Diskusi Pertemuan-1

Diskusi Pertemuan-1

oleh Rahmat Hidayat -
Jumlah balasan: 0

1.        kecerdasan manusia (Artificial Intelligence) didefinisikan sebagai kemampuan untuk memproses informasi secara efektif, mempelajari keterampilan baru, beradaptasi dengan lingkungan, serta menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan masalah secara kreatif. Kecerdasan ini sering dijadikan dasar untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI), di mana AI dirancang untuk meniru beberapa aspek dari kecerdasan manusia, termasuk logika, pemecahan masalah, dan pembelajaran dari pengalaman.

Referensi : International Journal of Artificial Intelligence Research (IJAIR), Universitas Dian Nuswantoro  (2023).

Menurut saya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) sebuah teknologi yang efektif dalam menyelesaikan suatu masalah secara cepat dan tepat, (AI) dianggap cerdas karena dapat mengaplikasikan pengetahuan, mampu mempelajari tingkah pola manusia, umpan balik atau respon manusia untuk menyelesaikan suatu masalah.

 

2.        Manusia dan AI tentu memiliki perbedaan yang cukup jauh dalam hal merespon secara komunikatif dan emosional. AI memang komunikatif dengan simulasi yang ditetapkan oleh programnya sendiri, sedangkan manusia cenderung dapat mengandalkan sisi emosional dalam berkomunikasi dan merespon keadaan. Dalam hal ini, manusia memiliki kesadaran yang lebih mapan ketimbang AI. AI mampu mencari informasi terbaru mengenai cuaca hari ini, berita politik atau gosip selibritis yang bercerai pagi ini, tetapi hanya manusialah yang memiliki kesadaran untuk memahami apa yang terjadi dan dampak pada kehidupannya sendiri.

 

Referensi : Nichols, G. P. (2017). The Future of Destruction: Artificial Intelligence. HDIAC Journal, 5(2), 42ΓÇô48.

Menurut saya perbedaan kecerdasan buatan dan kecerdasan manusia sangat berbeda, walaupun kecerdasan buatan bisa meniru pola manusia dalam mempelajari semua bidang ilmu, menyelesaikan suatu masalah, merespon dan memberikan logika dengan tepat, tetapi kecerdasaan buatan tidak memiliki emosional layaknya manusia itu sendiri, dan kecerdasan buatan bisa dikendalikan melalui program yang dilakukan oleh kecerdasan manusia.