Normalisasi membantu mengatasi masalah redundansi dan inkonsistensi data dengan membagi data yang besar dan kompleks menjadi tabel yang lebih kecil dan terfokus, serta mengatur hubungan antara tabel tersebut. Dengan melakukan ini, normalisasi data membantu memastikan bahwa setiap bagian data hanya disimpan sekali, sehingga mengurangi kemungkinan inkonsistensi dan memudahkan pengelolaan data.
Salah satu manfaat utama dari normalisasi data dalam konteks integrasi data adalah kemampuannya untuk mengatasi masalah redundansi. Redundansi terjadi ketika data yang sama disimpan di beberapa tempat dalam database, yang dapat menyebabkan inkonsistensi dan membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih banyak. Dengan membagi data menjadi tabel yang lebih kecil dan terfokus, normalisasi data memastikan bahwa setiap bagian data hanya disimpan sekali. Ini membantu mengurangi ruang penyimpanan yang dibutuhkan dan memudahkan pengelolaan data.
Selain mengurangi redundansi, normalisasi data juga membantu mengatasi masalah inkonsistensi. Inkonsistensi dapat terjadi ketika data yang sama dimasukkan ke dalam database dalam format yang berbeda. Ini dapat menyebabkan kesalahan dalam analisis data dan dapat mempengaruhi pengambilan keputusan. Dengan membagi data menjadi tabel yang lebih kecil dan terfokus, normalisasi data memastikan bahwa data disimpan dalam format yang konsisten. Ini membantu memastikan bahwa data yang dihasilkan dari proses integrasi data akurat dan dapat diandalkan