Melisa Priscilla (1912128044P)

Melisa Priscilla (1912128044P)

oleh Melisa Priscilla -
Jumlah balasan: 0

Pelaksanaan Stock Opname di Logging Company

 

1.   Sebelum Melaksanakan Stock Opname maka ada tahap persiapan:

a.       Auditor akan mempelajari terkait petunjuk pelaksanaan stock opname yang dibuat oleh perusahaan

b.      Melakukan peninjauan gudang agar mendapatkan gambaran mengenaik lokasi dan bentuk dari tempat penyimpanan persediaan

c.       Setelah itu akan di adakan Briefieng dengan bagian gudang pada hari H-1 terkait dengan pelaksanaan stock opname

d.      Menginstruksikan bagian gudang untuk melengkapi inputan terkait dengan mutasi sampai batas jam operasional h-1 dan setelah itu tidak boleh ada mutasi lagi.

 

2. TAHAP PERTAMA : Prosedur Pemeriksaan Untuk Complience Test Pada Perusahaan Logging

a.       Mempelajari dan melakukan evaluasi internal control atas persediaan kayu yang terdapat pada perusahaan logging

b.      Untuk ini auditor dapat menggunakan internal control quentionnaries, contohnya seperti melakukan test pembelian kayu dengan menggunakan purchase order untuk sample

c.       Lalu untuk test transaksi atas pemakaian persediaan (bahan baku kayu) bisa menggunakan material requisition sebagai sample,dan untuk transaksi penjualan bisa menggunakan faktur penjualan sebagai sample

d.      Lalu setelah semua dilakukan auditor bisa menarik kesimpulan mengenai internal control yang ada pada perusahaan logging terkait dengan persediaannya.

 

2. TAHAP KEDUA : Prosedur Pemeriksaan Untuk  Substantive Atas Persediaan

a.        Lakukan observasi atas perhitungan fisik (stock opname)  yang dilakukan perusahaan.

b.      Minta Final Inventory List dan lakukan prosedur pemeriksaan berikut ini:

a. Check mathematical accuracy

b. Cocokkan quantity per book dengan stock card

c. Cocokkan quantity per count dengan sheet auditor

d. Cocokkan total value dengan buku besar persediaan

c.   Kirimkan konfirmasi untuk persediaan consignment out.

d.  Periksa unit price dari raw material (bahan baku), work in process (barang dalam proses), finished goods (barang jadi) dan supplies (bahan pembantu).

e. Lakukan rekonsiliasi jika stock opname dilakukan beberapa waktu sebelum atau sesudah tanggal neraca.

f. Periksa cukup tidaknya allowance for slow moving (barang-barang yang bergerak lambat), barang-barang yang rusak dan barang-barang yang ketinggalan mode.

i. Periksa kejadian sesudah tanggal neraca (subsequent event).

j. Periksa cut-off penjualan dan cut-off pembehan.

k. Periksa jawaban konfirmasi dari bank, loan agreement (perjanjian kredit), notulen rapat,

l. Periksa apakah ada sales atau purchase commitment per tanggal neraca.

m. Seandainya ada barang dalam perjalanan (goods in transit), lakukan prosedur berikut ini:

·         minta rincian goods in transit per tanggal neraca.

·         periksa mathematical accuracy,

·         periksa subsequent clearance.

n. Lakukan analytical prosedur untuk persediaan

o. Buat kesimpulan dari hasil pemeriksaan persediaan dan buat usulan adjustment jika diperlukan.

p. Periksa apakah penyajian persediaan di laporan keuangan sudah sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia/SAK.

 

- Peran Akuntan Publik terhadap pelaksanaan Stock Opname yaitu untuk memastikan bahwa stock opname sudah cukup memadai dilakukan untuk menjamin pengendalian internal atas persediaan.