Naik turunnya harga suatu saham sangat dipengaruhi oleh kondisi perekonomian suatu negara. Harga memiliki peran yang penting dalam mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli suatu produk termasuk diantaranya adalah saham. Secara teori, Widoatmodjo (2009) menyatakan bahwa kondisi pasar modal sangat dipengaruhi oleh penampilan ekonomi secara agregat, dimana hubungan antara pasar modal dengan ekonomi makro menunjukkan korelasi yang positif (situasi ekonomi memiliki pengaruh yang besar terhadap pasar modal).
Salah satu contoh hubungan suku bunga dengan harga saham yaitu:
Pengaruh suku bunga terhadap pasar modal sudah banyak diteliti oleh peneliti-peneliti terdahulu. Ali (2014), Amarasinghe (2015), Moya-Martinez et al. (2009), dan Salah Uddin (2009) menemukan bahwa suku bunga memiliki pengaruh yang negatif signifikan terhadap pasar saham, dimana semakin tinggi suku bunga dapat menurunkan efisiensi dari pasar saham. Hal ini bertentangan dengan penelitian yang dilakukan oleh Wijayaningsih et al. (2016) yang menyatakan bahwa suku bunga The Fed tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan IHSG. Di sisi lain, penelitian yang dilakukan oleh Muthukumaran dan Somasundaram (2014) menemukan hasil bahwa pasar saham tidak memiliki hubungan terhadap suku bunga di India dan berlaku sebaliknya.
Tugas pada pertemuan minggu ini adalah:
1). Masing-masing mahasiswa diminta untuk mencari jurnal penelitian mengenai Harga Saham yang berhubungan dengan kondisi perekomian Negara.
2) Upload jurnal tersebut melalui LMS beserta Power point yang Anda buat untuk presentasi mengenai jurnal penelitian tersebut.
3). Bagi Mahasiswa yang belum melakukan presentasi, Maka pada dua minggu terakhir pertemuan kita, Silahkan presentasi.
Demikian yang Dapat saya sampaikan. Pada minggu depan kita akan membahas mengenai Opsi dan kontrak berjangka (futures).
Saya akhiri pertemuan pada hari ini, Wassalamualaikum wr wb.