Gilang romzi 2012120077

Gilang romzi 2012120077

oleh Gilang Romzi -
Jumlah balasan: 0

1. Pembangunan Berkelanjutan atau sustainability adalah suatu proses pembangunan yang mengoptimalkan manfaat dari sumber daya alam serta sumber daya manusia, dengan menyerasikan sumber alam dengan manusia dalam pembangunan.
Secara konseptual, pembangunan berkelanjutan sebagai transformasi progresif terhadap struktur sosial, ekonomi, politik.
Hal tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam memenuhi kepentingannya tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang.sumber (https://ikbis.ac.id/sustainability/)


2. Pengembangan bidang keilmuan ini dikenal dengan akuntansi keberlanjutan atau sustainability accounting. Akuntansi berkelanjutan merupakan salah satu bidang ilmu akuntansi modern. Bidang ilmu ini menganalisis dampak bisnis terhadap sosial dan lingkungan. Pada bidang keilmuan akuntansi keberlanjutan, seorang akuntan tidak hanya terlibat dalam pencatatan dan pengambilan keputusan keuangan. Akuntan juga harus ikut menjaga kondisi lingkungan dan sosial. Ketentuan ini diatur dalam Badan Standar Akuntansi Internasional (International Financial Reporting Standard/IFRS) sebagai acuan untuk menjamin pencatatan yang akurat dari akuntan. Seperti diketahui, operasional bisnis suatu perusahaan terhadap lingkungan dan sosial turut memengaruhi reputasi perusahaan tersebut. Hal ini dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan Cho et al, (2012). Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa peningkatan reputasi bisnis perusahaan dipengaruhi oleh pengungkapan aksi sosial dan lingkungan. Usaha menjaga Bumi tersebut mendapatkan respons baik dari para konsumen. Perusahaan dapat beroperasi, tetapi juga menjaga Bumi tetap baik. Pengungkapan aksi sosial dan lingkungan dilakukan perusahaan melalui Environmental, Social, and Governance Report (ESG Report) yang disusun oleh akuntan. Laporan ini berisi informasi aksi sosial, lingkungan, dan tata kelola perusahaan. Pada penyusunan laporan ESG, aksi menjaga Bumi lebih dikedepankan daripada finansial. Dalam laporan ESG, perusahaan mengungkapkan besaran emisi karbon yang dihasilkan dalam proses bisnisnya. Pengungkapan emisi karbon memang berisiko bagi perusahaan.sumber (https://komputerisasi-akuntansi-d4.stekom.ac.id/index.php/informasi/baca/Berkenalan-dengan-Akuntansi-Berkelanjutan-Bidang-Ilmu-Akuntansi-yang-Berfungsi-Menjaga-Masa-Depan-Bumi/611c3b4d6ea88f2a4b922d982b4acd2c17f7d8be#:~:text=Pengembangan%20bidang%20keilmuan%20ini%20dikenal,bisnis%20terhadap%20sosial%20dan%20lingkungan.)


3. Dengan adanya sustainability accounting para akuntan juga dapat melihat bagaimana konteks keberlanjutan mempengaruhi aktivitas perusahaan dan apa respon yang diberikan oleh manajemen. Sumber (https://wartaekonomi.co.id/read319361/sustainability-accounting-kian-dibutuhkan-di-era-transformasi-digital)


4. Konsep akuntansi keberlanjutan telah muncul dari perkembangan akuntansi. Perkembangan yang luas dalam akuntansi telah terjadi selama empat puluh tahun terakhir, meskipun perkembangan yang sempit telah terjadi selama sepuluh tahun terakhir. Perkembangan tersebut mengungkapkan dua garis analisis yang berbeda. Baris pertama adalah perdebatan filosofis tentang akuntabilitas, jika dan bagaimana kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan, dan langkah-langkah apa yang diperlukan menuju keberlanjutan. Pendekatan ini didasarkan pada sistem akuntansi yang sama sekali baru yang dirancang untuk mempromosikan strategi keberlanjutan. Baris kedua adalah perspektif manajemen yang terkait dengan berbagai istilah dan alat menuju keberlanjutan. Hal ini dapat dilihat sebagai perpanjangan atau modifikasi biaya keuangan konvensional atau akuntansi manajemen.[6] : p.375–376  Perkembangan yang mengarah pada akuntansi berkelanjutan dapat dibedakan dalam beberapa periode waktu di mana sejumlah tren terbukti: 1971–1980, 1981–1990, 1991–1995 dan hingga saat ini. Periode-periode ini membedakan studi empiris, pernyataan normatif, diskusi filosofis, program pengajaran, literatur dan kerangka peraturan. Sumber (https://en.wikipedia.org/wiki/Sustainability_accounting)


5 Buku Silent Spring secara detail membahas bagaimana zat-zat olahan bahan kimia hasil produksi industri masuk dan menyebar di dalam air, tanah, hingga udara yang kemudian mencemari kehidupan di dunia. ‘Future generations are unlikely to condone our lack of prudent concern for the integrity of the natural world that supports all life.’ Generasi akan datang tidak mungkin memaafkan kurang pedulinya kita terhadap integritas kealamian dunia yang menyokong seluruh kehidupan, kata Rachel Carson.sumber (http://www.goresanintelektual.com/2019/11/silent-spring-kisah-manusia-memutus.html)