Tugas 1
Jelaskan bagaimana logika proposisional dan logika predikat digunakan dalam representasi pengetahuan. Berikan contoh kasus dunia nyata di mana penggunaan logika predikat lebih unggul dibanding logika proposisional.
-
Deskripsikan proses inference (penarikan kesimpulan) dalam sistem berbasis logika. Jelaskan peran modus ponens dan modus tollens dalam proses tersebut, serta berikan ilustrasi penerapannya pada sistem pakar medis sederhana.
-
Bandingkan penggunaan list dan tree dalam menyusun struktur pengetahuan. Dalam konteks sistem pakar, kapan struktur tree lebih efisien dibanding list, dan mengapa?
-
Jelaskan konsep dasar jaringan semantik (semantic network) dalam representasi pengetahuan. Gambarkan contoh jaringan semantik sederhana untuk domain ΓÇ£hewanΓÇ¥, dan jelaskan bagaimana hubungan antar node dapat digunakan untuk melakukan reasoning.
-
Apa yang dimaksud dengan frame-based knowledge representation? Jelaskan bagaimana konsep slot dan filler bekerja dalam frame, dan berikan contoh representasi frame untuk objek ΓÇ£MobilΓÇ¥.
-
Jelaskan konsep script (naskah) dalam representasi pengetahuan. Berikan contoh bagaimana script digunakan untuk memodelkan urutan kejadian dalam aktivitas ΓÇ£makan di restoranΓÇ¥.
-
Jelaskan arsitektur dasar production system dalam kecerdasan buatan. Uraikan tiga komponennya (rule base, working memory, inference engine) dan hubungan antar ketiganya dalam proses pengambilan keputusan.
-
Bandingkan kelebihan dan keterbatasan lima pendekatan representasi pengetahuan berikut: logika, jaringan semantik, frame, script, dan sistem produksi. Dalam konteks aplikasi AI modern seperti chatbot atau autonomous agent, metode mana yang paling relevan dan mengapa?
-
Banyak sistem AI modern menggabungkan lebih dari satu metode representasi pengetahuan. Jelaskan tantangan dan keuntungan integrasi antara representasi berbasis logika dan berbasis frame dalam pengembangan sistem cerdas yang kompleks.
-
Diskusikan bagaimana konsep klasik representasi pengetahuan (seperti jaringan semantik dan sistem produksi) masih relevan dalam era machine learning dan large language models. Bagaimana kombinasi antara symbolic AI dan sub-symbolic AI dapat meningkatkan kemampuan reasoning sebuah sistem?