Garis besar topik

      • SALAM PEMBUKA

       

      Assalamu'alaikum Wr. Wb

      Selamat datang Rekan Rekan Mahasiswa/i  yang saya banggakan.
      Dimanapun berada..., semoga selalu dalam keadaan sehat walafiat dan dalam Lindungan Allah SWT.

      Selamat datang di Mata kuliah Etika Hukum dan Binis Jurusan Ilmu Ekonomi Manajemen IBI Darmajaya. Mata kuliah ini ditujukan bagi peserta didik yang sedang mengambil program S1 Sarjana Ekonomi  pada jurusan Manajemen.

      Mata kuiah Manajemen Sumber Daya Manusia ini memiliki beban SKS sebesar 2 SKS, dengan kode Matakuliah : MAN 19205

      Selamat mengikuti perkuliahan ini dengan baik,
      Salam hangat dan tetap semangat !!



      Wassalamu'alaikum Wr. Wb

       


      Muprihan Thaib, S.Sos, .,MM

       

       DESKRIPSI MATAKULIAH


      BISNIS DAN ETIKA Mitos Bisnis Amoral Mengungkapkan suatu keyakinan bahwa antara bisnis dan moralitas atau etika tidak ada hubungan sama sekali Etika justru bertentangan dengan bisnis dan akan membuat pelaku bisnis kalah dalam persaingan bisnis yang ketat Orang bisnis tidak perlu memperhatikan imbauanimbauan, norma-norma dan nilai moral

       

      Argumen: Bisnis adalah suatu persaingan, sehingga pelaku bisnis harus berusaha dengan segala cara dan upaya untuk bisa menang Aturan yang dipakai dalam permainan penuh persaingan, berbeda dari aturan yang dikenal dalam kehidupan sosial sehingga tidak bisa dinilai dengan aturan moral dan sosial Orang bisnis yang mau mematuhi aturan moral atau etika akan berada pada posisi yang tidak menguntungkan

       

      Mitos bisnis amoral tidak sepenuhnya benar Beberapa perusahaan ternyata bisa berhasil karena memegang teguh kode etis dan komitmen moral tertentu Bisnis adalah bagian aktivitas yang penting dari masyarakat, sehingga norma atau nilai yang dianggap baik dan berlaku di masyarakat ikut dibawa serta dalam kegiatan bisnis Harus dibedakan antara legalitas dan moralitas

       

      Etika harus dibedakan dari ilmu empiris Etika tidak mendasarkan norma atau prinsipnya pada kenyataan faktual yang terus berulang. Menurut Hume :dari kenyataan yang ada (is) tidak bisa ditarik sebuah perintah normatif (ought) contoh : sogok, suap,kolusi, monopoli,nepotisme Berbagai aksi protes yang mengecam berbagai pelanggaran dalam kegiatan bisnis menunjukkan bahwa bisnis harus dijalankan secara baik dan tetap mengindahkan norma-norma moral

       

      Keutamaan Etika bisnis 1. Dalam bisnis modern, para pelaku bisnis dituntut untuk menjadi orang-orang profesional di bidangnya Perusahaan yang unggul bukan hanya memiliki kinerja dalam bisnis,manajerial dan finansial yang baik akan tetapi juga kinerja etis dan etos bisnis yang baik 2. Dalam persaingan bisnis yang sangat ketat,maka konsumen  coba di raja Kepercayaan konsumen dijaga dengan memperlihatkan citra bisnis yang baik dan etis

       

      • PETA PEMBELAJARAN

       

      Perkuliahan Etika Dan Hukum Bisnis dalam semester ini terdiri dari beberapa tahapan penyampaian materi pembelajaran yang dilakukan, baik dari sisi materi yang bertahap serta assesment yang dilakukan seperti, tugas Individu, Tugas Kelompok, uts maupun uas

       STRUKTUR PELAKSANAAN

      Struktur Pelaksanaan Perkuliahan matakuliahEtika Dan Hukum Bisnis ini, diharapkan seluruh peserta didik dapat menyelesaikan mata kuliah ini dalam kurun waktu antara 4-6 bulan. Adapun struktur pelaksanannya adalah sebagai berikut:

       

        1. Peserta didik diwajibkan membaca setiap materidan konten yang diberikan per pokok bahasan, yang diikuti dengan secara aktif berpartisipasi dalam diskusi dan pengerjaan tugas  yang telah tersedia
        2. Setelah peserta didik menguasai 6 (enam) pokok bahasan, maka yang bersangkutan dapat mengikuti UTS
        3. Pada saat seluruh pokok bahasan telah dipahami dan dipelajari oleh peserta didik, maka yang bersangkutan dapat mengikuti UAS
        4. Semua bentuk aktivitas selama perkuliahan harus terdata di LMS ini

       

       BOBOT PENILAIAN

      Peserta didik akan dievaluasi penguasaannya dan pemahamannya terhadap materi kuliah dengan menggunakan pendekatan sebagai berikut:

       

      ΓÇó Tugas  (30%) Individu (15%) dan kelompok (15%)

      ΓÇó Presensi (5%)  + keaktifan (5%)atihan Soal per Pokok Bahasan (10%)

      ΓÇó Ujian Tengah Semester (30%)

      ΓÇó Ujian Akhir Semester (30%)

       


    • Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan SempurnaBISNIS

      Pengertian dan Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna

      Definisi dari pasar persaingan sempurna adalah suatu pasar di mana jumlah penjual dan pembeli (konsumen) sangat banyak dan produk atau barang yang ditawarkan atau dijual sejenis atau serupa. Contoh barang yang dijual pada bentuk pasar ini adalah beras, gandum, batu bara dan kentang. Pasar persaingan sempurna merupakan pasar di mana penjual dan pembeli tidak dapat memengaruhi harga sehingga harga di pasar benar-benar merupakan hasil kesepakatan dan interaksi antara penawaran dan permintaan.


      Permintaan yang terbentuk mencerminkan keinginan konsumen, sementara penawaran mencerminkan keinginan produsen. Dalam pasar persaingan sempurna, penjual dan pembeli sama sekali tidak mempunyai kemampuan untuk memengaruhi harga pasar karena sudah ada ikatan batin bahwa antara penjual dan pembeli mengetahui struktur dan informasi yang ada di dalam pasar persaingan sempurna.


      Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna

      a. Banyak Penjual & Pembeli

      Adanya sifat ini, mengakibatkan perilaku penjual dan pembeli tidak dapat memengaruhi keadaan pasar, dengan kata lain mereka hanya sebagian kecil dari unsur pasar secara keseluruhan. Interaksi antara penjual dan pembeli dianggap sebagai pengikut harga (price taker) yang menyebabkan harga di pasar ini bersifat datum (harganya tetap berapapun jumlah barang yang dijual) karena mekanisme pasar yang menentukan harganya melalui interaksi antara kekuatan permintaan dan penawaran di masyarakat.


      b. Kebebasan untuk Membuka dan Menutup Perusahaan (Free Entry and Free Exit)

      Artinya adalah tidak terdapat suatu hambatan apabila suatu perusahaan ingin memulai sebuah bisnis baru jika dianggapnya menguntungkan dan menutup usahanya jika ternyata merugikan. Tidak seperti pasar lain yang mungkin ada keterikatan dalam membuka dan menutup pasar misalnya dengan adanya surat perjanjian. Dengan kata lain :


      Perusahaan dapat keluar apabila mengalami kerugian pada saat produk yang dijual tidak dapat bersaing di dalam PPS atau tidak dapat memenuhi kriteria pasar.

      Perusahaan dapat bertahan di pasar karena merasa mampu menjadi perusahaan penyedia produk dengan kualitas tinggi dengan harga yang sesuai pasar.

      c. Barang Bersifat Homogen

      Perusahaan menghasilkan barang di mana barang tersebut merupakan pengganti yang sempurna terhadap barang yang diproduksi oleh perusahaan lain dalam semua aspek sehingga produk identik sama atau tidak bisa dibedakan. Artinya sekalipun Anda membeli disatu perusahaan, kemungkinan besar kualitas dan kuantitasnya akan sama persis dengan perusahaan lain.


      d. Penjual & Pembeli Memiliki Pengetahuan yang Sempurna tentang Pasar

      Penjual dan pembeli sangat mengetahui betul tentang keadaan pasar dalam hal tingkat harga yang berlaku di pasar dan meliputi setiap perubahannya. Pengetahuan tentang keadaan ini yang mengakibatkan:


      Semua sumber daya digunakan sepenuhnya untuk menghasilkan keuntungan yang maksimal.

      Tidak ada produsen yang menjual barang dangan harga yang lebih rendah dari harga pasar.

      Tidak ada konsumen yang membeli barang dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar

      e. Mobilitas atau Perpindahan Sumber Ekonomi Cukup Sempurna

      Maksudnya adalah tidak ada kesulitan sedikit pun jika sumber daya atau faktor produksi ingin dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya karena pada dasarnya semua tempat produksi memiliki kesamaan baik dalam metode pembuatan hingga penjualannya kepada pembeli.


      f. Kebanyakan Perusahaan Kecil

      Pasar persaingan sempurna mengandung sebagian besar perusahaan kecil, relatif kecil dibandingkan dengan ukuran keseluruhan pasar. Hal Ini untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun perusahaan yang dapat melakukan kontrol pasar atas harga atau kuantitas. Jika satu perusahaan memutuskan untuk menggandakan outputnya atau berhenti memproduksi seluruhnya, pasar tidak terpengaruh. Harga tidak berubah dan tidak ada perubahan dalam kuantitas yang dipertukarkan.