2. C. Beban terlalu besar dan laba terlalu kecil
3. B. Liabilitas terlalu kecil dan laba terlalu besar
4. C. Laba terlalu besar
5. B. Aset dan laba dilaporkan terlalu besar
6. B. Overstatement laba
7. D. Laba terlalu besar dan utang terlalu kecil
8. C. Meningkatkan relevansi dan keandalan laporan
9. A. Laba terlalu besar
10. C. Laba terlalu kecil
11. C. Jasa telah diberikan
12. C. Salah saji material
13. C. Beban penyusutan
14. A. Aset dan laba terlalu kecil
15. C. Agar akun mencerminkan kondisi ekonomi sebenarnya
16. A. Aset terlalu besar
17. D. Liabilitas
18. C. Salah saji laba dan posisi keuangan
19. C. Meningkat
20. C. Beban
21. C. Kesalahan akrual
22. B. Mengukur laba secara tepat
23. C. Mengandung understatement laba
24. B. Laporan laba rugi dan neraca
25. B. Transaksi telah terjadi
26. C. Membuat jurnal penyesuaian secara konsisten
27. B. Mengalokasikan biaya aset secara sistematis
28. B. Laba bersih
29. B. Terlalu kecil
30. C. Liabilitas terlalu kecil dan laba terlalu besar
31. C. Laba terlalu besar
32. B. Menunjukkan beban terlalu besar
33. A. Aset terlalu besar dan laba terlalu besar
34. B. Aset terlalu kecil dan laba terlalu kecil
35. B. Salah saji laba dan posisi keuangan
36. A. Aset terlalu kecil
37. C. Matching
38. C. Rasio profitabilitas
39. C. Earnings management
40. B. Aset terlalu kecil dan laba terlalu kecil
41. C. Matching
42. C. Relevan dan andal
43. C. Ketergantungan pada kas
44. B. Belum menjadi hak perusahaan
45. C. Konsisten menerapkan basis akrual
46. B. Profitabilitas
47. B. Understatement
48. C. Penyusutan
49. A. Terlalu besar
50. B. Laba terlalu kecil
51. C. Keandalan informasi
52. C. Kesalahan akrual
53. C. Naik
54. B. Mengalokasikan biaya secara sistematis
55. B. Pemahaman basis akrual
56. B. Laba periode berjalan
57. A. Aset terlalu besar
58. C. Penentu kewajaran laporan keuangan
59. B. Kurangnya pemahaman konsep akrual
60. C. Kurangnya pemahaman konsep akrual