Garis besar topik

    • Deskripsi Mata Kuliah Pancasila

      Mata kuliah Pancasila ini dirancang secara akademis untuk memberikan pemahaman,penghayatan, dan pedoman mengenai Pancasila sebagai ideologi, dasar negara, dan falsafah bangsa. Selain itu, perkuliahan Pancasila juga harus menganut pendekatan berbasis nilai (value based approach), untuk menjadikan warga negara yang bertakwa, taat norma hidup religius, dan memiliki komitmen melestarikan nilai luhur Pancasila sebagai jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia secara dinamis dan terbuka dalam arti bahwa nilai moral yang dikembangkan mampu menjawab tantangan perkembangan dalam masyarakat, tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia, yang merdeka, bersatu, dan berdaulat. Mata kuliah Pancasila juga dirancang untuk mengembangkan dan membina manusia Indonesia seutuhnya yang memiliki sifat kritis dan sistematis dalam memecahkan masalah-masalah hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

      BOBOT PENILAIAN

       Peserta didik akan dievaluasi penguasaannya dan pemahamannya terhadap materi kuliah dengan menggunakan pendekatan sebagai berikut:

      ΓÇó Diskusi Intensif bersama Dosen/Mahasiswa 
      ΓÇó Tugas berbasis Kasus Studi atau Latihan Soal (20%)
      ΓÇó Etika ( 20%) 
      ΓÇó Presensi Mahasiwa (20%)
      ΓÇó Ujian Tengah Semester (20%)
      ΓÇó Ujian Akhir Semester (20%)

      Dosen Pengampu Mata Kuliah

      Nama                         : Nurjoko, S.Kom.,M.T.I

      NIDN                          : 0212067502

      Jenjang Akademik    : Lektor
    • LATAR BELAKANG, LANDASAN, DAN TUJUAN PERKULIAHAN PANCASILA

    • MATERI VIDIO PERTEMUAN 1


    • Materi:

      Era Sebelum Kemerdekaan

      Era Kemerdekaan

      Era Orde Lama

      Era Orde Baru


    • Materi Vidio: 


    • 1. Bagaimana proses perumusan Pancasila sebagai dasar negara pada masa awal kemerdekaan Indonesia? Jelaskan tokoh-tokoh penting dan peran mereka dalam perumusan tersebut.

      2.  Dalam konteks sejarah Indonesia, bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila mengalami tantangan pada masa Orde Lama, Orde Baru, dan Reformasi? Berikan contoh konkret dari tiap periode.

    • Materi:

      Era sebelum kemerdekaan

      Era kemerdekaan

      Era Orde Lama

      Era Orde Baru

      Era reformasi

    • Materi Vidio


    • Materi:

      Hubungan Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945 

      Penjabaran Pancasila dalam batang tubuh UUD 1945


    • Materi Vidio:


    • Pertanyaan Diskusi:

      1. Apa makna Pancasila sebagai dasar negara Indonesia? Mengapa penting bagi suatu negara memiliki dasar negara seperti Pancasila?
      2. Bagaimana Pancasila membedakan Indonesia dari negara-negara lain di dunia dalam hal ideologi dan sistem nilai?

    • Materi:

      Penjabaran Pancasila dalam batang tubuh UUD 1945

      Implementasi Pancasila dalam pembuatan kebijakan negara


    • Materi Vidio:


    • Pertanyaan Diskusi:

      1. Bagaimana hubungan antara Pancasila dengan UUD 1945? Mengapa Pancasila disebut sebagai sumber dari segala sumber hukum di Indonesia?
      2. Berikan contoh pasal-pasal dalam UUD 1945 yang mencerminkan nilai-nilai dari masing-masing sila Pancasila! Jelaskan keterkaitannya.
      3. Menurut kalian, apakah saat ini implementasi nilai-nilai Pancasila yang tertuang dalam UUD 1945 sudah dijalankan secara konsisten oleh penyelenggara negara? Berikan contoh dan argumentasi.

    • Materi:

      Pengertian Ideologi
      Pentingnya Ideologi
      Dimensi Ideologi


    • Konsepsi Pancasila sebagai Ideologi Negara


      1. Apa yang dimaksud dengan Pancasila sebagai ideologi terbuka? Jelaskan kelebihan dan kekurangannya dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.
      2. Mengapa Pancasila dipandang sebagai ideologi yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia? Bandingkan dengan ideologi lain di dunia.
      3. Apakah Pancasila masih relevan sebagai ideologi negara di masa depan? Jelaskan pendapat kalian dengan argumen yang kuat.

    • Materi Pancasila sebagai Sistem Filsafat

      Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang juga berfungsi sebagai sistem filsafat. Sebagai sistem filsafat, Pancasila bukan hanya sekadar rangkaian nilai atau prinsip, tetapi juga memuat pandangan yang menyeluruh tentang kehidupan, manusia, dan tujuan bernegara. Pancasila sebagai sistem filsafat mencerminkan pandangan hidup bangsa Indonesia, yang mengarahkan bagaimana masyarakat berpikir, bertindak, dan berhubungan dengan Tuhan, sesama, bangsa, dan lingkungannya.


    • Materi Vidio : Pancasila sebagai Sistem Filsafat


    • Pertanyaan Diskusi:

      1. Apa saja nilai-nilai filsafat yang terkandung dalam setiap sila Pancasila?
      2. Bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini?
      3. Apakah Pancasila masih relevan sebagai sistem filsafat dalam menghadapi perubahan zaman? Mengapa?

    • Pancasila sebagai Sistem Filsafat

      Pancasila sebagai dasar negara Indonesia mengandung lima sila yang berfungsi sebagai panduan kehidupan berbangsa dan bernegara. Setiap sila dalam Pancasila memiliki hakikat tersendiri, yang menggambarkan nilai-nilai mendasar yang ingin dicapai dalam kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Indonesia.


    • Pancasila Sebagai Sistem Etika

      1. Pengertian Etika
      2. Pancasila sebagai Sistem Etika Moral
      3. Fungsi Pancasila sebagai Sistem Etika dalam Kehidupan Bangsa
      4. Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari

    • Materi Vidio  Pancasila Sebagai Sistem Etika:

      1. Apa yang dimaksud dengan etika secara umum? Bagaimana peran etika dalam kehidupan manusia?
      2. Jelaskan bagaimana nilai-nilai dalam sila-sila Pancasila mencerminkan prinsip-prinsip etika universal?
      3. Bagaimana Pancasila sebagai sistem etika dapat memperkuat karakter bangsa di tengah tantangan globalisasi?
      4. Menurut Anda, apa tantangan utama dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sebagai etika bangsa di era digital saat ini?

    • Pancasila sebagai Sistem Etika

      Etika Pancasila

      Pancasila sebagai solusi masalah bangsa

    • Materi Vidio :


    • Buat Summary dari Materi Vidio diatas dalam format PPT

    • Pengantar 

      Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) adalah aspek penting dalam kehidupan modern yang membantu memajukan kehidupan manusia. Pengembangan Iptek harus dilakukan dengan bijak dan berlandaskan nilai-nilai yang mampu menjaga keseimbangan antara manfaat bagi manusia dan potensi dampaknya terhadap kemanusiaan dan lingkungan. Di Indonesia, Pancasila menjadi nilai dasar atau landasan moral dalam pengembangan Iptek agar sesuai dengan karakter dan cita-cita bangsa.

      1. Pancasila sebagai Pedoman Etika dalam Pengembangan Iptek

      Pancasila berfungsi sebagai landasan nilai yang menuntun pengembangan Iptek untuk kebaikan bersama dan kesejahteraan bangsa. Setiap sila dalam Pancasila mengandung nilai yang bisa dijadikan acuan dalam merancang, mengembangkan, dan menerapkan Iptek secara bertanggung jawab.

      2. Peran Nilai-nilai Pancasila dalam Pengembangan Iptek

      Berikut adalah peran masing-masing sila Pancasila dalam mendorong pengembangan Iptek yang beretika:

      ┬╖         Sila Pertama: Ketuhanan yang Maha Esa

        • Pengembangan Iptek harus berlandaskan kepercayaan kepada Tuhan dan selaras dengan nilai-nilai keagamaan serta moralitas.
        • Kemajuan teknologi diharapkan tidak melanggar nilai agama dan tidak menyinggung kepercayaan masyarakat, tetapi justru meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

      ┬╖         Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

        • Iptek harus dikembangkan untuk meningkatkan martabat manusia, bukan untuk menindas atau merugikan.
        • Teknologi yang dikembangkan perlu memperhatikan aspek kemanusiaan, seperti hak asasi, keadilan, serta keseimbangan sosial.
        • Contoh penerapannya adalah pengembangan teknologi medis dan teknologi lingkungan yang bermanfaat langsung bagi kesejahteraan manusia.

      ┬╖         Sila Ketiga: Persatuan Indonesia

        • Pengembangan Iptek seharusnya memperkuat persatuan bangsa dengan memajukan teknologi yang relevan untuk seluruh masyarakat Indonesia, tanpa memandang perbedaan suku, agama, atau golongan.
        • Iptek juga diharapkan menjadi alat untuk memperkuat jati diri bangsa dan tidak mengancam persatuan melalui disintegrasi budaya atau nilai-nilai bangsa.

      ┬╖         Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

        • Proses pengambilan keputusan dalam pengembangan dan penerapan teknologi harus melibatkan pihak-pihak terkait, termasuk masyarakat.
        • Teknologi yang dikembangkan diharapkan lahir dari proses musyawarah dan kebijaksanaan yang mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat luas.

      ┬╖         Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

        • Pengembangan Iptek diharapkan memberikan akses yang adil kepada seluruh masyarakat Indonesia, tanpa adanya kesenjangan yang tajam.
        • Kemajuan Iptek harus merata dan dinikmati oleh seluruh rakyat, bukan hanya sekelompok kecil saja. Teknologi harus mampu mengurangi ketimpangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

      3. Tantangan dalam Mengembangkan Iptek Berlandaskan Pancasila

      Dalam era globalisasi dan kemajuan pesat Iptek, ada berbagai tantangan untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan teknologi, di antaranya:

      • Pengaruh Budaya Asing: Pengaruh dari budaya luar dan teknologi asing sering kali tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Oleh karena itu, dibutuhkan filter budaya agar Iptek yang dikembangkan tetap sesuai dengan karakter bangsa.
      • Penyalahgunaan Teknologi: Banyak teknologi yang bisa disalahgunakan, seperti teknologi informasi yang dipakai untuk menyebarkan hoaks, cyberbullying, atau pelanggaran privasi. Dengan nilai Pancasila, penggunaan teknologi diharapkan tetap etis dan bertanggung jawab.
      • Ketimpangan Akses Teknologi: Belum meratanya akses terhadap teknologi di Indonesia dapat menimbulkan ketimpangan sosial. Prinsip keadilan sosial dalam Pancasila mendorong pemerataan akses teknologi hingga ke pelosok.

      4. Implementasi Pancasila dalam Pengembangan Iptek

      Berikut beberapa cara agar pengembangan Iptek dapat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila:

      • Mengutamakan Riset yang Berorientasi Kemanusiaan: Penelitian dan pengembangan teknologi sebaiknya berfokus pada peningkatan kualitas hidup manusia, seperti kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.
      • Mendorong Inovasi Lokal: Mendorong penggunaan dan pengembangan teknologi yang cocok dengan karakter budaya Indonesia serta memajukan produk dalam negeri.
      • Pendidikan Berbasis Etika Pancasila: Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan Iptek, agar para ilmuwan dan teknolog Indonesia memiliki landasan moral dan etika dalam berkarya.
      • Keterbukaan dan Musyawarah dalam Kebijakan Teknologi: Mengikutsertakan masyarakat dalam penentuan arah dan kebijakan Iptek untuk menjamin bahwa setiap perkembangan teknologi berdampak positif bagi semua lapisan masyarakat.

      5. Contoh Penerapan Pancasila dalam Pengembangan Iptek di Indonesia

      • Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan: Mengingatkan kita pada Sila Kedua dan Kelima, bahwa teknologi yang ramah lingkungan membantu menjaga keseimbangan alam dan kesejahteraan generasi mendatang.
      • Teknologi Medis untuk Masyarakat: Pemerintah dan peneliti medis berupaya mengembangkan teknologi yang meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, seperti vaksin dalam negeri yang terjangkau untuk semua kalangan.
      • Pengembangan Infrastruktur Digital Merata: Sejalan dengan nilai keadilan sosial, pemerintah mengupayakan pembangunan infrastruktur digital di seluruh Indonesia agar masyarakat memiliki akses informasi yang setara.

      Kesimpulan

      Pancasila sebagai nilai dasar pengembangan Iptek mendorong kemajuan teknologi yang bertanggung jawab secara sosial dan moral. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila, Iptek tidak hanya menjadi alat kemajuan, tetapi juga sarana untuk menjaga kemanusiaan, persatuan, dan keadilan di Indonesia. Pancasila memastikan bahwa Iptek dikembangkan demi kesejahteraan dan martabat bangsa, tanpa mengorbankan nilai-nilai luhur dan keberlanjutan.


    • Materi Vidio: 


    • Apa tantangan yang dihadapi oleh Indonesia dalam memastikan pemerataan akses terhadap teknologi, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil? 

      Bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat membantu mengatasi tantangan tersebut?