1. Representasi pengetahuan dalam kecerdasan buatan merujuk pada cara-cara sistem komputer memahami, menyimpan, dan menggunakan informasi untuk melakukan penalaran dan memecahkan masalah.
 Representasi pengetahuan adalah komponen kunci dalam pengembangan sistem AI karena memungkinkan komputer untuk memahami dan memecahkan masalah dunia nyata. Ini mencakup penyajian informasi dalam format yang dapat diproses, sehingga sistem dapat melakukan penalaran logis dan mengambil keputusan cerdas. Terdapat berbagai teknik representasi, seperti logika formal, jaringan semantik, dan aturan produksi, yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Representasi yang efektif mendukung akuisisi pengetahuan dan meningkatkan efisiensi sistem AI dalam menyelesaikan permasalahan.
https://online.binus.ac.id/computer-science/2024/03/11/model-representasi-pengetahuan/
2. - Logika Proposisional
Logika propositional digunakan untuk merepresentasikan pernyataan yang dapat bernilai true (benar) atau false (salah). Simbol-simbol seperti `P` dan `Q` digunakan untuk menunjukkan proposisi. Operator-operator logika seperti konjungsi (`\wedge`), disjungsi (`v`), negasi (`¬`), implikasi (`→`), dan ekuivalensi (`≡`) digunakan untuk mengombinasikan proposisi.
https://www.academia.edu/18406981/Representasi_Logika_Proposisi
- Logika Predikat
Logika predikat digunakan untuk merepresentasikan fakta-fakta yang melibatkan atribut-attribut objek. Contohnya, “Andi adalah seorang laki-laki” dapat diekspresikan dengan menggunakan lambang predikat. Logika predikat lebih fleksibel daripada logika propositional karena dapat menangkap hubungan antara subjek-subjekt yang lebih kompleks. https://sisfo.itp.ac.id/bahanajar/BahanAjar/Minarni/kecerdasan_buatan/BAB%20IV%20Representasi%20Pengetahuan.pdf?.
- Jaringan Semantik
Jaringan semantik adalah teknologi yang menggunakan grafik untuk merepresentasikan pengetahuan. Grafik ini terdiri dari node-node yang mewakili entitas dan edge-edge yang mewakili relasi antara entitas. Sistem ini memungkinkan penyimpanan dan manipulasi pengetahuan secara efisien.
- Sistem Berbasis Aturan
Sistem berbasis aturan menggunakan aturan-atruan logis untuk merepresentasikan pengetahuan. Aturan-atruan ini dievaluasi untuk menghasilkan inferensi logis yang valid.