Analisis Resiko dan Evaluasi Proyek 
Resiko adalah sesuatu yang selalu dikaitkan dengan kemungkinan terjadinya keadaan yang merugikan dan tidak diduga sebelumnya bahkan bagi kebanyakan orang tidak menginginkannya. Tujuan manajemen risiko yang utama adalah mencegah atau meminimisasi pengaruh yang tidak baik akibat kejadian yang tidak terduga melalui penghindaran risiko atau persiapan rencana kontingensi yang berkaitan dengan risiko tersebut.
Manajemen risiko pada proyek meliputi langkah memahami dan mengidentifikasi masalah potensial yang mungkin terjadi, mengevaluasi, memonitoring dan menangani risiko. Manajemen risiko yang proaktif artinya  menjawab bagaimana orang secara aktif berusaha mengurangi risiko serta memperbaiki tingkat probabilitas keberhasilan pelaksanaan
Sedangkan dalam manajemen, proyek risiko proyek adalah suatu peristiwa atau kondisi yang tidak pasti, dan jika terjadi mempunyai pengaruh positif atau bisa juga negatif pada tujuan proyek. Suatu risiko mempunyai sebab dan bila terjadi akan membawa dampak, oleh karena itu risiko dapat dinyatakan sebagai fungsi dari kemungkinan dan dampak.
Beberapa tahap dalam melaksanakan manajemen risiko yaitu :
1. Identifikasi risiko
 2. Mengindetifikasi bentuk-bentuk risiko
3. Menempatkan ukuran-ukuran resiko 
4. Menempatkan alternatif-alternatif
5. Menganalisis setiap alternatif 
6. Memutuskan satu alternatif
7. Melaksanakan alternatif yang dipilih
8. Mengontrol alternatit yang dipilih tersebut
9. Mengevaluasi jalannya alternatif yang dipilih