ANALISA
ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI
Tujuan Aspek Teknis Dan Teknologi  yaitu untuk memastikan apakah secara teknis dan pilihan teknologi tertentu rencana bisnis tersebut dapat dilaksanakan secara layak atau tidak. Baik saat awal pembuatan ataupun bahkan sampai operasional bisnis tersebut. 
Delapan komponen aspek teknis dan teknologi:
1)      Pemilihan dan perencanaan produk
2)      Rencana kualitas
3)      Pemelihan teknologi
4)      Pemilihan letak pabrik / lokasi fasilitas jasa
5)      Pengawasan kualitas produk
6)      Perencanaan tata letak (layout) pabrik / fasilitas jasa
7)      Perencanaan jumlah produksi
8)      Rencana kapasitas produksi
Penjelasan:
1)      Pemilihan Perencanaan Produk Yang Akan Dibuat
Biasanya produk itu akan memenuhi beberapa tahapan misalkan penentuan ide produksi.
Produk → pembuatan design produk awal →  pembuatan prototype → produksi produk
2)      Perencanaan Kualitas
Merupakan faktor yang terpenting dalam menjamin kelangsungan pesanan produk dan juga tingkat profitabilitas atau kuntungan perusahaan. Kualitas itu sendiri merupakan tingkat baik atau buruk nya  suatu produk. Apakah produk yang dihasilkan sesua atau tidak dengan spesifikasi yang sudah ditentukan. 
8 dimensi kualitas produk barang, yaitu:
a.       Performance
b.      Features
c.       Reliability
d.      Conformance
e.       Durability
f.       Serviceability
g.      Aestethics
h.      Fit and finish 
5 Dimensi kualitas produk jasa, yaitu:
a.       Tangibles
b.      Empathy
c.       Reliability
d.      Responsiveness
e.       Assurance 
3)       Pemilihan Teknologi
Teknologi yang dipilih  harus lah sesuai dengan apa yang di butuhkan oleh perusahaan. Seperti:
a.       Seberapa jauh derajat mekanisme yang diinginkan
b.      Manfaat ekonomi yang diharapkan
c.       Kesesuaian dengan bahan mentah yang dipakai
d.      Keberhasilan pemakaian teknologi
e.       Kemampuan tenaga kerja dalam mengoperasionalkan teknologi
f.       Kemampuan antisipasi terhadap teknologi lanjutan
g.      Nilai keunggulan kompetitif yang diperoleh.
4)      Pemilihan Letak Pabrik / Lokasi Fasilitas Jasa
Pemilihan Letak Pabrik / Lokasi Fasilitas Jasa ini sangat berpengaruh dengan keberlangsungan kegiatan perusahaan. Ada beberapa hal yang perlu diperatikan dalam perencanaan letak pabrik.
Manufaktur
a.       Akses kepada pasar sasaran atau konsumen
b.      Letak bahan baku
c.       Dukungan sumber tenaga kerja (SDM)
d.      Dukungan infrastruktur
e.       Kondisi lingkungan masyarakat sekitar
f.       Peraturan pemerintah
Jasa
a.       Mudah dan dapat di akses oleh konsumen
b.      Dapat diekspansi
c.       Lingkungan yang mendukung tempat usaha
d.      Kesesuaian dengan lokasi pesaing
e.       Perizinan dari pihak yang berwenang
 
5)      Perencanaan Tata Letak Pabrik / Fasilitas Jasa
Hal ini bertujuan untuk memaksimumkan kebutuhan pabrik, dan juga untuk menata pabrik agar aktivitas produksi berjalan secara efektif dan efisien.
 
6)      Pengawasan Kualitas Produk
Hal ini dilakukan untuk mengurangi biaya-biaya yang sia-sia terbuang karena akibat kelalaian karyawan.
 
7)      Perencanaan Jumlah Produksi
Digunakan sebagai batasan dalam melakukan produksi barang maupun jasa.
 
8)      Rencana Kapasitas Produksi
a.       Batasan sumber dana yang dibutuhkan
b.      Besarnya pasar yang dituju
c.       Tingkat pertumbuhan dimasa yang akan datang
d.      Perencanaan jumlah produksi melalui peramalan.
 
 
TANGGAPAN
Aspek Teknis dan Teknologi memegang peranan penting dalam berlangsungnya kegiatan perusahaan, dimana Aspek Teknis Dan Teknologi ini untuk mempermudah pelaksanaan pekerjaan dan memudahkan para karyawan dalam melakukan pekerjaannya. Kemudian digunakan untuk memudahkan dalam mengawasi jalannya proses bisnis yang dilakukan karyawannya apakah  sudah sesuai  dengan SOP perusahaan tersebut atau tidak. Aspek teknis dan teknologi ini tentunya juga memiliki manfaat bagi perusahaan sendiri, karyawan, dan masyarakat. Seperti, mengurangi resiko mengalami kerugaian, Membuka lapangan pekerjaan dan mempermudah dalam merekrut tenaga kerja, Memberikan pengetahuan terhadap masyarakat dalam berfikir sistematis.