Assalamualaikum izin menaggapi materi pada pagi hari ini, 
yang pertama adalah membuat ekosistem. Ekosistem IoT ini harus dibangun dan difasilitasi. Fasilitas sangat penting bagi para inovator untuk memvisualisasikan ide-idenya. Dengan tumbuhnya ekosistem, nanti akan ada banyak aktivitas di dalamnya yang dapat menciptakan startup-startup baru.
Kedua adalah kolaborasi, tidak hanya startup dengan startup, tetapi juga startup dengan perusahaan besar, startup dengan pemerintahan, startup dengan pusat penelitian atau dengan yang lainnya," ujar Regi.
Lanjutnya, "Karena IoT sendiri tidak hanya dibikin seperti software ke user secara langsung, tetapi karena di IoT disini membutuhkan lebih banyak uji coba dibanding skala," tambahnya.
Regi mengambil contoh e-Fishery. Diungkap, uji coba e-Fishery harus dilakukan tak hanya kepada satu kolam, tetapi jauh lebih banyak dari itu, bahkan seratus hingga seribu kolam untuk melihat kebiasan ikan, sehingga teknologi tersebut bisa diterapkan.
Langkah ketiga, ia menekankan bahwa orang-orang sebaiknya tidak berpikir bahwa IoT itu bukanlah sebuah barang, bukan devices dan juga wearable, walaupun memang nantinya orang-orang menggunakan perangkat yang terkoneksi ke internet untuk memproduksi data.
"Intinya, IoT adalah solusi. Startup harus fokus kepada solusi dibanding produk secara teknis," pungkasnya.
Seperti halnya e-Fishery yang memecahkan solusi untuk masalah pangan perikanan, CI Agriculture juga memberikan solusi untuk produktivitas pertanian dan perkebunan, Regi berharap, startup-startup lainnya bisa memahami fungsi penting dari IoT hingga dapat memberikan solusi yang menyeluruh untuk perkembangan usaha rintisan mereka. 
Waalaikumsalam wr.wb