Kisy Kurniawaty Susanto

Kisy Kurniawaty Susanto

oleh Kisy Kurniawaty Susanto -
Jumlah balasan: 0


Tugas pertemuan ke 5 - Akuntansi Keberlanjutan 

1. Keberlanjutan adalah 

Dalam konteks lingkungan, sustainability merujuk pada kemampuan lingkungan untuk mempertahankan sistem ekologi, termasuk keanekaragaman hayati dan kualitas air dan udara, serta kemampuan manusia untuk hidup secara berkelanjutan dengan sumber daya alam.

Sumber jawaban di dapat dari hal 3 ttg lingkungan dari buku akuntansi keberlanjutan

2. Sustainability accounting atau akuntansi keberlanjutan adalah suatu pendekatan dalam akuntansi yang memperhitungkan tidak hanya aspek keuangan tetapi juga aspek sosial dan lingkungan dari suatu organisasi. Tujuannya adalah untuk memperhitungkan dampak organisasi terhadap masyarakat dan lingkungan serta memastikan bahwa kegiatan organisasi berkelanjutan dalam jangka panjang.

Sumber jawaban di dapat dari hal 33 ttg peran akuntansi dalam pelastarian lingkungan dari buku akuntansi keberlanjutan

3. Sustainability Accounting dianggap penting karena 

Meningkatkan transparansi: Sustainability accounting dapat membantu organisasi untuk lebih transparan dalam melaporkan kinerja keberlanjutan mereka kepada para pemangku kepentingan (stakeholders). Hal ini dapat membantu untuk membangun kepercayaan dan reputasi organisasi, serta meningkatkan partisipasi dan dukungan masyarakat.


Mengidentifikasi risiko dan peluang: Sustainability accounting dapat membantu organisasi dalam mengidentifikasi risiko dan peluang terkait aspek sosial dan lingkungan. Dengan demikian, organisasi dapat mengambil tindakan yang sesuai untuk mengurangi risiko dan memanfaatkan peluang yang muncul.

Memenuhi persyaratan peraturan dan kebijakan: Semakin banyak pemerintah dan lembaga mengeluarkan persyaratan terkait kinerja keberlanjutan, baik dalam bentuk regulasi, peraturan, maupun kebijakan. Sustainability accounting dapat membantu organisasi untuk memenuhi persyaratan ini dan menghindari sanksi atau denda yang mungkin dikenakan karena tidak memenuhi persyaratan tersebut.

Meningkatkan efisiensi dan efektivitas: Sustainability accounting dapat membantu organisasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja mereka dalam hal keberlanjutan. Dengan menganalisis data kinerja keberlanjutan, organisasi dapat mengidentifikasi area di mana mereka dapat memperbaiki kinerja mereka dan mengambil tindakan yang sesuai untuk meningkatkan kinerja mereka secara keseluruhan.

Sumber jawaban di dapat dari hal 43 ttg tujuan dan manfaat keberlanjutan pelaporan dari buku akuntansi keberlanjutan

4. Sejarah Sustainability Accounting dapat ditelusuri kembali ke tahun 1970-an ketika gerakan lingkungan dan kesadaran akan pentingnya perlindungan lingkungan mulai meningkat. Pada saat itu, para penggiat lingkungan mulai menyoroti dampak kegiatan manusia terhadap lingkungan dan meningkatkan kebutuhan untuk akuntabilitas lingkungan.

Pada tahun 1987, Komisi Brundtland dibentuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengeksplorasi ide-ide tentang pengembangan berkelanjutan. Hasilnya adalah laporan yang diterbitkan oleh komisi tersebut yang berjudul "Our Common Future". Laporan ini memperkenalkan konsep pembangunan berkelanjutan dan mendorong organisasi untuk mempertimbangkan aspek sosial dan lingkungan dalam pengambilan keputusan mereka.

Pada tahun 1992, Konferensi PBB tentang Lingkungan dan Pembangunan (UNCED) diadakan di Rio de Janeiro, Brasil. Konferensi ini menghasilkan Deklarasi Rio dan Agenda 21, yang menekankan perlunya organisasi untuk mempertimbangkan keberlanjutan dalam pengambilan keputusan mereka.

Seiring dengan peningkatan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, akuntansi keberlanjutan mulai berkembang. Pada tahun 1990-an, beberapa organisasi mulai menerapkan akuntansi keberlanjutan untuk mengukur dampak lingkungan dan sosial mereka.

Pada tahun 2000-an, muncul beberapa kerangka kerja akuntansi keberlanjutan, termasuk Global Reporting Initiative (GRI), Sustainability Accounting Standards Board (SASB), dan Integrated Reporting (IR). Kerangka kerja ini membantu organisasi dalam melaporkan kinerja keberlanjutan mereka secara konsisten dan terstandarisasi.

Saat ini, akuntansi keberlanjutan terus berkembang dengan pengenalan teknologi digital dan analitik yang membantu organisasi dalam mengumpulkan dan menganalisis data keberlanjutan dengan lebih efisien dan efektif. Hal ini membantu organisasi dalam memperbaiki kinerja keberlanjutan mereka dan mencapai tujuan berkelanjutan jangka panjang.

Sumber jawaban di dapat dari modul akuntansi keberlanjutan 2021

5. Ulasan buku Silent Spring karya Rachel Carson 1962 yaitu

Buku ini memberikan tinjauan yang mendalam tentang efek negatif pestisida pada lingkungan dan manusia, khususnya DDT yang populer pada saat itu. Carson menunjukkan bahwa penggunaan pestisida dalam skala besar dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara keseluruhan. Ia juga mempertanyakan praktik-praktik pertanian modern yang hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil tanaman tanpa memperhatikan dampak jangka panjangnya.

Ulasan buku Silent Spring pada saat itu sangat bervariasi. Beberapa orang menganggap buku ini sebagai karya penting yang mengubah cara kita memandang lingkungan dan memunculkan kesadaran akan masalah lingkungan yang perlu diatasi. Namun, ada juga yang mengkritik buku ini karena dianggap mengganggu perkembangan industri dan pertanian pada saat itu.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa Silent Spring memberikan kontribusi besar dalam gerakan konservasi dan lingkungan. Buku ini memunculkan perdebatan penting tentang penggunaan pestisida dan dampaknya, serta membantu membentuk undang-undang dan regulasi baru dalam perlindungan lingkungan. Rachel Carson dianggap sebagai tokoh penting dalam gerakan konservasi dan lingkungan, dan bukunya menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang untuk memperjuangkan perlindungan lingkungan.