2223-1|Ketut Artaye, S.Kom.,M.T.I|PRAKTIK AGAMA HINDU-P11
Garis besar topik
-
-
Om Swastyastu
Om Awighnam Astu Namo Sidham.Om Saraswati namastubhyam
Varade kama rupini
Siddharambha karisyami
Siddhir bhawantu me sadaArtinya:
Om, Saraswati sebagai pemberi Anugrah, dalam bentuk yang didambakan, Semogalah atas segala dharma yang hamba lakukan sukses selalu atas karunia-Mu.
Sumber: Stuti & Stava 839.1
Selamat Datang dan Selamat Bergabung Adik-adik Mahasiswa Hindu Gen-DJ IIB Darmajaya Tahun 2022, di Matakuliah Praktik Agama Hindu.
Puja pangastungkare kehadapan Ida Sang Hyang Widha Wasa, sehingganya kita dapat Hidup bersabahat dan berdampingan dengan COVID-19. Semoga Brahman yang Maha Agung selalu menganugrahi kita kesehatan dan keselamatan. Semoga dimatakuliah praktik agama ini kita akan semakin disadarkan akan hakikat kehidupan kita di dunia ini, oleh karena itu untuk memahami hal tersebut kita butuh pengetahuan dan pengetahuan Agama akan menghantarkan kita pada pemahaman bahwa, apa segala yang ada ini bersumber dari Tuhan. Lantas bagaimana kita bisa memahami Beliau?
Sebagaimana disebutkan dalam Brahmasutra 1.1.3 menyatakan shastrayonittvat "kitab suci (shastra) adalah alat dan cara yang paling baik untuk memahami Tuhan". Semoga dengan mempelajari dan memahami hal tersebut, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik dalam setiap pikiran, ucapan maupun tindakan yang kita lakukan, Tat Astu Svaha.
Selamat mengikuti perkuliahan ini dengan baik, salam hangat dan tetap semangat !!
IDENTITAS DOSEN
Nama : Ketut Artaye, S.Kom.,M.T.I
Alamat : Perumahan D'Hasanah No.108, Jati Agung, Lampung Selatan
Lulusan : S1-Teknik Informatika IIB Darmajaya - 2012
S2-Magister Teknik Informatika IIB Darmajaya - 2015
HP/WA : 085380350462DESKRIPSI MATA KULIAH
Mata kuliah Praktek Agama Hindu bertujuan untuk membantu terbinanya mahasiswa yang beriman, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berpikir theologis, filosofis, bersikap rasional dan dinamis, berpandangan luas, ikut serta dalam kerja sama antarumat beragama dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan ilmu dan teknologi serta seni untuk kepentingan manusia dan nasional.Mata kuliah ini mempraktekkan:
1). Sandya/Upasana; 2). Nawa widha Bhakti; 3). Dharma Gita; 4). Dharma Wacana ; 5). Dharma Tula; 6). Yadnya;.
MODEL ASESMEN
Komponen Penilaian
UTS
20%
UAS
20%
Tugas
20%
Etika
20%
Kehadiran
20%
Total
100%
BOBOT PENILAIAN
Huruf
Nilai
Bobot
Kriteria
A
80 ΓÇô 100
4
Sangat Baik
A-
75 ΓÇô 79,5
3,75
Sangat Baik
B+
70 ΓÇô 74,5
3,5
Baik
B
65 ΓÇô 69,5
3
Baik
C
55 ΓÇô 64,5
2
Cukup
D
30 ΓÇô 54,5
1
Tidak Lulus
E
<30
0
Tidak Lulus
REFERENSI1.Puja MA, Gede: Bhagavad Gita (Pancama Veda), Paramita-Surabaya2.Ketut Rineh : 2019, Tuntunan Sembahyang Tri Sandhya dan Kramaning Sembah, Bandar Lampung3.I Ketut Donder : 2017, Unsur-Unsur Sains dan Teknologi Dalam Ritual Hindu, Paramita ΓÇô Surabaya4.I Ketut Donder : 2009, Teologi : Memasuki Gerbang Ilmu Pengetahuan Ilmiah Tentang Tuhan, Paradigma Sanatna Dharma, Paramita - Surabaya.5.Surada, I Made : Geguritan : Pengantar Agama Hindu, Paramita Surabaya
-
-
Om Swastyastu,
Salam Kenal, pada pertemuan awal ini kita akan perkenalan terlebih dahulu, terkait deskripsi Matakuliah dan Kontrak Kuliah. Selain itu pada pengantar ini kita akan membahasa apa sesungguhnya tujuan kita lahir kedunia, dan lahir sebagai manusia adalah kelahiran yang Utama dibandingkan dengan Mahluk ciptaan Tuhan lainnya. Benarkah hal tersebut? dan dimana letak keutamaan itu? bersama kita bahas pada pertemuan ini,
Yukk..
-
Menjelma menjadi manusia itu adalah sungguh-sungguh utama, sebabnya demikian, karena ia dapat menolong dirinya dari keadaan sengsara (lahir dan mati berulang-ulang) dengan jalan berbuat baik, demikianlah keuntungannya dapat menjelma menjadi manusia. ( Sarasamuccaya, Sloka 4 ).
Bahkan Kelaharian Manusia adalah evolusi terakhir atau istilah kerennya Limited Edition, apa dan bagaimana cara kita mensyukurinya, bersama kita diskusikan disini.
-
Perhatikan Baik-baik Video berikut ini, simak lalu Anda simpulkan sesuai dengan Bahasa Anda masing-masing. serta apa pesan yang ingin Anda sampaikan berdasarkan video tersebut. Ulasan dan Pesan Anda Tulis dalam Kolom Komentar di Forum Diskusi dan Tanya Jawab.
-
Forum ini kita gunakan sebagai forum Diskuis dan Tanya jawab terkait dengan materi yang kita pelajari pada pertemuan hari ini. selain itu guna memudahkan komunikasi kita kedepan, mohon salah satu mahasiswa berkenan membuatkan Group Whatshap. Terimakasih
-
-
SEMBAHYANG TRI SANDY─Ç & KRAMANING SEMBAH
Pengertian Secara UmumKata sembahyang dalam Bahasa Indonesia berarti pernyataan hormat yang khidmat kepada Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) yang diwujudkan melalui cakupan tangan, diikuti dengan doa tertentu untuk memuja keagungan-Nya serta memohon karunianya untuk mendapatkan kerahayuan dan kesejahteraan lahir batin.Sembahyang (dalam Sanskerta) dapat ditemukan dalam berbagai istilah : Prārthanā, Ārādhanā, Dhyāna, Japa, Svādyayā, Sandhya, Upāsanā, Sandyopāsanā, Pūjā , atau Pūjānam, Stuti, Stava Bhakti, dll.selanjutnya lebih detail dapat disimak dalam materi dibawah ini-
-
Simak dan Perhatikan Ulasan Video Tentang Makna Puja Tri Sandhya diatas.
1. Rangkumlah Penyampaian dan Penjelasan Tantang Makna Puja Trisandya
2. Tugas di Ketik di Ms. Word, dan dikumpul dalam format.pdf
3. Tugas dikumpul Paling Lambat, Kamis 13 Oktober 2022
-
Materi Pertemuan 3
Pemujaan Api dalam Upacara Keagaam Hindu
Tujuan Pembelajaran :
1. Mahasiswa Mampu Memamahi Makna dari Pemujaan Api dalam Agama Hindu
2. Mahasiswa mampu memahami Apa Makna dan Simbol dibalik Pemujaan Terhadap Api
3. Mahasiswa Mampu Memahami dan menerapkan serta mempraktekkan pemujaan Api.
-
Salah satu sarana dalam upacara agama Hindu adalah api. Penggunaan 73 api sebagai sarana dalam upacara agama Hindu sangat banyak dijumpai 74 sesuai dengan jenis Yaj├▒a yang dipersembahkan dan fungsinya masing75 masing. Jenis api yang dipergunakan dalam kaitannya dengan upacara 76 agama bukanlah jenis api biasa, namun apa yang dimaksudkan adalah api 77 yang khusus berfungsi sebagai api sakral.
-
Api terbentuk dari tiga elemen, yakni panas, bahan mudah terbakar dan oksigen. Api memiliki panas dan cahaya. Api digunakan dalam kehidupan manusia dari memasak, penerangan, perkawinan sampai pembakaran jenazah. Api terletak di angkasa, di bumi, dan dalam diri. Api dijadikan simbol semangat, penyucian, peleburan, pencerahan, api asmara, api dendam. Panas (over heated) berlebih terjadi ketika seseorang tidak lagi mengindahkan norma, etika, aturan.
-
Simak dan Perhatikan Makna dan Fungsi Api Takepan dalam link Video berikut ini :
-
-
Materi Pertemuan 4
Tujuan Pembelajaran :
1. Mahasiswa Mampu Memamahi Pengertian dan Makna dari Dahramagita
2. Mahasiswa mampu memahami Bagian-bagian Dharmagita
3. Mahasiswa Mampu Mempraktekkan Dharmagita
-
Dharmagita merupakan salah satu seni budaya dalam agama Hindu yang penting untuk dikembangkan sebagai wujud meningkatkan kualitas kehidupan beragama di kalangan umat Hindu khususnya bagi generasi muda. Tradisi melantunkan nyanyian suci ini merupakan sebuah tradisi yang sangat kuno.
lebih lengkap kita pelajari materi berikut ini
-
Simak dan perhatikan ulasan Makna Hari Suci Saraswati yang jatuh pada Sabtu 22 Oktober 2022, sebagai berikut
-
Berdasarkan Ulasan Video yang Anda simak, maka kerjakanlah
1. Rangkumlah makna dari hari suci Saraswati pada ulasan Video tersebut
2. Apa saja yang baru Anda Ketahui dari Hari Suci Saraswati Selama ini
3. Tugas ditulis di Ms. Office dengan font Time News Roman, size 12 dan Ukuran A4
4. file dikumpul dalam format.pdf
5. Tugas dikumpul paling lambat 1 minggu dari hari kuliah Agama.
-
-
Topik
Sekar Alit.
- Pengertian Sekar Alit
- Makna Sekar Alit
- Contoh Sekar Alit
- dan Praktik Menembangkan Sekar Alit
-
Sekar Alit adalah nyanyian atau lagu-lagu yang juga disebut geguritan berupa pupuh (macapat) yang susunannya terikat pada banyak baris pada setiap pupuh, banyak suku kata pada setiap baris, labuh suara (lingsa) kata terakhir setiap baris dan berisi ajaran-ajaran agama
-
-
-
Sekar Madya disebut juga tembang tengahan atau kidung (jumlah dan jenis-jenisnya sangat banyak), adalah lagu-lagu yang dipakai untuk mengiringi upacara agama, isi lagu sesuai dengan acara pelaksanaan upacara agama Hindu.
-
Sebuah kata yang memiliki sejuta makna barangkali kita sepakati adalah kembang. Dalam konteki ihi mari kita maknai dulu bahwa kembang itu adalah bunga. Kenapa kita maknai kembang itu sebagai bunga, karena hanya kembang yang berproses dari putik, kuncup, dan ber-kembang. Kembang selalu diburu oleh pengabdi keindahan baik di ranah sastra maupun di luar ranah sastra'
-
-
-
-
Sekar agung adalah nyanyian atau lagu-lagu atau tembang yang terkait pada susku kata dalam setiap baris (wrtta), letak
guru lagu atau (matra) dan purwa kanti, tembangnya bebas asal enak didengar dan tidak meninggalkan guru lagu, berisi ajaran agama. -
-
-
-
Kekawin berasal dari kata ΓÇ£kawiΓÇ¥ mendapat awalan ke dan akhiran an, menjadi kekawin. Kawi artinya Buat, susun, gubah, karang. Jadi kekawin dapat diartikan buatan, susunan, gubahan, dan karangan. Atas dasar pengertian tersebut , maka kekawin adalah puisi yang dibuat atau disusun dengan menggunankan bahasa Jawa Kuno. Puisi ini mengambil bentuk dari puisi para pujangga India kuno yang berbahasa Sansekerta. Kekawin biasa juga disebut dengan istilah lain, yaitu wirama, tembang gede dan sekar agung.
-
-
Metode dan Teknik Mewirama
-
-
-
Palawakya adalah kata-kata yang harus disampaikan kepada orang lain (ajaran-ajaran) prosa dalam bahasa kawi yang merupakan satu jenis dengan teks keagamaan seperti halnya terdengar indah saat pembacaan mamutru dalam pelaksanaan upacara yadnya
-
-
-
Dharma Wacana adalah metode penerangan Agama Hindu yang disampaikan pada setiap kesempatan Umat Hindu yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan untuk penghayatan dan pengamalan kedalam rohani umat serta mutu bhaktinya kepada Agama, masyarakat, bangsa dan negara.
-
-
Materi
Implementasi Tri Hita Karana Menuju Kesuksesan Hidup
Sub Materi
Latar Belakang
Implementasi Tri Hita Karanan dalam Catur Asrama
-
Tri Hita Karana sebagai upaya menciptakan tiga wujud hubungan hidup, sebagai suatu kesatuan yang dapat membentuk iklim hidup yang harmonis, mensukseskan empat tujuan hidup yang disebut sebagai Catur Purusa Artha. Tiga wujud hubungan yang membangun iklim hidup itu, tercipta oleh sikap hidup yang berimbang, antara berbakti pada Tuhan, mengabdi pada sesama manusia, dan memelihara kesejahteraan lingkungan alam.
-