Penjelasan secara teori : akuntansi pertanggungjawaban yang di terapkan oleh suatu perusahaan harus disesuaikan dengan lingkungan yang dihadapi, model akuntansi pertanggungjawaban dibentuk oleh empat elemen pokok, yaitu : pembagian tanggung jawab, penetapan ukuran kinerja atau tolak ukur, pengevakuasian kinerja, dan Pemberian imbalan. BSC adalah sistem manajemen kinerja yang paling umum di terapkan, BSC menerjemahkan strategi organisasi kedalam tindakan yang dapat dilaksanakan diseluruh organisasi. Dengan mengidentifikasi tujuan dan ukuran dalam 4 perspektif yang berbeda untuk melihat keselarasan strategi perusahaan dan membantu manajemen untuk mendapatkan umpan balik berupa informasi keefektifan implementasi strategi serta validitas asumsi-asumsi dasar strategi.
Nama : Chelsea Aziza P. Syahrony
Nmp : 1912120065
Soal 
Dalam Balanced Scorecard Bagaimana keterkaitan antara perspektif/Ukuran dalam sistem manajemen kinerja berbasis strategis?
Jawab 
Balanced Scorecard ( BSC ) adalah sistem manajemen kinerja berbasis strategis yang mengidentifikasi tujuan dan ukuran dalam empat perspektif yang berbeda , yaitu : Perspektif keuangan, perspektif Pelanggan, Perspektif Proses, dan perspektif pembelajaran & pertumbuhan. 
Pengaitan Perspektif/Ukuran dengan Strategi,
BSC merupakan kumpulan ukuran kinerja penting yang memiliki karakteristik khusus, pertama, ukuran kinerja diturunkan dari visi, startegi, dan tujuan perusahaan. Untuk mengaitkan ukuran dengan strategi maka, ukuran tersebut harus diturunkan dari strategi. Kedua, ukuran kinerja harus dipilih sedemikian rupa sehingga ukuran tersebut berimbang antara ukuran lag dan lead. Ukuran hasil seperti profitabilitas, imbal hasil investasi, dan pangsa pasar cenderung generik, dan oleh karenanya umum untuk sebagian besar strategi dan organisasi. Sebuah pemicu kinerja akan membuat sesuatu terjadi, sebagai konsekuensi nya, ukuran lead merupakan indikator bagaimana hasil di realisasikan. Ukuran lead biasanya berbeda antara satu strategi dengan strategi lainnya. Jadi ukuran lead biasanya unik untuk setiap strategi, dan karena keunikan nya mendukung tujuan pengaitan ukuran dengan strategi. Dan yang terakhir yaitu ketiga semua ukuran harus dikaitkan dalam hubungan sebab-akibat dan ini adalah persyaratan yang paling penting karena hubungan sebab akibat digunakan untuk mengintegrasikan ukuran lead dan lag, dan beberapa sebagai mekanisme untuk menyatakan dan mengungkapkan strategi perusahaan.