Dian Puspita Arta (1712120011)

Dian Puspita Arta (1712120011)

oleh Dian Puspita Arta -
Jumlah balasan: 0

Menurut saya, Pemeriksaan atas persediaan di perusahaan dagang dan industri merupakan pemeriksaan yang sulit dan memakan waktu yang banyak karena :

Pada umunya persediaan merupakan jenis perkiraan yang besar di dalam neraca, dan sering merupakan unsur terbesar dari keseluruhan modal kerja. Persediaan juga berada pada lokasi yang berbeda, yang menyulitkan pengendalian secara fisik serta penghitungannya. Keanekaragaman jenis persediaan juga menyebabkan berbagai kesulitan bagi auditor. Selanjutnya, Penilaian atas persediaan juga selalu menyulitkan karena adanya faktor keuangan dan kebutuhan untuk mengalokasikan biaya-biaya ke dalam persediaan, dan yang terakhir adanya beberapa metode penilaian persediaan yang dapat digunakan, tapi setiap klien tertentu harus menggunakan satu metode secara konsisten dari tahun ke tahun.

Selain itu, prosedur yang memakan waktu yang panjang untuk melakukan pemeriksaan (seperti yang sudah dijabarkan dalam pembelajaran/materi) yaitu :

1.Lakukan observasi atas stock opname (perhitungan phisik) yang dilakukan perusahaan (klien)

2. Minta Final Inventory List (Inventory Compilation) dan lakukan prosedur pemeriksaan berikut ini :

-Check mathematical accuracy (penjumlahan dan perkalian). 

-Cocokkan “quantity per book” dengan stock card. 

-Cocokkan “quantity per count” dengan “count sheet” kita (auditor). 

-Cocokkan “total value” dengan buku besar persediaan.

3. Kirimkan konfirmasi untuk persediaan consignment out.

4. Periksa unit price dari bahan baku, barang dalam proses, barang jadi dan bahan pembantu.

5. Lakukan rekonsiliasi

6. Periksa cukup tidaknya allowance for slow moving (barang-barang yang bergerak lambat), barang-barang yang rusak dan barang-barang yang ketinggalan mode.

7. Periksa kejadian sesudah tanggal neraca.

8. Periksa  cut-off penjualan dan cut-off pembelian.

9. Periksa jawaban konfirmasi dari bank, loan agreement (perjanjian kredit), notulen rapat.

10. Periksa apakah ada sales atau purchase commitment per tanggal neraca.

11.Seandainya ada barang dalam perjalanan (goods transit), lakukan prosedur berikut ini :

-Minta rincian goods in transit per tanggal neraca.

-Periksa mathematical accuracy.  

-Periksa subsequent clearance.

12.Buat kesimpulan dari hasil pemeriksaan persediaan dan buat usulan adjustment jika diperlukan.

13.Periksa apakah penyajian persediaan di laporan keuangan sudah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia ( Agoes,Sukrisno,2008:209-210).