elsa hotma 2012120014

elsa hotma 2012120014

oleh elsa hotma -
Jumlah balasan: 0

1. kerangka sustainability adalah kerangka kerja keberlanjutan yang didefinisikan dengan cara kerja perusahaan yang baik untuk mecapai solusi yang lebih baik lagi. 

2. - Inisiatif pelaporan global (GRI)

GRI adalah organisasi internasional independen yang telah memelopori pelaporan keberlanjutan sejak tahun 1997. Standar Pelaporan Keberlanjutan GRI (GRI Standards) adalah kerangka pelaporan bagi organisasi untuk mengungkapkan dampak positif dan negatif terhadap lingkungan, masyarakat, dan ekonomi. Standar GRI dirancang agar dapat diterapkan secara universal untuk semua organisasi dari semua jenis dan sektor, besar dan kecil, di seluruh dunia. 

- Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO)

ISO adalah organisasi internasional non-pemerintah independen dengan keanggotaan 164 badan standar nasional. Salah satu standar terpentingnya adalah ISO 14001 , standar internasional yang menentukan persyaratan untuk sistem manajemen lingkungan yang efektif. Ini memberikan kerangka kerja yang dapat diikuti organisasi, daripada menetapkan persyaratan kinerja lingkungan.

-Prinsip investasi yang bertanggung jawab (PRI)

Didukung oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, PRI adalah pendukung investasi bertanggung jawab terkemuka di dunia. Ia bekerja untuk memahami implikasi investasi dari faktor-faktor ESG dan untuk mendukung jaringan penandatangan investor internasionalnya dalam memasukkan faktor-faktor ini ke dalam keputusan investasi dan kepemilikan mereka. PRI secara aktif mendorong investor untuk menggunakan investasi yang bertanggung jawab untuk meningkatkan pengembalian dan mengelola risiko dengan lebih baik, tetapi tidak beroperasi untuk keuntungannya sendiri. 

- Dewan standar akuntansi keberlanjutan (SASB)

Didirikan pada tahun 2011, SASB berfokus secara khusus pada pengembangan standar untuk informasi keberlanjutan yang ditujukan bagi investor: data yang dapat memengaruhi keputusan keuangan mereka tentang suatu perusahaan. Ini pada dasarnya menghubungkan bisnis dan investor tentang dampak finansial dari keberlanjutan. Bersama dengan GRI, SASB adalah salah satu kerangka kerja terpenting untuk pelaporan keberlanjutan.

- Kompak Global PBBUN Global Compact adalah inisiatif sukarela bagi perusahaan yang bersedia menggerakkan perubahan pada operasi bisnis sehingga UN Global Compact dan Sepuluh Prinsipnya menjadi bagian dari strategi, budaya, dan operasi sehari-hari. Sejak Juli 2000, UN Global Compact telah menerima lebih dari 62.000 laporan publik dari lebih dari 9.000 perusahaan di 159 negara.

3. Pengelolaan lingkungan hidup suatu daerah membutuhkan informasi lingkungan hidup yang memuat paling sedikit informasi mengenai status lingkungan hidup, peta rawan lingkungan hidup dan informasi lingkungan hidup lainnya. Analisis lingkungan hidup daerah dan evaluasi kebijakan dilakukan dengan metode pendekatan DPSIR (Driving Force – Pressure – State – Impact – Response). DPSIR ini adalah sebuah kerangka untuk mengorganisir sebuah informasi dan data tentang kondisi lingkungan hidup.

4. - pengelola holistic dari lima jenis modal yang berbeda yang mencerminkan keseluruhan dampak organisasi dan kekayaan (dalam arti luas) 

- pelaksanaan akuntabilitas, dengan bersikap transparan dan responsive terhadap pengaku kepengingan dan mematuhi aturan yang relevan