Veni Eriska

Veni Eriska

oleh Veni Eriska -
Jumlah balasan: 0

1. Peran pihak eksternal dalam perencanaan strategik 

Pihak eksternal (masyarakat, DPR, LSM, pemerintah pusat, dll.) memiliki peran penting karena sektor publik tidak bisa lepas dari lingkungan eksternal. Perannya antara lain:

  • Memberikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penentuan tujuan
  • Menjadi sumber tekanan (pressure) agar organisasi lebih akuntabel dan transparan
  • Membantu mengidentifikasi peluang dan ancaman lingkungan
  • Berperan dalam pengawasan (kontrol sosial) terhadap kebijakan dan strategi
  • Mendorong terciptanya good governance

 2. Hubungan Pusat Pertanggungjawaban dengan Sistem Pengendalian Manajemen (SPM)

Hubungan antara keduanya sangat erat dan bersifat fungsional, di mana pusat pertanggungjawaban merupakan kerangka kerja (struktur) dari SPM itu sendiri.

Sebagai Struktur SPM: Pusat pertanggungjawaban (pusat biaya, pendapatan, laba, dan investasi) adalah unit organisasi yang dipimpin oleh manajer yang bertanggung jawab atas aktivitasnya. SPM tidak dapat berjalan tanpa adanya pembagian tanggung jawab yang jelas ini.

Alat Pengukuran Kinerja: SPM menggunakan pusat pertanggungjawaban untuk menetapkan target atau anggaran. Kinerja manajer kemudian dinilai berdasarkan efisiensi dan efektivitas dalam mengelola pusat pertanggungjawaban tersebut.

Pendelegasian Wewenang: Hubungan ini memungkinkan terjadinya desentralisasi. SPM memberikan kerangka aturan, sementara pusat pertanggungjawaban memberikan otonomi kepada manajer untuk mencapai tujuan organisasi dalam lingkup unitnya.

Mekanisme Pengendalian: Melalui pusat pertanggungjawaban, SPM dapat melakukan fungsi pengendalian melalui laporan akuntansi pertanggungjawaban. Jika terjadi penyimpangan (varians), manajemen dapat dengan mudah mengidentifikasi unit mana yang memerlukan tindakan korektif.