permasalahan perencanaan produksi adalah biaya produksi, perencanaa ideal adalah perencanaan yang mampu mengeluarkan  biaya seminimal kecil mungkin.
perusahaan ingin mengantisipasi permintaan pelanggan seperti yang direncanakan maka perusahaan tersebut harus menetapkan standar produksi berdasrkan rata - rata produksi: jumlah permintaaan dibagi jumlah perkiraan lama produksi maka dapatlah rata -rata produksi. dan menentukan over kapasitas artinya produksi yang dilakukan diatas rata -rata.
strategi produksi dari sisi permintaan dari konsumen ,mempengaruh dalam permintaan konsumen dengan cara iklan ,promosi, pada saat mengalami kelebihan produksi dengan harapan konsumen membeli lebih dari pada biasanya, dan back ordering yaitu konsumen melakukan pemesanan barang terlebih dahulu pada saat kekurangan produksi,dan dari segi penawaran memainkan variasi jumlah persediaan produk yaitu menaikkan produksi suatu produk dengan tujuan dapat mengatisipasi permintaan dimasa yang akan datang.dan mengurangi produksi suatu produk dengan tujuan mengurangu biaya penyimpanan . dan memaikan jumlah tenaga kerja yaitu menaikkan jumlah tenaga kerja ketika produksi kurang dari rata -rata (pekerja part time) dan mengurangi tenaga kerja ketika produksi lebih dari rata - rata. memainkan waktu yaitu ketika produksi kurang dari rata -rata maka dilakukan lembur.
perhitungan perencanaan agregat 
- jumlah produksi / hari (pembulatan) = prkiraan permintaan : perkiraan lama produksi.
- produksi / hari dengan kapasitas rata -rata /unit = perkiraaan lama produksi (hai) x kapasitas rata -rata unit
- persediaan = kapasitas rata -rata unit - perkiraan permintaan (unit)
- persediaan akhir = (jumlah persediaan akhir + persediaan ) dan selanjutnya sama perhitungan.
- jumlah produksi / hari (pembulatan) =  prkiraan permintaan : perkiraan lama produksi.
- basic produksi cost/biaya dasar produksi (Q x 1.6 hour x Rp 10/h) =  jumlah produksi / hari x 1.6  Hours x Rp 10/h.
- tambahan biaya (menambah pekerja) = (jumlah produksi / hari selanjutnya - jumlah produksi sebelumnya) = hasil x biaya tambahan tenaga kerja (part time )/ unit
- tambahan biaya ( mengurani pekerja ) = (jumlah produksi / hari selanjutnya - jumlah produksi sebelumnya) = hasil x biaya tambahan untuk mengurangi tenaga kerja (pesangon /unit).