Nama: Mochamad Taufiq Azhary
Npm: 1812110459
Perencanaan Agregat Produksi:
rencana jangka pendek hingga menengah yang menghitung berapa besar biaya produksi yang akan dikeluarkan oleh perusahaan, biasanya antara 3 hingga 18 bulan ke depan.
Tujuan
-Mampu merencanakan produksi, invetori (persediaan), dan sumber daya yang stabil terhadap fluktuasi (perubahan) permintaan).
-Mampu menentukan strategi perencanaan produksi yang layak dan dapat meminimalkan total biaya produksi
-Memahami proses perencanaan agregat dan kapasitas dalam suatu industri.
Memproduksi Produk Kecap 
Permasalahan Perencanaan Produksi:
Perkiraan penjualan akan mempengaruhi produksi serta biaya yang harus dikeluarkan.
-permintaan sulit di produksi, akan tetapi perlu di antisipasi.
-dengan tenaga kerja, bahan baku yang memerlukan biaya.
Strategi perencanaan agregat 
1.Sisi Permintaan 
    Sisi Konsumen
   -Mempengaruhi Permintaan Konsumen .
   -Melakukan Back Ordering.
   -Melakukan Counter Seasonal Produk.
2.Sisi Penawaran
    Sisi Produksi
  -Memainkan Variasi Jumlah persediaan Produk.
-Memainkan Jumlah Tenaga pekerja.
-Memainkan Waktu Kerja Tenaga kerja.
-Melakukan sub contrakting.
Perhitungan perencanaan agregat 
-Memainkan variasi volume product.
Perusahaan akan memproduksi pada kapasitas 50 unit perhari.
-Menggunakan Subcontraktor.
Perusahaan akan memproduksi terendah. sisa produksi akan diserahkan kepada subcontraktor
-Memainkan jumlah tenaga kerja.
Perusahaan akan memproduksi sesuai perencanaan permintaan per bulan memperkerjakan tenaga kerja baru dan memutuskan hubungan kerja.
Tanggapan:
Perencanaan agregat produksi sangat penting
Membuat perencanaan agregat produksi yang tepat dan sesuai SOP juga bisa memperkirakan peluang kapan memproduksi banyak dan sedikit dengan bisa memperkirakan peluang. tidak ada biaya tambahan saat memproduksi produk.