Sumber daya manusia, (SDM) : potensi yang terkandung dalam diri seseorang untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan.
Proses pemberdayaan yang berawal dari dalam diri seseorang bertolak dari asumsi bahwa setiap manusia ataupun masyarakat telah memiliki potensi yang ada didalam dirinya dan perlu ditampakkan dan dikembangkan, karena tidak ada manusia/masyarakat yang sama sekali tidak memiliki daya.
Pentingnya Pengembangan
Pengembangan karyawan (sumber daya manusia), baik baru maupun lama perlu dilakukan secara terencana dan berkesinambungan. Oleh karenanya perlu ditetapkan lebih dahulu program pengembangan karyawan.
Tujuan Pengembangan
Tujuan pengembangan karyawan adalah memperbaiki efektivitas karyawan dalam mencapai hail kerja yang telah ditetapkan.
Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dengan penyelenggaraan pengembangan karyawan yaitu :
1.      Meningkatkan produktivitas kerja
2.      Meningkatkan efisiensi
3.      Mengurangi kerusakan
4.      Menghindari (mengurangi) kecelakaan
5.      Meningkatkan pelayanan (konsumen) dll.
Manfaat lain yang dapat dipetik dari dilaksanakannya program pengembangan dan pelatihan adalah menumbuhkan dan memelihara hubungan yang serasi antara para anggota organisasi.
Hal ini dapat terjadi karena :
1)      Terjadi proses komunikasi yang efektif;
2)      Adanya persepsi yang sama tentang tugas yang dilaksanakan;
3)      Ketaatan semua fihak kepada berbagai ketentuan yang bersifat normatif;
4)      Terdapatnya iklim yang baik bagi pertumbuhan seluruh pegawai; dan
5)      Menjadikan organisasi sebagai tempat yang lebih menyenangkan untuk berkarya
1.Proses Pengembangan  Karyawan
Agar pengembangan karyawan dapat mencapai hasil yang optimal, maka pengembangan tersebut harus mendasarkan pada prosedur yang benar.
Langkah-langkah tersebut meliputi :
1.      Penentuan kebutuhan
2.      Penentuan sasaran
3.      Penetapan isi program
4.      Identifikasi prinsip-prinsip belajar
5.      Pelaksanaan program
6.      Penilaian pelaksanaan program
2.Konsep Pemberdayaan
3.Batasan Pemberdayaan (Empowerment)
4. ketertarikan memperdayaan
5. memperdaakan sdm