Nama : Ferra Putri Mahendra Kelas : 6AK-P1 Npm : 2012120050

Nama : Ferra Putri Mahendra Kelas : 6AK-P1 Npm : 2012120050

oleh ferra putri mahendra -
Jumlah balasan: 0

1. Apa pengertian Sustainability?

Jawab : suatu proses pembangunan yang mengoptimalkan manfaat dari sumber daya alam serta sumber daya manusia, dengan menyerasikan sumber alam dengan manusia dalam pembangunan.

Secara konseptual, pembangunan berkelanjutan sebagai transformasi progresif terhadap struktur sosial, ekonomi, politik.
Hal tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam memenuhi kepentingannya tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang. (Sustainability - IKBIS)

2. Apa pengertian Sustainability Accounting? 

Jawab : Bidang ilmu ini menganalisis dampak bisnis terhadap sosial dan lingkungan. Konsep sustainability accounting menarik untuk dibahas karena saat ini perusahaan tidak saja dinilai berdasarkan kinerja keuangan saja namun kinerjanya dalam mempertahankan keberlangsungan perusahaan dalam janga panjang. Bahkan stakeholder juga menuntut perusahaan untuk memperhatikan kontribusi perusahaan dalam menciptakan keberlanjutan alam dan kemanusiaan. (Sustainability Accounting | Dwi Martani)

3. Mengapa Sustainability Accounting dianggap penting ?

Jawab : Di era globalisasi seperti sekarang, pertumbuhan dan perkembangan industri semakin meningkat. Industri-industri yang semakin berkembang berdampak baik pada perekonomian dan memberikan kepraktisan bagi kehidupan bermasyarakat. Walaupun memberikan dampak yang baik bagi manusia, aktivitas perindustrian juga memberi dampak negatif bagi lingkungan. Suhu bumi dari tahun ke tahun semakin meningkat. Selain itu, pertumbuhan industri seringkali menganggu aktivitas warga sekitar. Maka dari itu perusahaan harus sadar bahwa tidak boleh hanya mengutamakan profit, tetapi juga harus mengutamakan people dan planet.

Tuntutan untuk menjaga keberlangsungan lingkungan dan ekosistem, maka diperlukan sustainability report.  Akuntan memiliki peran penting dalam pelaporan sustainability accounting. Sustainability accounting dapat diartikan sebagai cara bagaimana mengolah pengaruh negatif menggunakan data dan informasi untuk menciptakan pengaruh positif  terhadap ekosistem dan lingkungan. Sustainability accounting merupakan hasil dari proses dan pengukuran terhadap sistem akuntansi untuk menyampaikan bagaimana tata keuangan dikelola dan memperhitungkan keberlanjutan lingkungan. (Kebutuhan Akan Laporan Akuntansi Keberlanjutan Yang Handal – Accounting)

4. Bagaimana sejarah Sustainability Accounting? 

Jawab : Konsep akuntansi keberlanjutan telah muncul dari perkembangan akuntansi. Perkembangan yang luas dalam akuntansi telah terjadi selama empat puluh tahun terakhir, meskipun perkembangan yang sempit telah terjadi selama sepuluh tahun terakhir. Perkembangan tersebut mengungkapkan dua garis analisis yang berbeda. Baris pertama adalah perdebatan filosofis tentang akuntabilitas, jika dan bagaimana kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan, dan langkah-langkah apa yang diperlukan menuju keberlanjutan. Pendekatan ini didasarkan pada sistem akuntansi yang sama sekali baru yang dirancang untuk mempromosikan strategi keberlanjutan. Baris kedua adalah perspektif manajemen yang terkait dengan berbagai istilah dan alat menuju keberlanjutan. Hal ini dapat dilihat sebagai perpanjangan atau modifikasi biaya keuangan konvensional atau akuntansi manajemen. (https://en.wikipedia.org/wiki/Sustainability_accounting)

5. Bagaimana ulasan buku Silent Spring karya Rachel Carson 1962?

Jawab : Silent Spring, karya Rachel Carson, buku ini digadang-gadang sebagai salah satu yang mendobrak lahirnya gerakan lingkungan hidup menjelang akhir abad ke-20 hingga sekarang ini. Buku yang terbit kali pertama pada tahun 1962 ini berisi tentang kegelisahan seorang Rachel Carson akan fenomena perbuhan lingkungan akibat ulah manusia. Ia menggambarkan bagaimana manusia telah memulai peperangan melawan lingkungan dengan mengkonstruksikan spesies-spesies tertentu sebagai musuh manusia. Misal, manusia telah menciptakan musuh berupa serangga dan beberapa tanaman dengan mencap mereka sebagai hama, sumber penyakit, yang harus disingkirkan. Buku Silent Spring secara detail membahas bagaimana zat-zat olahan bahan kimia hasil produksi industri masuk dan menyebar di dalam air, tanah, hingga udara yang kemudian mencemari kehidupan di dunia. ‘Future generations are unlikely to condone our lack of prudent concern for the integrity of the natural world that supports all life.’ Generasi akan datang tidak mungkin memaafkan kurang pedulinya kita terhadap integritas kealamian dunia yang menyokong seluruh kehidupan, kata Rachel Carson. (http://www.goresanintelektual.com/2019/11/silent-spring-kisah-manusia-memutus.html)