Diskusi 15

Diskusi 15

oleh izatul laila -
Jumlah balasan: 0

Resiko adalah sesuatu yang selalu dikaitkan dengan kemungkinan terjadinya keadaan yang merugikan dan tidak diduga sebelumnya bahkan bagi kebanyakan orang tidak menginginkannya. 

Tujuan manajemen risiko yang utama adalah mencegah atau meminimalisir pengaruh yang tidak baik akibat kejadian yang tidak terduga melalui penghindaran risiko atau persiapan rencana kontingensi yang berkaitan dengan risiko tersebut.  Dalam manajemen proyek risiko proyek adalah suatu peristiwa atau kondisi yang tidak pasti, dan jika terjadi mempunyai pengaruh positif atau bisa juga negatif pada tujuan proyek. Suatu risiko mempunyai sebab dan bila terjadi akan membawa dampak, oleh karena itu risiko dapat dinyatakan sebagai fungsi dari kemungkinan dan dampak.   Lebih jauh, dalam konteks manajemen proyek, manajemen risiko proyek dipahami sebagai seni dan ilmu untuk mengidentifikasi, menganalisis dan merespon risiko selama umur proyek dan tetap menjamin tercapainya tujuan proyek. Manajemen risiko proyek yang baik akan mampu memperbaiki tingkat keberhasilan proyek secara signifikan. Bagaimanapun, manajemen risiko proyek akan memberikan suatu pengaruh positif dalam hal memilih proyek, menentukan lingkup proyek, membuat jadwal yang realistis dan estimasi biaya yang baik.

Beberapa tahap dalam melaksanakan manajemen risiko yaitu :

1. Identifikasi risiko

 2. Mengindetifikasi bentuk-bentuk risiko

3. Menempatka ukuran-ukuran resiko 

4. Menempatkan alternatif-alternatif

5. Menganalisis setiap alternatif 

6. Memutuskan satu alternatif

7. Melaksanakan alternatif yang dipilih

8. Mengontrol alternatit yang dipilih tersebut

9. Mengevaluasi jalannya alternatif yang dipilih