Struktur organisasi perusahaan dapat diartikan sebagai sebuah garis yang bertingkat (hierarki), yang berisi komponen-komponen penyusun perusahaan. Struktur tersebut akan menggambarkan kedudukan, fungsi, hak dan kewajiban dari masing-masing posisi yang ada dalam lingkup perusahaan secara jelas. Hal ini bertujuan agar setiap komponen dalam perusahaan dapat berfungsi secara optimal, dan roda perusahaan akan senantiasa bergerak secara efektif dan efisien. Di dalam struktur perusahaan, terdapat beberapa personil atau bagian yang tergolong dalam jajaran inti atau yang biasa disebut dengan petinggi perusahaan. Yang terdiri dari dewan direksi, para manajer, dan kepala divisi atau departemen. Kemudian pada susunan dibawahnya terdapat staff dan para pekerja.
Desain organisasi adalah pola tentang hubungan antara berbagai komponen dan bagian organisasi.
Desain organisasi memberikan kerangka yang menghubungkan wewenang karena struktur merupakan penetapan dan penghubung antar posisi para anggota organisasi. Jika seseorang memiliki suatu wewenang, maka dia harus dapat mempertanggungjawabkan wewenangnya tersebut.
Desain organisasi sebagai proses penentuan keputusan untuk memilih alternatif kerangka kerja jabatan, proyek pekerjaan, dan departemen. Dengan demikian, keputusan atau tindakan-tindakan yang dipilih ini akan menghasilkan sebuah struktur organisasi.