1. Kerangka Sustainability yang dikenal sebagai "Kerangka Keberlanjutan" digunakan untuk memahami, mengevaluasi, dan mengukur keberlanjutan dalam suatu sistem atau organisasi. Tiga komponen dasar keberlanjutan adalah aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. 
2. - Global Reporting Initiative (GRI)
    - International Standardisasi Organization (ISO)
    - Principle for Responsible Investments (PRI)
    - Sustainability Accounting Standards Board (SASB)
    - Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD)
3. DPSIR (drivers, pressures, state, impact, and response model of intervensi) adalah kerangka sebab akibat yang digunakan untuk menggambarkan interaksi antara masyarakat dan lingkungan.
4. (1) Natural Capital atau aspek lingkungan berfokus pada pengelolaan dampak proyek terhadap lingkungan.
(2) Sosial Capital atau aspek sosial mencakup tanggung jawab sosial perusahaan dan pengelolaan dampak proyek terhadap masyarakat sekitar.
(3) Human Capital aspek dari sumber daya manusia.
(4) Financial Capital berupa laporan keuangan.
(5) Manufacture Capital dari aspek aset tetapnya.