FORUM DISKUSI

Jumlah balasan: 26

Setelah membaca dan menyimak video berisi materi diksi/pilihan kata, mari kita diskusikan perihal berikut!

1.      Menurut pendapat Anda, mengapa seseorang perlu memilih/menggunakan diksi yang tepat dalam berkomunikasi?

2.      Masih ingatkah Anda perbedaan makna denotatif dan konotatif? Jelaskanlah keduanya dalam bentuk contoh kalimat!



Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Mellinda Putri Takari -
Pemilihan kata atau diksi dalam berbahasa tidak hanya bertujuan untuk memperindah kalimat. Namun, diksi juga memberi kemudahan dalam berkomunikasi.

Jika melihat dari fungsi diksi,seperti yang telah dijelaskan di atas, secara garis besar fungsi tersebut menggambarkan tentang seberapa pentingnya penggunaan diksi dalam berbahasa.

Pemilihan serta penggunaan kata yang tepat akan menciptakan suasana yang tetap kondusif dan mencegah kesalahpahaman dalam berkomunikasi.

Selain itu, pemilihan kata juga harus disesuaikan dengan pendengar atau pembaca agar lebih mudah dimengerti dan tidak ada kesalahan persepsi.
Makna konotatif adalah Makna yg tidak sebenarnya. Contoh: Menggigilkan pucuk- pucuk daun. Makna Denotatif adalah Makna yg sebenarnya. Contoh: Musang, Tertangkap musang betina dibunuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Ardila elis Fitriyani -
Nama : ardila elis fitriyani
Npm : 1912110133
Kelas : 4ma-p11

Assalamualaikum
Selamat siang
Izin menanggapi bu


1. Menurut saya, pada saat berinteraksi manusia harus menggunakan bahasa yang baik dan benar, agar tidak ada kesalahpahaman dan suasananya tetap baik atau kondusif. Dengan menggunakan diksi yang tepat sehingga orang lain mengerti maksud yang disampaikan. Diksi juga berfungsi untuk memperindah suatu kalimat

2. Makna denotatif adalah makna yang sebenarnya
contohnya adalah makan sate( yang artinya tetap makan sate)

makna konotatif adalah makna kiasan atau makna yang bukan sebenarnya
contonya adalah panjang tangan(artinya suka mencuri, bukan tanganya yang panjang betulan)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Sefany Dhea Mirnasari -
1. Menurut saya, karena dalam berkomunikasi diksi atau pilihan kata merupakan kunci utama dalam berkomunikasi. Dengan begitu kita dapat menyampaikan atau mengungkapkan dengan tepat secara lisan maupun tulisan dan juga pemilihan kata harus sesuai situasi dan kondisi.

2. Makna denotatif adalah makna dalam alam wajar secara eksplisit. Makna wajar ini adalah makna yang sesuai dengan apa adanya. Denotatif adalah suatu pengertian yang dikandung sebuah kata secara objektif. Sering juga makna denotatif disebut makna konseptual. Kata makan, misalanya, bermakna memasukkan sesuatu ke dalam mulut, dikunyah, dan ditelan. Makna makan seperti itu adalah makna denotatif.
Makna konotatif adalah makna asosiatif, makna yang timbul dari sikap sosial, sikap pribadi, dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual. Kata makan dalam makna konotatif untung atau pukul.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Kel Vin -
1. Fungsi diksi ialah agar pemilihan kata dan cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan tepat sehingga orang lain mengerti maksud yang disampaikan. Diksi juga berfungsi untuk memperindah suatu kalimat.

2.makna denotatif adalah makna yang sebenarnya
contoh=makan sate(ya artinya ya makan sate)
makna konotatif dalah makna kiasan atau makna yang bukan sebenarnya
contoh= panjang tangan(artinya suka mencuri, bukan tanganya yang panjang betulan)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Nyoman Tika Lestari -
nama : nyoman tika lestari
npm : 1912110278

izin menanggapi pertanyaan tersebut bu
1. Seseorang perlu memilih/menggunakan diksi yang tepat dalam berkomunikasi karena dalam Pemilihan serta penggunaan kata yang tepat akan menciptakan suasana yang tetap kondusif dan mencegah kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Selain itu, pemilihan kata juga harus disesuaikan dengan pendengar atau pembaca agar lebih mudah dimengerti dan tidak ada kesalahan persepsi dan kata yang tepat akan membantu seseorang mengungkapkan dengan tepat apa yang ingin disampaikan, baik secara lisan maupun tulisan. Pemilihan kata juga harus sesuai dengan situasi, kondisi, dan tempat penggunaan kata-kata itu.
2. Perbedaan makna denotatif dan konotatif:
Makna konotatif adalah makna asosiatif, makna yang timbul dari sikap sosial, sikap pribadi, dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual (makna tidak sebenarnya). Kata makan dalam makna konotatif untung atau pukul.
Makna denotatif adalah makna dalam alam wajar secara eksplisit dan makna kata secara harafiah atau makna sebenarnya dari suatu kata (makna sebenarnya)
Contoh :
Denotatif: Ibu menanam mawar merah di halaman belakang.
Konotatif: Gadis itu seperti mawar merah berduri, yang indah tetapi sukar dipetik.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Dede Sulistiya -
Izin menanggapi
Nama: Dede Sulistiya
NPM : 1912110164

1) Menurut saya, seseorang perlu memilih atau menggunakan diksi yang tepat dalam berkomunikasi agar apa yang disampaikan itu menjadi jelas dan komunikan menangkap apa yang disampaikan oleh komunikator tanpa adanya salah paham akibat ambigu.

2) ΓÇó Denotatif adalah makna sebenarnya, dalam artian merupakan makna yang memang ingin disampaikan begitu adanya. Contohnya: Saya menyukai buah jeruk. Kata "buah" pada kalimat tersebut mempunyai makna buah yang sebenarnya.

ΓÇó Konotasi adalah makna tidak sebenarnya (kiasan), dalam artian ada makna lain yang sebenarnya ingin disampaikan. Contohnya: Ayah membawa buah tangan dari Bandung. Kata "buah tangan" mempunyai makna lain yaitu cendera mata.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Andini Julia -
1. Pemilihan kata atau diksi dalam berbahasa tidak hanya bertujuan untuk memperindah kalimat. Namun, diksi juga memberi kemudahan dalam berkomunikasi.
Jika melihat dari fungsi diksi,seperti yang telah dijelaskan di atas, secara garis besar fungsi tersebut menggambarkan tentang seberapa pentingnya penggunaan diksi dalam berbahasa.
Pemilihan serta penggunaan kata yang tepat akan menciptakan suasana yang tetap kondusif dan mencegah kesalahpahaman dalam berkomunikasi.
Selain itu, pemilihan kata juga harus disesuaikan dengan pendengar atau pembaca agar lebih mudah dimengerti dan tidak ada kesalahan persepsi.
Makna konotatif adalah Makna yg tidak sebenarnya. Contoh: Menggigilkan pucuk- pucuk daun. Makna Denotatif adalah Makna yg sebenarnya. Contoh: Musang, Tertangkap musang betina dibunuh.

2. 2. Perbedaan makna denotatif dan konotatif:
Makna konotatif adalah makna asosiatif, makna yang timbul dari sikap sosial, sikap pribadi, dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual (makna yang sebenarnya). Kata makan dalam makna konotatif untung atau pukul.
Makna konotatif adalah kata yang mempunyai makna lain di baliknya atau sesuatu makna yang berkaitan dengan sebuah kata (makna tidak sebenarnya) berbeda dari zaman ke zaman. Ia tidak tetap.
Contoh :
Denotatif: Ibu menanam mawar merah di halaman belakang.
Konotatif: Gadis itu seperti mawar merah berduri, yang indah tetapi sukar dipetik.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Devi nopiyanti -
Fungsi diksi adalah agar pemilihan kata dan cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan tepat sehingga orang lain mengerti maksud yang disampaikan. Diksi juga berfungsi untuk memperindah suatu kalimat.

Denotasi merupakan makna lugas atau makna yang sesungguhnya. Tidak ada rasanya. Nilai apa adanya, berkaitan dengan leksikologi dalam kamus secara umum, makna leksikal. Contoh: banyak bintang di langit (bintang berarti benda yang bercahaya di langit), banyak bunga di taman itu (bunga berarti bagian dari tanaman), dan lain sebagainya.
Konotasi merupakan makna kias atau makna dari makna. Sudah ada nilai rasa, artian yang lain. Ditautkan kepada referensi yang lain, biasanya bicara pada masalah sinonim. Konotasi sebuah kata bisa terjadi melalui proses akulturasi. Contohnya adalah kata 'perempuan' dahulu berarti suci dan bagus, namun semenjak kedatangan Jepang berubah jadi negatif
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh I Wayan Feriyanto -
Diksi menurut pendapat saya adalah ketepatan pemilihan kata yang dipengaruhi kemampuan pengguna bahasa yang terkait dengan kemampuan memahami, menguasai, dan penggunaan kata aktif dan efektif kepada pembaca atau pendengarnya.

Agar tercipta suatu komunikasi yang efektif dan efisien, pemahaman yang baik dalam penggunaan diksi atau pemilihan kata dirasakan sangat penting, bahkan mungkin vital terutama untuk menghindari kesalahpahaman dalam berkomunikasi.

Contoh perbedaan Makna Denotatif dan Makna Konotatif: 

Penggunaan kata kursi, amplop, dan terbang
Pak Ahmad sedang membuat kursi.Pak Budil ikut memperebutkan kursi DPR.Dik, tolong belikan amplop kecil ke warung.Berilah ia amplop agar urusan segera selesai.Pesawat itu sedang terbang di angkasa.Ia berhasil ditangkap sebelum sempat terbang.Makna kata kursi pada kalimat pertama adalah sejenis perabot yang fungsinya untuk tempat
duduk, sedangkan pada kalimat kedua berkaitan dengan kedudukan atau jabatan.

Makna kata amplop pada kalimat ketiga adalah sampul surat, sedangkan pada kalimat keempat adalah uang sogok atau suap.

Makna kata terbang pada kalimat kelima adalah melayang di udara, sedangkan pada kalimat keenam adalah kabur atau melarikan diri.

Makna kata kursi, amplop, dan terbang pada kalimat ke-1, ke-3, dan ke-5 merupakan makna denotatif; sedangkan pada kalimat ke-2, ke-4, dan ke-6 merupakan makna konotatif.



Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Putu Monica -
Menurut pendapat saya mengapa seseorang Perlu memilih atau menggunakan diksi yang tepat dalam berkomunikasi ?

Jawab : agar mudah dipahami . Tulisan atau bahasa yang awalnya dimaksud untuk dibaca atau disampaikan oleh orang dari lingkungan kita, dapat saja kemudian dibaca atau didengar oleh orang lain di luar lingkungan tersebut, sehingga dapat menimbulkan tanda tanya.


Denotatif : adalah arti sebenarnya dari suatu kata. Biasanya makna denotasi sesuai dengan yang ada dalam kamus atau literatur lain.
Contoh :
Bunga mawar di kebun sudah mekar.

Arti kata mawar dalam kalimat tersebut sesuai dengan yang dijelaskan KBBI. Mawar adalah tanaman perdu suku Rosaceae, meliputi ratusan jenis, tumbuh tegak atau memanjat, batangnya berduri, buanganya beraneka warna, seperti merah, putih, merah jambu, merah tua, berbau harum.

Konotatif: gagasan atau perasaan yang menyertai suatu kata. Perasaan atau emosi bisa negatif atau positif.
Contoh :
Putri mempunyai paras cantik sehingga menjadi bunga desa.

Ungkapan bunga desa dalam kalimat tersebut bukan berarti bunga yang ada di desa. Namun menunjukkan gadis cantik yang banyak dikagumi atau dipuja orang.

Terima kasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Kiki Nursafitri -
Assalamualaikum ibu,
Izin menanggapi
1. Karena menurut saya Agar terciptanya suatu komunikasi yang efektif dan efisien,dan menciptakan pemahaman yang baik antara komunikan dan komunikator
penggunaan diksi yg tepat juga dapat menghindari terjadinya kesalahpahaman dalam berkomunikasi.

2.
-Makna denotasi adalah makna sebenarnya dan tidak menimbulkan penafsiran
Contoh:
roda motor berbentuk bulat
Langit cerah berwarna biru
Mangga ini sangat manis

-Makna konotasi adalah makna kias yg berarti menimbulkan penafsiran
Contoh:
ayah banting tulang untuk menghidupi keluarga
Rina menjadi bunga desa dikampungnya
Kita sebagai manysia tidak boleh saling mengadu domba

Demikian tanggapan saya bu Terimakasih bu Wassalamualikum.wr.wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Rizky Ananda Kinanti -
1. agar pemilihan kata dan cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan tepat sehingga orang lain mengerti maksud yang disampaikan.

2. Aku sangat kagum melihat wanita cantik itu. (Cantik dalam arti denotatif adalah bersifat umum.)

Wanita itu sangat manis dan enak dipandang. (Manis dalam arti konotatif bersifat khusus.)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Bonanza Setiawan -
Nama : Bonanza Setiawan
Npm : 1912110038

-Fungsi diksi ialah agar pemilihan kata dan cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan tepat sehingga orang lain mengerti maksud yang disampaikan. Diksi juga berfungsi untuk memperindah suatu kalimat.

-Makna denotatif adalah makna yang sebenarnya
contoh=makan sate(ya artinya ya makan sate)
makna konotatif dalah makna kiasan atau makna yang bukan sebenarnya
contoh= panjang tangan(artinya suka mencuri, bukan tanganya yang panjang betulan)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Dede Sani -
DEDE SANI
1912110166
4MA-P11
izin menjawab
1. agar cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan tepat sehingga orang lain mengerti maksud yang disampaikan.
2. Denotasi adalah makna kata secara harafiah atau makna sebenarnya dari suatu kata. contoh misal Asti sedang makan nasi dengan lauk ayam goreng.
Arti kata makan dalam kalimat tersebut sesuai dengan yang dijelaskan KBBI. Makan berarti memasukkan makanan pokok ke dalam mulut serta mengunyah dan menelannya.
Konotasi adalah gagasan atau perasaan yang menyertai suatu kata. contoh Orangtua sudah banyak makan asam garam kehidupan.
kata makan dalam kalimat ini bukan berarti makan asam dan garam sebenarnya melainkan sudah mendapatkan pengalaman hidup yang baik maupun buruk.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Billie Martin -
selamat siang bu izin menanggapi
1.karena Memberi bentuk gagasan yang tepat dalam berbahasa dan Mempermudah proses komunikasi antar sesama manusia
2.a.Makna denotafif adalah makna sebenarnya
contoh:Adi makan nasi dengan lauk mie instan
b.makna denotatif adalah makna bukan sebenarnya
contoh:Wiwit adalah kembang desa
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Dewa putu Wisnu sanjaya -
Menurut saya , agar pengucapan kata dan cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan tepat dan benar sehingga orang lain mengerti maksud yang disampaikan.

Makna konotatif
Arti kiasan atau bukan sebenarnya.
Contoh makna konotatif, Hatiku berbunga bunga (hatiku senang)
Makna denotatif
Arti sebenarnya
Contoh makna denotatif, Wajahnya terlihat sangat gembira.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Devina Nindia Putri -
Devina Nindia Putri (1912110311)

1. menurut saya, diksi diperlukan untuk memperjelas kata, Selain itu berfungsi untuk menghaluskan kata dan kalimat agar terasa lebih indah. Dan juga dengan adanya diksi oleh pengarang berfungsi untuk mendukung jalan cerita agar lebih runtut mendeskripsikan tokoh, lebih jelas mendeskripsikan latar waktu, latar tempat, dan latar sosial dalam cerita tersebut

2. Makna konotatif adalah Makna yg tidak sebenarnya.
Contoh: Menggigilkan pucuk- pucuk daun.
Makna Denotatif adalah Makna yg sebenarnya.
Contoh: Musang, Tertangkap musang betina dibunuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh sri warsini -
1. Menurut saya, seseorang harus memilih/menggunakan diksi yang tepat dalam berkomunikasi karena diksi merupakan penyampaian gagasan yang harus menyesuaikan dengan konteks. Jadi, apabila kita berbicara atau menulis sesuatu,haruslah memahami apa dan dengan siapa kita berbicara atau menulis untuk siapa. Contohnya apabila kita berbicara dengan teman,maka kita harus menggunakan diksi sesuai konteks dengan teman. Kemudian jika kita menulis surat untuk teman, maka harus disesuaikan juga bahasa/diksi sesuai bahasa teman sehingga tidak perlu menggunakan bahasa resmi. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman dan ketidakpahaman seseorang yang kita ajak bicara atau pembaca yang kita tuju.

2. Makna denotatif adalah makna yang sebenarnya, sedangkan makna konotatif adalah makna kiasan.
Contoh denotatif : Saya sedang membaca buku (mengandung arti yang sebenarnya bahwa saya sedang membaca buku).
Contoh konotatif : Saya adalah tangan kanan direktur (tangan kanan disini merupakan kata kiasan yang bermakna orang kepercayaan).
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Wayan Oka Depayana -
selamat siang buk
nama: wayan oka depayana
npm: 1912110434

izin menjawab
1. menurut pendapat saya seseorang perlu memilih/menggunakan diksi agar pemilihan kata dan cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan tepat sehingga orang lain mengerti maksud yang disampaikan. Diksi juga berfungsi untuk memperindah suatu kalimat

2. Denotatif adalah makna dalam wajar secara eksplisit. Makna wajar ialah makna yang sesusai dengan keadannya.
contoh: cuci tanganlah sebelum kamu makan

konotatif adalah makna asosiatif, makna yang timbul dari sikap sosial, pribadi, dan kriteria tambahan yang diberikan pada sebuah makan konseptual. Lebih mudahnya konotatif adalah makna kiasan
contoh: kasus sengketa tanah itu dibawa ke meja hijau (meja hijau : pengadilan)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Tri Hutami H -
1. Seseorang perlu memilih/menggunakan diksi yang tepat dalam berkomunikasi karena diksi bertujuan untuk mempermudah komunikasi antarsesama, dengan adanya diksi mempermudah orang lain dalam memahami apa yang kita katakan.

2. Denotatif adalah makna sebenarnya, dalam arti lain merupakan makna yang memang ingin disampaikan begitu adanya.
Contoh : Andi memiliki tangan yang panjang.
Konotasi adalah makna tidak sebenarnya (kiasan), dalam arti lain merupakan makna lain yang sebenarnya ingin disampaikan.
Contoh : Andi ternyata seseorang yang panjang tangan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh A. Fabiyo Aufadilla Fasya -
Izin menjawab ibu
1. Dalam berkomunikasi ada baik nya kita menggunakan bahasa yang baik. Dengan demikian komunikasi dengan diksi yang bagus akan mempermudah orang lain mengerti yang kita sampaikan.

2. - makna denotatif ialah makna yang bersifat umum dan tertuju kepada objek misalnya kambing hitam ( kambing hitamku beranak tiga)
- sedangkan makna konotatif ialah makna yang bersifat khusus atau hanya sekedar kiasan misal kambing hitam ( dia dikambing hitamkan atas kekalahan tim nya kemarin)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Evi Nafisyah -
1. Pemilihan serta penggunaan kata yang tepat akan menciptakan suasana yang tetap kondusif dan mencegah kesalahpahaman dalam berkomunikasi.nSelain itu, pemilihan kata juga harus disesuaikan dengan pendengar atau pembaca agar lebih mudah dimengerti dan tidak ada kesalahan persepsi.

2. Denotatif itu makna kata yang sebenarnya
Contoh: Dodi membeli kambing hitam

Konotatif itu makna kata yang tidak sebenarnya
Contoh: Andi menjadi kambing hitam atas kesalahan adi
Arti kambing hitam di kalimat ini yaitu yang di pojokan atau disalahkan atau dilimpahkan
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Mentari Syifa Ananda -
asalamualaikum izin mnjwab bu, menurut saya
1. Seseorang perlu memilih/menggunakan diksi yang tepat dalam berkomunikasi karena dalam Pemilihan serta penggunaan kata yang tepat akan mencegah kesalahpahaman dalam berkomunikasi dan memudahkan dalam berkomunikasi.
2. makna denotatif dan konotatif:
Makna denotatif adalahmakna sebenarnya dari suatu kata.
Makna konotatif sebaliknya dengan makna denotatif yaitu makna yang timbul dari sikap sosial, sikap pribadi, dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual (makna tidak sebenarnya).
Contoh :
Denotatif: aku sedang makan nasi dengan lauk ayam goreng.
Konotatif:polisi telah berhasil menangkap si tangan panjang.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Ananda Ade Rahman -
1. Pemilihan kata atau diksi dalam berbahasa tidak hanya bertujuan untuk memperindah kalimat. Namun, diksi juga memberi kemudahan dalam berkomunikasi.
Jika melihat dari fungsi diksi,seperti yang telah dijelaskan di atas, secara garis besar fungsi tersebut menggambarkan tentang seberapa pentingnya penggunaan diksi dalam berbahasa.
Pemilihan serta penggunaan kata yang tepat akan menciptakan suasana yang tetap kondusif dan mencegah kesalahpahaman dalam berkomunikasi.
Selain itu, pemilihan kata juga harus disesuaikan dengan pendengar atau pembaca agar lebih mudah dimengerti dan tidak ada kesalahan persepsi.
Makna konotatif adalah Makna yg tidak sebenarnya. Contoh: Menggigilkan pucuk- pucuk daun. Makna Denotatif adalah Makna yg sebenarnya. Contoh: Musang, Tertangkap musang betina dibunuh.

2. Perbedaan makna denotatif dan konotatif:
Makna konotatif adalah makna asosiatif, makna yang timbul dari sikap sosial, sikap pribadi, dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual (makna yang sebenarnya). Kata makan dalam makna konotatif untung atau pukul.
Makna konotatif adalah kata yang mempunyai makna lain di baliknya atau sesuatu makna yang berkaitan dengan sebuah kata (makna tidak sebenarnya) berbeda dari zaman ke zaman. Ia tidak tetap.
Contoh :
Denotatif: Ibu menanam mawar merah di halaman belakang.
Konotatif: Gadis itu seperti mawar merah berduri, yang indah tetapi sukar dipetik.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Hudi Prayoga -
1.Menurut saya Fungsi diksi ialah agar pemilihan kata dan cara penyampaiannya dapat dilakukan dengan tepat sehingga orang lain mengerti maksud yang disampaikan. Diksi juga berfungsi untuk memperindah suatu kalimat.

2.makna denotatif adalah makna yang sebenarnya
contoh=makan sate(ya artinya ya makan sate)
makna konotatif dalah makna kiasan atau makna yang bukan sebenarnya
contoh= panjang tangan(artinya suka mencuri, bukan tanganya yang panjang betulan)
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI

oleh Ressyeka Putri -
izin menjawab bu

1. Menurut saya, seseorang perlu memilih atau menggunakan diksi yang tepat dalam berkomunikasi agar apa yang disampaikan itu menjadi jelas dan komunikan menangkap apa yang disampaikan oleh komunikator tanpa adanya salah paham akibat ambigu.


2. Makna denotatif adalah makna dalam alam wajar secara eksplisit. Makna wajar ini adalah makna yang sesuai dengan apa adanya. Denotatif adalah suatu pengertian yang dikandung sebuah kata secara objektif.
contoh : Saya sangat menyukai cokelat.
Kata "cokelat" pada kalimat tersebut mempunyai makna makanan yang sebenarnya.

Makna konotatif adalah makna asosiatif, makna yang timbul dari sikap sosial, sikap pribadi, dan kriteria tambahan yang dikenakan pada sebuah makna konseptual.
contoh : gadis itu merupakan kembang desa.
kata "kembang desa" bisa diartikan perempuan cantik yang disukai banyak orang