VERANIQUE PUTRI SUNARYO (1912119003P)

VERANIQUE PUTRI SUNARYO (1912119003P)

oleh Veranique Putri Sunaryo -
Jumlah balasan: 0

Assalamualaikum pak, izin memberi tanggapan, Menurut saya Indonesia merupakan negara kepulauan dengan letak yang strategis dan memiliki sumber daya alam yang melimpah. Kekayaan yang dimiliki Indonesia tersebut membuat Indonesia memiliki geopolitik dan geostrategi yang rumit, terlebih karena banyaknya ancaman dari negara lain. Indonesia khawatir jika terjadi eksploitasi dari kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh negara besar di Indonesia. Adanya rasa ketidakamanan dan ketakutan akan eksploitasi tersebut menyebabkan negara ingin untuk mengontrol perairan Indonesia dan melakukan patroli di daerah maritim (Laksmana, 2011). Dalam hal ini, Indonesia berusaha memperjuangkan geopolitiknya dengan cara mengimplementasikan geostrateginya. Berkaitan dengan maritim Indonesia, Indonesia memegang kontrol atas 4 dari 7 chokepoints utama dunia maritim, termasuk Selat Malaka. Stabilitas dalam negeri, kebijakan luar negeri, dan pemikiran geopolitik Indonesia sangat berpengaruh terhadap jalur ekonomi negara-negara di Asia-Pasifik dan negara-negara besar lain, termasuk Amerika. Namun wilayah perairan yang penting bagi dunia ini memiliki implikasi yang bertentangan (Laksmana, 2011). Wilayah perairan yang mengelilingi Indonesia dapat digunakan sebagai sarana proteksi dari negara lain karena perairan mempersulit masuknya negara lain ke Indonesia melalui laut. Selain itu, wilayah perairan dapat menyatukan berbagai sektor jika digunakan dengan baik. Hal tersebut berkaitan dengan sektor ekonomi untuk menghindari adanya kesenjangan antara satu wilayah dengan yang lain. Di sisi lain, wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan menyebabkan kesenjangan antardaerah menjadi sulit dihindari. Pemerintah cenderung fokus dalam membangun Pulau Jawa. Segala pusat pemerintahan, perekonomian, dan sektor lain berada di Pulau Jawa. Hal itu menyebabkan adanya kesenjangan dari daerah-daerah di luar Pulau Jawa yang pada akhirnya mendorong adanya perpecahan dalam Indonesia sendiri.