Kawasan Asia Tenggara juga berfungsi sebagai sebuah pijakan pertama Australiamenuju Asia. ASEAN telah berhasil membangun sebuah pengaruh besar di kawasan AsiaTenggara sehingga kawasan tersebut dianggap sebagai kawasan yang vital dan strategis,terutama untuk kawasan-kawasan lain di Asia seperti Asia Timur maupun Asia Selatan.Selain vital untuk Australia, Asia Tenggara juga menjadi kawasan yang vital untuk sekutu
 – 
 sekutu Australia seperti Amerika Serikat yang memiliki anggapan bahwa Asia Tenggaramerupakan kawasan yang strategis (Simon 1992). Hal ini dibuktikan dengan adanyake
 bijakan luar negeri Amerika Serikat yang menyatakan bahwa Asia Tenggara adalah “APivot to Asia”, sebuah patokan untuk Australia dan sekutu-sekutunya untuk memasukikawasan Asia secara umum (Campbell and Andrews 2013). Namun berbeda halnya apabila kita memandang dari sudut pandang negara-negaraAsia Tenggara dan ASEAN itu sendiri sebagai sebuah institusi. Meskipun secara prinsipASEAN harus menggandeng negara-negara mitra yang berpotensial, karena letakgeografisnya yang strategis dan vital, ASEAN-lah yang akan dicari-cari untuk diajak bekerja sama. Sejatinya, ASEAN tidak perlu repot-repot untuk mencari mitra strategisyang berpotensial, karena ia sendirilah yang bersifat strategis sehingga lebih banyak yangmembutuhkan ASEAN sebagai mitra strategis. Hal ini termasuk pula untuk Australia. dapatdikatakan bahwa kehadiran Australia di Asia Tenggara tidak begitu menguntungkan bagiASEAN. Australia hanya memandang dirinya menjadi bagaian dari kawasan berdasarkan pandangan geografis dan takdir semata. Sedangkan secara kepentingan strategis dankebijakan luar negeri, Australia memilih untuk condong ke Barat terutama Amerika Serikat.Tetapi hal ini bukan berarti Asia Tenggara dan ASEAN dapat sewenang -wenang dalam melakukan hubungan antar negara.