Lewati ke konten utama
LMS IIB DARMAJAYA
  • Beranda
  • Kalender
  • Kategori
    Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
  • Panduan Penggunaan
    Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
  • Bantuan
  • Jadwal UJIAN
    Jadwal UTS Jadwal UAS
  • Selengkapnya
Masuk
LMS IIB DARMAJAYA
Beranda Kalender Kategori Ciutkan Memperluas
Ilmu Komputer Ekonomi & Bisnis Desain, Hukum & Pariwasata IBI Kemahasiswaan
Panduan Penggunaan Ciutkan Memperluas
Panduan Dosen Panduan Mahasiswa SK Rektor Prihal E-learning SK Senat Prihal E-learning
Bantuan Jadwal UJIAN Ciutkan Memperluas
Jadwal UTS Jadwal UAS
  1. Dasbor
  2. 2025-2 | PAR23208 - Antropologi Pariwisata | YUSMINAR WAHYUNINGSIH
  3. PERTEMUAN MINGGU 9 | KAMIS 7 MEI 2026 | 09.00-10.30 | 2PA1 | 2 | TEORI | ATROPOLOGI PARIWISATA
  4. 1. Konsep kebudayaan 2. Konsep pariwisata budaya

1. Konsep kebudayaan 2. Konsep pariwisata budaya

You are not enrolled in this course.
Syarat penyelesaian

Pariwisata dan budaya memiliki hubungan timbal balik yang erat: budaya menjadi daya tarik utama (atraksi) pariwisata, sementara pariwisata berperan melestarikan dan mendanai pengembangan budaya. Interaksi ini menciptakan pelestarian warisan budaya, pertukaran budaya, serta dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat lokal.

Hubungan Timbal Balik Pariwisata dan Budaya:

·       Budaya sebagai Daya Tarik (Atraksi):

Kebudayaan—mulai dari adat istiadat, sejarah, situs warisan, seni tradisional, hingga kuliner—merupakan daya tarik utama yang membuat sebuah destinasi unik. Wisatawan mencari pengalaman budaya yang autentik.

·      

Pariwisata sebagai Alat Pelestarian: 

Pariwisata mendorong masyarakat lokal untuk menghidupkan kembali dan melestarikan budaya mereka agar tetap lestari dan bernilai jual. Kesenian tradisional lebih sering dipentaskan dan situs bersejarah dirawat karena adanya kunjungan wisatawan.

·      

 Pertukaran dan Pemahaman Budaya:

Pariwisata menciptakan interaksi langsung antara wisatawan (tamu) dan masyarakat lokal (tuan rumah). Ini memungkinkan terjadinya dialog antar budaya, memperluas wawasan, dan menumbuhkan rasa saling menghormati.

·      

Dampak Ekonomi:

Pariwisata memberikan kontribusi ekonomi yang memotivasi masyarakat untuk terus mempertahankan identitas budaya mereka, sehingga budaya tidak hilang ditelan modernisasi.

·      

Tantangan dan Pengelolaan:

Hubungan yang buruk dapat mengancam budaya lokal (komersialisasi berlebihan). Oleh karena itu, diperlukan pariwisata berkelanjutan yang menghormati warisan budaya dan melibatkan masyarakat lokal. Ringkasnya, pariwisata dan budaya adalah dua elemen yang saling membutuhkan untuk menciptakan pengalaman wisata yang berkesan dan berkelanjutan.

PDF) Pariwisata Budaya dalam Tinjauan Riset: Dulu, Kini, dan Nanti Budaya Tradisional dan Potensinya di Bidang Pariwisata – Guru Geografi MAN  1 Gunungkidul DIYHubungan Bahasa dan Budaya dalam Pariwisata - Kompasiana.com

Mangku Pastika: Budaya Kunci Pariwisata Bali

HUBUNGAN BUDAYA DENGAN PARIWISATA - Embrio

Manfaat Keberagaman Budaya Indonesia dalam Bidang Pariwisata

Manfaat keberagaman budaya di Indonesia dalam bidang pariwisata antara lain menambah devisa negara. Berdasarkan data dari Kemenparekraf, devisa dari sektor pariwisata mencapai Rp 280 triliun pada tahun 2019. Sedangkan devisa tahun 2018 yaitu Rp 270 triliun. 
Kemenparekraf saat ini fokus pada pasar domestik dalam periode Juni-Desember 2020. Sementara untuk mancanegara akan dimulai pada 2021 dengan lebih dulu mengutamakan wisatawan asal Singapura, Malaysia, China dan Australia. Tahap kedua, Indonesia menargetkan kunjungan wisatawan dari Amerika Serikat, India, Jepang, Korea, eropa, timur tengah.

Pertunjukan wayang ala COVID-19 dalam rangka sedekah bumi Desa Tegalsambi Jepara.


Keberagaman suku bangsa tersebut mengakibatkan keberagaman hasil budaya seperti jenis tarian, alat musik, dan adat istiadat. Bahkan dalam satu suku namun berbeda wilayah kabupaten pun akan ditemukan beragam budaya dan kesenian yang tak sama.

Nah, manfaat keragaman kebudayaan Indonesia dalam bidang pariwisata antara lain menarik banyak wisatawan. Karena masing-masing wilayah memiliki budaya yang unik dan menarik. Apalagi jika keunikan budaya tersebut berpadu dengan panorama alam yang indah.

Seperti di beberapa kawasan wisata di Bali, Candi Borobudur dan Prambanan di Jawa Tengah, Yogyakarta, Lombok, Bunaken di Sulawesi Utara, Minangkabau didukung dengan warisan budaya. Misalnya saja, Sendratari Ramayana yang menceritakan tentang Rama dan dipentaskan di kompleks Candi Prambanan.

Bahkan keberagaman kebudayaan di Indonesia dalam bidang pariwisata membuahkan penghargaan yakni kebudayaan Indonesia diakui UNESCO. Kebudayaan itu antara lain wayang, keris, batik, dan angklung. Para turis wisatawan dan domestik berlomba-lomba datang untuk berwisata dan mempelajari kebudayaan Indonesia.

Pariwisata berbasis budaya adalah salah satu jenis kegiatan pariwisata yang menggunakan kebudayaan sebagai objeknya. Setiap destinasi wisata harus memiliki sisi unik masing-masing. Semakin khas dan menarik tempat wisata, diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk berkunjung

Jadi Hubungan pariwisata dengan kebudayaan  sangat erat kaitannya , karena bisa kita lihat dari definisi Budaya yang merupakan simbol masyarakat sekitar yang di sekitar lingkungan terdapat makna yang mencakup segala hal yang merupakan hasil cipta, karya manusia.

    • Folder baru Folder baru
    • PERTEMUAN 9 KONSEP BUDAYA DALAM PARIWISATA.pptx PERTEMUAN 9 KONSEP BUDAYA DALAM PARIWISATA.pptx

Made with ❤️ by ICT CENTER - IIB DARMAJAYA

Dapatkan aplikasi seluler