Ika Pratiwi 1712120068

Ika Pratiwi 1712120068

oleh Ika Pratiwi -
Jumlah balasan: 0

NAMA : IKA PRATIWI

NPM   : 1712120068

PENGAKUAN PEMBAGIAN DEVIDEN

 

Dividen Tunai

 

Dividen tunai (cash dividend) adalah pembagian uang tunai secara pro rata kepada pemegang saham. Mayoritas perusahaan membagikan dividen bagi para pemegang saham dalam bentuk uang tunai. 


Ada 4 tanggal penting yang perlu diperhatikan dalam perlakuan akuntansi dividen berjenis uang tunai, yaitu:

1.    Tanggal Pengumuman

2.    Tanggal Ex-Dividen

3.    Tanggal Pencatatan

4.    Tanggal Pembayaran

 

Pembagian dividen yang sering dilakukan adalah dalam bentuk uang. Para pemegang saham akan menerima dividen sebesar tarif per lembar dikalikan jumlah lembar yang dimiliki.

Perhatikan pencatatan jurnal penerimaan dividen ini oleh pemegang saham sebagai berikut:

 

Kas                                       Rp. xx
   Pendapatan Dividen                   Rp. xx

 

pembagian dividen disebutkan bahwa dividen yang dibagikan itu sebagian merupakan pembagian laba dan sebagian lagi merupakan pengembalian modal, dividen seperti itu disebut dividen likuidasi.Perusahaan yang membagikan dividen likuidasi biasanya adalah perusahaan-perusahaan yang akan menghentikan usahanya, misalnya dalam bentuk joint ventures. Karena perusahaan akan dihentikan maka tidak perlu memperbesar modal. Pemegang saham yang menerima dividen likuidasi mencatatnya sebagian sebagai penghasilan dan sebagian lagi sebagai pengembalian modal.

 

 

 

Dividen Saham

 

Dividen saham (stock dividend) adalah pembagian saham perusahaan yang bersangkutan secara pro rata kepada pemegang sahamnya. Jika dividen tunai dibayarkan dalam bentuk tunai, dividen saham dibayarkan dalam bentuk saham.
 

Selain pembagian dividen dalam bentuk surat berharga, alternatif yang paling sering dilakukan adalah dividen dalam bentuk sahamΓÇöbila perusahaan kekurangan likuiditas (kas). Pembagian dividen jenis stock biasanya diberikan secara merata bagi semua pemegang saham.
 

Pembagian dividen saham sesungguhnya tidak menyebabkan kekayaan perusahaan berkurang. Nilai aset bersih perusahaan, tetap seperti sebelum pembagian dividen. Demikian halnya dengan komposisi kepemilikan. Transaksi dilakukan dengan cara mengkapitalisasi laba ditahan. Artinya saldo laba di tahan (sebagian atau seluruhnya) dipindahkan ke akun modal. Sehingga modal disetor bertambah, sedangkan laba ditahan berkurang atau habis.