Keamanan Dan Privasi Iot

Keamanan Dan Privasi Iot

oleh Lisa Rahayu -
Jumlah balasan: 0

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh 🙏

NAMA:LISA RAHAYU

NPM. : 2012110155.

Internet of Things (IoT) merupakan suatu jaringan yang menghubungkan berbagai objek yang memiliki identitas pengenal serta alamat IP, sehingga dapat saling berkomunkasi dan bertukar informasi mengenai dirinya maupun lingkungan yang diinderanya.

 Objek-objek dalam IoT dapat menggunakan maupun menghasilkan layanan-layanan dan saling bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama. Dengan kemampuannya ini, IoT telah menggeser definisi internet sebagai komputasi dimana saja kapan saja bagaimana saja, menjadi apa saja siapa saja dan layanan apa saja.

Ancaman-ancaman yang dapat mempengaruhi entitas IoT sangat beragam, tergantung dari target serangan  tersebut. Roman dkk dalam [5] mengkategorikan ancaman terhadap IoT sebagai berikut: 

1. Denial of Service, serangan yang menyebabkan pihak yang sah tidak dapat mengkses layanan. 

2. Merusak secara fisik objek-objek dalam IoT.

3. Eavesdropping; serangan pasif yang dapat dilakukan pada berbagai kanal komunikasi dengan tujuan mengekstrak data dari aliran informasi.  

4. Node capture; penyerang mengekstrak informasi dari mode maupun dari infrastruktur lain yang memiliki kemampuan penyimpanan data.  

5. Controlling; di mana penyerang berusaha mendapatkan kontrol terhadap entitas IoT dan mengganggu layanan maupun data dari entitas tersebut.

 Salah satu isu yang masih menjadi kelemahan dalam pengimlementasian IoT adalah masalah kemanan dan privasi. Serangan terhadap keamanan IoT dapat mencakup serangan terhadap label RFID, jaringan komunikasi maupun pada privasi data.

 Untuk mencegah dan mengatasinya dibutuhkan mekanisme dan protokol keamanan. Masalah keamanan dan privasi yang mungkin mengancam IoT serta rencana mitigasi yang telah dikembangkan

Mungkin itu saja tanggapan dari saya, sekian terimakasih

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh 🙏