Jawaban pertanyaaan kepada klmk 4

Jawaban pertanyaaan kepada klmk 4

oleh Alvindo Parawira -
Jumlah balasan: 0

>>Wulan 

1. Dalam perusahaan dagang ,apabila terdapat barang yang rusak ,sebaiknya di jadikan beban atau rugi ? 

" Apabila barang tersebut dalam proses produksi stiap perusahaan slalu berusaha agar terjadi Ziro defect namun sulit untuk menghindari dari hal hal terjadinya barang rusak ,barang cacat ,barang  sisa , dan barang sampah 

Perlakuan akuntansi untuk barang rusak : 

Biasanya barang sperti itu dapat di jual seharga nilai sisanya atau dibuang karena tidak mempunyai nilai sama sekali perlakuan akuntansi ya adalah 

1. Biaya kerusakan setelah dikurangi nilai bersih yang dapat direalisir dibebankan kepada BOP.

2. Biaya kerusakan setelah dikurangi nilai bersih yang dapat di realisir dibebankan secara langsung kepada pekerjaan yang bersangkutan. 

Perlakuan akuntansi seperti ini dilakukan apabila sifat kerusakannya normal tetapi tidak terjadi pada tingkat yg sama , upnormal disebabkan oleh suatu kejadian yang tidak diharapkan yang sebenarnya dapat dihindarkan. 

- Perlakuan akuntansi untuk barang cacat 

Metode yang dapat digunakan untuk mencatat biaya tambahan atas proses penyempurnaan unit" yang gagal atau cacat antara lain 

1. Biaya tambahan untuk menyempurnakan unit" yang cacat dibebankan ke akun BOP jika sifatnya normal.

Perlakuan akuntansi untuk barang sisa Barang yang memiliki nilai dan dapat di jual atau dimasukan kedalam proses produksi sehingga perlakuan akuntansi dianggap sebagai beban ,sedangkan barang sampah barang yg sudah tidak memiliki manfaat dan tidak memiliki nilai jual sehingga perlakuan akuntansi ya di anggap rugi.


Putra 

2. Hubungan sebab akibat merupakan tahap terbaik untuk menandingkan biaya dengan pendapatan tapi kenapa hubungan sebab akibat tidak memungkinkan untu diterapkan?


Karena praktiknya sulit untuk diterapkan meskipun tahap terbaik karena konsep cost attach tidak dapat menunjukan dasar hubungan sebab akibat sebagai dasar hubungan pembebanan yang benar-benar meyakinkan.


Anggi 

3. Dalam perusahaan dagang terdapat garansi barang ,bagaimana perlakuan akuntansi apabila garansi tersebut tidak terpakai ? 

Jawaban 

Kewajiban kontijensi merupakan kewajiban yang dihasilkan oleh beberapa transaksi yang dibuat dimasalalu jika beberapa peristiwa tertentu terjadi dimasa mendatang ,kewajiban bersyarat ini tergantung pada peristiwa dimasa depan ,misalnya pembeli membutuhkan pekerjaan yang dilindungi garansi pada produk yang di belinya,jika kewajiban bersyarat atau kontijensi kemungkinan akan timbul dan jumlah kewajiban ini dapat di estimasi secara wajar maka kewajiban harus dicatat atau dibukukan. Jika suatu kewajiban kontijensi kemungkinan besar akan terjadi tetapi tidak dapat diperkirakan atau hanya mungkin terjadi maka karakteristik kewajiban kontijensi tersebut harus di ungkapkan dalam catatan laporan keuangan.

Jurnal estimasi beban garansi : 

Beban garansi (D)

Utang garansi (K) 


Jurnal pekerjaan atau produk yang masih dilindungi garansi : 

Utang Garansi produk (D)

Persediaan (K)

Utang Gaji (K)