kel 5

kel 5

oleh Allenina dwi fibriyana -
Jumlah balasan: 0

1. 

Karena:

  • Hanya berfokus pada perubahan kecil dari anggaran tahun sebelumnya ΓåÆ mempertahankan kondisi lama (status quo)
  • Tidak ada dorongan untuk berinovasi ΓåÆ penghematan bisa membuat anggaran tahun berikutnya berkurang
  • Bersifat kaku dan tidak fleksibel ΓåÆ sulit mengalihkan dana ke ide/program baru
  • Lebih fokus pada jumlah dana (input) daripada hasil atau dampak (output/outcome)
2.  
  1. Anggaran tradisional (line-item budgeting)
  2. Incremental budgeting
  3. Zero-Based Budgeting (ZBB)
  4. Anggaran berbasis kinerja (performance budgeting)

Yang paling cocok di Indonesia:
➡️ Anggaran berbasis kinerja (performance budgeting)

Alasan:

  • Fokus pada hasil (output & outcome)
  • Lebih efektif dan efisien
  • Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas
  • Memudahkan evaluasi kinerja pemerintah
  • Sudah mulai diterapkan di Indonesia