktu yang tepat. Semua itu kemudian dilengkapi sesuatu yang terlihat mudah tapi butuh perjuangan, yakni konsistensi.

            1. Tentukan pesan brand dan perusahaan kamu 

            Hal pertama yang harus kamu perhatikan dalam membuat perencanaan strategi pemasaran di sebuah startup adalah dengan memahami apa yang menjadi pesan dari brand kamu.

            Jelaskan identitas brand kamu dengan menentukan beberapa hal berikut: 

            • Apa visi brand atau perusahaanmu? 

            Untuk mengetahuinya kamu bisa melihat produk dan layanan seperti apa yang kamu tawarkan. Selain itu juga dengan menganalisis keunikan dari bisnismu serta mendefinisikan bagaimana perusahaanmu ingin dilihat oleh pelanggan. 

            • Apa misi yang kamu bawa? 

            Tentukanlah kebutuhan market yang ingin perusahaanmu sasar dan alasannya. Pendekatan perusahaan seperti apa yang kamu miliki? Cari juga alasan kenapa pembeli harus memilihmu dan bukan yang lain. 

            • Esensi brand dan perusahaan 

            Tentukan pula esensi dari brand atau perusahaanmu. Ketika pelanggan menggunakan produk atau layananmu, emosi seperti apa yang tercipta? Jika brand kamu adalah manusia, bagaimana kamu dapat menggambarkan kepribadiannya?

            • Personality brand seperti apa yang kamu inginkan

            Seperti yang sudah dijelaskan di atas, kepribadian seperti apa yang kamu inginkan pada brand atau perusahaanmu? 

            Apakah kamu menginginkan brand kamu dipersepsi dengan keperibadian yang menyenangkan atau serius dan serba bisnis?


            2. Tentukan target audiens 

            Tidak hanya pesan yang harus ditentukan di awal marketing plan, kamu juga harus menentukan siapa target audiens

            Mulailah menentukan orang atau perusahaan yang menjadi pelangganmu. Bagilah ke dalam beberapa kategori untuk memahami berbagai buyer persona yang ada. 

            Buyer persona adalah representasi dari pelanggan idealmu. Dengan mengetahui buyer persona, kamu akan lebih mudah dalam memahami baik pelanggan dan calon pelangganmu dengan baik. 

            Dengan begitu kamu akan lebih mudah menyesuaikan konten dengan kebutuhan, perilaku dan masalah dari berbagai tipe pembeli yang berbeda.

            Berikut adalah 6 alasan yang menjelaskan mengapa startup perlu melakukan branding:

            1. Branding Sebagai Identitas Unik Sebuah Bisnis

            Branding untuk startup akan menjadi cara terbaik dalam membedakan start-up Anda dari pesaing.

            Dengan nama merek yang hebat, Anda dapat bertujuan untuk mendapatkan pelanggan yang loyal serta keunggulan kompetitif yang solid. Anda dapat menyoroti poin unik Anda dan memberi tahu konsumen.

            1. Branding Membantu Untuk Bisa Tetap Bertahan

            Branding bukan sekedar desain logo, ini tentang menjaga konsistensi dalam komunikasi. Pelanggan harus dapat mengenali Anda di semua saluran, apakah itu melalui situs web, materi promosi, iklan, posting media sosial, atau kampanye pemasaran email.

            1. Branding Membantu Meningkatkan Visibilitas

            Tidak ada yang lebih penting bagi startup daripada mendapatkan visibilitas; visibilitaslah yang membawa peluang. Hal ini menekankan pentingnya branding untuk startup.

            Branding membantu orang mengenali keberadaan Anda. Ini meningkatkan visibilitas, tidak hanya di antara pelanggan, tetapi juga investor.

            Bisa juga menjelaskan fitur dan manfaat produk Anda, menyebutkan nilai-nilai penting, menjelaskan metode bisnis, dan membuat pelanggan Anda memahami bagaimana hal itu dapat mengubah pengalaman pengguna mereka.

            1. Branding Meningkatkan Daya Tarik

            Dengan membantu dalam menyampaikan nilai-nilai bisnis inti kepada konsumen Anda, branding menciptakan rasa percaya pada pikiran mereka.

            Misalnya, pergelangan kaki Anda terkilir. Apa yang akan Anda beli dari toko obat, salep murah tanpa merek atau produk tepercaya dari merek terkenal?

            Pasti Anda akan menggunakan produk bermerek, meskipun harganya sedikit lebih mahal. Itu karena keyakinan kuat dan menarik pelanggan yang Anda miliki terhadap merek.

            1. Branding Membantu Membangun Citra Bisnis Yang Kuat

            Dibutuhkan banyak pekerjaan untuk menumbuhkan kepercayaan dan kesetiaan pada pelanggan. Seiring dengan pencitraan merek yang berkualitas, Tentu juga harus memastikan bahwa Anda mengirimkan pesan positif secara konsisten sehingga pesaing tidak mendapatkan kesempatan untuk naik

            Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan di sini:

            • Cari tahu bagaimana audiens Anda memandang merek Anda sebagai pesaing
            • Munculkan strategi branding yang menambah nilai pada merek
            • Temukan cara untuk mengomunikasikan prioritas merek
            • Konsisten dengan jenis pengalaman merek yang Anda berikan, di semua saluran
            • Sesekali pastikan Anda melakukan audit terhadap merek Anda


            1. Branding Membantu dalam Menyelesaikan Masalah dengan Pelanggan

            Media sosial tentang bagaimana merek saat ini terhubung dengan pelanggan. Ini tentang bagaimana Anda terhubung dengan audiens, terlibat dalam percakapan, memahami masalah dan menyelesaikannya.


      • APA ITU PROMOSI


        Apa Itu Promosi?

        Ada banyak pengertian promosi menurut para ahli.                  

        Harper W Boyd menyebutnya sebagai cara membujuk orang lain agar menerima suatu gagasan/produk. Sementara, Philip Kotler mengatakan promosi merupakan strategi komunikasi dengan pasar. 

        Jika dirangkum, promosi adalah upaya memasarkan produk dengan cara komunikasi persuasif sehingga calon konsumen lebih tertarik membeli produk Anda dibanding produk kompetitor. 

        Secara umum, ada beragam cara untuk melakukan promosi, bisa melalui iklan di TV,  brosur, spanduk, sosial media, dan website. 

        Lalu, kenapa Anda perlu melakukan kegiatan promosi bagi produk bisnis Anda? Apakah tujuannya?

        Tujuan utama promosi adalah untuk meningkatkan penjualan. Namun, tentu saja harus didahului dengan pengenalan produk ke masyarakat. Tidak hanya itu, promosi harus fokus pada upaya menciptakan ketertarikan masyarakat menggunakan produk yang Anda tawarkan. 

        Cara yang dilakukan bisa beragam, seperti beriklan, menggunakan influencer, menggelar suatu event, dan lain-lain. Media yang digunakan pun bisa beragam. Kita akan bahas lebih lanjut di bagian lain artikel ini.

        Manfaat Promosi bagi Bisnis Online Anda

        Berikut ini beberapa manfaat promosi bisnis online ketika berjalan dengan baik:

        1. Mampu Menarik Perhatian Pasar dengan Cepat

        Dari manakah biasanya Anda mengetahui adanya produk baru dari salah satu brand? Benar, dari program promosi yang mereka lakukan. 

        Walaupun jenis kegiatan yang dijalankan bisa beragam,  promosi yang baik tak pernah luput dari perhatian masyarakat. 

        Anda tentu masih ingat tentang driver ojek online yang beruntung mendapatkan mobil mewah seharga Rp 12.000. Ya, pada momen Harbolnas tahun lalu, salah satu marketplace menyelenggarakan promo barang dengan harga Rp 12.000.

        Promo tersebut berhasil menyedot perhatian masyarakat. Pasalnya, berbagai barang yang bahkan masuk kategori mewah dibanderol dengan harga Rp 12.000 saja. Apa yang terjadi? Jutaan orang berebut mendapatkannya.

        2. Promosi Untuk Menjaga Loyalitas Konsumen  

        Anda tentu menyadari bahwa kompetitor tentu akan berusaha untuk merebut hati pelanggan Anda. 

        Namun, jika Anda rajin melakukan kegiatan promosi dengan berbagai penawaran menarik, konsumen akan tetap setia menggunakan produk Anda. Alasannya, manfaat yang mereka terima dari Anda lebih menjanjikan. 

        Bagi Anda sebagai pemilik bisnis, menjual produk kepada konsumen setia tentu lebih mudah. Faktanya, kemungkinan keberhasilannya mencapai 60 hingga 70%.

        3. Membantu Meningkatkan Brand Awareness

        Bagi bisnis online, brand awareness sangat penting. Brand awareness mampu menguatkan hubungan antara produk Anda dengan konsumen untuk jangka panjang. 

        Sebagai contoh, jika ingin membeli air mineral, sebagian Anda menyebut Aqua. Padahal banyak merk air mineral lain yang secara kualitas tidak jauh berbeda. Hal inilah yang disebut sebagai brand awareness.  

        Jika promosi yang Anda lakukan berhasil dan mampu membangun branding dengan kuat, produk Anda akan melekat di hati konsumen. 

        Dengan intensitas promosi yang terukur, brand awareness bisa dibangun dengan baik. 

        4. Meningkatkan Potensi Penjualan Produk

        Sebuah promosi yang dilakukan dengan baik akan mampu mendongkrak penjualan. 

        Sebagai contoh, perusahaan penerbangan JetBlue berhasil mencapai peningkatan pendapatan hingga 1640% melalui promosi!

        JetBlue tidak menciptakan produk baru. Perusahaan tersebut hanya melakukan pendekatan yang berbeda dibanding kompetitor. Mereka merancang program otomasi email untuk tujuan promosi bagi konsumen yang belum menyelesaikan pemesanan tiket di website mereka. Terbukti berhasil!

        11+ Tips dan Cara Promosi Paling Efektif

        Setelah memahami pentingnya manfaat promosi, mari kita belajar tips jitu untuk mempromosikan suatu produk.

        Ada banyak promosi yang bisa diterapkan untuk produk bisnis online Anda. Kami telah merangkum beberapa contoh yang bisa Anda gunakan:

        1. Memberikan Diskon/Potongan Harga

        Harga masih menjadi faktor utama bagi konsumen ketika melakukan transaksi pembelian. Oleh karena itu, promo potongan harga selalu ditunggu.

        Di luar negeri, terdapat sejumlah event yang khusus menghadirkan promo potongan harga untuk pembelian produk. Salah satu yang terkenal adalah Black Friday atau promo domain dari Niagahoster. Di Indonesia, momen promo ini biasanya diselenggarakan secara massal pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

        Jika  memiliki toko online Anda sendiri, tentu Anda bisa menyelenggarakan promo potongan harga/diskon ini kapan saja. Dan tentunya, potongan harga bisa digunakan untuk hampir semua jenis bisnis online, sebagaimana contoh promosi berikut:

        sebagaimana contoh promosi berikut:

        Contoh promosi dengan memberikan potongan harga.

        2. Membebaskan Biaya Kirim Barang (Free Ongkir)

        Meningkatnya transaksi ecommerce salah satunya didukung oleh kemudahan pengiriman barang. Saat ini, tanpa perlu menunggu lama, barang akan sampai kepada penerima. 

        Sudah banyak bisnis ekspedisi yang memberikan pelayanan terbaik. Hanya saja, tarif pengiriman barang untuk beberapa wilayah masih cukup tinggi. 

        Oleh karena itu, jika Anda menggunakan free ongkir, konsumen akan tertarik. Alasannya, konsumen tidak hanya mendapatkan kemudahan, tapi juga value lebih saat berbelanja produk yang Anda tawarkan.

        Dengan pendekatan bebas ongkos kirim (free ongkir), penjualan produk bisnis Anda bisa lebih ditingkatkan. 

        Contoh promosi free ongkir ditunjukkan oleh toko online yang menjual kopi berikut ini:

        Contoh promosi dengan memberikan gratis ongkos kirim.

        3. Menawarkan Cashback

        Cashback adalah pengembalian sejumlah uang setelah konsumen melakukan pembelian. Cashback berlaku jika pembelian yang dilakukan mengikuti syarat yang ditentukan oleh penjual. Biasanya berupa pembelian sejumlah nominal tertentu.

        Walaupun ada syarat yang diberlakukan, cashback tetap merupakan promo yang menarik bagi konsumen. Anda bisa mengunjungi beberapa marketplace besar dan akan menjumpai cashback di berbagai event promo mereka. 

        Perlu diingat bahwa cashback bukan hanya milik marketplace saja. Pemilik toko online pun bisa menerapkan promo ini untuk menjual berbagai barang, mulai produk elektronik hingga fashion. 

        Contoh promosi dengan cashback.

        4. Mengadakan Flash Sale

        Flash sale adalah metode penjualan dalam waktu singkat, dengan jumlah terbatas dan dibandrol dengan harga murah. 

        Sebagian dari Anda mungkin mengenal Flash sale dari salah satu marketplace besar di Indonesia, bukan? Jenis promosi tersebut terbukti cukup efektif. 

        Karena Flash sale menggunakan strategi ketersediaan barang yang terbatas, banyak calon konsumen tak ingin melewatkan kesempatan tersebut. Hasilnya, Flash sale terbukti efektif untuk menggebrak pasar. Produk yang dijual melalui Flash sale selalu laris manis bak kacang goreng.

        Belajar dari kondisi tersebut, banyak pelaku bisnis yang menerapkan langkah promosi yang sama. Tidak hanya produk ponsel, namun juga produk nutrisi anak seperti terlihat pada contoh berikut:

        Contoh promosi dengan flash sale.

        5. Beli 1 Gratis 1

        Mempromosikan produk dengan memberikan tambahan produk lain secara gratis sudah umum digunakan. Mulai dari produk keperluan rumah tangga hingga makanan. 

        Namun, jangan salah, langkah ini terbukti masih sangat efektif.

        Bagi konsumen, mereka akan senang karena mendapatkan value tambahan. Sedangkan, bagi pemilik bisnis, Beli 1 Gratis 1 sering digunakan terutama untuk mengenalkan produk baru sambil tetap mendapatkan profit yang baik.

        Alasannya, ketika melakukan kampanye Beli 1 Gratis 1,  produsen justru mampu menjual produk lebih banyak karena konsumen sebenarnya membeli dua produk sekaligus. 

        Contoh promosi dengan beli 1 gratis 1.

        6. Memberikan Gift

        Jika promosi sebelumnya memberikan produk sejenis secara gratis, promosi dengan memberikan gift sering menggandeng produk yang berbeda sebagai hadiah. Bisa produk Anda sendiri, atau produk pihak lain. 

        Sebenarnya, banyak sekali contoh gift yang pernah Anda dapatkan sebagai konsumen. Misalnya, saat Anda mendapatkan softcase dan pelindung layar ketika melakukan pembelian ponsel. 

        Sebagai pemilik bisnis, Anda juga bisa meniru tips jitu promosi ini pada produk Anda. Sebagai contoh, toko busana online berikut:

        Contoh promosi dengan memberikan gift.

        7. Pengumpulan Poin Rewards

        Poin rewards adalah salah satu contoh promosi melalui customer loyalty program. Artinya, konsumen yang loyal menggunakan produk Anda berhak mendapatkan penawaran khusus. 

        Cara promosi ini bisa dilakukan di banyak bisnis. Misalnya, jika Anda memiliki usaha pencucian mobil. 

        Anda bisa membagikan kartu promo khusus. Setiap kali pelanggan mencuci mobil di tempat Anda, ada satu sticker yang akan mereka terima. Setelah lima kali pencucian, Anda bisa memberikan satu kali cuci mobil gratis.

        Tentu konsumen Anda akan senang dengan promo poin rewards semacam ini. 

        Contoh lain dari poin rewards ditunjukkan oleh program Niaga Poin (NiPo) berikut ini:


        Contoh Program Poin Rewards

        8. Membagikan Voucher atau Kupon Promo

        Cara promosi dengan membagikan voucher bisa menjadi senjata untuk menarik minat konsumen. 

        Anda mungkin pernah mendapatkan voucher makan ketika membeli majalah tertentu.

        Di era digital ini, penggunaan e-voucher mulai menggantikan voucher fisik. Banyak pemilik bisnis yang membagikan promo voucher melalui email, bahkan langsung di dalam aplikasi yang digunakan konsumen (in-app).

        Salah satu contoh yang Anda kenal tentu voucher dari Gojek. 

        Contoh Promosi dengan Voucher

        Dengan beragam promosi yang ditawarkan melalui voucher, apapun jenis bisnis yang Anda jalankan akan berpotensi menaikkan pendapatan (revenue).

        9. Memberikan Garansi

        Konsumen akan lebih nyaman ketika membeli produk yang memiliki jaminan garansi. 

        Jenis garansi yang ditawarkan bisa beragam, mulai keaslian barang, kualitas barang, hingga harga yang bersaing. Hal ini tentu bergantung jenis produk yang ditawarkan.

        Pada jenis bisnis yang menawarkan produk yang hampir sama, persaingan dengan kompetitor adalah pada faktor harga. Tak jarang konsumen Anda mendengar promosi dengan kalimat: ΓÇ£Jika kompetitor memiliki harga lebih murah, kami bayar selisih harganya.ΓÇ¥ 

        Sedangkan, pada jenis bisnis yang menekankan kualitas barang, tagline promosi yang digunakan antara lain ΓÇ£Dijamin Ori!ΓÇ¥ atau ΓÇ£Produk Terbaik Hanya di Toko Kami!ΓÇ¥

        10. Menggelar Promo Liburan

        Liburan merupakan momen yang ditunggu. Setiap orang merencanakan liburan ke berbagai destinasi wisata yang diinginkan. Inilah yang menyebabkan banyak promosi liburan ditawarkan oleh banyak pemilik bisnis akomodasi dan transportasi. 

        Promo liburan bisa berupa penambahan fasilitas ataupun potongan harga. 

        Namun, promosi liburan bisa Anda terapkan pada jenis usaha lain. Misalnya, jika Anda memiliki bisnis online di bidang pendidikan. Anda bisa memberikan potongan harga atau gratis pendaftaran.

        Anda bisa mencontoh promosi liburan yang dilakukan oleh English First berikut ini:


        Contoh Promosi Liburan

        11. Memberikan Tester/Sample Produk

        Pernahkah Anda diminta mencicipi suatu produk makanan ketika Anda sedang berada di pusat perbelanjaan? Atau pernahkah Anda mendapatkan bonus krimer ketika membeli produk kopi?

        Cara promosi dengan menawarkan konsumen mencicipi produk (tester) banyak digunakan untuk mengetahui reaksi konsumen.  

        Pada prakteknya, promosi sample/tester bisa diterapkan pada setiap bisnis, termasuk bisnis online.

        Pada setiap pembelian yang dilakukan konsumen, Anda bisa menyertakan produk baru Anda dalam kemasan kecil agar konsumen bisa menjajal produk tersebut. Berbeda dengan Gift,  promosi tester memang bertujuan untuk mengenalkan masyarakat produk baru yang akan Anda launching.

        Jika respon konsumen cukup baik, Anda bisa melanjutkan dengan cara promosi lain untuk menggebrak pasar. 

        12. Menawarkan Harga Khusus untuk Pembelian Grosir

        Harga grosir adalah harga khusus yang diberikan jika konsumen membeli barang dengan jumlah tertentu. Promosi harga grosir menguntungkan baik bagi konsumen maupun Anda sebagai pebisnis. 

        Jika Anda ingin membuat produk Anda terjual lebih cepat, mencoba promosi harga grosir layak dicoba. Apalagi jika kompetitor Anda ternyata juga menggunakan cara ini. 

        Promosi harga grosir umumnya digunakan oleh bisnis fashion, alat tulis dan lainnya. Namun, sebenarnya semua jenis bisnis bisa menggunakan strategi ini. 

        Contoh Penawaran Harga Khusus

        13. Membagikan Giveaway

        Giveaway adalah cara promosi untuk berbagi produk. 

        Seperti halnya promosi gift, produk yang dibagikan dalam event giveaway bisa produk Anda sendiri atau produk lain. Perbedaannya, event giveaway mengharuskan konsumen melakukan sejumlah ketentuan mengikuti acara.

        Sebagai contoh, promosi giveaway yang pernah dilakukan akun instagram berikut:

        Contoh Program Giveaway

        Dalam event tersebut, peserta diharuskan memposting video/foto kegiatan hidup sehat yang sesuai dengan produk yang dijual oleh pemilik bisnis. Dengan cara ini, selain produk bisnis Anda mendapatkan perhatian, Anda juga bisa menjangkau lebih banyak orang.

        Kenapa demikian? Sebab, event giveaway selalu menentukan adanya tag ke beberapa follower dari peserta event sehingga semakin banyak orang yang mendapatkan informasi. 

        Jenis-jenis Promosi

        Untuk bisa melakukan promosi dengan tepat, Anda perlu mengenal jenis-jenis promosi. Dengan begitu, Anda bisa memilih jenis promosi yang paling sesuai.

        Berikut jenis-jenis promosi menurut Kotler dan Armstrong:

        1. Advertising

        Advertising atau periklanan yaitu presentasi non-pribadi dan promosi berbayar yang memiliki sponsor.

        Jenis promosi ini sering Anda jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Seperti ketika sedang menonton TV dan terdapat jeda acara, atau saat melihat papan iklan di dekat lampu merah.

        2. Personal Selling

        Personal selling adalah promosi yang dilakukan dengan menggunakan sumber daya manusia. Tujuannya untuk membangun hubungan pelanggan yang lebih akrab dan terpercaya.

        Biasanya, yang melakukan personal selling adalah wiraniaga, sales, agen, dan banyak lagi. 

        3. Sales Promotion

        Sales promotion merupakan promosi jangka pendek yang bertujuan meningkatkan penjualan dengan cepat. Fungsinya untuk mendongkrak permintaan akan produk atau layanan tertentu.

        Mungkin, ini adalah jenis promosi yang paling sering Anda iyakan. Anda biasa menemukannya dalam bentuk diskon, flash sale, dan penawaran singkat lainnya.

        4. Public Relation

        Public relation adalah jenis promosi untuk menghasilkan publisitas yang baik dan memperkuat citra perusahaan. Promosi ini sering dilakukan dalam bentuk event, pemberitaan, kolaborasi dengan stakeholder, dan banyak lagi.

        Menggunakan public relation, reputasi perusahaan akan meningkat. Dengan begitu, akan memperkuat kesadaran publik terhadap merek Anda.

        5. Direct Marketing

        Seperti namanya, direct marketing adalah pemasaran secara langsung. Artinya, promosi langsung dilakukan ke calon pelanggan dengan menggunakan saluran komunikasi. Bisa itu email, SMS, telepon, dan kanal lainnya.

        Sudah banyak perusahaan kecil sampai besar menggunakan jenis promosi ini. Sebab, meski promosi dilakukan dari jauh, pengguna tetap bisa memberikan respon langsung kepada perusahaan.

        Media Promosi untuk Bisnis Online

        Kita sudah melihat beragam contoh dan jenis promosi bagi bisnis online Anda. Lalu, apakah media yang bisa kita gunakan untuk melakukan semua langkah promosi tersebut?

        Berikut ini adalah media promosi online yang bisa Anda gunakan sesuai dengan produk Anda:

        1. Blog

        Blog bisa digunakan sebagai media promosi online yang efektif. 

        Alasannya, blog menunjukkan eksistensi bisnis online Anda. Selain itu, blog yang dikelola dengan baik dapat membangun branding bisnis Anda secara profesional. 

        Tidak hanya itu, lebih dari 70% konsumen mempelajari berbagai produk melalui blog. 

        Jika Anda belum memiliki blog, tidak perlu khawatir. Membuat blog cukup mudah dan bisa dilakukan relatif cepat. 

        2. Media Sosial

        Promosi melalui media sosial juga bisa Anda lakukan jika target pasar Anda adalah pengguna media sosial yang aktif. 

        Namun, ada baiknya Anda mempelajari terlebih dahulu platform apa yang paling sering digunakan. Sebab, konten promosi untuk Instagram tentu akan berbeda dengan Twitter. 

        Tidak hanya itu, jenis produk yang Anda tawarkan juga mempengaruhi platform manakah yang pas untuk digunakan. Jika Anda ingin banyak menampilkan foto produk sebagai keunggulan, seperti makanan, tentu menggunakan Instagram lebih tepat.

        3. YouTube

        Jika Anda menjual produk yang akan tampil lebih menarik dengan tampilan video, YouTube bisa menjadi media yang efektif.

        Misalnya, jika Anda menjual produk kecantikan, Anda bisa menunjukkan proses berdandan menggunakan produk tersebut. Teknik before-after (sebelum-sesudah) banyak digunakan untuk menunjukkan bagaimana tampil cantik dengan produk kosmetik yang ditawarkan.

        Menggunakan YouTube memiliki dua keunggulan. Pertama, layanan tersebut gratis sehingga Anda bisa mengunggah video promosi kapan saja tanpa biaya. Kedua, Anda bisa menautkan penjelasan produk ke blog atau website toko online Anda. 

        4. Email

        Menggunakan email untuk mempromosikan produk Anda cukup menjanjikan. Bahkan sebuah studi menyebutkan bahwa tingkat keberhasilan email menggaet konsumen baru 40x lebih baik dibanding media sosial.

        Tentu saja, harus disesuaikan dengan produk dan target pasar bisnis Anda. 

        Sebagaimana contoh pada JetBlue sebelumnya, kompetitor mereka juga menggunakan promosi lewat email. Bedanya, JetBlue hanya fokus pada calon konsumen yang belum sempat menyelesaikan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan cara ini bisa menghasilkan 69% pendapatan lebih banyak. 

        Kesimpulan

        Promosi untuk bisnis online Anda sangat penting. Agar memperoleh hasil maksimal diperlukan langkah jitu melakukannya. 

        Pada penjelasan di atas, kami telah membagikan banyak contoh promosi untuk bisnis online Anda. Semua contoh di atas bisa diterapkan pada berbagai jenis bisnis. Namun, tetap harus sejalan dengan tujuan bisnis Anda. 

        Nah, sekarang Anda bisa mencoba menggunakan salah satu atau beberapa tips promosi di atas. Semoga berhasil!

        https://youtu.be/eMIn24Fjzp

    • STRATEGI MENDESAIN LAUNCHING PRODUK

      Anda mungkin telah mempersiapkan segalanya dalam merancang produk sebaik mungkin pada produk pertama. Tapi jangan sampai dengan salah persiapan untuk promosi produk pertama. Penjualan jadi tidak seperti yang diharapkan. Hal ini tentu akan mengganggu sekali dan juga akan mempengaruhi bagaimana persepsi orang-orang terhadap produk Anda. Siapapun tidak ingin kesan pertamanya dianggap tidak memuaskan hanya karena kurangnya persiapan untuk peluncuran produk pertama.

      Jadi, pastikan Anda telah mempersiapkan semuanya, tidak hanya produk saja yang menarik, tapi persiapan peluncuran produk juga harus dibuat semenarik mungkin agar orang-orang tertarik untuk membeli. Dari peluncuran produk pertama ini juga, dapat menjadi momen yang tepat untuk berhubungan dengan pelanggan pertama Anda.

      Ada 3 tahap dalam melakukan peluncuran produk, yaitu:

      1.      Pra-Peluncuran
      Tahap ini merupakan tahap persiapan, semua yang Anda lakukan menjelang hari peluncuran. Apakah produk Anda sudah siap atau tidak? Inilah saatnya untuk mencari tahu.

      ┬╖       Gunakan Channel untuk Berkomunikasi dengan Audiens
      Jika Anda belum pernah mengenalkan produk yang akan ditawarkan di sosial media atau bahkan email, maka sekarang saatnya untuk mempersiapkan semuanya. Hal ini berguna untuk memberikan informasi seputar produk atau bisnis Anda. Dapat tentang pengenalan apa yang Anda tawarkan atau edukasi seputar produk.
      Ada 2 cara yang dapat dilakukan untuk mengumpulkan audiens, yaitu melalui sosial media dan email. Kedua channel ini dapat Anda gunakan secara bersamaan untuk saling melengkapi agar mendapatkan audiens yang lebih banyak.

      Landing Page
      Jika Anda ingin menggunakan email, maka langkah yang perlu dilakukan adalah membuat landing page. Melalui landing page, Anda dapat lebih berfokus untuk menjual produk dan berikan kolom untuk subscribe newsletter agar audiens dapat selalu terhubung dengan Anda. Momen seperti ini dapat dimanfaatkan juga untuk memberikan penawaran menarik bagi seseorang yang subscribe email terlebih dahulu.

      Melalui landing page tersebut, Anda dapat memberikan informasi seputar bisnis apa yang dijalankan atau memberikan sneak peek produk. Tapi akan jauh lebih baik apabila Anda membuat landing page melalui MTARGET, karena Landing Page MTARGET memiliki banyak komponen yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan konten yang lebih bervariatif, seperti menambahkan gambar, teks, video dan masihb banyak lagi. Ditambah, Landing Page MTARGET dapat Anda integrasikan dengan WhatsApp Chat atau Crisp Chat agar landing page yang dibuat semakin responsif dan orang-orang dapat langsung bertanya kepada Anda. Tapi jangan lupa, cantumkan juga sosial media bisnis yang digunakan.

      Social Media
      Anda dapat membuat konten yang menarik agar orang semakin penasaran dengan produk pertama yang dijual. Dimulai dengan postingan perkenalan tentang siapa Anda, atau apa yang dijual. Anda juga dapat mencatumkan atau memposting tautan yang menuju landing page yang sudah dibuat.

      Memposting konten sosial media akan lebih mudah apabila menggunakan Social Media Management MTARGET, karena Anda dapat memposting konten tanpa perlu berpindah-pindah sosi          al media. Social Media Management MTARGET mencakup 3 sosial media (Facebook,Twitter, Instagram) sehingga Anda dapat mempostingnya secara bersamaan.

      Inilah yang dimaksud dapat menggunakan kedua channel tersebut, Anda dapat terhubung di dua channel sekaligus, yaitu email untuk mengirimkan pesan yang lebih personal dan sosial media untuterus terhubung dengan pelanggan.

      • Jangan Lupakan Review
        Ini adalah salah satu trik yang dapat dilakukan untuk menarik minat pelanggan untuk membeli. Anda dapat memberikan produk tester terlebih dahulu kepada salah satu audiens, pakar, atau bahkan influencer agar orang-orang lebih percaya dan tidak lagi bimbang menilai produk yang dijual. Anda dapat mencamtukan kutipan dari review tersebut, memberikan artikel review, atau video review produk.
      • Email Automation Adalah Kunci
        Ini masih berhubungan dengan landing page yang sebelumnya telah disebut. Saat ada seseorang yang mengisi form dan memutuskan untuk mengetahui lebih dalam produk, maka Anda perlu memberikannya informasi tentang produk yang dijual. Akan jauh lebih baik apabila menggunakan Email Automation MTARGET agar email dapat terkirim otomatis sesuai dengan skenario yang diinginkan.

        Setidaknya akan memerlukan 5 email untuk dikirimkan kepada subscriber, untuk memastikan subscriber mendapatkan informasi yang cukup seputar produk yang dijual.

      Email 1: Umumnya email pertama ini adalah email yang akan audiens dapatkan saat berlangganan newsletter Anda. Jangan terlalu berikan banyak informasi mendalam mengenai bisnis Anda. Berikan ucapan terimakasih telah berlangganan newsletter dan berikan informasi sekilas mengenai produk yang dijual, kapan produk rilis,dan apa kelebihannya apabila audiens membelinya.

      Email 2: Saat ini baru Anda dapat memberikan informasi lebih spesifik mengenai produk yang dijual. Ceritakan mengapa produk yang dijual penting dan bagaimana produk dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggannya. Anda juga dapat meminta pelanggan mengajukan pertanyaan untuk mengetahui apa saja keraguan atau kebingungan pelanggan mengenai produk yang dijual.

      Email 3: Anda dapat mengirimkan email FAQ berdasarkan perkiraan pertanyaan apa saja yang mungkin pelanggan tanyakan atau dari email sebelumnya. Gunakan kesempatan ini untuk menjawab kekhawatiran dan keraguan subscriber yang mungkin miliki.

      Email 4: Berikan penawaran menarik agar subscriber tertarik untuk membeli produk di hari pertama rilis, seperti potongan harga atau free gift.

      Email 5: Hari ini adalah hari peluncuran produk pertama Anda. Ingatkan seluruh subscriber bahwa hari ini adalah hari peluncuran produk. Minta subscriber untuk memberikan feedback mengenai produk yang Anda jual.

      Perlunya strategi marketing online yang ampuh dan berbeda  untuk dapat menjangkau serta meraih perhatian konsumen.

      2.      Tahap Peluncuran
      Pada momen ini, Anda hanya perlu membiarkan para audiens untuk mencoba produk. Selalu berikan respon yang informatif agar audiens terbantu dan tertarik untuk membeli produk pertama Anda. Minta audiens untuk memberikan feedback mengenai produk Anda, baik secara langsung ataupun melalui pesan sosial media atau email.

      3.      Tahap Pasca Peluncuran
      Pada tahap ini Anda memerlukan melakukan evaluasi dari feedback yang didapat dari seluruh pelanggan yang telah membeli dan mencoba produk. Atau Anda dapat mengirimkan email survei kepada para pelanggan mengenai produk yang telah dibelinya. Hal ini untuk mengetahui apa kekurangan dan kelebihan lebih spesifik produk yang dijual melalui pandangan pelanggan.

      Setelahnya, Anda dapat terus mengirimkan email newsletter kepada para subscriber untuk menjaga relasi dengan subscriber dengan mengirimkan email marketing secara berkala.

      Itulah beberapa tahap yang perlu Anda persiapkan untuk mempersiapkan launching produk pertama. Produk pertama akan selalu terasa berat karena akan memiliki banyak kekurangan. Meskipun begitu, jangan remehkan produk pertama yang dijual karena ini dapat mempengaruhi pandangan audiens mengenai bisnis Anda. Berikan produk yang berkualitas dan selalu belajar dari kekurangan dan masukan dari para pelanggan.


  • Mahasiswa mampu melaksanakan dan mengevaluasi dari strategi mencapai  target produksi yang sudah dilakukan

  • Mahasiswa mampu melaksanakan dan mengevaluasi dari strategi mencapai  target penjualan yang sudah dilakukan minggu pertama

  • Mahasiswa mampu melaksanakan dan mengevaluasi dari strategi mencapai  target penjualan yang sudah dilakukan yang sudah dilakukan minggu ke dua

  • Mahasiswa mampu melaksanakan dan mengevaluasi dari strategi mencapai  target  partnership yang networking sudah dilakukan

  • Mahasiswa menguasai tekhnik Pitching yang baik

  • Mahasiswa mampu menampilkan produk dan presentasi kepada investor melalui demo day