Kecerdasan buatan (AI) dapat didefinisikan sebagai kemampuan sistem komputer untuk melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia, seperti pemrosesan bahasa, pengenalan gambar, dan pengambilan keputusan. Definisi ini tepat karena mencakup berbagai aplikasi dan teknik yang digunakan dalam AI.
Perbedaan utama antara kecerdasan buatan dan kecerdasan manusia terletak pada cara keduanya memproses informasi. AI beroperasi berdasarkan algoritma dan data, sedangkan kecerdasan manusia melibatkan pengalaman subjektif, intuisi, dan emosi. Manusia mampu berpikir kritis, beradaptasi, dan berimajinasi dengan cara yang sangat kompleks.
Mengenai pertanyaan apakah AI bisa sepenuhnya meniru kemampuan manusia, termasuk kreativitas dan emosi, saat ini AI dapat menghasilkan karya yang terlihat kreatif, tetapi ini lebih merupakan pengolahan data dan pola daripada kreativitas sejati. Emosi juga sulit ditiru secara otentik, karena AI tidak mengalami perasaan seperti manusia. Meskipun AI dapat mensimulasikan respons emosional, itu tidak berarti bahwa AI benar-benar merasakan emosi.